Laporan Tahunan ini memuat kata “CIMB Niaga” dan “Perseroan” yang didefinisikan sebagai PT Bank CIMB Niaga Tbk yang menjalankan kegiatan usaha di bidang perbankan. Laporan Tata Kelola Perusahaan Menyajikan informasi yang lengkap dan komprehensif mengenai penerapan tata kelola yang diterapkan oleh Bank CIMB Niaga sesuai dengan ketentuan dan kriteria yang berlaku.
5 Bank Terbesar Kelima dari Sisi Aset
5 Bank Terbesar Kelima dari Sisi Dana Pihak Ketiga
5 Bank Terbesar Kelima dari Sisi Kredit
Transaksi Finansial Nasabah Perbankan Konsumer dilakukan melalui Branchless Banking
Rata-rata Produk Bank yang dimiliki Setiap Nasabah
Platform Digital 2016
Pertumbuhan
Transaksi Naik 35 %
Pertumbuhan Nasabah
Pertumbuhan Transaksi
Transaksi Finansial Nasabah Bank
Inisiatif
Wave n Go
Fokus Strategis 2016
Fokus pada Keahlian Utama
Peningkatan CASA
Disiplin dalam Pengelolaan Biaya
Penjagaan Modal dan Keseimbangan Budaya Risiko
Pemanfaatan Teknologi Informasi
Ikhtisar Data Keuangan Penting
Rasio Keuangan
Ikhtisar Saham
Penawaran Umum Perdana (Initial Public Offering)
Saham Diterbitkan dan Harga Saham selama 2 (dua) Tahun Buku Terakhir
Pergerakan Saham Tahun 2015
Pergerakan Saham Tahun 2016
Aksi Korporasi
Penghentian Sementara Perdagangan Saham (Suspension) dan/atau Penghapusan Pencatatan Saham (Delisting)
Ikhtisar Obligasi
Informasi Obligasi
Kronologis Pelaksanaan Pembayaran Kupon
Obligasi Subordinasi I CIMB Niaga Tahun 2010
Obligasi Subordinasi II CIMB Niaga Tahun 2010
Obligasi CIMB Niaga Tahun 2011 Seri A
Obligasi CIMB Niaga Tahun 2011 Seri B
Obligasi Berkelanjutan I CIMB Niaga Tahap I Tahun 2012 Seri A
Obligasi Berkelanjutan I CIMB Niaga Tahap I Tahun 2012 Seri B
Obligasi Berkelanjutan I CIMB Niaga Tahap II Tahun 2013 Seri A
Obligasi Berkelanjutan I CIMB Niaga Tahap II Tahun 2013 Seri B
Obligasi Berkelanjutan I CIMB Niaga Tahap II Tahun 2013 Seri C
Obligasi Berkelanjutan II CIMB Niaga Tahap I Tahun 2016 Seri A
Obligasi Berkelanjutan II CIMB Niaga Tahap I Tahun 2016 Seri B
Obligasi Berkelanjutan II CIMB Niaga Tahap I Tahun 2016 Seri C
Peristiwa Penting
April
Agustus
Penghargaan
Program Terbaik (Kategori Penyediaan Fasilitas Kesehatan Untuk Peningkatan Kesehatan) La Tofi School of CSR. Housing Estate Awards 2016 Bank dengan pertumbuhan tertinggi di primary market Majalah Indonesia Housing Living Legends Company Awards, Kategori Gold 2016.
Laporan
Manajemen
Dewan Komisaris
Kondisi Ekonomi
Evaluasi Dewan Kinerja Direksi di 2016
Pengawasan Strategi Pelaksanaan
Laporan Dewan Komisaris
Pendapat Tentang Prospek Usaha Disiapkan oleh Direksi
Pandangan Mengenai Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan
Frekuensi dan Metode Pemberian Saran kepada Direksi
Penilaian terhadap Kinerja Komite
Kebijakan dan Pelaksanaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Perubahan Komposisi Dewan
Dewan
Komisaris
Direksi
Kondisi Makro Ekonomi
Laporan Direksi
Kinerja CIMB Niaga Tahun 2016
Secara keseluruhan, keberhasilan pencapaian kinerja CIMB Niaga selama tahun 2016 merupakan kombinasi dari kerja keras seluruh karyawan dan komitmen CIMB Niaga untuk selalu melayani kebutuhan nasabah dengan sepenuh hati.
