• Tidak ada hasil yang ditemukan

Evolusi Teori organisasi - Spada UNS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Evolusi Teori organisasi - Spada UNS"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

Evolusi Teori organisasi (berbagai pendekatan

dalam memandang

Organisasi)

(2)

 Sejarah perkembangan teori organisasi dimulai sejak Revolusi industri, yaitu sebuah revolusi besar-besaran dalam dunia perusahaan

 Rev Industri berupaya untuk meningkatkan produktivitas perusahaan dengan

meningkatkan efektivitas dan efisiensi

 Untuk itu orang berpikir bagaimana

menciptakan organisasi yang efektif dan efisien dengan cara sistematis dan ilmiah .. Dikenal

dengan gerakan Manajemen Ilmiah

(3)

Gerakan manajemen Ilmiah

Dipelopori oleh F W Taylor

Menganalisis tentang Pengaturan cara kerja khususnya bagi para pelaksana, tukang, operator mesin dsb

Untuk memaksimalkan Produksi maka para pekerja perlu difikirkan cara terbaik dalam melaksanakan tugas dengan metode kerja yg baku dan efisien

Agar cara ini sesuai keinginan pekerja maka mereka dirangsang dengan imbalan finansial

Maka dirumuskan waktu baku bagi setiap pekerja untuk menyelesaikan pekerjaannya (time and motion study), sehingga jika jenis dan vol

pekerjaan diketahui, waktu baku untuk menyelesaiakan tugas sdh diketahui maka dapat ditetapkan jenis dan jumlah pekerja yang diperlukan serta pendistribusiannya

(4)

Gerakan manajemen ilmiah (lanjutan)

Konsep Taylor meski bukan studi tentang organisasi tetapi

berpengaruh terhadap bentuk dan anatomi organisasi misalnya : pemisahan tugas, memperkenalkan penggunaan standar kerja, penetapan upah secara adil

Cara pengorganisasian versi Taylor ini kemudian dipergunakan

secara luas dalam setiap perusahaan, meski pada awalnya muncul penentangan baik dari pihak manajemen maupun pekerja

Dari pihak manajemen : cara pelaksanaan analisis ilmiah kurang mempertimbangkan pendapat mereka tentang metode kerja yang sebaiknya dipakai

Dari pihak pekerja : dianggap sebagai mesin, tanpa diberikan kebebasan memilih cara kerja yang dianggap sesuai dengan sifat fisik maupun kepribadiannya

(5)

Gerakan Manajemen ilmiah mendorong lahirnya

pemikiran untuk mendesign organisasi yang efektif dan efisien.

Asumsi yang mendasari :bahwa produktivitas dan efektivitas serta efisiensi hanya dapat dilakukan

dengan cara : menciptakan organisasi yang mampu mengatur orang-orang yang bekerja didalamnya

dengan sistem dan aturan tertentu

Konsep yang menunjuk pengaturan organisasi melalui

pembuatan sistem dan aturan yang ketat ... TEORI

ORGANISASI KLASIK/ pendekatan klasik

(6)

Teori Organisasi Klasik

Asumsi dasar :

1. Organisasi dibentuk untuk tujuan ekonomi (produktivitas, effektivitas dan efisiensi)

2. Untuk menemukan cara terbaik mengorganisir produksi dilakukan melalui penelitian atau studi yang sistimatis dan ilmiah

3. Produksi dapat dimaksimalkan melalui spesialisai dan pembagian kerja

4. Orang dan organisasi bertindak sesuai prinsip- prinsip ekonomi rasional

(7)

Teori Organisasi Klasik

Tokoh : Adam Smith, Henry Fayol, Max Weber, Frederick W Taylor

Smith (perlunya pembagian kerja), Fayol (prinsip-manajemen), Taylor (Time motion study, menekankan pada sistem upah yang adil), Weber (Birokrasi)

Organisasi dipandang sebagai sebuah mesin yang bekerja penuh dengan keajegan dan ketaraturan

