• Tidak ada hasil yang ditemukan

Efektivitas Mencuci Tangan dan Pendidikan Kesehatan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Efektivitas Mencuci Tangan dan Pendidikan Kesehatan"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR PUSTAKA

Desiyanto FA & Djannah SN. 2013. Efektivitas Mencuci Tangan Menggunakan Cairan Pembersih Tangan Antiseptik (Hand Sanitizer) Terhadap Jumlah Angka Kuman.

Kesmas. 7(2): 75-82. Diakses di http://journal.uad.ac.id, pada tanggal 15 september 2018

Erwin Setyo Kriswanto. 2012. Konsep proses dan Aplikasi dalam Pendidikan Kesehatan. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta

Fatimah, E. 2010. Psikologi Perkembangan. Lingkar Selatan: CV Pustaka Setia.

Gunarsah SD. 2004. Psikologi Praktis: Anak, Remaja, dan Keluarga. Jakarta: EGC Haidar Putra Dauly. 2005. Modernisasi Pesantren . Jakarta: Quantum Teaching

Hariadi, 2015. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Cuci Tangan Pakai Sabun Dengan Metode Cermah Dan Demonstrasi Terhadap Pengetahuan Mencuci Tangan Pada Siswa Di Sdn Segulung 02 Dan Sdn Segulung 05 Desa Segulung Kecamatan

Dagangan Kabupaten Madiun. diakses di

http://jurnal.bhmm.ac.id/index.php/jurkes/article/downloas/9/9 tanggal 19 Mei 2019 Herijulianti E, Indriani TS, & Artini S. 2002. Pendidikan Kesehatan Gigi. Jakarta:

EGC.

Joint Committee on Terminology. (2002). Report of the 2000 Joint Committee on Health Education and Promotion Terminology. American Journal of Health Education, 32(2), 89-103. Diakses di www.ncbi.nlm.nih.gov, tanggal 9 september 2018

Kemenkes RI, 2014. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 tahun 2014 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), Jakarta. Diakses di http://www.indonesian-publichealth.com, pada tanggal 15 september 2018

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2014 Pusat Data dan Informasi: Perilaku Mencuci Tangan Pakai Sabun di Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI. Diakses di http://www.depkes.go.id, pada tanggal 16 september 2018

Kementrian Kesehatan RI 2014. Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia. Diakses di http//www.depkes.go.id.htm , tanggal 9 september 2018

Kementrian Kesehatan RI 2015. Ayo Cuci Tangan Pakai Sabun. Diakses di http//www.depkes.go.id.htm, tanggal 9 september 2018

Khoiruddin, dkk. 2015. Tingkat Pengetahuan Berhubungan dengan Sikap Cuci Tangan Bersih Pakai Sabun Sebelum dan Setelah Makan pada Siswa SD N Ngebel Tamantirta, Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Journal Ners and Midwefery Indonesia.vol.3 no.3 176-180. Diakses di http://ejournal.almaata.ac.id, tanggal 10 september 2018

(2)

Kurmalasari, dkk. 2017. Siswa Promosi Kesehatan Cuci Tangan dan Jajanan Sehat Terhadap Pengetahuan dan Sikap. Jurnal ilmu keperawatan.5:1. Diakses di http://www.jurnal.unsyiah.ac.id, tanggal 10 september 2018

Kusmiyati, 2010. Praktik Dasar Ketrampilan Kebidanan. yogyakarta:fitramaya

Masyud S, Khusnardilo M,. 2005. Managemen Pondok Pesantren. Jakarta: Diva Pustaka.

Mia Kartika, dkk 2016. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun pada Siswa Sekolah Dasar Negeri Sambiroto 01 Kota Semarang. Jurnal

Kesehatan Masyarakat. Diakses di

https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm/article/view/14626/14150 , tanggal 19 Mei 2019

Nizar Samsul . 2009. Sejarah Pendidikan Islam . Jakarta : Prenada Media Grup.

Notoatmodjo S. 2012. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta Notoatmodjo, S., 2010. Promosi Kesehatan Teori & Aplikasi. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S., 2014. Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Octavia Lanny,dkk. 2014. Pendidikan Karakter Berbasis Tradisi Pesantren. Jakarta : Rumah Kitab.

