PENDAHULUAN
Fokus Penelitian
Tujuan Penenlitian
Manfaat Penelitian
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan pengetahuan dan arah pengambilan keputusan khususnya terkait strategi pengelolaan industri kerajinan kuningan tradisional. Menambah wawasan penulis mengenai strategi manajemen industri dan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh selama pelatihan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dan menjadi referensi bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan mengenai penerapan strategi manajemen di industri.
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat dan agar masyarakat mengetahui tentang strategi pengelolaan kerajinan kuningan tradisional dan sebagai referensi bagi peneliti selanjutnya.
Definisi Istilah
Pengembangan adalah upaya untuk meningkatkan keterampilan teknis, teoritis, konseptual, dan moral pegawai sesuai dengan kebutuhan pekerjaan atau jabatan melalui pendidikan dan pelatihan. Menurut Jan Bella pengembangan sama dengan pendidikan dan pelatihan, yaitu suatu proses peningkatan keterampilan kerja, baik teknis maupun manajerial.11. Warna perunggu bervariasi dari coklat kemerahan tua hingga kuning keperakan tergantung pada jumlah seng.
Sistematika Pembahasan
Sedangkan peneliti memfokuskan penelitiannya pada perencanaan produk dan strategi pengembangan produk baru dari industri kerajinan tembaga.
KAJIAN KEPUSTAKAAN
Kajian Teori
- Product Planning
Industri kerajinan kuningan tradisional mulai eksis di Desa Cindogo, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso sejak masa penjajahan. Pemaparan sebenarnya dalam penelitian sendiri merupakan laporan tertulis dari peneliti, mengenai kegiatan penelitian yang dilakukan pada industri kerajinan kuningan (UD. Abdulah). Dari hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa dalam proses pemasaran pada industri kerajinan kuningan UD.
METODE PENELITIAN
Lokasi Penelitian
Lokasi atau tempat penelitian dimana penelitian ini dilakukan adalah di bengkel kuningan UD. Abdullah, Desa Cindogo, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso merupakan salah satu industri kerajinan kuningan yang memproduksi kuningan dari bahan bekas kuningan menjadi berbagai produk berbentuk dengan warna poles yang indah dan mempunyai ciri khas tersendiri dari segi ukiran dan juga hasil produksinya.
Subyek Penelitian
Teknik Pengumpulan Data
Wawancara adalah suatu bentuk komunikasi antara dua orang yang melibatkan seseorang yang ingin memperoleh informasi dari orang lain dengan cara mengajukan pertanyaan, berdasarkan tujuan tertentu.58 Menurut Prof. Sugiyono dalam buku “Pengertian Penelitian Kualitatif” mengatakan “Wawancara adalah suatu pertemuan antara dua orang untuk bertukar informasi dan gagasan melalui tanya jawab sehingga dapat dikonstruksikan makna pada suatu topik tertentu.” 58 Deddy Mulyasa, Metodologi Penelitian Kualitatif: Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Lainnya (Bandung: PT Teen Rosdakarya.
Teknik pengumpulan data ini didasarkan pada pelaporan diri atau setidaknya berdasarkan pengetahuan dan/atau keyakinan pribadi.59 Wawancara tidak terstruktur, karena tidak terstruktur, merupakan wawancara bentuk bebas yang mana peneliti tidak menggunakan pedoman wawancara yang sistematis dan komprehensif. .terstruktur. Untuk pengumpulan data, pedoman wawancara yang digunakan hanya menguraikan permasalahan yang akan dibahas.60 Dalam hal ini peneliti menggunakan wawancara atau wawancara mendalam. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar peneliti dapat memperoleh data yang valid namun dalam suasana santai sehingga lebih fleksibel dan tidak terkesan kaku.
Dokumen dapat berupa tulisan, gambar atau karya monumental seseorang.61 Dokumen telah lama digunakan sebagai sumber data karena dalam banyak kasus dokumen sebagai sumber data digunakan untuk menguji, menafsirkan bahkan memprediksi.62 Data yang yang akan diambil dari film dokumenter tersebut adalah sebagai berikut: Foto yang menggambarkan proses produksi industri kerajinan kuningan di UD.
