• Tidak ada hasil yang ditemukan

Disusun Oleh :

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Disusun Oleh :"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH KOTA PEKANBARU NOMOR 9 TAHUN 2014 TENTANG

PENGELOLAAN PASAR RAKYAT, PUSAT PERBELANJAAN DAN TOKO SWALAYAN

DI KECAMATAN RUMBAI

SKRIPSI

Diajukan Untuk Melengkapi Persyaratan

Memperoleh Gelar Sarjana Hukum Di Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning Pekanbaru

Disusun Oleh :

NAMA : HASAN BASRI NPM : 1574201043

FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS LANCANG KUNING PEKANBARU

2019

(2)

ABSTRAK

(3)

Pasar Rumbai sekarang semakin berkurang fungsinya sebagai salah satu pasar rakyat di Kecamatan Rumbai, selain sepi di kunjungi oleh para pembeli, sebagian para pedagang lebih memilih berjualan di pasar kaget.

Dari beberapa fenomena-fenomena serta dampak positif yang ditimbulkan munculnya Pasar Kaget di Kota Pekanbaru umumnya dan di Kecamatan Rumbai khususnya, maka penulis tertarik untuk meneliti lebih jauh dengan judul penelitian “Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Pekanbaru Nomor 9 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan Dan Toko Swalayan Di Kecamatan Rumbai”.

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

Bagaimanakah, hambatan serta upaya yang dilakukan mengenai pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Pekanbaru Nomor 9 Tahun 2014 tentang pengelolaan pasar rakyat, pusat perbelanjaan dan toko swalayan di Kecamatan Rumbai?

Tujuan penelitian ini: Untuk menjelaskan bagaimana pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Pekanbaru Nomor 9 Tahun 2014 tentang pengelolaan pasar rakyat, pusat perbelanjaan dan toko swalayan di Kecamatan Rumbai. Untuk menjelaskan apa hambatan dan upaya yang dilakukan dalam pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Pekanbaru Nomor 9 Tahun 2014 tentang pengelolaan pasar rakyat, pusat perbelanjaan dan toko swalayan di Kecamatan Rumbai.

Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian hukum sosiologis. Lokasi penelitian di Pasar Kaget Kecamatan Rumbai.

Diuraikan dengan kalimat yang jelas dan bahasa yang mudah dimengerti, sehingga ditarik kesimpulan dari fakta-fakta yang lebih luas dalam aturan- aturan yang bersifat umum, kepada fakta–fakta yang lebih sempit dengan aturan-aturan yang bersifat lebih khusus seperti pengaturan tentang sesuatu hal secara khusus. Cara ini dikenal dengan perumusan kesimpulan secara deduktif.

Kesimpulannya adalah pihak dari pedagang tidak mematuhi aturan hukum yang ada seperti tidak menjaga kebersihan, berjualan di trotoar jalan, belum meningkatkan sarana dan prasarana lingkungan terutama pasar kaget.

Saran dari penulis adalah Diharapkan kepada masyarakat supaya objektif dalam mendirikan pasar kaget, yaitu mempertimbangkan berbagai aspek yang bertujuan terciptanya keindahan, kebersihan dan

ketertiban. Seperti mempertimbangkan apakah area pasar kaget tersebut ideal atau tidak untuk didirikan di tempat tersebut,

selanjutnya bagi Pemerintah Kota Pekanbaru perlu membuat Regulasi terkait dengan keberadaan pasar kaget, sehingga Pemerintah Kota berwenang dalam melakukan penataan dan penertiban pasar kaget.

Kata Kunci: Peraturan Daerah, Pengelolaan Pasar Rakyat.

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini berjudul “ Dampak Keberadaan Pasar Kaget terhadap Perubahan Kehidupan Sosial-Ekonomi Masyarakat Desa (Studi deskriptif di Kp. Pasirhaleuang Desa

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kepuasan kerja pedagang pasar kaget di Rw 15 Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru pada indikator perasaan

Fenomena yang muncul di Batam adalah berkembangnya pasar kaget sebagai salah satu jenis pasar tradisional yang ada hampir diseluruh kecamatan, perumahan yang ada di kota

Adapun yang menjadi faktor-faktor penghambat mengenai Pemerintahan Bayangan dalam Pengelolaan Pasar Kaget di Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru adalah sebagai

Juga melihat banyaknya fenomena terkait variabel tersebut di perusahaan dan adanya dampak yang ditimbulkan oleh ketidakseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kepuasan kerja pedagang pasar kaget di Rw 15 Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru pada indikator perasaan

Berdasarkan fenomena di atas, penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang “Upaya guru dalam mengembangkan sosial emosional peserta didik di TK ABA Rumbai Kecamatan Mapat Tunggul

Fenomena yang muncul di Batam adalah berkembangnya pasar kaget sebagai salah satu jenis pasar tradisional yang ada hampir diseluruh kecamatan, perumahan yang ada di kota Batam..