PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Sehingga keberadaan pasar di lingkungan masyarakat membutuhkan baik pasar tradisional maupun pasar modern. Contoh pasar tradisional adalah Pasar Cendrawasih, Perbelanjaan, Mega Mall, Pasar Pagi dan Pasar Tejo Agung. Berdasarkan uraian di atas, penulis merasa tertarik untuk mengangkat judul: “Peran Pasar Tradisional Dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Menurut Persepsi Ekonomi Islam (Studi Kasus Pasar Yosomulyo Pelangi Kecamatan Metro Tengah Kota Metro).
Fokus Penelitian
Pertanyaan Penelitian
Tujuan dan Manfaat Penelitian
Penelitian Relevan
Memberikan sumbangsih pemikiran kepada masyarakat Yosmulyo, Kecamatan Metro Pusat dalam upaya mewujudkan peningkatan perekonomian kota di masa yang akan datang. Penelitian di atas lebih memfokuskan pada kajian tentang bagaimana minat masyarakat dalam berbelanja antara pasar tradisional dan pasar modern serta perbaikan infrastruktur pasar. Fokus penelitian di atas berbeda dengan fokus penelitian pada penelitian ini, penelitian ini berfokus pada peranan pasar tradisional di Desa Yosomulyo, apakah dapat meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya pedagang yang berjualan di Payungi, dan bagaimana tinjauan Ekonomi Islam perilaku pedagang di Kelurahan Payungi Yosomulyo, Kecamatan Metro, Pusat Kota Metro.
LANDASAN TEORI
Pengertian Peran
Dapat disimpulkan bahwa ekspektasi peran secara umum adalah ekspektasi orang lain terhadap perilaku yang sesuai yang harus ditentukan oleh seseorang yang menduduki peran tertentu. Berdasarkan pengertian tersebut, jelaslah bahwa peran berarti kewajiban dan tugas yang dilakukan seseorang karena kedudukannya dalam suatu status tertentu dalam masyarakat atau lingkungan tempat ia berada.
Pengertian Pasar Tradisional Dan Kriterianya
- Pengertian Pasar
- Pengertian Pasar Tradisional
- Peran Pasar Dalam Peningkatan Ekonomi
Pasar tradisional adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli yang ditandai dengan transaksi penjual-pembeli secara langsung, bangunannya terdiri dari los atau outlet, los dan area terbuka yang dibuka oleh penjual atau pengelola pasar. Kegiatan pasar merupakan salah satu saluran perantara dalam penyampaian barang dan jasa kepada konsumen, atau dengan kata lain pasar merupakan wadah segala kegiatan ekonomi masyarakat. Ada banyak cara untuk menyediakan barang dan jasa kepada konsumen, salah satunya melalui marketplace.
Pengertian Ekonomi Islam
- Pengertian Ekonomi
- Pengertian Ekonomi Islam
- Pasar Dalam Islam
Bowdict berpendapat bahwa ekonomi adalah suatu sistem atau rangkaian yang saling terkait dan saling bergantung, sehingga menimbulkan hubungan timbal balik dan dampak dari hubungan tersebut. Beberapa sarjana mendefinisikan ekonomi Islam sebagai ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam mengejar pemenuhan kebutuhan dengan sarana terbatas untuk memenuhi kebutuhan dalam kerangka syariah. Menurut Muhammad Abdul Manan Ekonomi Islam, “Ekonomi Islam adalah ilmu sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi umat yang dijiwai dengan nilai-nilai Islam”. 21 Jadi, menurut Manan, ekonomi Islam adalah ilmu sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi masyarakat. dijiwai oleh nilai-nilai Islam.
Ekonomi Islam Umer Chapra adalah ilmu yang membantu dalam upaya mewujudkan kebahagiaan manusia melalui alokasi dan distribusi sumber daya terbatas yang terletak dalam koridor yang mengacu pada ajaran Islam tanpa memberikan kebebasan individu atau tanpa perilaku ekonomi makro yang seimbang dan tanpa ketidakseimbangan ekologis. Namun perlu ditekankan di sini perbedaan pengertian antara ekonomi Islam dengan sistem ekonomi Islam. Ekonomi Islam dalam batasan metodologi ilmiah tidak berbeda dengan ekonomi pada umumnya.
Sistem ekonomi Islam merupakan aspek integral dan komprehensif dari sistem nilai Islam. Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa ekonomi Islam adalah cabang ilmu berupa melihat, menganalisis dan akhirnya memecahkan masalah ekonomi dengan cara Islam. Inti dari proses ekonomi Islam adalah pemenuhan kebutuhan manusia berdasarkan nilai-nilai Islam untuk mencapai tujuan agama.
