• Tidak ada hasil yang ditemukan

EVALUASI KADAR SARI LARUT AIR DAN ETANOL SIMPLISIA BUNGA CENGKEH (Syzygium aromaticum L.) (2)

N/A
N/A
Rabiatul Awalia

Academic year: 2025

Membagikan "EVALUASI KADAR SARI LARUT AIR DAN ETANOL SIMPLISIA BUNGA CENGKEH (Syzygium aromaticum L.) (2)"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

EVALUASI KADAR SARI LARUT AIR DAN ETANOL SIMPLISIA BUNGA CENGKEH (Syzygium aromaticum L.)

Mata Kuliah : Farmakognosi

Dosen Pengampu : Apt. Putri Lestari, M.Farm Tanggal Pengumpulan : 07 Mei 2025

Disusun oleh : Natasya (2400079) Nina Nofita (2400080)

PROGRAM STUDI DIII FARMASI SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI RIAU

YAYASAN UNIVERSITAS RIAU 2025

(2)

Pendahuluan

Simplisia merupakan bahan baku obat tradisional yang berasal dari tanaman, hewan, atau mineral, dan umumnya digunakan dalam bentuk kering.

Untuk memastikan mutu, keamanan, dan stabilitas simplisia, diperlukan analisis parameter kimia, salah satunya adalah kadar air dan kadar abu. Analisis kadar air penting dilakukan karena kandungan air yang terlalu tinggi dapat memicu pertumbuhan mikroorganisme dan mempercepat proses degradasi senyawa aktif dalam simplisia. Sementara itu, analisis kadar abu mencerminkan kandungan mineral total dan dapat digunakan untuk mendeteksi adanya kontaminasi anorganik, seperti pasir atau logam berat, yang tidak seharusnya terdapat dalam simplisia.

Dalam konteks pengembangan obat tradisional yang bermutu, penetapan kadar air dan kadar abu menjadi salah satu indikator penting untuk menilai kualitas simplisia sebelum digunakan lebih lanjut dalam proses ekstraksi atau formulasi. Oleh karena itu, pemahaman mendalam mengenai hasil uji kadar air dan kadar abu dari berbagai jenis simplisia sangat diperlukan, khususnya bagi mahasiswa di bidang farmasi atau kesehatan.

Adapun tujuan dari tugas resume ini adalah untuk mengkaji dan merangkum hasil penelitian yang berkaitan dengan analisis kadar air dan kadar abu pada simplisia yang terdapat dalam artikel jurnal ilmiah, serta untuk memahami metode analisis yang digunakan dan interpretasi hasilnya sebagai bagian dari upaya pengendalian mutu bahan obat alami.

Identitas Jurnal

a. Judul Artikel: Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Bunga Cengkeh (Syzygium aromaticum L.) terhadap Pertumbuhan Bakteri Salmonella

(3)

d. Tahun Terbit: 2024

e. Volume, Nomor, Halaman: Vol. 10 No. 2 f. DOI/LinkURL:

https://jurnal.uui.ac.id/index.php/JHTM/article/view/4312/2078

Isi Resume

a. Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri dari ekstrak bunga cengkeh (Syzygium aromaticum L.) terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella, yang merupakan salah satu patogen penyebab infeksi saluran pencernaan.

b. Jenis Simplisia yang Digunakan

● Tanaman: Cengkeh (Syzygium aromaticum L.)

● Bagian yang digunakan: Bunga

● Asal tanaman: Tidak disebutkan secara spesifik dalam artikel

c. Metode Analisis yang Digunakan

● Jenis metode: Uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram

● Ekstraksi: Ekstrak etanol dari bunga cengkeh

● Konsentrasi ekstrak yang diuji: 10%, 20%, dan 30%

● Bakteri uji: Salmonella spp.

● Parameter yang diukur: Diameter zona hambat pertumbuhan bakteri

(4)

d. Hasil dan Data

Diameter zona hambat:

● Konsentrasi 10%: 8 mm

● Konsentrasi 20%: 10 mm

● Konsentrasi 30%: 12 mm

Interpretasi hasil: Terdapat peningkatan diameter zona hambat seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak, menunjukkan bahwa ekstrak bunga cengkeh memiliki aktivitas antibakteri terhadap Salmonella spp.

e. Pembahasan atau Diskusi Peneliti

Peneliti menyatakan bahwa aktivitas antibakteri dari ekstrak bunga cengkeh disebabkan oleh kandungan senyawa aktif seperti eugenol, flavonoid, dan tanin yang dapat merusak membran sel bakteri, menghambat sintesis protein, dan mengganggu fungsi enzim bakteri.

f. Kesimpulan Peneliti

Ekstrak etanol bunga cengkeh menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap Salmonella spp., dengan efektivitas yang meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak. Hal ini menunjukkan potensi penggunaan ekstrak bunga cengkeh sebagai agen antibakteri alami dalam pengobatan infeksi bakteri.

Analisis dan Tanggapan Mahasiswa

(5)

sediaan antibakteri. Namun, untuk aplikasi klinis, diperlukan penelitian lanjutan mengenai toksisitas, stabilitas, dan efektivitas in vivo dari ekstrak tersebut.

Kesimpulan Resume

Penelitian ini berhasil menunjukkan bahwa ekstrak etanol bunga cengkeh memiliki aktivitas antibakteri terhadap Salmonella spp., dengan efektivitas yang meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak. Temuan ini mendukung potensi penggunaan bunga cengkeh sebagai agen antibakteri alami dalam pengembangan obat herbal.

Daftar Pustaka

Kali Kulla, P. D., Husda2, A., Meilina3, R., & Andika4, F. (2024). UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK BUNGA CENGKEH (Syzygium aromaticum L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Salmonella. Journal of Healtcare Technology and Medicine, 10(2).

Referensi

Dokumen terkait

Pada penelitian afrodisiaka libido test menunjukkan bahwa ekstrak etanol 50% kuncup bunga cengkeh pada tikus jantan normal dengan dosis 500 mg/kg signifikan meningkatkan

Hasil ini sejalan dengan penelitian oleh Shirly Kumala dan Dian Indriani (2008) tentang uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun cengkeh terhadap

Pemberian ekstrak etanol bunga dan daun cengkeh (100- 400) mg/KgBB dapat meningkatkan rasa keingintahuan dan eksplorasi mencit jantan galur Swiss tanpa

Uji Aktivitas Antibakteri Obat Kumur Minyak Cengkeh Syzygiumaromaticum L Merr & Perry Asal Bunga, Tangkai Bunga, dan Daun Cengkeh Terhadap Bakteri.. Jakarta: Jurusan Farmasi

Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ekstrak etanol daun cengkeh ( Syzygium aromaticum L.) mempunyai efek larvisida terhadap larva Aedes sp.. dan membandingkan

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulakan bahwa: Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun cengkeh (Syzygium

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulakan bahwa: Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun cengkeh (Syzygium

Kesimpulan Resume Simplisia kulit bawang putih Allium sativum memiliki kadar sari larut air dan etanol yang memenuhi standar mutu simplisia, serta menunjukkan aktivitas antijamur