• Tidak ada hasil yang ditemukan

FAKTOR RISIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR

N/A
N/A
ukmpustugu

Academic year: 2024

Membagikan "FAKTOR RISIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR "

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

FAKTOR RISIKO PENYAKIT TIDAK

MENULAR

1

dr. Nilam Fajarwati

PUSKESMAS KECAMATAN KEBAYORAN LAMA

(2)

02/09/19 2

(3)
(4)

6

(5)
(6)
(7)
(8)
(9)
(10)

VIA / IVA

• Inspeksi visual setelah aplikasi asam asetat (VIA) melibatkan pemeriksaan mata telanjang serviks uterus dengan pencahayaan yang sesuai setelah aplikasi asam asetat 3% -5% yang baru disiapkan.

• Interpretasi tes didasarkan pada deteksi area asetoput putih padat yang terdefinisi dengan baik pada zona transformasi serviks satu menit setelah aplikasi asam asetat.

• VIA adalah tes skrining yang bertujuan untuk

mendeteksi prakanker serviks dan kanker serviks dini pada wanita yang tampaknya normal dan tanpa gejala.

• Tes ini paling cocok untuk wanita berusia 30-49 tahun, karena sebagian besar prakanker serviks bermutu tinggi terdeteksi dalam rentang usia ini.

• Sensitivitas tes VIA (kemampuan tes untuk mendeteksi prakanker dan kanker dengan benar) menurun pada wanita pascamenopause.

• Tes ini cocok untuk menyaring wanita yang hidup dengan HIV, di mana skrining harus dimulai pada usia 25 tahun.

(11)

IVA

(12)

PEMERIKSAAN

PAYUDARA

(13)

PEMERIKSAAN

PAYUDARA

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Tri Wahyuningsih (2013) yang berjudul Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Lesi Prakanker Serviks dalam Deteksi Dini

Studi kohort di Amerika Serikat juga menyimpulkan bahwa laki-laki kulit putih dan perempuan Afrika- Amerika dengan status sosial ekonomi rendah memiliki risiko

Rrslkc *daieh K*mungkinan atau hiiangnya yang bisa i*radi sebagai akii:*i k+jaciian buruk <iengan akibni kei*r;.;iaian dan k*i*raneemai:.. B*rikut akan eiiganrbarkegr

Salah satu upaya yang dilakukan untuk penanganan kanker serviks adalah dengan melakukan program deteksi dini melalui metode inspeksi visual asam asetat (IVA).. Di

risiko kematian lebih tinggi pasien penyakit membran hialin dengan skor Apgar 1 menit dan 5 menit yang lebih rendah meskipun skor Apgar 1 menit bukan merupakan faktor

Dalam kurun waktu tahun 2011 sampai 2013 terdapat 25 orang responden penelitian kohort PTM yang selalu diperiksa status neurologinya karena pada saat skrining melalui

Indera pendengaran tes suara URAIAN DI FORMAT PENCATATAN POSBINDU PTM •Diisi dengan tidak apabila pasien bisa mendengar suara bisikan dari jarak 6 meter bergantian telinga kanan dan

Kesimpulan Implementasi kegiatan dalam pemberdayaan dan pendampingan kader Posbindu PTM dalam deteksi factor risiko penyakit tidak menular pada Masyarakat pesisir Sungai Banjarmasin