PENDAHULUAN
Latar Belakang
Berdasarkan undang-undang perbankan nomor 10 tahun 1998, perbankan di Indonesia dalam menjalankan kegiatannya didasarkan pada prinsip demokrasi ekonomi dengan menggunakan prinsip kehati-hatian dan fungsi utama perbankan di Indonesia adalah sebagai penghimpun dan penyalur dana masyarakat. Pada tahun 2014-2016 terjadi kelesuan perekonomian yang mengakibatkan perbankan harus lebih waspada dalam mengelola keuangan bank agar tidak terulang kembali kegagalan bank besar-besaran pada tahun 1998 dan bangkrutnya Bank Century pada tahun 2008. Bank berusaha lebih keras dalam pengelolaan portofolio kredit. dan pelayanan nasabah serta menentukan tingkat suku bunga pinjaman agar pelayanan nasabah menjadi lebih baik, efektif dan efisien sehingga tetap memperoleh kepercayaan dari investor, kreditur dan debitur.
Nasabah perlu lebih selektif dalam memilih bank untuk dijadikan mitra usaha, sehingga diperlukan pengetahuan mengenai baik buruknya kinerja bank. Munawar (2012) menyatakan bahwa struktur modal berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan perusahaan perkebunan di Indonesia dan Chris (2014) menyatakan bahwa struktur modal mempunyai pengaruh nyata dengan nilai korelasi negatif terhadap kinerja keuangan perbankan Indonesia. Berdasarkan uraian latar belakang, kebijakan struktur modal merupakan suatu hal yang penting bagi perusahaan, namun masih banyak perdebatan dan hasil penelitian yang bertentangan dengan struktur modal ini, sehingga penelitian ini diberi judul “Analisis Struktur Modal dan Profitabilitas pada Kepemilikan Negara”. bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia”.
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
TINJAUAN PUSTAKA
Tinjauan Teori
- Manajemen perbankan
- Struktur modal
- Laporan keuangan
Rasio ini menunjukkan hubungan antara jumlah utang yang diberikan kreditur dengan jumlah ekuitas yang diberikan pemilik usaha. Debt to Equity merupakan ukuran yang digunakan untuk menganalisis laporan keuangan untuk menunjukkan besarnya jaminan yang tersedia bagi kreditur. Menurut Kasmir (2014:7), laporan keuangan adalah laporan yang menunjukkan kondisi keuangan perusahaan pada saat ini atau pada suatu periode tertentu. Pelaporan seluruh hasil dan biaya untuk mencapai hasil dan keuntungan (kerugian) perusahaan untuk periode tertentu Laporan laba rugi (income statement) adalah laporan keuangan yang melaporkan hasil keuangan perusahaan untuk jangka waktu tertentu.
Ini melaporkan jumlah uang tunai yang dihasilkan dan digunakan oleh perusahaan melalui tiga jenis aktivitas, yaitu operasi, investasi, dan pendanaan.Laporan arus kas diartikan sebagai laporan keuangan yang menyajikan informasi tentang penerimaan dan pengeluaran kas suatu perusahaan selama suatu periode. Catatan atas laporan keuangan membantu menjelaskan perhitungan pos-pos tertentu dalam laporan keuangan dan memberikan penilaian yang lebih lengkap terhadap kondisi keuangan perusahaan. Melakukan analisis terhadap hubungan berbagai item dalam laporan keuangan merupakan dasar untuk menafsirkan kondisi keuangan dan hasil operasi suatu perusahaan.
Tinjauan Empiris
Astuti, Retnowati dan Rosyid (2015), hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh signifikan DER terhadap ROE yang mengindikasikan bahwa DER merupakan variabel yang relevan untuk menjelaskan pengaruh struktur modal terhadap profitabilitas. Haryanti (2015), hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio solvabilitas pada DER dan DAR setiap tahunnya mengalami penurunan, sedangkan rasio profitabilitas pada ROA mengalami fluktuasi. Maith (2013), hasil penelitiannya menunjukkan bahwa rasio profitabilitas pada NPM setiap tahunnya mengalami peningkatan sedangkan ROE mengalami fluktuasi.
Pengaruh struktur modal terhadap kinerja keuangan (studi pada bank-bank BUMN yang terdaftar di BEI. Pengaruh struktur modal terhadap profitabilitas (studi kasus pada perusahaan Go Public yang merupakan salah satu dari 100 perusahaan terbaik menurut majalah) Variabel bebas (x) Struktur modal Indikator : Hutang terhadap aset Hutang terhadap ekuitas Variabel terikat (y) Indikator : Return on equity.
Kerangka Konsep
Observasi artinya melakukan pengamatan langsung terhadap objek penelitian yaitu bank-bank milik negara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Dalam hal ini datanya berasal dari laporan keuangan bank-bank BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Baru pada tahun 1979 hingga 1984 dua puluh tiga perusahaan lain menawarkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta.
