ANALISIS ETIKA KOMUNIKASI DAKWAH DI ERA DIGITAL Risco Agustin Megananda, Nafila Aprillia, Rani Ayu Khalidah
Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember [email protected], [email protected], [email protected]
Abstrak
Era digital telah mengubah lanskap komunikasi dakwah secara signifikan atau gambaran tentang bagaimana komunikaai berkembang dan berubah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana prinsip-prinsip etika komunikasi dakwah Islam dapat diterapkan dalam konteks media sosial dan platform digital lainnya dikehidupan sehari hari. Analisis ini mencakup studi literatur, serta pengamatan terhadap praktik dakwah digital yang ada. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan pedoman etika komunikasi dakwah yang relevan dengan perkembangan zaman, serta menunjukkan bahwa media digital memberikan peluang besar bagi penyebaran dakwah yang lebih luas dan cepat, namun juga menimbulkan tantangan dalam hal otentisitas pesan dan etika berdakwah.
PENDAHULUAN
Dunia digital kini terus berkembang, dengan teknologi informasi dan komunikasi mengubah cara manusia berinterkasi dan berkomunikasi dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk dalam dakwah dan pendidikan. Komunikasi dakwah sebagai sarana untuk menyampaikan nilai-nilai agama dan moral memiliki peran penting dalam menjaga dan semakin memperkuat keagamaan serta memahami tuntunan agama dengan lebih mendalam.1 Dengan pesat nya perkembangan media sosial yang serba digital saat ini berpengaruh luas terhadap banyak segi dimensi termasuk pada aktivitas dakwah. Saat ini, Dakwah tidak hanya bisa dilihat secara langsung dan bertemu dengan Da’i nya, namun sekarang kita bisa melihat dakwah tanpa hadir di lokasi langsung yaitu hanya dengan menggunakan media sosial. Media sosial sekarang menjadi fenomena yang mendunia karena kemudahan pada saat menggunakan nya. Dan memanfaatkan media sosial sebagai sarana dakwah merupakan suatu hal yang tepat dan efektif. Dalam memanfaatkan media sosial sebagai media untuk menyebarluaskan
1 Samsul rani, “Transformasi Komunikasi Dakwah dalam Era Digital: Peluang dan Tantangan dalam Pendidikan Islam Kontemporer”, Jurnal Study Islam dan Humaniora, Vol.4 No. 1 (2023), 208.
komunikasi dakwah islam membutuhkan etika dan strategi yang tepat yang sesuai dengan hakikat etika komunikasi yang berdasarkan Al-Qur’an maupun Al-Hadits.2
Era digital membawa perubahan besar dalam penyebaran informasi penting , termasuk dalam dakwah Islam. Platform media seperti media sosial, blog, podcast, dan situs web memberikan ruang baru bagi para da’i untuk menyampaikan pesan Islam secara lebih meluas dan lebih kreatif seiring perkembangan zaman yang semakin pesat. Media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan YouTube memungkinkan da’i menjangkau audiens yang lebih luas dan beragam tanpa batasan geografis. Blog dan situs web menyediakan ruang untuk penulisan artikel yang mendalam tentang berbagai aspek ajaran Islam serta mengembangkan ilmu didalam nya. Podcast dan webinar menjadi media baru untuk menyampaikan ceramah dan diskusi keagamaan.
Namun, pemanfaatan media digital dalam dakwah juga membawa tantangan tersendiri . Kecepatan dan luasnya penye3baran informasi dapat menjadi pedang bermata dua, di mana informasi yang tidak terverifikasi dapat dengan mudah tersebar dan menyesatkan bagi pendengarnya . Selain itu, etika dan adab berdakwah harus dijaga agar tidak menimbulkan konflik dan perpecahan. Para da’i juga dituntut untuk memiliki kompetensi teknologi agar dapat memanfaatkan media digital secara efektif.
METODE PENELITIAN
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan atau library reseacrh dengan pendekatan kualitatif yaitu sebuah rangkaian penelitian dengan pengumpulan data pustaka dari literatur yang berkaitan dengan topik atau judul penelitian, dengan metode pemecahan masalah yang cermat, terencana dan tertuju pada penyusunan teori yang disimpulkan melalui induktif langsung. Sedangkan isi dari penelitian ini berupa kumpulan data atau pesan langsung dari Al- Qur'an dan hadist.
Teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka dari beberapa buku, jurnal ataupun
website terkait. Dalam tahapan
penelitian menggunakan beberapa tahapan, pertama penentuan topik dengan melakukan pengamatan mengenai etika komunikasi dalam Al-Qur’an dan hadist yang baik dan benar
2 Dafrizal Samsudin dan Indah Mardini Putri, “Etika dan Startegi Komunikasi Dakwah Islam Berbasis Media Sosial di Indonesia,” Ath-Thariq: Jurnal Dakwah dan Komunikasi 7, no. 2 (July-December 2023): 7474
3 Hidayat, M. (2019). Komunikasi Dakwah Melalui Media Sosial. Jurnal Komunikasi Islam, 7(2), 123-132
menurut ajaran Islam. Kedua, pengumpulan data dengan mengambil dari sumber data baik primer maupun sekunder, dan analisis data.
HASIL DAN PEMBAHASAN
hasil penelitian etika komunikasi di era digital,dalam komunikasi islam terdapat 6 prinsip- prinsip yaitu,kata-kata mulia (qaulan karima).kata-kata yang benar(qaulan sadida),kata-kata baik(qaulanma’rufah),kata-katakuat,terbuka,transparan(qaulanbaligha),kata-kata
lembut(qaulan layyina),dan kata-kata yang pantas(qaulan maisura).pada konteks ini,para pendakwah harus dapat slektif dalam bertutur kata sebab jika ada kesalahan dalam bertutur kata dapat berdampak pada berbagai tindakan yang melanggar etika komunikasi dakwah di era digital,karna seiring perkembangan zaman di era digital semakin berkembang baik itu media sosial seperti youtube,instagram,tiktok,aplikasi seluler,situs web yang menjadi tempat menyampaikan pesan-pesan agama kepada masyarakat secara lebih meluas yang dikemas secara menarik kreatif sehingga dapat menarik generasi muda untuk ikut berpartisipasi balam mengenbangkan jaringan dakwah.
Dengan membuat konten dakwah yang bermanfaat dalam era digital akan dapat cepat diterima oleh objek dakwah dan menyebar