Analisis Data
Dalam penelitian kualitatif, penyajian data dapat berupa uraian singkat, tabel, grafik, hubungan antar kategori, diagram alur, dan sejenisnya. Dalam hal ini Miles dan Huberman menyatakan “bentuk penyajian data yang paling umum untuk data penelitian kualitatif pada masa lalu adalah teks naratif”. Metode penyajian data kualitatif yang paling banyak digunakan adalah teks naratif. Ada tiga hal pokok yang dikemukakan, yaitu reduksi data. , penyajian data dan inferensi/verifikasi sebagai sesuatu yang dipadukan sebelum, selama, dan sesudah pengumpulan data dalam bentuk paralel, untuk membangun suatu gambaran yang disebut “analisis”.
Dalam pandangan ini, ketiga jenis kegiatan analisis dan kegiatan pengumpulan data itu sendiri merupakan proses yang bersifat siklis dan interaktif.
Keabsahan Data
Tahap- Tahap Penelitian
Industri kerajinan kuningan saat ini memiliki 6 orang pekerja yang bekerja di belakang rumah Bapak H. Karena pada kartu nama sudah tertera nama usaha, alamat dan nomor telepon serta produk yang dihasilkan oleh industri kerajinan kuningan tersebut. 96Hj. Abdullah wawancara istri pemilik industri kuningan UD. 97 H. Abdullah wawancara pemilik kerajinan kuningan UD.
Ada beberapa produk yang dianalisis selama keberadaan industri kerajinan kuningan ini, ada beberapa produk yang banyak diminati konsumen yaitu vas bunga dari ukuran kecil hingga besar.
PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS
Sejarah Kerajinan Kuningan UD Abdullah Desa
Geografi dan Iklim
Karena menurut instansi pemerintah, Bondowoso Selin terkenal dengan pitanya dan kopinya juga terkenal dengan hasil kerajinannya terutama kerajinan kuningan. Dari hasil wawancara di atas dapat disimpulkan bahwa selama industri kerajinan kuningan berdiri terdapat beberapa produk yang banyak diminati pelanggan yaitu vas dari ukuran kecil hingga besar, sehingga industri tersebut lebih banyak memproduksi vas. dibandingkan produk yang setelah itu hanya sedikit peminatnya, seperti kaligrafi dan miniatur. Dari hasil wawancara di atas dapat kita simpulkan bahwa hal yang menarik dari produk kerajinan kuningan adalah selain adanya ukiran pada produk kuningan tersebut juga terdapat warna-warna yang dicat, sehingga produk kuningan tersebut tidak hanya mempunyai tampilan yang menarik saja, namun juga warnanya sesuai dengan ukirannya, sehingga produk kuningannya terlihat lebih menarik dari sebelumnya dan juga produk ini mempunyai ciri khas tersendiri baik dari segi ukiran maupun warnanya yang hanya terdapat pada kerajinan kuningan UD.
Hal yang menarik dari produk kuningan buatan tangan adalah selain ukiran, pada produk kuningan tersebut juga diberi warna-warni, sehingga produk kuningan tersebut tidak hanya memiliki ukiran yang terlihat menarik saja, namun juga warnanya sesuai dengan ukiran tersebut, sehingga produk kuningan tersebut terlihat lebih menarik dari sebelumnya, dan selain itu produknya memiliki ciri khas. Memiliki ciri khas tersendiri, baik dari segi ukiran maupun warna, yang hanya terdapat pada hasil karya UD. Industri kerajinan kuningan dapat menggunakan media sosial daripada hanya mengandalkan individu dan galeri serta dapat mempertahankan pelanggan tetap terbanyak.
Visi dan Misi
Struktur Organisasi
Kemudian di bagian produksi ada Bpk. Kusyadi dan Abdul Aziz yang bertugas mengontrol dan menyiapkan stok bahan untuk proses produksi dan melaksanakan proses produksi hingga selesainya proses pengecoran. Kemudian dalam proses pengukiran adalah Bpk. Sumyadi yang tugasnya menyiapkan produk perunggu yang akan diukir dan melakukan pengukiran pada produk perunggu yang sudah jadi melalui proses pengecoran. Dan bagian yang terakhir yaitu bagian pengecatan adalah Pak. Yon bertugas mempersiapkan produk ukiran untuk proses pengecatan dan pengecatan produk dan tahap terakhir memberikan anti gores pada produk perunggu sebelum dipasarkan.79 .