Berdasarkan hasil perhitungan analisis struktur modal dan profitabilitas pada bank-bank BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dapat disimpulkan bahwa. Pengaruh Struktur Modal Terhadap Kinerja Keuangan (Studi Pada Bank BUMN Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2013-2016. Pengaruh Struktur Modal Terhadap Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2013-2016.
Hipotesis
METODE PENELITIAN
Jenis Penelitian
Lokasi dan Waktu Penelitian
Pengumpulan data dilakukan dengan melihat data sekunder yang tersedia berupa laporan keuangan perusahaan publik yang diperoleh dari website Bursa Efek Indonesia (BEI). Data sekunder umumnya berasal dari bukti, catatan atau laporan sejarah yang telah disusun dalam arsip (data dokumenter) atau dipublikasikan atau tidak dipublikasikan. Bursa Efek Jakarta pertama kali dibuka pada tanggal 14 Desember 1912 atas bantuan pemerintah kolonial Belanda, didirikan di Batavia, pusat pemerintahan kolonial Belanda yang kita kenal sekarang sebagai Jakarta. Bursa Efek Jakarta ditutup pada masa Perang Dunia I, kemudian dibuka kembali pada tahun 1925.
Meski pasar sebelumnya tidak mati, karena hingga tahun 1975 masih ada nilai tukar resmi yang dikelola oleh Bank Indonesia. Bursa Efek Jakarta dibuka kembali pada tanggal 10 Agustus 1977 dan dikelola oleh Badan Penyelenggara Pasar Modal (BAPEPAM), sebuah lembaga baru di bawah Departemen Keuangan. Pasar saham yang dahulu mengikuti permintaan, namun setelah tahun 1977 mengikuti penawaran, artinya pasar saham dibuka pada masa pemahaman.
Perusahaan akhirnya melihat bursa sebagai sarana yang menarik untuk mencari modal, sehingga dalam waktu yang relatif singkat hingga akhir tahun 1997, terdapat 283 emiten yang tercatat di Bursa Efek Jakarta. Tahun 1955 merupakan tahun Bursa Efek Jakarta memasuki babak baru, karena pada tanggal 22 Mei 1995, Bursa Efek Jakarta meluncurkan Jakarta Automated Trading System (JATS). Pada tahun 2001, Bursa Efek Jakarta mulai menerapkan remote trading, sebagai upaya meningkatkan akses pasar, efisiensi pasar, kecepatan dan frekuensi perdagangan.
Dengan persetujuan pemegang saham kedua bursa, BES dilebur menjadi BEJ yang kemudian menjadi Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan tujuan untuk meningkatkan peran pasar modal dalam perekonomian Indonesia. Pada tahun 2008, pasar modal Indonesia dilanda krisis keuangan global yang mengakibatkan penghentian sementara perdagangan bursa efek Indonesia pada tanggal 8 dan 10 Oktober 2008. Pada tanggal 2 Maret 2009, Bursa Efek Indonesia meluncurkan sistem perdagangan baru yaitu Jakarta Automated Trading System Next Generation (JATS Next-G) yang merupakan pengganti sistem JATS.
Direktur Layanan Pengendalian dan Kepatuhan Bisnis bertanggung jawab memastikan dan mengkoordinasikan pengawasan dan analisis kegiatan perdagangan efek di bursa efek...untuk terselenggaranya perdagangan efek yang tertib dan wajar guna menjaga integritas dan kredibilitas saham. pertukaran dan modal. pasar. Secara umum nilai rata-rata struktur modal dan rasio profitabilitas pada bank-bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia berfluktuasi atau tidak menentu setiap tahunnya, walaupun salah satu rasio profitabilitas yaitu return on equity selalu meningkat setiap tahunnya, namun nilai rata-rata yang dihasilkan adalah masih di bawah rata-rata standar yang ditetapkan BI. Bandung: alfabeta Sugiyono (2012) halaman “metode penelitian” Teori dan penerapan manajemen keuangan” halaman 331 website Bursa Efek Indonesia.www.idx.co.id.
Defenisi operasional dan pengukuran variabel
Gambaran Umum Objek Penelitian
Saat itu bursa sedang diminati karena investor dan pialang efek merasa membutuhkan bursa di Jakarta. Pada bulan Juli 2000, Bursa Efek Jakarta beralih ke perdagangan over-the-counter dengan tujuan untuk meningkatkan likuiditas pasar dan menghindari kejadian saham hilang dan pemalsuan saham, serta mempercepat proses penyelesaian transaksi. Direktur Penilaian Perusahaan, bertanggung jawab atas kegiatan operasional yang berkaitan dengan: penilaian awal perusahaan, pendaftaran perusahaan, penilaian keterbukaan perusahaan,.
