PENDAHULUAN
Latar Belakang
Salah satu tradisi ritual adat Jawa yang masih diyakini oleh masyarakat Jawa di kota Arga Makmur adalah Mitoni. Dalam filosofi Mitoni masyarakat Jawa yang dilakukan di Arga Makmur terdapat nilai-nilai Islam. Memasukkan Nilai-Nilai Islami Dalam Filsafat Mitos di Kota Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara.
Identifikasi Masalah
Dalam menjalankan miton, masyarakat kota Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara, meyakini sepenuh hati bahwa Allah SWT adalah satu-satunya tempat beribadah dan berikhtiar. Di sini masyarakat meyakini bahwa ibadah kepada Allah SWT menjadi landasan pandangan hidup terhadap sesuatu yang diinginkan.
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Kegunaan Penelitian
Proses Pelaksanaan Mitoni
Agama adalah suatu model kelembagaan yang digunakan dalam pendekatan spiritual yang mencakup seperangkat simbol, keyakinan, praktik yang berkaitan dengan hubungan transendental (spiritual) antara manusia dengan makhluk gaib yang dianggap paling penting (The Ultimate Concern) dan biasa disebut Tuhan dengan mereka yang mempercayainya. Dalam melaksanakan upacara tingkeban harus disiapkan perlengkapan yang meliputi kursi untuk diduduki ibu hamil anak tersebut, air untuk meletakkan bunga cetanam di dalam mangkok, dan batok kelapa untuk lubang palka pencelupan. Selain itu, sebuah boreh yang digunakan untuk mengebor tubuh ibu hamil sebagai pengganti sabun, sebuah kendi yang digunakan untuk upacara mandi terakhir, telur, dua buah kelapa gading bergambar sosok Kamajaya dan Dewi Ratih (Kamaratih), serta tujuh buah buah kelapa gading. kain.
Sistematika Penulisan
Bab pembahasan skripsi ini mempunyai 5 bab pembahasan utama yang akan dijadikan acuan dalam menyelesaikan skripsi ini. Bab ini menjelaskan tentang metode analisis yang digunakan dalam penelitian dan data yang digunakan serta sumber datanya. Diharapkan dengan adanya lima proses utama pada bab pembahasan ini, fleksibilitas dan keberhasilan penelitian disertasi dapat terlaksana.
LANDASAN TEORI
Kajian Teori
Kajian Terdahulu
Persamaan skripsi ini dengan skripsi penulis terdapat pada pembahasan nilai-nilai Islam yang terkandung dalam tradisi mitoni, sedangkan perbedaan skripsi penulis adalah kajian nilai-nilai Islam dalam tradisi mitoni di Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara. . Fakultas Tarbiyah disertasi ini mengkaji nilai-nilai Islam dalam tradisi Mitoni. Persamaan skripsi ini dengan skripsi penulis adalah membahas nilai-nilai Islam dalam tradisi Mitoni. Bedanya, pada penelitian sebelumnya tidak mengungkap nilai-nilai Islam dalam tradisi Mitoni yang dilaksanakan pada tahun 2021 di Kecamatan Kota Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara.
Perilaku Bernafaskan Ke-Islaman
Ibu Siti Khalimah: Ya, di rumah bakal ibu kepada anak yang sedang hamil Pengkaji: Apakah proses pelaksanaan tradisi mitoni. Ibu Siti Khalimah: Tujuan mithonia adalah untuk mendoakan keselamatan anak dalam kandungan dan bakal bayi. Pengkaji: Apakah nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi Mitoni. Ibu Romanah: Tujuan mitoni adalah untuk mendoakan agar janin dan bakal ibu diberi keselamatan Pengkaji: Apakah nilai-nilai Islam dalam tradisi mitoni.
Ibu Nur : Pada ibu hamil yaitu bayi yang sedang hamil Peneliti : Bagaimana proses pelaksanaan tradisi mitoni? Ibu Nur: Kelapa Gading Peneliti: Apakah ada ritual khusus yang dilakukan oleh ibu-ibu yang baru melahirkan saat melakukan tradisi mitoni. Pak Sunarmo: Kelapa gading yang digambar wayang Peneliti: Pada tradisi mitoni, apakah ada ritual khusus yang dilakukan oleh ibu bayi yang baru lahir?
Lebih lanjut Ibu Wahyu Indrayani51: Mitos tradisi dan nilai-nilai Islam yang terkandung dalam tradisi tersebut Ibu Wahyu Indrayani. Ibu Wahyu Indrayani : Kelapa gading Peneliti : Apakah ada ritual khusus yang dilakukan oleh ibu-ibu yang baru melahirkan saat melakukan tradisi mithoni. Nilai-nilai yang akan peneliti kaji adalah nilai-nilai keislaman yang terkandung dalam tradisi mithonia.
