BAHAN BACAAN
A. Perawatan Produk
Perawatan produk adalah suatu faktor yang penting dalam mendukung suatu proses produksi yang mempunyai daya saing di pasaran.
1. Definisi Perawatan Produk
Perawatan atau maintenance merupakan suatu perawatan atau pemeliharaan yang dilakukan pada selang waktu yang telah ditentukan sebelumnya. peranan perawatan terhadap komponen mesin sangat penting artinya untuk mencegah terjadinya kecacatan produk massal dan mencegah terjadinya down Time produksi dan perawatan yang paling baik digunakan adalah perawatan pencegahan sebelum terjadinya kerusakan preventif maintenance titik untuk itu, di sini akan dirumuskan mengenai "atas usulan perawatan pencegahan komponen kritis dari macam-macam mesin berdasarkan kriteria minimalis down Time ".
2. Macam – Macam Perawatan
Beberapa macam perawatan produk diantaranya adalah:
a. Perawatan Preventif (Preventif Maintenance)
Pekerjaan perawatan yang bertujuan untuk mencegah terjadinya kerusakan atau cara perawatan yang direncanakan untuk pencegahan (Preventif).
1) Macam Perawatan Preventive (a) Perawatan Rutin
Aktivitas pemerahan pemeliharaan dan perawatan yang dilakukan secara rutin atau setiap hari. misalnya kebersihan peralatan pelumasan oli, pengecekan isi bahan bakar, dan lain sebagainya
(b) Perawatan Periodik
Aktivitas pemeliharaan dan perawatan yang dilakukan secara periodik atau dalam jangka waktu tertentu, misalnya setiap 100 jam kerja mesin, lalu meningkatkan setiap 500 jam sekali, dan seterusnya. misalnya pembongkaran silinder, penyetelan katup-katup, pemasukan dan pembuangan Sinar mesin dan lain sebagainya.
2) Kelebihan dan kekurangan perawatan pretentive (a) Distribusi dari kerusakan
Pada pencet doang dan pelaksanaan peralatan preventive harus memperlihatkan jenis distribusi dari kerusakan yang ada karena dengan mengetahui jenis distribusi kerusakan dapat disusun suatu rencana perawatan yang benar-benar tepat sesuai dengan latar belakang mesin tersebut.
(b) hubungan antara waktu perawatan preventif terhadap waktu, perbaikan, hendaknya diantara kedua waktu ini diadakan keseimbangan dan diusahakan dapat dicapai titik maksimal.
Gambar 1.1 Contoh Gambar Preventif
Sumber : https://lifepal.co.id/media/cara-merawat-mobil/
b. Perawatan Korektif
Pekerjaan perawatan yang dilakukan untuk memperbaiki dan meningkatkan kondisi fasilitas peralatan sehingga mencapai standar yang dapat diterima. dalam perbaikan dapat dilakukan peningkatan peningkatan sedemikian rupa seperti non perubahan atau modifikasi rancangan agar peralatan menjadi lebih baik
c. Perawatan Berjalan
Perawatan berjalan di terapkan pada peralatan-peralatan yang harus beroperasi terus dalam melayani proses produksi.
d. Perawatan Predictive
Kemungkinan tercapainya mutu produksi dan kepuasan pelanggan melalui penyusunan. perawatan predictive ini dilakukan untuk mengatur terjadinya perubahan atau kelainan dalam kondisi fisik maupun fungsi dari sistem peralatan titik biasanya
perawatan produktif dilakukan dengan bantuan panca indra atau alat-alat monitor yang canggih.
e. Perawatan Setelah Terjadinya Kerusakan (Breakdown Maintenance)
Pekerjaan perawatan dilakukan setelah terjadi kerusakan pada peralatan untuk memperbaikinya harus disiapkan suku cadang, material, alat-alat, dan tenaga kerjanya.
f. Perawatan Darurat (Emergency Maintenance)
Yang harus segera dilakukan karena terjadinya kemacetan atau kerusakan yang tidak terduga.