Tekanannya pada anatomi organisasi

Untuk bisa menciptakan efektivitas dan efisiensi maka perlu dibuat struktur dan sitem organisasi yang mampu mengatur perilaku orang-orang didalamnya dengan membuat : sistem aturan, sistem hierarkhi, sistem wewenang, sistem penggajian, sistem sangsi dan sebagainya

(8)

Teori Organisasi Klasik (lanjutan)

Dalam teori ini hal-hal yang menyebabkan

produktivitas dan kurangnya efektivitas dan efisiensi adalah karena kesalahan/ kekurangsempurnaan

struktur

Solusinya : dengan memperketat struktur

Semua persoalan yang ada pada organisasi bermuara pada anatomi organisasi yaitu struktur yang kurang efektif dan effisien

Kurang memperhatikan unsur manusianya

(9)

Salah satu teori yang masuk dalam teori ini adalah Teori Birokrasi dari Max Webber, yang dicirikan :

1. Adanya sistem aturan yang ketat

2. Adanya pembagian kerja yang jelas

3. Adanya sistem hierarkhi yang tegas

4. Adanya sistem rekruitmen yang jelas

5. Organisasi bersifat impersonal (pemisahan dengan pemilikan pribadi)

6. Keputusan dan peraturan selalu dituangkan dalam

bentuk tertulis

(10)

Seiring dengan perkembangan jaman maka kurang diperhatikannya unsur manusia menyebabkan

kemunduran produktivitas dalam bekerja karena merasa kurang dihargai

Manusia bukanlah mesin yang statis tetapi makhluk yang punya perasaan.... Studi Hawthorne oleh Elton Mayo

Hasil penelitian Mayo menunjukkan bahwa manusia yang merasa diperhatikan dan dihargai ternyata produktivitasnya meningkat

Maka Persoalan produktivitas, efektivitas dan efisiensi

bukan tergantung pada mesin tetapi justru tergantung

pada manusianya.... Lahir teori organisasi Neo Klasik

(aliran Human Relation)

(11)

Studi Hawthorne

Dilakukan oleh Elton Mayo sekitar tahun 1927-1932

Dilakukan untuk mempelajari pengaruh kondisi fisik ruangan kerja terhadap prestasi kerja

Pada awalnya dilakukan melalui penelitian uji kuat penerangan. Para pekerja yang diteliti dimasukkan dalam suatu ruangan tertentu yang berbeda dari yang lain

Hasilnya menunjukkan bahwa meski kuat

penerangan diubah-ubah prestasi pekerja tetap

tinggi

(12)

Studi Hawthorne (lanjutan)

Secara tak sengaja ditemukan bahwa selain kondisi fisik ruangan ada faktor lain yang mempengaruhi prestasi kerja pekerja, yaitu ikatan sosial

Ikatan ini muncul karena para pekerja merasa dipisahkan, diperhatikan pada ruangan khusus yang berbeda dari teman lainnya

Ikatan psikologis dan sosial merangsang pekerja bekerja lebih giat

Lahirlah teori organisasi neo klasik

(13)

Teori Organisasi neo klasik

Organisasi adalah sistem sosial dimana hubungan para anggotanya merupakan interaksi sosial

Interaksi sosial ini memunculkan kelompok non formal dalam organisasi yang mempunyai norma sendiri sebagai pegangan

anggota kelompok. Norma ini akan mempengaruhi sikap maupun prestasi anggota kelompok

Agar efektif maka interaksi sosial tersebut perlu diarahkan melalui saluran komunikasi yang efektif

Agar norma kelompok tersebut sesuai dengan tujuan organisasi maka perlu pengarahan melalui leadership yang memperhatikan bukan saja struktur formal tetapi juga yang non formal.

