• Tidak ada hasil yang ditemukan

DINAS KESEHATAN - LPSE Kabupaten Bulukumba - Home

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "DINAS KESEHATAN - LPSE Kabupaten Bulukumba - Home"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

TERM OF REFERENCE (TOR)

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) PENGAWASAN REHABILITASI DAN PEMELIHARAAN FASILITAS KESEHATAN LAINNYA DINAS KESEHATAN KABUPATEN BULUKUMBA

DINAS KESEHATAN

KABUPATEN BULUKUMBA

TH. 2023

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

JASA KONSULTANSI PENGAWASAN

PEMELIHARAAN PUSKESMAS FASILITAS KESEHATAN LAINNYA TAHUN ANGGARAN 2023

(2)

KAK – Pengawasan Rehabilitasi Kantor Dinas Kesehatan

Hal. 1 of 8

PEMERINTAH KABUPATEN BULUKUMBA DINAS KESEHATAN

Jl. Kedondong Poros BTN 1 (Ex. Akper Pemda Blk) Kel. Loka Kec. Ujung Bulu Kab. Bulukumba

KERANGKA ACUAN KERJA

(KAK)

PAKET PEKERJAAN JASA KONSULTANSI:

PENGAWASAN

REHABILITASI KANTOR DINAS KESEHATAN

LOKASI PEKERJAAN

Kecamatan Ujung Bulu Kabupaten Bulukumba

(3)

KAK – Pengawasan Rehabilitasi Kantor Dinas Kesehatan

Hal. 2 of 8 1. PENDAHULUAN

A. Umum

1. Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini disusun berdasarkan:

a. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Jasa Konstruksi;

b. Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah;

c. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Nomor 22/PRT/M/2018 Tentang Pembangunan Bangunan Gedung Negara;

d. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Nomor 07/PRT/M/2019 Tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi Melalui Penyedia;

e. Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Nomor 9 Tahun 2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Melalui Penyedia;

f. Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Nomor 15 Tahun 2018 dan perubahan Nomor 19 Tahun 2019 tentang Pelaku Pengadaan Barang/Jasa;

g. Surat Edaran Menteri Pekerjaan Umum Nomor 6/SE/M/2010 tentang Petunjuk Teknis Pemberian Bantuan Tenaga Pengelola Teknis Kementerian Pekerjaan Umum dalam rangka Penyelenggaraan Pembangunan Bangunan Gedung Negara;

h. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan;

i. Surat Pengesahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2020.

2. Setiap Bangunan Gedung Negara harus diwujudkan dengan sebaik-baiknya, sehingga mampu memenuhi secara optimal fungsi bangunannya, handal dan dapat sebagai teladan bagi lingkungannya serta berkontribusi positif bagi perkembangan arsitektur di Indonesia umumnya dan daerah khususnya.

3. Setiap Bangunan Gedung Negara harus diawasi dengan baik sehingga dapat memenuhi kriteria teknis bangunan yang layak dari segi teknis, biaya dan administrasi bagi Bangunan Gedung Negara.

4. Penyedia Jasa pengawasan untuk Bangunan Negara perlu dilakukan secara baik dan menyeluruh sehingga mampu menghasilkan karya teknis bangunan yang memadai dan layak diterima menurut kaidah, norma serta tata laku profesional.

5. Kerangka Acuan Kerja (KAK) untuk pekerjaan pengawasan perlu disiapkan secara matang sehingga mampu mendorong perwujudan karya pengawasan yang sesuai dengan kepentingan kegiatan.

6. Agar Pekerjaan Pengadaan Bangunan Gedung Kantor Dan Pengadaan Bangunan Kesehatan terlaksana dengan baik dalam memenuhi unsur kekuatan (struktur), kenyamanan pengguna (estetika), keindahan (arsitektur) dan ekonomis maka harus diawasi oleh Penyedia Jasa Konsultan Pengawas.

