PENDAHULUAN
Identifikasi Masalah
Tingkat prestasi KKM pada mata pelajaran Bahasa Indonesia masih rendah, dari 26 siswa yang terdiri dari 14 siswa perempuan dan 12 siswa laki-laki, hanya 17 siswa yang mencapai KKM yaitu 70.
Batasan Masalah
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Bagi jajaran dinas pendidikan atau lembaga terkait, hasil penelitian dapat menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan kebijakan di bidang pendidikan, khususnya dalam hal peningkatan mutu pengajaran di sekolah. Bagi pimpinan sekolah dan guru bimbingan konseling, temuan penelitian dapat membantu meningkatkan pengembangan profesionalitas sehingga guru menjadi lebih efektif dan efisien. Bagi guru, hasil penelitian dapat dijadikan tolak ukur dan bahan pertimbangan dalam rangka melakukan perbaikan dan koreksi diri demi pengembangan profesionalisme dalam pelaksanaan tugasnya.
Bagi siswa sebagai subjek penelitian, hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses pembelajaran agar dapat mencapai hasil belajar yang baik.
Sistematika Penulisan
KAJIAN PUSTAKA
Hasil Belajar
Metode Critical Incident
Penelitian Yang Relevan
Kerangka Berpikir
Hipotesisi Penelitian
METODE PENELITIAN
Waktu dan Lokasi Penelitian
Populasi dan Sampel Penelitian
Teknik Pengumpulan Data
Pretest merupakan tes yang diberikan sebelum pembelajaran dimulai atau sebelum siswa mendapat perlakuan dengan tujuan untuk mengukur kemampuan awal siswa. Post-test yaitu tes yang diberikan pada akhir pembelajaran untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menerima pembelajaran. Observasi adalah penelitian atau observasi langsung ke lapangan untuk memperoleh informasi dan mengetahui permasalahan apa yang sedang diteliti.
Berkenaan dengan penelitian yang dilakukan di SD Negeri 58 Kota Bengkulu, penulis akan menyajikan dokumentasi berupa foto kegiatan dan arsip selama penelitian berlangsung.
Uji Validitas Angket
Pengaruh Penerapan Metode Critical Incident terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia di Kelas IV SD Negeri 58 Kota Bengkulu. Hal ini dikarenakan siswa lebih memahami penjelasan guru, kemudian dilakukan tes untuk mengetahui hasil belajar siswa pada kelompok kontrol. Oleh karena itu, dapat disimpulkan penerapan metode kejadian kritis terhadap hasil belajar bahasa Indonesia Kelas IV SD Negeri 58 Kota Bengkulu.
Berdasarkan hasil analisis data terdapat pengaruh penggunaan metode Critical Incident terhadap hasil belajar bahasa Indonesia di kelas IV SD Negeri 58 Kota Bengkulu dengan nilai Fsig (0,51) < 0,05. Muldayanti dalam majalah Pendidikan Bahasa Indonesia Tahun 2013 Bagian 2, yang hasilnya menunjukkan adanya pengaruh tinggi rendahnya hasil belajar terhadap hasil belajar. Berdasarkan hasil analisis, penelitian ini menjawab hipotesis yang diajukan bahwa terdapat hubungan antara hasil belajar dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia.
Hasil belajar yang tinggi menunjukkan keberhasilan pembelajaran, sedangkan hasil belajar yang rendah menunjukkan bahwa tujuan pembelajaran yang dicapai dalam kegiatan pembelajaran tidak dilaksanakan dengan baik. Pembelajaran yang baik juga akan menghasilkan hasil belajar yang baik, yang biasanya disebabkan oleh fasilitas pembelajaran yang mendukung, penggunaan media dalam mengajar dan kesiapan siswa dalam mengikuti pembelajaran. Mahasiswa yang mampu meraih prestasi akademik yang baik merupakan suatu kehormatan, namun hal tersebut tidaklah mudah, karena keberhasilan akademik mahasiswa dipengaruhi oleh beberapa faktor dan memerlukan usaha keras untuk mencapainya.