Manajer perlu memiliki ketrampilan sosial disamping ketrampilan tehnis

(14)

Teori organisasi neo Klasik (lanjutan)

Lahir sebagai kritik pada teori organisasi Klasik

Organisasi bukan dipandang sebagai mesin tetapi dipandang sebagai sistem sosial

Agar organisasi itu efektif dan efisien maka perlu perhatian pada aspek manusia, hub kerjasama dan sebagainya

Salah satu teori yang terkenal dalam teori organisasi neo klasik adalah teori Motivasi (Maslow, 2 faktor dari Herzberg, Teori X dan Y dari Douglas Mac Gregor.dsb) juga teori perilaku adminsitrasi dalam pengambilan keputusan (Simon)

Kelemahan : terlalu mengutamakan aspek hubungan antar manusia, dan kurang memperhatikan aspek struktur, maka sering disebut aliran Human Relation

(15)

Teori organisasi Modern

Lahir sebagai solusi atas pertentangan kedua teori sebelumnya

Jika dalam teori klasik organisasi cenderung bersifat satu dimensi, simple, statis dan tertutup, sedang dlm neo klasik justru itu

diabaikan

Dalam teori ini organisasi lebih bersifat kompleks,

multidimensional dan dipandang sebagi sebuah organisme yang senantiasa berubah dan tergantung dengan lingkungannya

Organisasi perlu menyesuaikan kapan menggunakan teori organisasi klasik kapan menggunakan neo klasik

Jika lingkungan statis maka konsep TO klasik lebih tepat tetapi jika lingkungannya dinamis konsep HR lebih tepat digunakan

(16)

Teori organisasi modern

Dipelopori oleh Joan Woodward akhir tahun 1950an di South Essex, Inggris

Woodward berusaha mempelajari penggunaan prinsip manajemen klasik, untuk menemukan ciri-ciri organisasi yang sukses

Pada awalnya tidak memperoleh apapun, tetapi setelah mengelompokkan perusahaan menurut jenis tehnologinya

Hasilnya : perusahaan yang sukses pada setiap kelompok tehnologinya mempnyai karakteristik organsiasi yang berbeda dari yang tak sukses

Sehingga jenis tehnologi mempengruhi bentuk perusahaan

Penelitian itu diikuti kajian yang sejenis yaitu faktor-faktor lain yang ada dalam lingkungan organisasi, dan ternyata hanya organisasi yang bisa beradaptasi dengan lingkunganyalah yang sukses

Untuk itu cara pengelolaan organisasi perlu disesuaikan dengan lingkungannya.... Sering disebut Pendekatan Kontingensi

(17)

Teori organisasi modern / pendekatan kontingensi :

 Menjembatani konflik antara teori organisasi

klasik dan neo klasik dengan menyatakan bahwa mana yang lebih penting antara struktur dan HR tergantung pada situsasi/ kondisi organisasi.

 Jika orgs sudah kuat dan mapan maka aspek HR bisa lebih diutamakan

 Jika organisasi masih baru maka struktur jauh

lebih penting

(18)

Pendekatan sistem

Teori organisasi modern sering juga disebut teori sistem, dimana organisasi dipandang sebagai sistem terbuka, (merupakan bagian / subsistem dari lingkungan).

Jika dilihar dari pendekatan sistem dikenal ada dua teori :

A. Sistem tertutup : organisasi diibaratkan sebagi mesin yang ajeg dan tak dipengaruhi lingkungan (identik dengan toeri orgs klasik)

Sepanjang inputnya sudah terpenuhi dan proses dilakukan maka output akan tercapai

B. Sistem Terbuka : organisasi seperti halnya manusia yang sangat tergantung pada lingkungannya (teori organisasi modern)

Meskipun input ada, proses ber jalan baik tetapi jika kondisi lingkungan berubah, outputnya bisa berubah

Ketergantungan dan keterbukaan organisasi pada lingkungan

menyebabkan bentuk organisasi harus disesuaikan dengan lingkungan dimana organsiasi itu berada

(19)

Termasuk dalam teori modern adalah teori dari Chester I Barnard yang menyatakan bahwa organisasi

merupakan system kooperatif dimana fungsi utama eksekutif adalah mempertahankan keseimbangan dinamis antara kebutuhan organisasi dan kebutuhan para pegawainya.

Juga tentang teori jaringan (Network theory), dimana

kekuatan organisasi terletak pada kekuatannya dalam

membangun jaringan dengan pihak lain.

Referensi

Dokumen terkait