Implementasi Kebijakan Strategis
Kami yakin melalui investasi ini, kami dapat memberikan layanan dan pengalaman perbankan yang lebih baik kepada seluruh pemangku kepentingan di jaringan kantor cabang dan digital touch point kami dari mana pun dan kapan pun mereka mau. Realisasi pengembangan '1Platforma Kita Satu' akan mendorong CIMB Niaga menjadi yang terdepan dalam layanan perbankan digital.
Sumber Daya Manusia
Target dan Realisasi
Dibutuhkan disiplin yang kuat untuk terus merampingkan proses dan mengeksplorasi otomatisasi proses untuk meningkatkan bisnis kami. Saya yakin fondasi bisnis yang diletakkan pada tahun 2016 akan memberikan landasan yang kuat untuk pertumbuhan di tahun 2017.
Menjadi yang Terdepan dalam Layanan Perbankan Digital
Meskipun kami berhasil meningkatkan laba bersih konsolidasi sebesar 368%, kinerja tersebut masih di bawah target yang diinginkan. Melalui pencapaian kinerja tersebut, kami berhasil mempertahankan posisi sebagai bank terbesar ke-5 di Indonesia dari sisi aset, kredit dan dana nasabah.
Penerapan Tata Kelola Perusahaan
Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Penilaian atas Komite-Komite di Bawah Direksi
Perubahan Komposisi Anggota Direksi
Kami mengucapkan terima kasih kepada Daniel James Rompas dan Lydia Wulan Tumbelaka serta Samir Gupta yang telah menyelesaikan masa jabatannya sebagai Direksi. Atas kontribusi dan dedikasi yang signifikan kepada Bank, kami menyampaikan apresiasi yang tinggi dan semoga sukses dalam perjalanan karir selanjutnya.
Apresiasi
Dewan Pengawas Syariah
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan PT Bank CIMB Niaga Tbk tahun 2016 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan PT Bank CIMB Niaga Tbk.
Profil
Perusahaan
Informasi Umum Perusahaan
Nama Perusahaan
ISIN Code ID1000098007
Pencatatan Saham 29 November 1989
Kode Saham dan Obligasi BNGA
Komposisi Pemegang Saham 2016 - CIMB Group Sdn Bhd 91,48%
Perubahan Nama
September 1955 didirikan dengan nama PT Bank Niaga,
Sejarah Merger
Dasar Hukum Pendirian
Modal Dasar
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Alamat Kantor Pusat Graha CIMB Niaga,
Data Anak Perusahaan PT CIMB Niaga Auto Finance,
Jumlah Karyawan 2016 13.185
Total Aset 2016 Rp241,57 triliun
Jaringan Kantor 2016
Desember 2016, CIMB Niaga memiliki jaringan sebanyak 634
Sekilas CIMB Niaga
Riwayat Singkat Pendirian
CIMB NIAGA
BBB AAA National Rating
Jumlah Karyawan
Hal ini memberikan keuntungan menghubungkan CIMB Niaga dengan jaringan regional ASEAN melalui CIMB Group. CIMB Niaga memiliki produk dan layanan komersial dan Syariah melalui Unit Usaha Syariah CIMB Niaga.
Struktur Organisasi
Visi dan Misi Budaya Perusahaan
Menyediakan layanan perbankan universal di Indonesia secara terpadu sebagai
MisiVisi
ASEAN yang Terkemuka“
3 Perilaku Utama
Nilai-nilai Utama
C Customer-centric,
S Strength in Diversity ,
I Integrity ,
Identitas Perusahaan (Makna Logo)
Logo
Bidang Usaha
Kegiatan Usaha Menurut Anggaran Dasar Terakhir
Kegiatan Usaha yang Dijalankan pada Tahun Buku 2016
Produk dan Layanan CIMB Niaga
Produk Simpanan
Fasilitas Akses Elektronik
Pinjaman Individu
Perbankan Bisnis, Tresuri, dan Korporasi
CIMB Niaga Syariah
Layanan Lainnya
Struktur Grup Perusahaan
Profil CIMB Group (Induk Perusahaan)
Jajaran Direksi
Visi
Misi
Profil CIMB Niaga Auto Finance (Anak Perusahaan)
PT CIMB Niaga Auto Finance
Susunan Pengurus
Entitas Anak Perusahaan dan Perusahaan Ventura
Wilayah Operasi atau Skema Jaringan
Kantor Cabang Konvensional
Kantor Cabang Syariah
Kantor Mikro Laju
Phone Banking
Preferred Phone
Mobil Kas Keliling
Cash Deposit Machine
Multi Function Device
Profil Dewan Komisaris
Menjabat sebagai Komisaris Independen CIMB Niaga pada RUPS Luar Biasa 18 Juli 2008 dan diangkat kembali pada RUPST 15 April 2016. Selain itu, beliau juga menjabat sebagai Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi di Bank Muamalat, Jakarta ; Penasihat Negara, Melbourne Business School (MBS); Penasihat - Pengembangan Sumber Daya Manusia di International Monetary Fund (IMF), Jakarta; Business Advisor, Financial Services, Zuellig Group dan anggota komite nominasi dan remunerasi di Semen Gresik Group.