Ekonomi Islam merupakan anugerah bagi seluruh dunia yang tidak terbatas pada aspek ekonomi, sosial, budaya dan politik bangsa.
METODOLOGI PENELITIAN
Jenis dan Sifat Penelitian
- Jenis Penelitian
- Sifat Penelitian
Deskriptif kualitatif dalam penelitian ini adalah penelitian yang berusaha untuk mengetahui kondisi yang terjadi di lapangan secara alamiah dan cenderung menggambarkan atau melukiskan situasi atau peristiwa dalam kata-kata atau kalimat yang terbagi dalam kategori-kategori untuk menarik kesimpulan. Tujuan dari penelitian deskriptif adalah untuk membuat prediksi yang sistematis, faktual dan akurat tentang fakta dan karakteristik populasi atau wilayah tertentu. Kota Metro Yosomulyo.
Populasi Dan Sampel
Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu teknik pemilihan sampel berdasarkan pertimbangan/penelitian subyektif. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik sampling di atas dan mengambil sampel yaitu pendiri pasar Yosomulyo Pelangi, pedagang, pembeli, tokoh masyarakat dan masyarakat.
Sumber Data
Data primer merupakan data yang diperoleh langsung dari tempat penelitian yaitu pasar Yosomulyo Pelangi. Data sekunder adalah data yang sebelumnya telah dikumpulkan dan dilaporkan oleh orang lain selain penyidik itu sendiri. Yakni data yang diperoleh dari pihak lain yang tidak berkaitan langsung dengan penelitian ini, seperti data yang diperoleh dari perpustakaan, dan sumber lain, yang tentunya sangat berguna dalam pengumpulan data yang berguna bagi penelitian ini.
Teknik Pengumpulan Data
- Interview
- Dokumentasi
- Observasi
Wawancara (interview) adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti untuk menemukan masalah yang akan diteliti dan untuk mengetahui hal-hal dari responden yang lebih mendalam dengan jumlah responden yang sedikit. Semi terstruktur bertujuan untuk menemukan masalah secara lebih terbuka, dimana pihak yang diundang wawancara dimintai pendapat dan ide-idenya. Berdasarkan penelitian ini menggunakan model wawancara semi terstruktur, artinya peneliti dalam wawancara hanya menyiapkan sejumlah pertanyaan sesuai dengan informasi yang ingin diperolehnya, namun pertanyaan tersebut dapat dikembangkan sesuai dengan situasi pada saat itu. saat wawancara dilakukan, kemudian penulis mewawancarai para pendiri pasar dan beberapa pedagang.
Dokumentasi adalah cara yang digunakan untuk memperoleh informasi dari sumber atau dokumen tertulis, buku, majalah, peraturan, risalah rapat, catatan harian dan sebagainya. Dapat dipahami bahwa dokumentasi adalah cara memperoleh informasi dari sumber tertulis yang ada. Observasi diartikan sebagai kegiatan penelitian melalui pengamatan dan pencatatan secara sistematis terhadap berbagai gejala yang tampak pada objek penelitian 32 Pengamatan dan pendaftaran ini dilakukan terhadap objek tempat terjadinya atau berlangsungnya peristiwa.
Dalam hal ini peneliti akan melakukan observasi pertama pada tempat dilakukannya studi kasus yaitu pedagang pasar tradisional Yosomulyo Pelangi di Kota Metro.
Teknik Analisis Data
Tidak sulit untuk menuju ke lokasi pasar Yosomulyo Pelangi jika dari pusat kota Metro (Taman Merdeka/Masjid Taqwa Kota Metro) terus ambil jalan utama menuju Pekalongan/Lampung Timur ikuti jalan sampai tepat di PB Swalayan,/ Masjid Mujahidin. Taman kelinci di Pasar Yosomulyo Pelangi menjadi wahana yang paling disukai anak-anak. Di taman kelinci ada sekitar 20 ekor kelinci. Di area ini, pengunjung diperbolehkan memberi makan kelinci dan berfoto bersama kelinci. Menurut hasil wawancara pada tanggal 5 Mei 2019 dengan ibu Santi (sebagai penjual jajanan tradisional) dengan pasar Yosomulyo Pelangi yang sangat berdampak positif bagi peningkatan pendapatan keluarganya, ibu Santi ikut berdagang.