B. Latar Belakang.

1. Pekerjaan yang akan dilaksanakan adalah merupakan bagian lingkup Satuan Kerja Perangkat Daerah Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba;

(4)

KAK – Pengawasan Rehabilitasi Kantor Dinas Kesehatan

Hal. 3 of 8 2. Pemegang mata anggaran adalah Pemerintah Daerah Kabupaten

Bulukumba yang dalam hal ini adalah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba;

3. Untuk penyelenggaraan kegiatan yang dimaksud, maka akan dibentuk organisasi pelaksana kegiatan.

2. MAKSUD DAN TUJUAN

1. Maksud dari kegiatan ini adalah untuk mendapatkan Bangunan Gedung yang akan menjadi tempat kegiatan pelayanan kesehatan dan sarana penunjang pelayanan kesehatan di puskesmas dalam ruang lingkup kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba sesuai dengan persyaratan dan kriteria bangunan gedung negara. Sedangkan tujuannya adalah untuk mendapatkan hasil pengawasan berupa pelaksanaan pengawasan konstruksi sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya serta Rencana Kerja dan Syarat-Syarat Pembangunan Gedung Tempat Kerja;

2. Kerangka Acuan Kerja ini merupakan petunjuk bagi Konsultan Pengawas yang memuat masukan, asas, kriteria, proses dan keluaran yang harus dipenuhi dan diperhatikan serta diinterprestasikan ke dalam pelaksanaan tugas dan pengawasan dalam menghasilkan Pembangunan Gedung Tempat Kerja;

3. Dengan penugasan ini diharapkan Konsultan pengawasan dapat melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik untuk menghasilkan keluaran yang memenuhi sesuai KAK ini.

3. SASARAN DAN TAHAPAN PELAKSANAAN

Sasaran Pengawasan Pengadaan Bangunan Gedung Kerja dan Pengadaan Bangunan Kesehatan adalah untuk terwujudnya suatu hasil dan dokumen Pengawasan yang komprehensif.

4. LOKASI

Lokasi kegiatan Rehabiliasi Gedung Tempat Kerja rencana Keduanya akan dibangun di kecamatan Ujung Bulu Kabupaten Bulukumba.

5. SUMBER PENDANAAN A. Biaya Pengawasan.

1. Untuk pelaksanaan pekerjaan Pengawasan diperlukan biaya kurang lebih sebesar :

1. Pengawasan Rehabilitasi Kantor Dinas Kesehatansebesar Rp.

4.500.000,00 (Satu Juta Tujuh Ratus Tiga Puluh Ribu Rupiah) termasuk PPn 11%; dan mengikuti pedoman dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat No. 22/PRT/M/2018 Tanggal 15 Oktober 2018 Tentang Pembangunan Bangunan Gedung Negara, yaitu:

a. untuk pekerjaan standar berlaku biaya maksimum sesuai yang tercantum dalam tabel, dan dihitung dengan billing rate sesuai ketentuan yang berlaku.

b. bila terdapat pekerjaan non standar, maka dihitung secara orang-bulan dan biaya langsung yang dapat diganti, sesuai dengan ketentuan billing rate yang berlaku,

(5)

KAK – Pengawasan Rehabilitasi Kantor Dinas Kesehatan

Hal. 4 of 8 c. pengaturan komponen pembiayaan pada butir a) dan b) diatas adalah

dipisahkan antara bangunan standar, serta dan non standar dan harus terbaca dalam suatu rekapitulasi akhir yang menyebut angka dan huruf, d. besarnya biaya konsultan pengawasan merupakan biaya tetap dan pasti.

e. ketentuan pembiayaan lebih lanjut mengikuti surat perjanjan pekerjaan pengawasan yang dibuat oleh Pejabat Penandatangan Kontrak dan Konsultan Pengawas.

ii. Biaya pekerjaan konsultan Pengawasan dan tata cara pembayaran diatur secara kontraktual setelah melalui hasil seleksi sesuai Permen PUPR Nomor 22 Tahun 2018 Pasal 22 Ayat (3), yang meliputi:

a. Honorarium tenaga ahli dan tenaga penunjang;

b. Materi dan Penggandaan laporan;

c. Pembelian dan sewa peralatan;

d. Sewa Kendaraan;

e. Biaya rapat;

f. Biaya perjalanan lokal maupun luar kota;

g. Biaya Komunikasi;

h. Asuransi atau pertanggungan (professional indemnity insurance); dan i. Pajak dan iuran daerah lainnya.

