Tugas Degradasi Lahan
Nama : Fitrah Anugrah Utama NPM : E1F019032
MK : Degradasi Lahan
1. Apa itu degradasi tanah dan degradasi lahan ?
Jawab : Degradasi tanah merupakan penurunan kualitas tanah, dalam arti menghilangnya satu atau lebih fungsi tanah. Kualitas tanah dapat dinilai berdasarkan fungsi tanah yang berhubungan dengan ekologi dan fungsi tanah yang berhubungan dengan aktivitas manusia.
Sedangkan Degradasi lahan merupakan penurunan produktivitas lahan, baik yang sifatnya sementara maupun tetap.Yang meliputi sifat fIsik, kimia dan biologi dalam suatu lahan sehingga daya dukung lahan terhadap kehidupan diatasnya berkurang atau hilang.
2. Apa faktor penyebabnya ?
Jawab : Pada dasarnya, terjadinya degradasi tanah disebabkan oleh dua faktor, yaitu:
Faktor manusia
Degradasi yang disebabkan oleh manusia biasanya terjadi dalam usaha pertanian di lahan kering.
Beberapa aktvitas manusia yang bisa menyebabkan terjadinya degradasi tanah, yaitu pemanfaatan lahan yang tidak memperhatikan kaidah-kaidah konservasi tanah, penggunaan pupuk buatan dan pestisida yang tidak ramah lingkungan, serta penggunaan sistem budidaya monokultur.
Faktor alam
Degradasi yang disebabkan oleh faktor alam biasanya terjadi di wilayah tropis basah, seperti di Indonesia.
Faktor alam yang bisa menyebabkan degradasi tanah adalah faktor topografi berupa wilayah dengan topografi berombak, bergelombang, dan berbukit dengan lereng curam sampai sangat curam.
Faktor-faktor penyebab degradasi lahan antara lain:
Perubahan jumlah populasi manusia,
Marjinalisasi tanah,
Kemiskinan,
Bencana alam (antara lain: banjir, kekeringan, longsor, gempa bumi, letusan gunung merapi, dan lainnya),
Ketidakstabilan politik dan masalah administrasi,
Kondisi sosial ekonomi,
Praktek pertanian yang tidak tepat,
Serta aktivitas pertambangan dan industri.
3. Bagaimana Cara Mengatasinya ? Jawab :
Cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi degradasi lahan dan tanah, antara lain :
Mengubah lahan menjadi hutan
Lahan dibuat teras
Membuat saluran pelepas air di wilayah yang memiliki curah hujan tinggi
Menghindari penyiangan yang bersih di antara tanaman keras
Melakukan reboisasi
Mengurangi penggunaan pupuk kimia dan pestisida pada lahan pertanian
Tidak membakar hutan