Direktur Perdagangan dan Peraturan Anggota Bursa, bertanggung jawab atas kegiatan operasional perdagangan saham, perdagangan informasi pasar (data feed), perdagangan efek bersifat utang dan derivatifnya serta pelaporan transaksi efek bersifat utang dan pengelolaan kegiatan yang berkaitan dengan anggota dan peserta bursa. bursa efek sehari-hari melalui pengembangan perdagangan saham dan koordinasi kegiatan operasional. Direktur Pengembangan, bertanggung jawab atas kegiatan operasional yang berkaitan dengan pengelolaan riset pasar modal dan ekonomi, pengembangan produk dan usaha, kegiatan pemasaran, kegiatan pendidikan dan sosialisasi. a) Bertanggung jawab mengolah dan menyajikan data statistik perdagangan, emiten dan anggota bursa, melakukan analisis pasar untuk mencapai efisiensi dan pengembangan bursa, serta mengelola data historis perdagangan dan publikasi rutin lainnya. Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko, bertanggung jawab atas kegiatan operasional terkait pengembangan solusi bisnis teknologi informasi, operasional teknologi informasi, manajemen risiko.
Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia, bertanggung jawab atas kegiatan operasional yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan perusahaan, pengelolaan dan pengembangan Sumber Daya Manusia, serta pengelolaan administrasi dan kegiatan umum lainnya.
Hasil Penelitian
Berdasarkan tabel 4.1 terlihat perhitungan DER bank sampel tahun 2015 pada Bank BRI sebesar 6,76, Bank BNI sebesar 5,26, Bank BTN sebesar 11,4 dan Bank Mandiri sebesar 6,16. Berdasarkan rata-rata nilai DER menunjukkan seluruh bank sampel pada tahun pengamatan dimulai dengan Bank BRI sebesar 6,11, Bank BNI sebesar 5,52, Bank BTN sebesar 10,64 dan Bank Mandiri sebesar 5,59. Pada tahun 2015 rata-rata DER sebesar 7,4, pada tahun 2016 rata-rata DER mengalami penurunan sebesar 6,73, kemudian pada tahun 2017 rata-rata DER meningkat kembali sebesar 6,77.
Berdasarkan rata-rata nilai DAR menunjukkan seluruh bank sampel pada tahun pengamatan dimulai dari Bank BRI sebesar 2,48, Bank BNI sebesar 0,82, Bank BTN sebesar 0,9 dan Bank Mandiri sebesar 0,8. Pada tahun 2015 rata-rata DAR sebesar 0,85, pada tahun 2016 rata-rata DAR mengalami penurunan sebesar 0,84, kemudian pada tahun 2017 rata-rata DAR meningkat kembali sebesar 2,05. Rasio ini menggambarkan besarnya laba bersih yang diperoleh perusahaan dari setiap penjualan yang dilakukan.
Berdasarkan rata-rata nilai NPM menunjukkan seluruh bank sampel pada tahun pengamatan mulai dari Bank BRI sebesar 1,63%, Bank BNI sebesar 1,14%, Bank BTN sebesar 1,87%. Return on equity merupakan rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan atas modal sendiri. Berdasarkan Tabel 4.4 terlihat perhitungan ROE bank sampel Bank BRI tahun 2015 sebesar 0,88%, Bank BNI sebesar 0,71%, Bank BTN sebesar 1,57%.
Berdasarkan rata-rata nilai ROE menunjukkan bahwa selama tahun pengamatan seluruh bank sampel dimulai dengan Bank BRI sebesar 1,15%, Bank BNI sebesar 0,97%, Bank BTN sebesar 2,37%. Return on Assets merupakan rasio untuk menunjukkan seberapa efektif aset perusahaan digunakan untuk menghasilkan keuntungan. Semakin tinggi ROA maka semakin efektif perusahaan dalam menghasilkan laba bersih atas aset yang dimiliki perusahaan.
Berdasarkan rata-rata nilai ROA diperoleh hasil bahwa seluruh bank sampel pada tahun pengamatan dimulai dari Bank BRI sebesar 0,03%, Bank BNI sebesar 0,02%, Bank BTN sebesar 0,01%.
Pembahasan Hasil Penelitian
Tahun yang Berakhir pada 31 Desember/Tahun yang berakhir Desember Catatan/. TOTAL PENDAPATAN BUNGA TOTAL PENDAPATAN BUNGA. Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,. kecuali dinyatakan lain) (Disajikan dalam jutaan Rupiah kecuali dinyatakan lain). Keuntungan/(kerugian) bersih yang belum direalisasi dari kenaikan/(penurunan) nilai wajar efek-efek dan obligasi pemerintah yang tersedia untuk dijual setelahnya.
PENUTUP
Kesimpulan
Saran