• Tidak ada hasil yang ditemukan

efektivitas penyuluhan kesehatan pada ibu

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "efektivitas penyuluhan kesehatan pada ibu"

Copied!
92
0
0

Teks penuh

EFEKTIVITAS KONSELING KESEHATAN PADA MATERNITAS TERHADAP PENGETAHUAN IBU TERHADAP PELATIHAN TOILET ANAK USIA 1-3 TAHUN DI POSYAND. Efektivitas Pendidikan Kesehatan Ibu Terhadap Pengetahuan Ibu Anak Usia 1-3 Tahun di Posyand Mulia I Condet Jakarta Timur. Judul : Efektivitas Pendidikan Kesehatan Ibu Terhadap Pengetahuan Ibu Pada Toilet Training Anak Usia 1-3 Tahun Di Posyand Mulia I Condet Jakarta Timur.

Berdasarkan survey awal yang dilakukan peneliti menanyakan apakah ibu yang memiliki anak usia 1 sampai 3 tahun memahami toilet training di Posyand Mulia I Condet Jakarta Timur. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan ibu terhadap pengetahuan ibu toilet training pada anak usia 1 sampai dengan 3 tahun di Posyandu Mulia I. Kesimpulan: Terdapat efektivitas pendidikan kesehatan ibu terhadap pengetahuan ibu toilet training pada anak usia dari 1 sampai 3 tahun, di Posyand Mulia I Condet, Jakarta Timur terbukti atau diterima.

Title: Effectiveness of maternal health advice on maternal knowledge of toilet training in children aged 1-3 years at Posyandu Mulia I Condet, East Jakarta. Conclusion: The effectiveness of maternal health advice on mothers' knowledge of toilet training in children aged 1-3 years at Posyandu Mulia I Condet, East Jakarta has been proven or accepted.

Tabel 4. 1 Definisi Operasional Variabel Penelitian .................................................
Tabel 4. 1 Definisi Operasional Variabel Penelitian .................................................
  • Latar Belakang
  • Perumusan Masalah
  • Tujuan Penelitian
    • Tujuan Umum
    • Tujuan Khusus
  • Manfaat Penelitian
    • Manfaat Teoritis
    • Manfaat Praktis

Berdasarkan survei awal yang dilakukan peneliti menanyakan apakah ibu yang memiliki anak usia 1-3 tahun memahami toilet training di Posyandu Mulia I Condet Jakarta Timur. Dalam survei terhadap 10 ibu yang memiliki anak usia 1-3 tahun, peneliti menemukan bahwa 7 dari 10 ibu tidak memahami toilet training. Berdasarkan latar belakang di atas, peneliti merumuskan pertanyaan penelitian: “Bagaimana efektivitas pendidikan kesehatan ibu terhadap pengetahuan ibu toilet training pada anak usia 12-36 bulan di Posyandu Mulia I Condet Jakarta Timur”.

Untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan ibu terhadap pengetahuan ibu tentang toilet training pada anak usia 12 sampai 36 bulan di Posyandu Mulia I Condet Jakarta Timur. Untuk mengetahui karakteristik distribusi frekuensi pengetahuan ibu tentang toilet training sebelum pendidikan kesehatan pada ibu yang memiliki anak usia 12-36 bulan di Posyandu Mulia I Condet Jakarta Timur. Untuk mengetahui distribusi frekuensi pengetahuan ibu tentang toilet training setelah diberikan pendidikan kesehatan pada ibu yang memiliki anak usia 12-36 bulan di Posyandu Mulia I Condet Jakarta Timur.

Untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan ibu terhadap pengetahuan ibu mengenai toilet training pada ibu yang memiliki anak usia 12-36 bulan di Posyandu Mulia I Condet Jakarta Timur. Penelitian ini dapat menambah pengetahuan kader posyandu tentang toilet training, kemudian kader posyandu dapat menginformasikan kepada ibu-ibu yang mempunyai anak usia 1-3 tahun yang masih menggunakan popok selama kegiatan posyandu agar anaknya segera diajarkan toilet.