iii. Bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Nomor 07/PRT/M/2019 Tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi Melalui Penyedia: “Cara pembayaran hasil pekerjaan untuk Kontrak Waktu Penugasan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilakukan berdasarkan Waktu pelaksanaan pengawasan”

iv. Bahwa berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Kontrak Harga Satuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dan ayat (2) huruf a merupakan kontrak dengan ruang lingkup pekerjaan dan jumlah harga yang pasti dan tetap dalam batas waktu tertentu, dengan ketentuan sebagai berikut: huruf (a) semua risiko sepenuhnya ditanggung oleh Penyedia; huruf (b) berorientasi kepada keluaran; dan huruf (c) pembayaran didasarkan pada tahapan produk/keluaran yang dihasilkan sesuai dengan Kontrak

B. Sumber Dana

Sumber dana dari pekerjaan ini dibebankan pada DPA Dinas Kesehatan Dana Anggaran Pembanguna Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten Bulukumba Tahun Anggaran 2023. pada Mata Anggaran Kegiatan 1.02.02.2.01.10 Tahun Anggaran 2023.

6. LINGKUP, LOKASI KEGIATAN, DATA LOKASI DAN FASILITAS PENUNJANG

1. Lingkup kegiatan

Lingkup kegiatan adalah Rehabilitasi dan Pemeliharan Fasilitas Kesehatan Lainnya Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba.

2. Lokasi Kegiatan

Lokasi kegiatan keduanya terletak di kecamatan Ujung Bulu Kabupaten Bulukumba.

(6)

KAK – Pengawasan Rehabilitasi Kantor Dinas Kesehatan

Hal. 5 of 8 3. Data

1. Untuk melaksanakan tugasnya konsultan Pengawas harus mencari informasi yang dibutuhkankan selain dari informasi yang diberikan oleh Pejabat Penandatangan Kontrak termasuk melalui Kerangka Acuan Kerja ini.

2. Konsultan Pengawas harus memeriksa kebenaran informasi yang digunakan dalam pelaksanaan tugasnya, baik yang berasal dari Pejabat Penandatangan Kontrak, maupun yang dicari sendiri. Kesalahan kelalaian pekerjaan pengawasan sebagai akibat dari kesalahan informasi menjadi tanggung jawab konsultan Pengawas.

3. Lokasi rawan mendapat gangguan pemalangan oleh warga karena masalah lahan sehingga penyedia jasa dapat tertunda melaksanakan pekerjaan karena akses masuk lokasi terhalang

4. Pejabat Penandatangan Kontrak dapat mengangkat petugas sebagai wakilnya yang bertindak sebagai Tim Teknis untuk pengawas, pendamping dalam pelaksanaan pekerjaan ini.

4. Fasilitas Penunjang

1. Fasilitas penunjang dari Pengguna Jasa yang dapat digunakan oleh Penyedia Jasa pada prinsipnya tidak tersedia, atau lebih lanjut jika memungkinkan dapat diusulkan oleh Penyedia Jasa;

2. Penyedia jasa harus memelihara semua fasilitas dan peralatan yang dipergunakan untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaannya. Segala fasilitas dan peralatan yang dipergunakan harus ditetapkan tentang prosedur penggunaannya.

7. LINGKUP PEKERJAAN A. Lingkup Tugas

Lingkup tugas yang harus dilaksanakan oleh konsultan Pengawas adalah berpedoman pada ketentuan yang berlaku, yaitu Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Nomor: 22/PRT/M/2018 Tanggal 15 Oktober 2018 Tentang Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara, khususnya Bagian Ketiga pengawasan Teknis, Pasal 47 sampai dengan Pasal 52, yang dapat meliputi tugas-tugas pengawasan lingkungan, site/tapak bangunan, dan pengawasan fisik bangunan gedung negara yang terdiri dari:

1. Persiapan pengawasan seperti mengumpulkan data dan informasi lapangan (termasuk penyelidikan tanah sederhana), membuat interpretasi secara garis besar terhadap KAK, dan konsultasi dengan pemerintah daerah setempat mengenai peraturan daerah/ perijinan bangunan.