Hari dan Jam Kerja
Kegiatan Produksi
Untuk proses produksinya, deck terlebih dahulu membuat cetakan tembaga dari malan yang dilebur menjadi cetakan. Setelah cetakan terbentuk, dicelupkan ke dalam lumpur arang, kemudian dikeringkan, kemudian dibungkus dengan lumpur dan dijemur terlebih dahulu.
Industri
Penyajian Data dan Analisis
- Product Planning Kerajinan Kuningan UD. Abdullah
- Strategi Pengembangan Produk Kerajinan Kuningan
Berdasarkan wawancara di atas, setiap produk yang dihasilkan merupakan hasil proses pemikiran sendiri, baik desain (model) maupun bentuk dan warnanya, serta tidak meniru karya orang lain. dimaksudkan sedemikian rupa agar produk yang dihasilkan benar-benar mempunyai ciri khas tersendiri. Ada beberapa produk yang dianalisis oleh para pengusaha berdasarkan wawancara analisis bisnis menurut Ibu Hj. Pada saat muncul industri kerajinan tembaga, ada beberapa produk yang sangat diminati pelanggan, namun ada juga yang kurang diminati oleh masyarakat Ndok, misalnya saja kaligrafi dan miniatur, sehingga saya jarang membuat produk tersebut. Ndok, kecuali ada perintah.91.
Jika saya analisa pada industri kerajinan kuningan, ada beberapa produk yang kurang disukai oleh masyarakat atau pelanggan, entah produk tersebut memang sangat tidak disukai ataukah produk tersebut dipengaruhi oleh sebagian orang yang kurang menyukai produk saya, biasanya dalam dunia bisnis. ada yang suka, ada yang tidak suka, itu wajar. Abdullah yaitu ada beberapa jenis produk yang diproduksi dan dijual menurut hasil wawancara dengan Ibu Hj. Untuk mendiversifikasi hasil kerajinan kuningan saya, saya selalu update bagaimana pelanggan selalu memilih produk yang saya buat, karena saya tidak sekedar membuat produk tersebut, namun melihat apa yang dibutuhkan oleh masyarakat atau konsumen.
Dari hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa produk tembaga yang dihasilkan semakin bervariasi dan juga semakin beragam baik dari bentuk, ukuran dan warnanya, semakin luas yaitu produk yang juga diproduksi. Dapat digunakan sebagai penghias ruangan, seperti vas bunga, miniatur dan kaligrafi. Setiap produk yang dihasilkan merupakan hasil proses berpikir sendiri dan tidak meniru karya orang lain, hal ini bertujuan agar . Produk yang dihasilkan memang mempunyai ciri khas tersendiri dan tidak ada kemiripan dengan hasil produk dari industri lain. Strategi lain yang dilakukan industri adalah melakukan perubahan produk dengan meningkatkan kualitas produk yang sudah ada.
Manajer pemasaran juga sering berpendapat bahwa semakin luas lini produknya, maka akan semakin memuaskan. Terbukti setiap produk yang dihasilkan oleh industri ini tidak dapat ditemukan di tempat lain dan mempunyai ciri khas tersendiri baik dari segi ukiran, warna dan jenis produk yang dihasilkan oleh industri ini. Strategi pengembangan produk yang dilakukan adalah dengan mengubah produk kerajinan tembaga menjadi lebih menarik, selain terdapat ukiran pada produk tembaga juga terdapat pewarnaan warna sehingga produk tersebut tembaga.
Selain itu juga dihasilkan beberapa jenis produk, jika pada awalnya industri ini hanya memproduksi produk kuningan untuk kebutuhan sehari-hari, kini semakin marak yaitu produk hasil produksi juga dapat digunakan untuk mempercantik ruangan.