  • Konsep Toilet Training
    • Definisi Toilet Training
    • Tujuan Toilet Training
    • Manfaat Toilet Training
    • Tahapan Dalam Toilet Training
    • Teknik Yang Orang Tua Lakukan Dalam Melaksanakan Toilet
    • Standar Operasional Prosedur (SOP) Dalam Toilet Training Anak Usia
    • Tanda Anak Berhasil Toilet Training
    • Faktor-faktor yang Mempengaruhi Toilet Training
  • Konsep Toddler
    • Definisi Toddler
    • Perkembangan Anak Toddler
  • Konsep Pengetahuan
    • Definisi Pengetahuan
    • Faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan
    • Pengukuran Tingkat Pengetahuan
  • Konsep Penyuluhan Kesehatan
    • Definisi Penyuluhan Kesehatan
    • Tujuan Penyuluhan Kesehatan
    • Metode dalam Penyuluhan Kesehatan

Tujuan dari toilet training ini adalah untuk mengajarkan kecenderungan dan keinginan buang air kecil pada anak usia 12 sampai 36 bulan (Rasyada, 2017). Selain itu, tujuan toilet training adalah agar anak terbiasa buang air kecil dan besar di toilet dan tidak sembarangan. Membiasakan diri ke toilet merupakan awal kemandirian sesungguhnya bagi anak yang sudah terbiasa buang air kecil dan besar sendiri.

Menurut (Hasanah et al., 2020) ada beberapa cara yang bisa digunakan orang tua dalam melaksanakan toilet training Menurut (Hasanah et al., 2020) ada beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua untuk mengajarkan anaknya buang air kecil dan besar. , yaitu. Temuan yang diperoleh (Widiawati et al., 2020). Toilet training yang dilaksanakan PAUD Islam Nibras Padang berjalan dengan baik. Latihan toilet training ini dilakukan pada balita usia 1 hingga 3 tahun yang sudah siap untuk toilet training.

Toilet training merupakan latihan anak untuk mengontrol buang air besar (BAB) dan buang air kecil (BAK) yang dilakukan saat itu juga setelah ia merasakan adanya rangsangan untuk buang air kecil. Anak perempuan umumnya lebih bersedia belajar toilet training dibandingkan anak laki-laki (Putri & Djajanti, 2019).

Kerangka Konsep Teori

Hipotesis

  • Rancangan Penelitian yang digunakan
  • Populasi dan Sampel
    • Populasi
    • Sampel
  • Variabel Penelitian Dan Definisi Operasional
    • Variabel Penelitian
    • Definisi Operasional
  • Instrumen Penelitian
    • Kuesioner A
    • Kuesioner Toilet Training
  • Lokasi dan Waktu Penelitian
  • Validitas Instrumen Penelitian
    • Uji Validitas
    • Uji Reliabilitas
  • Prosedur Pengumpulan Data
  • Prosedur Penelitian
  • Teknik Analisa Data
    • Analisis Univariat
    • Uji Normalitas
    • Analisis Bivariat
  • Etika Penelitian

Variabel bebasnya adalah pengetahuan ibu tentang toilet training sebelum pendidikan kesehatan, variabel terikatnya adalah pengetahuan ibu tentang toilet training setelah pendidikan kesehatan, dan variabel kontrolnya adalah pendidikan kesehatan tentang toilet training. Efektivitas pendidikan kesehatan ibu terhadap pengetahuan ibu tentang toilet training pada anak usia 1-3 tahun di Posyandu Mulia I Condet, Jakarta. Pengetahuan ibu meliputi pengertian, tujuan, manfaat, tahapan, teknik, standar prosedur, tanda-tanda keberhasilan anak, dan faktor-faktor yang mempengaruhi pasca toilet training.