Pasar Yosomulyo Pelangi sebenarnya merupakan pasar yang berpotensi untuk bergerak menjadi perekonomian dimana masyarakat berperan aktif dalam perkembangan dan kemajuan pasar. Selain itu, Pasar Yosomulyo Pelangi juga menjadi tempat penjualan produk-produk masyarakat sekitar. Dalam pelaksanaannya, Pasar Yosomulyo Pelangi mendapat respon yang sangat positif dari masyarakat, banyak masyarakat dari luar desa Yosomulyo yang menemui petugas pasar untuk bergabung dan berdagang Payungi, namun pasar berkomitmen dan akan fokus pada penguatan perdagangan jajanan tradisional. .
Menurut wawancara dan observasi yang peneliti berikan pada tanggal 5 Mei 2019 kepada Bapak. Diwawancarai Ahmad Tsauban, beliau mengatakan bahwa semua pedagang yang berjualan di pasar Yosomulyo Pelangi adalah muslim, beliau juga mengatakan “Dulunya ada pedagang non muslim, tapi dagangan yang diperdagangkan adalah perabot rumah tangga, menurut pendapat Pak Tsauban bahan yang digunakan oleh para pedagang agar makanan yang dijual di Pasar Yosomulyo Pelangi halal dan kebersihan makanan dapat terjamin.Selain itu tentunya membutuhkan dana kebersihan, uang sewa dan uang gaji untuk menjalankan pasar, hal ini juga terdapat di Pasar Yosomulyo Pelangi, menurut pada wawancara yang dilakukan peneliti pada tanggal 05 Mei 2019 dengan Ibu Santi selaku pedagang, memang ada pemungutan uang yang dilakukan oleh pengelola pasar, namun besaran retribusi yang diminta adalah ikhlas dari para pedagang yang telah bergabung di pasar Yosomulyo Pelangi .
Pasar Yosomulyo Pelangi sejalan dengan perspektif Ekonomi Islam, hal ini terlihat dari pengamatan para pedagang dan pengelola Pasar Yosomulyo. Peran Pasar Yosomulyo Pelangi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat adalah di bidang kreatif dan keterampilan ekonomi. Pasar Yosomulyo Pelangi Kecamatan Metro Tengah Kota Metro berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat, hal ini terbukti dari pengakuan beberapa orang yang telah bergabung dengan Payungi.
HASIL PENELITIAN
Sejarah Pasar Yosomulyo Pelangi
Peran Pasar Yosomulyo Pelangi dalam Peningkatan Perekonomian
Analisis Peran Pasar Yosomulyo Pelangi Terhadap Peningkatan
Sebelum adanya pasar Panyungi, warga sekitar RW 07 Desa Yosomulyo tidak memiliki penghasilan tambahan. Pasar Yosomulyo berperan sebagai tempat promosi jajanan tradisional yang mulai tergeser oleh makanan modern, meskipun barang yang diperjual belikan bersifat tradisional, namun Payungi mempromosikan produknya secara digital. Peran pasar Yosomulyo lainnya dalam meningkatkan perekonomian masyarakat terlihat dari antusiasme masyarakat sekitar maupun masyarakat luar, meskipun tidak secara keseluruhan.
Pasar yosomulyo juga menyerap tenaga kerja, baik masyarakat yang masih belum memiliki pekerjaan dan mendapatkan penghasilan tambahan, maupun mahasiswa yang bisa memberikan tambahan uang untuk mereka. Pasar mengatakan bahwa kami tidak dapat membatasi mereka yang ingin mencari nafkah, tetapi kami mengutamakan masyarakat Kelurahan Yosomulyo Metro Pusat. Pasar dan pedagang juga menyatakan bahwa semua jenis makanan yang dijual adalah halal dan murni, serta harga yang diberikan tidak terlalu mahal dan keuntungan yang diperoleh tidak melebihi batas ekonomi Islam.
Kehadiran Pasar Yosomulyo memberikan dampak yang sangat signifikan bagi masyarakat baik secara kreatif maupun ekonomi yang menyebabkan taraf hidup masyarakat Kelurahan Yosomulyo Metro Pusat meningkat. Berdasarkan kesimpulan di atas, dapat disarankan agar pengelola pasar selalu memberikan pelatihan dan bimbingan kepada masyarakat sekitar dalam menyiapkan makanan yang lebih kreatif dan beragam serta lebih jeli dalam membaca keinginan pelanggan. Amirudin, Fundamentals of Islamic Economics, Makassar: Alauddin University Press, 2014 Burhan Ashofa, Metode Penelitian Hukum, Jakarta, 1996.
Haris Herdiansyah, Interviews, Observations, and Focus Groups as Qualitative Data Mining Instruments, Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2013 Imamudin Yuliadi, Islamic Economics, Yogyakarta: LPPI, 2006.
Pasar Tradisional Desa Yosomulyo Dalam Perspektif Ekonomi Islam
PENUTUP
Kesimpulan
Saran