2. Membantu Pejabat Penandatangan Kontrak dalam menyusun dokumen dan pengawasan teknis;

3. Membantu kelompok kerja (Pokja) pemilihan dalam menyusun dokumen pengawasan teknis (dokumen kualifikasi dan dokumen seleksi);

4. Kegiatan sebagaimana dimaksud di atas menghasilkan laporan pengawasan teknis

(7)

KAK – Pengawasan Rehabilitasi Kantor Dinas Kesehatan

Hal. 6 of 8 5. Mengadakan pengawasan berkala selama pelaksanaan konstruksi fisik dan

melaksanakan kegiatan seperti:

a. Melakukan penyesuaian gambar dan spesifikasi teknis pelaksanaan bila ada perubahan.

b. Memberikan penjelasan terhadap persoalan-persoalan yang timbul selama masa pelaksanaan konstruksi.

c. Memberikan saran-saran, pertimbangan dan rekomendasi tentang penggunaan bahan.

d. Membuat laporan akhir pengawasan berkala

6. Penyedia jasa pengawasan konstruksi mulai bertugas sejak ditetapkan berdasarkan tanggal yang tercantum dalam SPMK mulai dari tahap pengawasan sampai dengan selesainya pelaksanaan fisik konstruksi.

B. TANGGUNG JAWAB PENGAWASAN

1. Konsultan pengawasan bertanggung jawab secara profesional atas jasa pengawasan yang berlaku dilandasi:

a. Pasal 75 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Jasa Konstruksi;

b. Pasal 17 Ayat (2) Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah;

c. Pasal 18 Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2019 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Untuk Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat

d. Pasal 39 Ayat (3) Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Nomor 22/PRT/M/2018 Tentang Pembangunan Bangunan Gedung Negara;

e. Pasal 11 ayat (7) Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Nomor 07/PRT/M/2019 Tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi Melalui Penyedia;

2. Secara umum tanggung jawab konsultan adalah minimal sebagai berikut:

a. Hasil karya pengawasan yang dihasilkan harus memenuhi persyaratan standar hasil karya pengawasan yang berlaku mekanisme pertanggungan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

b. Hasil karya pengawasan yang dihasilkan harus telah mengakomodasi batasan - batasan yang telah diberikan oleh kegiatan, termasuk melalui KAK ini, seperti dari segi pembiayaan, waktu penyelesaian pekerjaan dan mutu bangunan yang akan diwujudkan.

c. Hasil karya pengawasan yang dihasilkan harus telah memenuhi peraturan, standar, dan pedoman teknis bangunan gedung yang berlaku untuk bangunan gedung pada umumnya dan yang khusus untuk bangunan gedung negara.

8. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN

1. Jangka waktu pelaksanaan Pengawasan diperkirakan selama 90 (sembilan puluh) hari kalender, terhitung sejak tanggal yang tercantum dalam SPMK atau mengikuti selama pelaksanaan konstruksi fisik berlangsung;

(8)

KAK – Pengawasan Rehabilitasi Kantor Dinas Kesehatan

Hal. 7 of 8 2. Konsultan Pengawas mempunyai kewajiban untuk melaksanakan Pengawasan

Berkala terhadap hasil karyanya selama pelaksanaan Konstruksi Fisik, yang diperkirakan selama 90 hari kalender.

9. TENAGA AHLI DAN URAIAN TUGAS SERTA TENAGA PENDUKUNG A. Tenaga Ahli, Tenaga Terampil dan Tenaga Pendukung

1. Untuk mencapai hasil yang diharapkan, pihak konsultan Pengawas harus menyediakan tenaga-tenaga ahli dan tenaga penunjang untuk menjalankan kewajibannya sesuai dengan lingkup jasa yang tercantum dalam KAK ini disetujui oleh Pejabat Penandatangan Kontrak, minimal sebagai berikut:

NO. JABATAN KEAHLIAN JUMLAH KUALIFI KASI PENGALAMAN

1. Team Leader / Penanggung Jawab Kegiatan

Arsitektur/ Sipil 1 Orang S1/D4; SKA Muda

1 tahun

2. Tenaga Pengawas Inspektur 1 Orang SM / sederajat;

SKT

1 tahun

2. Sertifikat Kompetensi Kerja tidak dibuktikan pada saat pemilihan, Sertifikat Kompetensi Kerja untuk personel inti Tenaga Ahli dibuktikan saat rapat persiapan penunjukan penyedia;

3. Saat Pemilihan, Peserta menyampaikan Surat Pernyataan Kepemilikan Sertifikat Kompetensi Kerja sesuai Format dalam Dokumen Seleksi atau Scan Asli SKA atau dapat dilakukan Pemeriksaan secara online sebagaimana diatur dalam konversi sertifikat fisik menjadi sertifikat dalam bentuk elektronik pada Surat Edaran Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Nomor 06/SE/M/2019 Tentang Sertifikat Badan Usaha, Sertifikat Keahlian, Dan Sertifikat Keterampilan Dalam Bentuk Elektronik.

4. Sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Nomor 07/PRT/M/2019 Tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi Melalui Penyedia:

a. Pasal 92 ayat (3): Biaya remunerasi personel inti tenaga ahli pada rincian biaya langsung personel sebagaimana dimaksud pada ayat (2) yang bernilai di bawah standar remunerasi minimal tenaga ahli yang ditetapkan Menteri dinyatakan tidak wajar dan nilai penawaran biaya peserta diberi nilai 0 (nol).

b. Pasal 112 ayat (2) b2: Rapat persiapan penunjukan Penyedia sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan untuk memastikan Penyedia memenuhi ketentuan sebagai berikut: huruf (b) bukti sertifikat kompetensi: angka (2) personel inti pada jasa Konsultansi Konstruksi 5. Sesuai ketentuan dalam Pasal 39 Ayat (3) huruf (e), Peraturan Menteri Pekerjaan

Umum Dan Perumahan Rakyat Nomor 22/PRT/M/2018 Tentang Pembangunan Bangunan Gedung Negara, “dalam pelaksanaan kontrak lump sum (Lumpsum Fixed Price Contract), daftar volume dan harga (bills of quantity) tidak dapat dijadikan dasar perhitungan untuk melakukan pembayaran”

B. Uraian Tugas Tenaga Ahli

1. Team Leader (SKA 101/201)

(9)

KAK – Pengawasan Rehabilitasi Kantor Dinas Kesehatan

Hal. 8 of 8 Sebagai ketua tim, tugas utamanya adalah:

- Bertanggung jawab terhadap semua pekerjaan pengawasan - Melakukan Rapat/Koordinasi dengan Pemberi Tugas

- Mengkoordinir anggota tim, memprakarsai penyelenggaraan rapat tim tenaga ahli serta memantau seluruh hasil, proses pelaksanaan serta berusaha mengetahui persoalan yang menghambat/mengganggu proses pelaksanaan pekerjaan ini dan berusaha menyelesaikannya.

- Menyusun Laporan Pendahuluan, termasuk Rencana Kerja, Alokasi Tenaga Ahli

- Memberikan masukan mengenai program kebijakan pemerintah yang dikaitkan dengan pengawasan

- Mengadakan evaluasi mengenai pengawasan bangunan dikaitkan dengan kebijakan yang ada pada saat ini yang meliputi mekanisme, prosedur, dan pendekatan tanggapan berdasarkan strategi pengembangan wilayah setempat

- Memberikan petunjuk dan saran-saran serta mengontrol pekerjaan Tenaga Ahli yang berada di bawah pimpinannya.

- Menentukan keputusan terakhir penyelesaian masalah-masalah pokok teknis maupun non teknis yang timbul pada proyek

- Membina hubungan dengan pemberi tugas sehubungan dengan proyek bersangkutan

2. Tenaga Pengawas

Sebagai Tenaga Pengawas, tugas utamanya adalah:

- Bertanggung jawab atas hasil pekerjaan pada bidangnya - Mendukung dan memberi input Tim Leader

- Konsultasi dengan DinasTeknis bangunan atau Unit satuan kerja terkait lain

- Mengumpulkan serta mengolah data dan informasi lapangan

- Membuat laporan hasil pengawasan struktur dan melaporkan kepada Team Leader

Demikian Kerangka Acuan Kerja ini dibuat sebagai bahan acuan bagi Konsultan Pengawas untuk melaksanakan kegiatan, dan dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Bulukumba, 04 Maret 2023

Pejabat Penandatangan Kontrak/PPK Dinas Kesehatan Kab. Bulukumba,

AHRAL, SKM.,MM,Kes NIP 19800905 201001 1 018

Referensi