• Tidak ada hasil yang ditemukan

044811497 DION KURNIAWAN T1 EKSI4206 PERPAJAKAN

dion kurniawan

Academic year: 2023

Membagikan "044811497 DION KURNIAWAN T1 EKSI4206 PERPAJAKAN"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Tugas I

Nama / Kode Mata Kuliah Jumlah SKS

Nama Mahasiswa / NIM Fakultas / Jurusan

: : : :

Perpajakan (EKSI4206) 3 (tiga) SKS

Dion Kurniawan / 044811497 Ekonomi / Akuntansi

1. Pihak-pihak yang bersengketa dapat mengajukan permohonan peninjauan Kembali atas putusan Pengadilan Pajak kepada Mahkamah Agung. Jelaskan alasan-alasan apa saja yang mendasari permohonan peninjauan kembali tersebut serta jelaskan pula ketentuan pemeriksaan dan pemutusan permohonan peninjauan Kembali oleh Mahkamah Agung!

2. PT Mega Sentosa adalah perusahaan yang di bergerak di bidang manufaktur.

Telah dilakukan pemeriksaan oleh Direktorat Jenderal Pajak kepada PT Mega Sentosa pada bulan Juli 2021. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, telah ditemukan data baru yang mengakibatkan adanya penambahan jumlah pajak yang terutang untuk masa Desember 2020 sebesar Rp40.000.000,-. Dengan hasil pemeriksaan tersebut, Dirjen Pajak memutuskan untuk menerbitkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tambahan (SKPKBT). Hitunglah berapa kah sanksi administrasi berupa kenaikan yang dikenakan kepada PT Mega Sentosa!

3. Armando bekerja sebagai pegawai di sebuah perusahaan swasta di Jakarta.

Sudah menikah dan memiliki 1 orang anak. Ibu kandung Armando tidak mempunyai penghasilan dan kakaknya yang baru saja di PHK, keduanya tinggal serumah dengan Armando serta seluruh biaya hidupnya ditanggung oleh Armando. Hitunglah Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) Armando!

Jawaban:

1 .

Berdasarkan Pasal 77 ayat 3 Undang-undang Pengadilan pajak bahwa Pihak- pihak yang bersengketa dapat mengajukan peninjauan kembali atas putusan Pengadilan pajak kepada Mahkamah Agung dengan alasan-alasan sebagai berikut:

a. Apabila putusan Pengadilan Pajak didasarkan pada suatu kebohongan atau tipu muslihat pihak lawan yang diketahui setelah perkaranya diputus atau didasarkan pada bukti-bukti yang kemudian oleh hakim pidana dinyatakan palsu;

b. Apabila terdapat bukti tertulis baru yang penting dan bersifat menentukan, yang apabila diketahui pada tahap persidangan di Pengadilan Pajak akan menghasilkan putusan yang berbeda;

c. Apabila telah dikabulkan suatu hal yang tidak dituntut atau lebih dari pada yang dituntut, kecuali yang diputus berdasarkan Pasal 80 ayat (1) huruf b dan huruf c UU Pengadilan Pajak;

d. Apabila mengenai suatu bagian dari tuntutan belum diputus tanpa dipertimbangkan sebab-sebabnya; atau

e. Apabila terdapat suatu putusan yang nyata-nyata tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

(2)

Pengajuan permohonan peninjauan kembali berdasarkan alasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 91 huruf c, huruf d, dan huruf e UU Pengadilan Pajak dilakukan dalam jangka waktu paling lambat tiga bulan sejak putusan dikirim.

Mahkamah Agung memeriksa dan memutus permohonan peninjauan kembali dengan ketentuan:

a. Dalam jangka waktu enam bulan sejak permohonan peninjauan kembali diterima oleh Mahkamah Agung telah mengambil putusan, dalam hal Pengadilan Pajak mengambil putusan melalui pemeriksaan acara biasa, b. Dalam jangka waktu satu bulan sejak permohonan peninjauan kembali

diterima oleh Mahkamah Agung telah mengambil putusan, dalam hal Pengadilan Pajak mengambil putusan melalui pemeriksaan acara cepat, c. Putusan atas permohonan peninjauan kembali harus diucapkan dalam sidang

terbuka untuk umum.