Masyarakat harus melestarikan tradisi Mitoni masyarakat Jawa di Kota Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara.
Selayang Pandang Mitoni
METODE PENELITIAN
- Jenis dan Pendekatan Penelitian
- Kehadiran Peneliti
- Lokasi Penelitian
- Sumber Data
- Teknik Sampling
- Prosedur Pengumpulan Data
- Pengecekan Keabsahan Data
Dengan menggunakan metode penelitian ini, penulis bermaksud untuk dapat mengkaji secara mendalam terkait nilai-nilai Islam dalam tradisi mitoni di Kota Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara. Ibu Romanah : Jarik yang digunakan ada tujuh macam jarik dengan motif yang berbeda-beda Peneliti : Kelapa muda jenis apa yang digunakan pada tradisi Mitoni? Ibu Romanah : Iya menurut ajaran islam ada, tapi ya ada yang misalnya suka keselamatan
Lalu Tuan. Rumah Sunarmo 50: Tradisi Mitoni dan nilai-nilai Islam yang terkandung dalam tradisi ini. Pak Sunarmo : Biasanya menggunakan jenis jarik sidomukti, dengan jari yang berbeda-beda. Peneliti : Jenis kelapa muda apa yang digunakan pada tradisi Mitoni. Tn. Sunarmo: Tidak ada ajaran Islam Peneliti: Apa tujuan dilaksanakannya tradisi mitoni.
Ibu Wahyu Indrayani: Rumah laki-laki boleh, rumah perempuan boleh. Peneliti: Bagaimana proses pelaksanaan tradisi mitoni. Nyonya. Wahyu Indrayani : Kembang setaman Peneliti : Jarik apa saja yang dibuat untuk mandi dalam proses pelaksanaan tradisi mitoni. Tradisi mitoni bertujuan untuk memohon doa kepada Allah SWT agar bayi yang dikandungnya dapat dilahirkan dengan selamat, diberikan kelancaran, kenyamanan dan menjadi anak yang shaleh/bertakwa.
78. Di rumah baik laki-laki maupun perempuan sama saja, yang terpenting pelaksanaan tradisi Mitoni dapat berjalan lancar dan mendoakan agar bayi dan calon ibu selamat.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Letak Wilayah
Kota Arga Makmur merupakan salah satu kota yang terletak di tengah-tengah Kabupaten Bengkulu Utara dan termasuk sebagai ibu kota Kabupaten, Kota Arga Makmur mempunyai 2 kelurahan dan 14 desa yang berada di kecamatan Kota Arga Makmur Bengkulu Utara. Daerah. Artinya Kota Arga Makmur dikelilingi oleh empat kecamatan dan terletak di tengah kota kabupaten Bengkulu Utara serta banyak terdapat kompleks perkantoran.
Profil Informan
Ada delapan informasi yang bisa dijadikan pola untuk mengetahui keberadaan masyarakat Jawa di Argamakmur dalam prosesi Mitoni.
Hasil Penelitian
- Ma’na Mitoni dalam Kehidupan masyarakat Jawa di
- Pelaksanaan ritual Mitoni di Kota Arga makmur
- Filosofi Mitoni dalam Persfektif Nilai-Nilai Islam
Tradisi mitoni, ketika seseorang hamil pertama kali pada usia tujuh bulan, biasanya menggunakan istilah slametan. Tradisi mitoni ini sudah turun temurun dari nenek moyang dan maksudnya ada baiknya dipanjatkan doa untuk bayi pada saat itu agar mendapat keamanan dan kekenyalan jika nantinya akan dilahirkan. Selain itu pelaksanaan tradisi mitoni dapat dipahami dari hasil wawancara peneliti dengan berbagai informan.
Sambungan hasil temu bual dengan informan: Rumah Ibu Siti Khalimah47: Tradisi Mitoni dan nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam tradisi ini. Ibu Siti Khalimah: Tradisi mitoni ialah jika seseorang hamil pertama kali ketika berusia tujuh bulan, biasanya ada tempoh keselamatan. Ibu Romanah: Kelapa Gading biasanya digambarkan sebagai watak boneka seperti Arjuna atau Srikandi Pengkaji: Adakah terdapat upacara khas yang dilakukan oleh ibu kepada anak dalam kandungan dalam persembahan tradisi mithoni.
Ibu Nur : “Mitoni kalau usia kehamilan anak pertama tujuh bulan, maka di masyarakat Jawa kalau usia kehamilan tujuh bulan disebut mitoni.” Peneliti : Bagaimana sejarah tradisi mitoni bu. Tn. Sunarmo: Tradisi Mitoni sudah turun temurun dari nenek moyang dan intinya ada baiknya yang pada saat itu memohon doa untuk anak tersebut agar diberikan keamanan dan kelancaran jika dilahirkan nanti. Tn. Sunarmo: Kembang setaman Peneliti: Jenis jarik apa saja yang dibuat untuk mandi dalam proses pelaksanaan tradisi mitoni.
