ORGANISME
PENGGANGGU
TANAMAN KOPI
ORGANISME PENGGANGGU TANAMAN (OPT)
semua organisme yang dapat
merusak, menganggu kehidupan
atau menyebabkan kematian
pada tanaman, termasuk di
dalamnya adalah hama, penyakit,
gulma.
MACAM-MACAM OPT
Gulma 01
Hama 02
Penyakit 03
GULMA
Gulma daun sempit (rerumputan)
1.
Alang-Alang
Klasifikasi Gulma
Rumput Kelulang
2. Gulma daun lebar
Wedusan
Sembung Rambat
Ketul
3. Teki-Tekian
Lumut
Rumput Teki Paku-pakuan
5. Lumut
4. Paku - Pakuan
PENGENDALIAN GULMA
PREVENTIF MEKANIS KULTUR
TEKNIS
Memastikan benih gulma tidak dibawa ke lahan pertanian Pembersihan alat- alat pertanian
Penggunaan pupuk kandang yang telah matang
Pengolahan tanah
Penyiangan Pencabutan Pembabatan
Pemberian mulsa Penanaman
tanaman
penutup (kacang-
kacangan)
PENGENDALIAN GULMA
KIMIAWI KULTUR
TEKNIS
Pemberian herbisida
Pemangkasan secara rutin
Penyemprotan
dengan larutan kapur sirih
PEMBUATAN
PENGENDALIAN LUMUT
Kapur sirih (2kg),
dilarutkan dengan 10 L
air. Pengaplikasian 100
cc/ 1l air
HAMA
HAMA TANAMAN KOPI
Buah kopi berlubang
GEJALA
PENGGEREK BUAH KOPI (PBKO)
PERSEBARAN
Pada saat biji mulai mengeras
PBKO betina meletakkan telurnya
di dalam biji,
HAMA TANAMAN KOPI
Menggunakan parasitosid dan jamur
patogen serangga (Beauveria bassiana).
Petik bubuk: memetik buah masak terserang PBKO 15-30 hari sebelum panen raya
Lelesan: pengambilan buah yang jatuh ke tanah Racutan/rampasan: memetik semua buah kopi Buah direndam dalam air panas suhu 60 °C
selama sekitar 5 menit.
Buah rusak dimusnahkan dengan dibenamkan atau dibakar.
PENGENDALIAN BIOLOGI
PENGENDALIAN MEKANIS PENGGEREK BUAH
KOPI (PBKO)
Memasang alat perangkap dengan
senyawa penarik (misalnya: Hypotan) yang diletakkan dalam alat perangkap (trap).
PENGGUNAAN TRAP
SIKLUS INFEKSI
JAMUR BEAUVERIA BASIANA
TERHADAP PBKO
Gejala
PENGGEREK BATANG/RANTING
cabang & ranting cepat layu dan rapuh batang & ranting terdapat lubang.
daun tanaman terserang menjadi layu daun rontok
tanaman kering
Cara menyerang
Larva membuat lubang pada batang atau cabang kopi dengan cara di gerek kemudian memakan empulur batang kopi. Serangga ini dapat bertahan hidup berbulan-bulan pada batang kopi.
Cara menyerang
SIKLUS HIDUP PENGGEREK
RANTING/BATANG
Pengendalian
Fisik
Mekanis
Penggunaan Tanaman Penghalang
Memetik dan membakar bagian tanaman
terserang
Menggunakan
perangkap ngengat
Menanam tanaman penghalang (talas dll.)
Terdapat jalur berbentuk guratan-guratan
berwarna perak.
GEJALA
PENGGEREK DAUN
PERSEBARAN
Lalat betina menaruh telur pada daun, telur menetas dan menjadi larva yang hidup dan memakan daun kopi.
AKIBAT
Fotosintesis daun rendah,
daun menjadi layu.
PENGGEREK DAUN
PENGENDALIAN
01 Penggunaan pupuk berimbang
02
Melakukan pengendalian gulma
03 Menggunakan perangkap kuning (yellow trap)
04
Menggunakan parasitoid Hemiptarsenus varicorni H. varicornis
05 Menggunakan insektisida jenis siromazin, abamektin, atau
klorfenapir
NEMATODA AKAR
Ciri pada Tanaman 1.
daun menguning dan gugur
pertumbuhan cabang-cabang primer terhambat buah prematur dan banyak yang kosong
pucuk pohon tidak berdaun yang biasa disebut leher burung elang.
2. Ciri pada Akar
akar serabut membusuk dan putus akar berwarna kekuningan
Pada serangan berat, akar akan menghitam dan kecoklatan kemudian membusuk
terbawa oleh alat-alat pertanian,aliran air, sepatu petugas dan aktivitas hewan yang dipercepat pada keadaan yang lembab.
Persebaran
Pencegahan
Menggunakan batang bawah kopi tahan nematoda
(robusta klon BP308 yang disambung dengan varietas yang dikehendaki).
Pemberian pupuk kandang 12 kg/pohon/tahun .
melakukan rotasi tanam dengan menanam tanaman perangkap seperti rumput guatemala
melakukan sanitasi atau pembersihan kebun.
melakukan pemberaan
membongkar pohon kopi yang terserang berat dan membakar bekas bongkarannya.
dibuat parit isolasi disekeliling tanaman sakit dengan
ukuran, kedalaman 40 cm dan lebar 30 cm pada jarak 60 cm dari pangkal akar.
membuka dan membalikkan tanah bekas pohon kopi yang terserang nematoda agar terkena sinar matahari.
penggendalian nabati dengan menyiram tanah menggunakan cairan tanaman paitan.
penggunaan nematisida sistemik maupun kontak yang diaplikasikan setiap 3 bulan sekali.