• Tidak ada hasil yang ditemukan

ETIKA DALAM PENELITIAN DAN PENULISAN ILMIAH

N/A
N/A
syaifuddin kurnianto

Academic year: 2024

Membagikan "ETIKA DALAM PENELITIAN DAN PENULISAN ILMIAH"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

ETIKA DALAM PENELITIAN DAN PENULISAN ILMIAH

Ns. Syaifuddin Kurnianto, M.Kep

(2)

KAD

• Setelah mengikuti kegiatan perkuliahan 2x50” diharapkan mahasiswa mampu menjelaskan etika dalam penelitian dan penulisan ilmiah melalui ujian tulis.

• Outline:

• Pendahuluan

• Kepentingan etik penelitian

• Prinsip dasar etik penelitian keperawatan

• Bentuk pelanggaran ilmiah

• Kode etik penulis

• Plagiasi: Pencegahan dan penanggulangan plagiasi

(3)

PENDAHULUAN

• Fenomena dalam pelaksanaan penelitian:

Melibatkan manusia sebagai subyek penelitian  Ketidaknyamanan  Tuntutan hukum

Mengambil ide/karya peneliti lain dan dinyatakan menjadi milik sendiri  Plagiarisme

Menggunakan data fiktif  Kecurangan

Melibatkan kepentingan sekunder dalam penelitian  Conflict of Interest

Mencantumkan nama penulis yang tidak memberi kontribusi  Ketidakadilan

Perlu dikendalikan dengan penerapan Etika Penelitian

(4)

ETIKA PENELITIAN?

(5)

PENGERTIAN

• Etika Penelitian (EP) adalah pedoman etika untuk melakukan penelitian secara bertanggung jawab, mendidik dan menantau para peneliti untuk

memastikan bahwa mereka bekerja dengan standar etik yang tinggi.

(Setiabudi, 2014)

(6)

KEPENTINGAN ETIKA PENELITIAN

• Menjaga tujuan utama dari penelitian, “Riset untuk perbaikan hidup manusia”;

• Menjaga hubungan baik antara peneliti dengan responden, antar peneliti, institusi pemberi dana

penelitian dan pihak lain yang terlibat langsung atau tidak langsung dalam penelitian;

• Bentuk pertanggungjawaban peneliti terhadap masyarakat;

• Meraih dukungan/simpati masyarakat.

(7)

PRINSIP DASAR ETIK

• Menghormati harkat dan martabat manusia (Respect for Human Dignity)

• Bentuk penghormatan terhadap harkat martabat manusia sebagai pribadi (personal) yang memiliki kebebasan

berkehendak atau memilih dan sekaligus bertanggung jawab secara pribadi terhadap keputusannya sendiri.

• Tujuan:

Menghormati otonomi

Melindungi manusia yang otonominya terganggu atau kurang

(8)

PRINSIP DASAR ETIK

Prinsip berbuat baik (beneficence) dan tidak merugikan (non-maleficence)

Kewajiban membantu orang lain dilakukan dengan mengupayakan manfaat maksimal dengan kerugian minimal.

Syarat prinsip berbuat baik:

Risiko penelitian harus wajar (reasonable) dibanding manfaat yang diharapkan;

Desain penelitian harus memenuhi persyaratan ilmiah (scientifically sound);

Para peneliti mampu melaksanakan penelitian dan sekaligus mampu menjaga kesejahteraan subjek penelitian dan;

Prinsip do no harm (non maleficent - tidak merugikan) yang menentang segala tindakan dengan sengaja merugikan subjek penelitian.

(9)

PRINSIP DASAR ETIK

• Prinsip berbuat baik (beneficence) dan tidak merugikan (non-maleficence)

• Prinsip tidak merugikan adalah jika tidak dapat melakukan hal yang bermanfaat, maka sebaiknya jangan merugikan orang lain.

• Tujuan:

Agar subjek penelitian tidak diperlakukan sebagai sarana dan memberikan perlindungan terhadap tindakan penyalahgunaan.