3. Tujuan Perawatan
Beberapa tujuan-tujuan yang menurut A.S.Corder adalah untuk:
a. Memungkinkan tercapainya mutu produksi dan kepuasan pelanggan melalui penyesuaian titik pelayanan dan pengoperasian proses secara tepat.
b. Memaksimalkan umur kegunaan dari sistem
c. Menjaga sistem aman dan mencegah berkembangnya gangguan keamanan B. Tahapan Perawatan Produk Secara Berkala
Ada beberapa langkah perawatan yang dapat dilakukan, diantaranya yaitu:
1. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan produk
Pada display produk harus disesuaikan dengan perawatan dan penyimpanan barang dagangan sehingga memudahkan pegawai untuk hal-hal berikut:
a) Melakukan pengecekan keadaan barang dan jumlah persediaan barang.
b) Pemeliharaan dan pencarian barang yang diperlukan.
c) Pengambilan barang persediaan.
d) Penambahan penataan barang persediaan.
e) Memelihara barang secara baik 2. Menjaga kebersihan tempat kerja
Menjaga kebersihan tempat kerja dapat mencegah timbulnya penyebaran penyakit menular, bahkan dapat mengurangi stres karyawan dalam bekerja.
a. Keuntungan dari menjaga kebersihan tempat kerja 1) Berkurangnya rasio kecelakaan dan cedera.
2) Mewujudkan tenaga kerja yang sehat dan produktif 3) Tempat kerja terasa nyaman dan aman
4) Peralatan kerja Mudah ditemukan b. Hal-hal yang perlu diperhatikan
beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menjaga kebersihan toko, yaitu:
1) Pakaian seragam pramuniaga harus bersih 2) Setiap hari ruangan di pel.
3) Peralatan penyegar.
4) Adanya ventilasi udara yang cukup.
5) Beri tulisan "atas buanglah sampah pada tempatnya!” Di dinding yang strategis 3. Perawatan Gerai Pajang/counter display
a. Setiap hari sebelum toko buka koma petugas melakukan pembersihan pajang rutin.
b. Penyemprotan dengan deterjen wangi agar bau tidak sedap hilang c. Mempunyai saluran pembuangan yang cukup
d. Pembersihan pada rak nampan, dan label setiap hari.
e. Menyediakan tempat sampah.
f. Membuat daftar pembersihan misalnya sekali seminggu 4. Merawat Produk
a. Produk Dairy
Cara perawatan produk Dairy antara lain adalah:
1) Produk batang harus selalu ditutup dengan plastik pembungkus
2) Setiap produk diberi petunjuk harga, 3) Periksa tanggal kadaluarsa,
4) Perhatikan kelayakan tampilan produk, warna, aroma, dan tidak berjamur
5) Tertera Izin Depkes pada label produk b. Perawatan Daging
1) Di display dalam berbagai variasi.
2) Daging sapi dijual dalam bentuk potongan yang dikenal.
3) Daging Sesuai dengan standar supermarket.
https://images.app.goo.gl
4) Berasal dari Rumah Potong Hewan berizin dan bersertifikat halal.
5) Harus memenuhi standar kesehatan, tidak busuk, kotor, dan lain-lain
Gambar 1.3 Perawatan Daging Sumber : https://www.tribunnews.com/
c. Perawatan Sayuran
1) Pisahkan sayuran yang tidak segar.
2) Perhatikan kebersihan showcase.
3) Hindari showcase dari bawah dan tidak sedap.
4) Jaga suhu ke showcase 2 sampai 4 derajat Celcius.
5) Dia kebersihan talenan, nampan, pisau, dan lainnya di tempatnya.
6) Lakukan pembersi han umum seminggu sekali terhadap display
7) membuat produk olahan untuk sayuran yang diperkirakan tidak dapat terjual
Gambar 1.4 Perawatan Sayur Sumber https://www.nibble.id
d. Perawatan Buah-Buahan 1) Bisa kan buah yang busuk 2) Jaga kebersihan dan aroma
3) Perlengkapan digunakan dapat dibersihkan kembali
4) Perhatikan arus perputaran barang.
gunakan metode Fifo.
5) Membuat harga spesial terhadap produk tidak layak pajang atau layak
konsumsi
6) Mencatat penahan dan perubahan barang setiap hari e. Perawatan Persediaan Barang
hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan persen barang adalah:
1) Tempat penyimpanan memenuhi syarat, 2) Pengaturan sirkulasi udara yang baik, 3) Pengaturan suhu,
4) Penerangan yang cukup, 5) Adanya petugas khusus,
6) Penyimpanan sesuai kelompok dan jenis barang, 7) Masa expired barang,
8) Merek dagang barang, 9) Pengaturan alur Fifo,
10) Tersedianya perlengkapan untuk keadaan darurat
Gambar 1.4 Perawatan Sayur Sumber https://id.pinterest.com