Proverati, A. dan Rahmawati, E.2012. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Yogyakarta:Nuha Medika

Pusat Promosi Kesehatan. 2012. 10 Pesan Hidup Sehat Dalam Kedaruratan. Jakarta:

Pusat Promosi Kesehatan Kemenkes RI. Diakses di http://www.depkes.go.id, pada tanggal 16 september 2018

Rarna Setyaningrum,dkk. 2015. Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Tentang Cuci Tangan Pakai Sabun (Ctps) Pada Siswa Sdn Batuah I Dan Batuah Iii Pagatan. Diakses di https://media.neliti.com/media/publications/255948-tingkat-pengetahuan-dan-sikap- tentang-cu-4bd7868c.pdf tanggal 19 Mei 2019

Riskesdas, 2013. Laporan Nasional 2013. Diakses di http//www.depkes.go.id.htm, tanggal 9 september 2018

Sadiman, A.S, Rahardjo, R., Haryono, H., dan Rahardjito, 2003. Media Pendidikan:

Pengertian, Pengembangan dan Pemanfaatannya. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Setiadi. 2013. Konsep dan Praktik Penulisan Riset Keperawatan. Graha Ilmu

Sonti MS dan Purnomo Ananto. (2000). Pokok-pokok Pembelajaran Pendidikan Kesehatan. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional

Suliha, U. dkk. 2011. Pendidikan Kesehatan dalam Keperawatan. Jakarta : EGC.

(3)

Suroika,I.P., Nyoman, I.D. 2012. Media Pendidikan Kesehatan. Yogyakarta : Graham Ilmu.

Syarifah Fazlin, dkk. 2013. Tingkat Pengetahuan Siswa Tentang Teknik Mencuci Tangan Yang Benar Terhadap Kejadian Diare Di Sdn 01 Pontianak Utara. Diakses di http://jurnal.untan.ac.id/index.php/jmkeperawatanFK/article/download/3593/3609 tanggal 19 Mei 2019

Talaat M, Afifi S, Dueger E, El-Ashry N, Marfin A, Kandeel A, Mohareb E, & El- Sayed N. Effects of Hand Hygiene Campaigns on Incidence of Laboratory- confirmed Influenza and Absenteeism in Schoolchildren. Cairo, Egypt. Emerging Infectious Disease. April 2011; 17(4): 619-625. Diakses di www.ncbi.nlm.nih.gov, pada tanggal 17 september 2018.

Wawan, A. dan Dewi, M. 2011. Pengetahuan,Sikap dan Perilaku Manusia. Yogyakarta:

Nuha Medika.

World Health Organization .2018. Pengertian Mencuci Tangan. Diakses di http://www.who.int tanggal 10 september 2018

World Health Organization. 2009. WHO Guidelines on Hand Hygiene in Health Care:

First Global Patient Safety Challenge. Switzerland: WHO Press. Diakses di http://www.who.int, pada tanggal 20 september 2018

World Health Organization. 2018. Pengertian Pendidikan Kesehatan. Diakses di http://www.who.int tanggal 10 september 2018

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan uraian tersebut penting bagi peneliti untuk meneliti tentang pengaruh pendidikan kesehatan tentang mencuci tangan terhadap tingkat pengetahuan dan perilaku

Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan signifikan kepatuhan ibu mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir pada kelompok eksperimen pemasangan mini

Hasil penelitian menunjukkan bahwa jawaban responden mengenai pengetahuan cuci tangan pakai sabun menunjukkan 100% responden sudah mengetahui tujuan mencuci tangan

Setelah mendapatkan pendidikan kesehatan mencuci tangan (posttest) sebagian besar atau 63,2% responden diketahui memiliki perilaku mencuci tangan yang cukup dan

wawasan dan pengetahuan masyarakat meningkat tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Mencuci Tangan Pakai Sabun. Masyarakat dapat mengetahui secara jelas

Berdasarkan analisa data hasil penelitian pengaruh pendidikan kesehatan cuci tangan pakai sabun dengan media video terhadap kemampuan cuci tangan pada siswa kelas

Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa perilaku cuci tangan pakai sabun anak sebelum diberikan pendidikan kesehatan sebagian besar anak tidak mengetahui cara

Setelah mendapatkan pendidikan kesehatan mencuci tangan (posttest) sebagian besar atau 63,2% responden diketahui memiliki perilaku mencuci tangan yang cukup dan