(10)

PRINSIP DASAR ETIK

• Menghormati Keadilan

• Kewajiban etik untuk memperlakukan setiap orang (sebagai pribadi otonom) sama dengan moral yang benar dan layak dalam memperoleh haknya.

• Pembagian beban = manfaat yang diperoleh subjek dari keikutsertaan dalam penelitian.

• Perbedaan dalam distribusi beban dan manfaat hanya dapat dibenarkan jika didasarkan pada perbedaan yang relevan secara moral antara orang-orang yang

diikutsertakan.

(11)

KODE ETIK PENULIS

Melahirkan karya orisinal serta menyadari sepenuhnya untuk tidak melakukan pelanggaran ilmiah (Falsifikasi, Fabrikasi, Plagiat)

Menjaga kebenaran dan manfaat serta makna informasi yang disebarkan sehingga tidak menyesatkan

Menulis secara cermat, teliti, dan tepat

Bertanggung jawab secara akademis atas tulisannya serta menjunjung tinggi hak, pendapat atau temuan orang lain

Memberi manfaat kepada masyarakat pengguna

Dalam kaitan dengan berkala ilmiah, menjadi kewajiban bagi penulis untuk mengikuti gaya selingkung yang ditetapkan berkala yang dituju

Menerima saran-saran perbaikan dari editor berkala yang dituju

(12)

BENTUK PELANGGARAN ILMIAH

• Fabrication

Pemalsuan hasil penelitian

Bentuk: Mengarang, mencatat dan/atau mengumumkan hasil penelitian tanpa pembuktian telah melakukan proses penelitian

• Falsification

Pemalsuan data penelitian

Bentuk: Memanipulasi bahan penelitian, peralatan atau proses, mengubah atau tidak mencantumkan data atau hasil

sedemikian rupa, sehingga penelitian itu tidak disajikan secara akurat dalam catatan penelitian

(13)

BENTUK PELANGGARAN ILMIAH

• Plagirism

• Pencurian proses, objek dan/atau hasil dalam mengajukan usul penelitian, melaksanakannya, menilainya dan dalam melaporkan hasil-hasil suatu penelitian

• Bentuk: pencurian gagasan, pemikiran, proses, objek dan hasil penelitian, baik dalam bentuk data atau kata- kata, termasuk bahan yang diperoleh melalui penelitian terbatas (bersifat rahasia), usulan rencana penelitian dan naskah orang lain tanpa menyatakan penghargaan

(14)

BENTUK PELANGGARAN ILMIAH

• Exploitation

• Pemerasan tenaga Peneliti dan pembantu peneliti

• Misal : Peneliti senior memeras tenaga Peneliti junior dan pembantu penelitian untuk mencari keuntungan,

kepentingan pribadi, mencari, dan/atau memperoleh pengakuan atas hasil kerja pihak lain.

(15)

BENTUK PELANGGARAN ILMIAH

• Injustice

• Perbuatan tidak adil sesama Peneliti dalam pemberian hak

kepengarangan dengan cara tidak mencantumkan nama pengarang dan/atau salah mencantumkan urutan nama pengarang sesuai

sumbangan intelektual seorang Peneliti

• Peneliti juga melakukan perbuatan tidak adil dengan mempublikasi data dan/atau hasil penelitian tanpa izin lembaga penyandang dana penelitian atau menyimpang dari konvensi yang disepakati dengan lembaga penyandang dana tentang hak milik karya intelektual (HKI) hasil penelitian

(16)

BENTUK PELANGGARAN ILMIAH

Intended Careless

Kecerobohan yang disengaja

Dapat berupa : tidak menyimpan data penting selama jangka waktu sewajarnya, menggunakan data tanpa izin pemiliknya, atau tidak

mempublikasikan data penting atau penyembunyian data tanpa penyebab yang dapat diterima.

Duplication

Pempublikasian temuan-temuan sebagai asli dalam lebih dari 1 (satu) saluran, tanpa ada penyempurnaan, pembaruan isi, data, dan/atau tidak merujuk publikasi sebelumnya.