Pengetahuan ibu meliputi pengertian, tujuan, manfaat, tahapan, teknik, standar operasional prosedur, tanda-tanda keberhasilan anak, dan faktor-faktor yang mempengaruhi toileting sebelum toilet training. Peralatan yang digunakan untuk mengumpulkan informasi menggunakan kuesioner yang diberikan kepada orang tua anak dan dilengkapi formulir persetujuan menjadi responden, setelah itu terdapat 29 item yang berkaitan dengan pemahaman ibu tentang toilet learning. Lokasi penelitian ini dipilih karena banyak ibu yang mempunyai anak usia 1 sampai 3 tahun di Posyand Mulia I Condet Jakarta Timur.

Dalam penelitian ini variabel bebasnya adalah pengetahuan ibu tentang toilet training sebelum diberikan pendidikan kesehatan, dan variabel terikatnya adalah pengetahuan ibu tentang toilet training setelah diberikan pendidikan kesehatan, dianalisis dengan menggunakan distribusi frekuensi yang ditunjukkan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi ( Notoatmodjo, 2010). Kriteria pengujiannya adalah Ha diterima jika nilai signifikansi > 0,05, dan Ha ditolak jika nilai signifikansi < 0,05. Nilai signifikansi yang diperoleh pengetahuan sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan adalah dengan nilai signifikansi sebesar 0,013 atau α > 0,05 yang berarti Ha diterima sehingga dapat dilakukan uji statistik dengan menggunakan uji t parametrik yaitu Paired Sample T Test.

Tujuan analisis bivariat adalah untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan ibu terhadap pengetahuan ibu tentang toilet training pada anak usia 1-3 tahun di Posyandu Mulia I Condet Jakarta Timur. Analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan uji t berpasangan dengan nilai signifikansi α < 0,05, jika nilai signifikansi < 0,05 maka Ha diterima, Ho ditolak. Ha : Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan ibu terhadap pengetahuan ibu mengenai toilet training pada anak usia 1-3 tahun di Posyandu Mulia I Condet Jakarta Timur.

Peneliti meyakinkan responden bahwa penelitian tersebut tidak berbahaya, bersifat sukarela, tidak wajib dan tidak melibatkan risiko apa pun. Peneliti menjamin bahwa penelitian ini tidak menimbulkan ancaman bagi responden dan responden diberikan perlindungan untuk menghindari risiko. Penelitian ini menggunakan subjek manusia yang harus diperlakukan secara adil dan tanpa diskriminasi sebelum, selama, dan setelah berpartisipasi dalam penelitian, dan semua subjek diperlakukan secara wajar.

Gambar 4. 1 Kerangka Konsep Penelitian
Gambar 4. 1 Kerangka Konsep Penelitian
  • Gambaran Umum Lokasi Penelitian
  • Hasil Penelitian
    • Karakteristik Responden
    • Analisa Univariat
    • Analisa Bivariat
  • Pembahasan
    • Analisa Univariat
    • Analisa Bivariat
  • Keterbatasan Penelitian
  • Implikasi Keperawatan

Berdasarkan Tabel 5.2 diatas, tingkat pengetahuan cukup sebelum diberikan pendidikan kesehatan melalui leaflet sebanyak 13 responden (37,1%), tingkat pengetahuan baik sebanyak 22 responden (62,9%). Berdasarkan Tabel 5.3 di atas, setelah dilakukan penyuluhan kesehatan melalui leaflet, tingkat pengetahuan cukup sebanyak 3 responden (8,6%), dan tingkat pengetahuan baik sebanyak 32 responden (91,4%). Tujuan analisis bivariat adalah untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan ibu terhadap pengetahuan ibu toilet training pada anak usia 1-3 tahun di Posyandu Mulia I Condet Jakarta Timur.

4 Efektivitas pendidikan kesehatan ibu terhadap pengetahuan ibu mengenai toilet training anak usia 1 sampai 3 tahun. Rata-rata tingkat pengetahuan ibu setelah diberikan pendidikan kesehatan lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata tingkat pengetahuan ibu sebelum diberikan pendidikan kesehatan. Karena nilai p<0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan tingkat pengetahuan ibu sebelum diberikan pendidikan kesehatan dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan.