Ibu Wahyu Indrayani : Tradisi mitoni itu seperti mewariskan warisan nenek moyang Peneliti : Bagaimana sejarah tradisi mitoni ya bu.
Pembahasan
Dari pertanyaan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa tradisi mitoni merupakan tradisi yang sudah ada sejak zaman nenek moyang kita. Dari pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan tradisi mitoni dilaksanakan pada hari jumat atau hari sabtu atau bisa juga dihitung dengan angka yang ada angka tujuh pada huruf tersebut, karena masyarakat jawa percaya bahwa angka tujuh' n tujuan yang dapat diartikan sebagai tujuan untuk mencapai hal tersebut mendoakan agar janin dan calon ibu dalam proses persalinan nanti. Selanjutnya proses pelaksanaan tradisi mitoni adalah siraman, di dalam siraman biasanya terdapat air yang ditaburi bunga telon yang terdiri dari bunga melati, mawar, kantil.Pada saat proses mandi, penyiraman pertama biasanya dilakukan oleh dukun. bayi dan pencucian selanjutnya dapat dilakukan oleh pihak keluarga laki-laki atau perempuan, serta orang tua yang dianggap mampu mendoakan bayi dan calon ibu.
Nilai-nilai keislaman yang ada dalam mitoni tentunya adalah doa-doanya, karena kita mendoakan agar bayi kelak selamat dari hal-hal yang tidak diinginkan, agar proses persalinan diberikan keamanan bagi bayi dan calon ibu, sehingga diberikan kelancaran, kemudahan dalam kelahiran. mitoni berasal dari bahasa jawa pitu yang berarti tujuh, yang dimaksud dengan tujuh merujuk pada tujuh bulan. Tradisi mitoni dilakukan pada saat usia kehamilan tujuh bulan, biasanya tradisi ini dilakukan pada saat kehamilan anak pertama memasuki bulan ketujuh kehamilan. Tradisi ini bertujuan mendoakan agar bayi diberi kesehatan, diberi rasa aman agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, serta dimudahkan dan lancar dalam proses persalinan. mitoni merupakan salah satu bentuk budaya leluhur yang masih dianut oleh masyarakat Kota Arga, kabupaten makmur di Bengkulu Utara. Pada hakekatnya pelaksanaan tradisi mitoni ini semata-mata sebagai bentuk melestarikan budaya leluhur para leluhur terdahulu, karena dengan dilaksanakannya tradisi ini membawa dampak positif bagi masyarakat, sehingga masyarakat dari generasi ke generasi tetap meneruskan tradisi mitoni. melakukan dan memelihara.
Pelaksanaan tradisi mitoni pada zaman dahulu dilakukan di rumah laki-laki, namun pada zaman modern ini biasanya dilakukan di rumah perempuan, namun semua itu tidak menjadi masalah lagi selama pelaksanaannya tetap dilakukan. Proses pelaksanaan tradisi mitoni biasanya merupakan siraman pertama. Siraman ini dilakukan dengan cara memandikan ibu hamil yang mengenakan jarik spiral. Pada zaman dahulu air yang digunakan menggunakan tujuh mata air, namun pada zaman modern ini penggunaan air biasa sudah menjadi hal yang lumrah. tidak masalah juga, maka air yang dipercikkan biasanya ditaburi bunga telon yaitu bunga melati, mawar, dan bunga magnolia. Biasanya tradisi ini dilakukan pada saat anak pertama mencapai usia kehamilan tujuh bulan, tradisi mitoni dilakukan di rumah seseorang yang mempunyai niat.
Bagi masyarakat Jawa di kota Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara, nilai-nilai keislaman yang terkandung dalam tradisi mitoni seperti ibadah, Amaliyah, Ukhuwah Islamiyah, akidah, dan yaasinan harus dijaga dan ditingkatkan.
Mitoni Dalam Persfektif Nilai-nilai Islam
PENUTUP
Kesimpulan
Dari hasil penelitian yang dilakukan peneliti terhadap Mitoni Masyarakat Jawa di Kota Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara dapat disimpulkan sebagai berikut. Tardisi mitoni dilakukan ketika seseorang sedang hamil dan telah mencapai usia kehamilan tujuh bulan. Maryam dengan tujuan agar anak yang dilahirkannya sehat dan menjadi anak yang shaleh dan bertakwa.
Saran
81. d) Nilai amanah, yaitu dengan sepenuh hati meyakini bahwa Allah SWT satu-satunya tempat beribadah dan memohon segala permohonan dan kenikmatan yang kita peroleh dalam hidup.