Pempublikasian pecahan-pecahan dari 1 (satu) temuan yang bukan

merupakan hasil penelitian inkremental, multi-disiplin dan berbeda-perpektif adalah duplikasi atau salami publication

(17)

• PLAGIAT..??

(18)

PLAGIASI

• Plagiat adalah perbuatan secara sengaja atau tidak

sengaja dalam memperoleh atau mencoba memperoleh kredit atau nilai untuk suatu karya ilmiah dengan

mengutip sebagian atau seluruh karya dan/atau karya ilmiah pihak lain yang diakui sebagai karya ilmiahnya, tanpa menyatakan sumber secara tepat dan memadai;

• Plagiator adalah orang perseorang atau kelompok orang pelaku plagiat, masing-masing bertindak untuk diri

sendiri, untuk kelompok dan atas nama suatu badan.

(19)

LINGKUP PLAGIASI

(20)

MENGAPA MENJADI PLAGIAT?

(Don’t know)

Tidak tahu bahwa plagiarisme adalah tindak kejahatan akademik.

(Don’t know how)

Tahu bahwa plagiarisme adalah tindak ilegal, tapi tidak tahu bagaimana cara menghidarinya.

(Don’t care)

Tahu bahwa plagiarisme adalah tindak ilegal, tapi tidak peduli (nikmat, cara gratis mendapat nilai, dan menjadi

sarjana/peneliti )

Managemen waktu yang buruk.

(21)

MENGHINDARI PLAGIASI

Tulis referensi untuk setiap informasi yang BUKAN hasil riset anda atau pengetahuan yang sudah umum

Gunakan tanda kutip/quotation marks atau teks menjorok ke dalam (indent) saat mengutip pendapat orang lain

Gunakan paraphrase dan Hindari Copy + Paste + Sedikit Editing

Lakukan pemeriksaan melalui software pemeriksa kemiripan (plagiarism checker)

(22)

PLAGIARISM CHECKER

Offline

http://www.plagiarism-detector.com/plagiarism - detector-demo-

download.php

http://antiplagiarist.en.softonic.com/download

http://plagiarism-checker-x.en.softonic.com/do wnload

Online

https://www.turnitin.com/

http://www.plagscan.com/seesources/analyse.

php

http://smallseotools.com/plagiarism-checker/

KEMIRIPAN YANG DITOLERANSI:

DI BAWAH 25 – 30%

(23)

TERIMA KASIH

Referensi

Dokumen terkait

bila ada dua atau lebih buku (karya ilmiah) dari seorang pengarang yang ditulis dalam tahun yang sama, urutan penulisannya diikuti nomor urut a, b, c, dsb.

Etika adalah ilmu yang membicarakan masalah perbuatan atau tingkah laku manusia, mana yang dapat dinilai baik dan mana yang dapat dinilai buruk dengan memperlihatkan amal..

Penulisan rujukan artikel jurnal dan terbitan karya ilmiah yang sejenis mengikuti urutan: nama belakang pengarang, koma, nama atau nama-nama depan (apabila ada), titik,

Untuk referensi berupa artikel ilmiah yang ditulis pada jurnal, proceedings, majalah ilmiah, atau terbitan berkala, urutan penulisan informasinya adalah: nama pengarang

Pada format APA, kutipan tidak langsung dituliskan dalam kalimat/teks dengan mencantumkan nama pengarang dan tahun penerbitan, tanpa menuliskan

f) Penulisan nama pengarang Indonesia tetap mengadopsi dari APA tanpa penyingkatan nama. Apabila pengarang menuliskan namanya dengan cara disingkat atau dengan menggunakan hypen,

dan tahun dengan urutan abjad nama pengarang, tahun penerbitan, judul tulisan, dan sumber atau penerbit. Untuk pustaka yang berasal dari jurnal ilmiah, perlu juga

Penulisan referensi dari jurnal wajib mencantumkan nama penulis artikel, tahun publikasi, judul artikel, nama jurnal yang dituliskan dengan huruf tebal atau garis bawah atau cetak