2 .

Berdasarkan Pasal 15 ayat 4 UU No.6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana perubahan ketiga Undang-undang No.28 Tahun 2007 maka jika SKPKBT terbit dalam jangka waktu 5 tahun setelah saat terutang pajak atau berakhirnya masa pajak, bagian tahun pajak, atau tahun pajak apabila ditemukan data baru yang mengakibatkan penambahan jumlah pajak terutang setelah dilakukan tindakan pemeriksaan dalam rangka penerbitan SKPKBT adalah jumlahnya ditambah dengan sanksi administrasi sebesar 100%

dai jumlah kekurangan pajak tersebut. Pada soal disebutkan bahwa penambahan jumlah pajak yang terutang sebesar Rp40.000.000, maka sanksi administrasinya adalah sebesar:

Rp40.000.000 x 100% = Rp40.000.000

Sehingga total pajak yang harus dibayarkan adalah sebesar Rp40.000.000 (penambahan jumlah pajak terutang) + Rp40.000.000 (sanksi administrasi) = Rp80.000.000

3 .

a. Bagi WP yang penghasilan perbulannya kurang dari Rp4.500.000, PPh 21-nya bernilai nihil, namun WP tetap wajib melaporkan SPT Tahunan (PPh).

b. Apabila WP memiliki penghasilan lebih dari Rp4.500.000 sebulan, maka WP harus membayar PPh 21 karena penghasilan tahunannya melebihi ambang batas atau PTKP. Maka PTKP Armando berdasarkan PMK 101/2016 adalah sebagai berikut:

PTKP orang pribadi sebesar Rp54.000.000

PTKP kawin sebesar Rp4.500.000 (istri tidak bekerja)

Tambahan PTKP untuk istri yang bekerja yang penghasilannya secara pajak digabung dengan penghasilan suami Rp54.000.000*)

PTKP tanggungan anggota keluarga sedarah: orangtua kandung (Ibu) dan anak kandung @ Rp4.500.000 x 2 orang = Rp9.000.000

Maka dapat disimpulkan bahwa PTKP Arnando adalah:

1. K/2 adalah Rp54.000.000 + Rp4.500.000 + Rp9.000.000 = Rp67.500.000, atau 2. K/I/2 adalah Rp54.000.000 + Rp4.500.000 + Rp54.000.000*) + Rp9.000.000 =

Rp121.500.000

(3)

Sumber:

1. BMP Perpajakan (EKSI4206), Modul 2 & 3

2. https://www.online-pajak.com/tentang-pajakpay/skpkbt

3. https://pajak.go.id/id/mekanisme-penghitungan-pajak-penghasilan-orang- pribadi

Referensi

Dokumen terkait

Uji hipotesis digunakan untuk membuktikan adanya pengaruh variabel independen (keadilan pajak, tarif pajak, sistem perpajakan, sanksi perpajakan, teknologi perpajakan)

Dalam Tugas Akhir ini penulis melakukan perancangan sistem informasi dokumen perpajakan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk digunakan untuk mengumpulkan

 Perpajakan berganda terjadi karena benturan antar klaim perpajakanHal ini karena adanya prinsip perpajakan global untuk wajib pajak dalam negeri (global principle)

AKUNTANSI MEMILIH KONSENTRASI PERPAJAKAN (Studi Kasus Pada Mahasiswa Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta Angkatan 2017

4.3.4 Pengaruh Pemahaman Peraturan dan Sanksi Perpajakan secara Simultan dan Parsial Terhadap Wajib Pajak Restoran di Kabupaten Cianjur 1 Pengaruh Pemahaman Perpajakan Terhadap

1 Constant 1.604 .111 Motivasi 3.875 .000 Literasi Perpajakan .949 .344 Mata Kuliah Perpajakan 2.042 .043 Sumber: Data diolah peneliti 2022 Sesuai dengan hasil perhitungan pada

tugas kuliah universitas

iii PENGARUH PEMAHAMAN PERPAJAKAN, SISTEM PERPAJAKAN,MONEY ETHICS DAN KEADILAN PAJAK TERHADAP PERSEPSI MAHASISWA MENGENAI PENGGELAPAN PAJAK TAX EVASION Studi Empiris Pada