Jadi hipotesis pertama yang menyatakan adanya efektivitas pendidikan kesehatan ibu terhadap pengetahuan ibu tentang toilet training pada anak usia 1-3 tahun di Posyandu Mulia I Condet Jakarta Timur terbukti atau diterima. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan ibu cukup sebelum diberikan pendidikan kesehatan melalui leaflet sebanyak 13 responden, 22 responden pada tingkat pengetahuan baik. Berdasarkan hasil penelitian, sebelum diberikan pendidikan kesehatan melalui leaflet, sebagian besar ibu mempunyai tingkat pengetahuan yang baik, namun masih ada sebagian ibu yang memiliki tingkat pengetahuan yang cukup.

Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan melalui leaflet, diperoleh 32 responden mempunyai tingkat pengetahuan baik, sedangkan 3 responden mempunyai tingkat pengetahuan cukup. Berdasarkan hasil penelitian, sebagian besar ibu setelah diberikan pendidikan kesehatan melalui leaflet memiliki tingkat pengetahuan yang baik. Rata-rata tingkat pengetahuan ibu setelah diberikan pendidikan kesehatan mengalami peningkatan dibandingkan dengan rata-rata tingkat pengetahuan ibu sebelum diberikan pendidikan kesehatan.

Karena diperoleh hasil p<0,05 maka diketahui terdapat perbedaan tingkat pengetahuan ibu sebelum diberikan pendidikan kesehatan dan setelah diberikan pendidikan kesehatan. Jadi, hipotesis pertama yang menyatakan terdapat efektivitas pendidikan kesehatan ibu terhadap pengetahuan ibu belajar anak usia 1 sampai 3 tahun di Posyand Mulia I Condet Jakarta Timur terbukti atau diterima. Jadi sesuai uraian di atas, pendidikan kesehatan sangat penting bagi ibu untuk menambah pengetahuannya tentang toilet training yang akan digunakan pada anak.

Tabel 5. 1 Distribusi Karakteristik Responden
Tabel 5. 1 Distribusi Karakteristik Responden

Kesimpulan

Karena p-value kurang dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan tingkat pengetahuan ibu sebelum pendidikan kesehatan dan sesudah pendidikan kesehatan. Pendidikan kesehatan merupakan upaya efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan mengubah perilaku masyarakat menjadi lebih baik. Pengetahuan tentang toilet training merupakan bagian terpenting dalam tumbuh kembang anak dalam proses buang air kecil dan besar.

Saran

HUBUNGAN POLA PENGASUHAN IBU DENGAN KEMAMPUAN TOILET TRAINING PADA ANAK USIA 12-24 BULAN DI TK KAMPAR. HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PELATIHAN TOILET DENGAN KEBERHASILAN PELATIHAN TOILET PADA ANAK USIA TK A DAN TK B TK PKK JOTAWANG YOGYAKARTA. Toilet training merupakan kegiatan untuk melatih anak agar mampu buang air kecil dan besar secara teratur.

Pengetahuan orang tua tentang toilet training akan mempengaruhi pelaksanaan toilet training pada anak. Jika pengetahuan orang tua tentang toilet training memadai maka akan berdampak positif terhadap keberhasilan toilet training anak (Meysialla & Alini, 2018). Toilet training pada anak usia 3 tahun di TK I Desa Sooko Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto (Khoiruzzadi & Fajriyah, 2019).

Tabel Literature Review No  Judul Artikel, Penulis,
Tabel Literature Review No Judul Artikel, Penulis,

Gambar

Tabel 4. 1 Definisi Operasional Variabel Penelitian .................................................
Gambar 3. 1 Kerangka Konsep Teori .......................................................................
Gambar 3. 1 Kerangka Konsep Teori
Gambar 4. 1 Kerangka Konsep Penelitian
+7

Referensi

Dokumen terkait

75-81, 1999] Improvement of a Batch Hydride Generation - Atomic Absorption Spectrometry Nobuhisa WATANABE, Saburo INOUE and Hisao ITO Osaka City Institute of Public Health and