Menurut Dalyono, berhasil tidaknya seseorang dalam belajar disebabkan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi tercapainya hasil belajar, yaitu faktor yang timbul darinya. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti tentang pengaruh penggunaan metode kejadian kritis terhadap hasil belajar mata pelajaran bahasa Indonesia pada siswa kelas IV SD Negeri 58 Kota Bengkulu dapat disimpulkan dari hasil hipotesis dimana menggunakan dua kelompok Uji F dengan diperoleh hasil Fsig (0,001) < 0,05 dan Fhitung = 14,030 yang berarti hipotesis kerja dalam penelitian ini diterima yaitu hasil belajar mata pelajaran bahasa Indonesia yang diajarkan dengan menggunakan metode kejadian kritis lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar mata pelajaran bahasa indonesia yang diajarkan dengan menggunakan metode kejadian kritis. siswa tanpa menggunakan metode kejadian kritis di SD Negeri 58 Kota Bengkulu. Hal ini dibuktikan dengan jumlah hasil belajar bahasa Indonesia setelah tes pada kelompok eksperimen tahun 1970 lebih tinggi dibandingkan pada kelompok kontrol yaitu sebesar 1750.
Peningkatan Hasil Belajar Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Materi Konstruksi Menggunakan Metode Critical Incident pada Siswa Kelas 1 SD Negeri 1 Pulau Morotai, Jurnal Mitra Pendidikan. Pengaruh penggunaan strategi pembelajaran aktif pada saat kejadian kritis terhadap hasil belajar IPS siswa (eksperimental semu) di kelas VIII-A Mts. daerah.
Teknik Analisis Data
HASIL DAN PEMBAHSAN
Hasil Penelitian
Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh Fsig (0,001) lebih kecil dari 0,05 sehingga hipotesis nol (H0) ditolak dan Hi diterima. Seseorang yang memperoleh hasil pada suatu kegiatan akan secara konsisten memperhatikan kegiatan tersebut disertai dengan rasa senang dengan menggunakan metode kejadian kritis. Seseorang yang mempunyai hasil atas suatu kegiatan akan secara konsisten memperhatikan kegiatan tersebut disertai rasa senang dengan menggunakan metode kejadian kritis. Konsistensi dalam melakukan kegiatan pembelajaran dengan Metode Critical Incident yang dilakukan terhadap siswa dan melibatkan perhatian yang seksama akan membantu siswa meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terhadap materi pelajaran yang dipelajarinya.
Pengaruh Strategi Pembelajaran Critical Incident Terhadap Peningkatan Kemampuan Menulis Puisi Berdasarkan Unsur Internal Dan Eksternal Pada Kelas VIII SMP Negeri 1 Polewali. 34; Pengaruh Metode Critical Incident Terhadap Keterampilan Menulis Laporan Pada Siswa Kelas V SD Inpres Langkowa Kecamatan Buttono Pao Kabupaten Gowa. Pengaruh Teknik Peristiwa Kritis Berbantuan Media Seri Gambar Terhadap Keterampilan Menulis Kelas V SD Gugus1 Abiansemal”, Jurnal Pulpit Pgsd Un IVersitas Pendidikan Jurusan Ganesha Pgsd.
Pengaruh Strategi Pembelajaran Critical Incident terhadap Keterampilan Analitik Siswa, Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Sunarto dan Agung Hartono. Pengaruh Strategi Critical Incident terhadap Hasil Belajar IPA Pengaruh Strategi Critical Incident terhadap Hasil Belajar IPA. Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Critical Incident Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas III MI NW Mata Pelajaran Dames Aqidah Akhlak.
Pengaruh Strategi Critical Incident Menggunakan Media Audiovisual Terhadap Kemampuan Siswa Menulis Cerita Pengalaman Pribadi Siswa Kelas V Bahasa Indonesia SD Negeri Sidoharjo 01.
Pembahasaan
PENUTUP
Saran
Sikap yang sebaiknya kita hindari adalah...mengumpulkan air hujan untuk menyiram tanaman B.mematikan keran saat menggosok gigi. Gagasan pokok gambar diatas adalah .... manfaat energi matahari bagi kehidupan sehari-hari B. Kegiatan penjemuran kerupuk memerlukan energi panas D. Penjemuran kerupuk dilakukan setiap hari. Validitas diukur dengan mengkorelasikan skor item setiap angka dengan total skor item menggunakan rumus korelasi product moment.
Untuk pengujian poin nomor 2 dan seterusnya dilakukan sama seperti poin 1. Dari hasil perhitungan soal yang diujikan kepada 26 siswa, ternyata dari 15 soal, 10 soal valid dan 3 soal tidak valid. pertanyaan, 10 pertanyaan valid, memenuhi syarat valid untuk dijadikan pertanyaan penelitian.