• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dokumen Tentang ARSITEKTUR RUMAH SAKIT

N/A
N/A
Turn Wink

Academic year: 2023

Membagikan "Dokumen Tentang ARSITEKTUR RUMAH SAKIT"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

BAB II

KONDISI DAN PERMASALAHAN

2.1. LOBBY

Image dari rumah sakit slah satunya dapat dilihat pada area lobby, dimana lobby adalah area pertama yang dimasuki oleh pasien ketika mengunjungi rumah sakit. maka dari itu interior pada rumah sakit tidak seharusya memberikan kesan menakutkan, karna kesan yang di ciptakan akan berpengaruh pada pisikologis pasien/penggunanya. Maka dari ini penelitian terhadap RS. Madani Pekanbaru harus di lakukan untuk menentukan kualitas suatu ruangan lobby pada rumah sakit, ada beberapa elemen-elemen pentiny yang harus di perhatikan untuk merancang suatu ruangan lobby pada bangunan rumah sakit. dengan mengubah interior ruangan lobby rumah sakit.

2.2. PLAFON

Permasalahan yang terjadi pada lobby RS. Madani iyalah adanya rembesan air pada plafon yang menyebapkan tumbuhnya jamur pada plafot tersebut, banyak hal yang dapat terjadi sehingga adanya rembesan air pada plafon yang terdapat pada lobby. Salah satu kemungkinan yang terjadi mengapa plafon bias seperti ini iyalah:

- Adanya kebocoran pada pipa yang ada di atas pelafon - Merembesnya air pada bangunan yang berapa di atas lobby

- Dan kemungkinan lain terjadinya keringat/ beruap pada suhu yang dingin pada ruangan

(2)

Gambar 1: plafon yang berjamur ruangan lobby Sumber: dokumentasi pribadi

2.3. DINDING

Selain menjadi pembatas ruang elemen dinding juga bias menjadi hal pendukung dalam merencang sebuahbangunan, dengan memberikan sentuhan warna yang tepat pada dinding menjadi sebuah intrio yang mendukung bangunan.

Pada dinding lobby RS. Madani Pekanbaru tidak ada bagian yang menarik sehingga suasana pada ruangan menjadi monoton/kaku dan banyak bekas tempelan-tempelan atau noda pada dinding yang tidak di bersihkan.

Gamabar II : Dinding Lobby Rs. Madani Pekanbaru Sumber : Dokumentasi Pribadi

Persyaratan dinding dalam rumah sakit yaitu:

(3)

1. Permukaan dinding harus rata, berwarna terang, di cat tembok yang mudah di bersihkan

2. Permukaan dinding yang selalu terkena percikan air harus terbuat dari bahan yang kuat dan kedap air

2.4. SIRKULASI

System sirkulasi yang digunakan pada Rs. Madani Pekanbaru menggunakan menggunakan system Linear dimana alur masuk pasien berupa jalur yang lurus, jalur sirkulasi Linear juga bias berupa Kurvalinear atau terpotong-potong, bersimpangan antara jalur bercabang, atau membentuk putaran balik.

S

Gambar III : Sirkulasi Lobby Rs. Madani Pekanbaru Sumber : Dokumentasi Pribadi

2.5. Resepsionis

Resepsionis merupakan ruangan yang terdapat pada Lobby dan juga dapat menjadi pusat dari sebuah Lobby, yang berfungsi sebagai ruang informasi tentang rumah sakit.

(4)

Gambar IV :Resepsionis Sumber : Dokumentasi Pribadi

2.5.Ruang Tunggu

Ruang tunggu pada Lobby yang ada pada Rs. Madani Pekanbaru memiliki jumlah kursi sebanyak 70 unit, dengan jumlah ini kita dapat tau jumlah kapasitas yang ada pada ruang tunggu RS. Madani Pekanbaru.

Gambar : Ruang Tunggu Sumber : Dokumentasi Pribadi

Referensi

Dokumen terkait

Pada faktor ketepatan waktu sesuai dengan waktu yang telah dijanjikan, apabila terjadi kebocoran pipa, kerusakan meteran air, atau pemasangan baru, tingkat

Cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan membuat suatu alat yang dapat mendeteksi dan memberikan peringatan jika terjadi kebocoran pada pipa-pipa saluran air, alat

12.3.9.2 Setiap sambungan dalam jaringan (pipa) akhir antara pekerjaan yang baru dan sistem yang telah ada harus dilakukan uji kebocoran dengan gas dari peruntukan sist

Apabila pendistribusian energi listrik tidak sesuai aturan yang ditentukan maka akan terjadi beberapa kemungkinan, salah satunya terjadinya hubung singkat yang dapat

Pada kasus Rumah Sakit PGI Cikini (Eks Rumah Raden Saleh), dinding sebagai salah satu elemen pembentuk ruang pada bangunan Rumah Sakit PGI Cikini memiliki sudut

Konsep pemanfaatan grey water merupakan salah satu konsep yang ditujukan sebagai upaya pemanfaatan air limbah bangunan untuk memenuhi kebutuhan air pada bangunan.. Konsep ini

Kampung Cina kota Bengkulu dapat dikatakan bahwa bangunan ini merupakan salah satu cerminan kebudayaan perdagangan, hal ini dapat dilihat dari bentuk bangunan rumah

Berdasarkan analisis indikator-indikator di atas, tingginya tingkat kehilangan air atau NRW akan berdampak pada:  Penurunan tekanan aliran di dalam jaringan pipa akibat kebocoran pipa