Profil Direksi
Vera Handajani tidak memiliki hubungan afiliasi baik dalam hal keuangan maupun hubungan keluarga dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, serta Pemegang Saham Utama dan Pengendali. Djajanegara tidak memiliki hubungan afiliasi dalam hal keuangan atau hubungan keluarga dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, serta Pemegang Saham Utama dan Pengendali.
Profil Dewan Pengawas Syariah
Quraish Shihab tidak memiliki ikatan keuangan atau kekeluargaan dengan anggota direksi lainnya, anggota direksi dan pemegang saham utama serta pemegang saham pengendali. Diangkat sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah CIMB Niaga sejak tahun 2009 dan terakhir diangkat kembali dalam RUPST 15 April 2016.
Informasi Perubahan Pengurus setelah Tahun Buku Berakhir
Diangkat sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah CIMB Niaga sejak tahun 2013 berdasarkan RUPST 28 Maret 2013, terakhir diangkat kembali pada RUPST 15 April 2016. Saat ini beliau menjabat sebagai anggota DSN MUI bidang pasar modal dan sebagai ' Dewan Pengawas Syariah di PBMT Ventura, Bank BTB, LPEI Exim dan Panin Asset Management.
Komposisi Pemegang Saham
Informasi Pemegang Saham
1. 20 pemegang Saham Terbesar
Pemegang Saham 5% ke Atas
Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi
Kelompok pemegang saham masyarakat yang memiliki <5%
Transaksi saham Perusahaan oleh Manajemen
Jumlah Pemegang Saham dan Persentase Berdasarkan Klasifikasi
Perkembangan Struktur Modal dan Jumlah Saham Beredar Selama Lima Tahun Terakhir
Kronologi Penerbitan dan Pencatatan Saham
Kronologi Pencatatan Efek Lainnya
Jasa Berkala Profesi Penunjang Pasar Modal tahun 2016
Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal
Akuntan Publik
Biro Administrasi Efek
Lembaga Pemeringkat
Kustodian
Wali Amanat
Notaris
Informasi pada Website Perusahaan
Statistik Karyawan
Pendidikan dan Pelatihan Dewan Komisaris, Direksi, Komite-Komite, Sekretaris Perusahaan,
Akses Data dan Informasi Perusahaan
Analisis dan
Pembahasan Manajemen
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Makro Ekonomi 2016
Ke depan, perekonomian domestik diperkirakan akan melanjutkan fase pemulihan ekonomi, terutama didorong oleh perbaikan kinerja ekspor dan mulai meningkatnya investasi.
Industri Perbankan 2016
Tinjauan Segmen Bisnis
CIMB Niaga secara berkelanjutan fokus pada
Perbankan Korporasi
Sasaran, Strategi, dan Kebijakan Pengembangan Perbankan Korporasi
Kinerja Perbankan Korporasi 2016
Pertumbuhan Kredit dan Sindikasi
CIMB Niaga juga telah melakukan beberapa inisiatif strategis untuk meningkatkan kualitas kredit melalui restrukturisasi kredit dan pengawasan portofolio kredit yang lebih ketat. CIMB Niaga akan selalu menerapkan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko dalam pemberian pinjamannya.
Penghimpunan Dana
Pada tahun 2016, CIMB Niaga mampu mencatatkan keberhasilan kredit sindikasi mencapai Rp14,9 triliun dengan partisipasi CIMB Niaga sebesar 31%. Pada tahun 2016, CIMB Niaga tetap fokus pada peningkatan kualitas kredit dengan menyalurkan kredit kepada sektor-sektor unggulan dan nasabah yang terbukti konsisten berkinerja baik dan memiliki prospek yang baik.
Pengelolaan Sumber Daya Manusia
Beberapa penawaran utama fasilitas kredit dilakukan kepada PT Jakarta Land, PT CIMB Niaga Auto, PT Meppo-gen, PT Agro multi Persada Tbk, PT Buana Finance Tbk. Melalui langkah-langkah strategis tersebut, CIMB Niaga berhasil menurunkan rasio kredit bermasalah Perbankan Korporasi menjadi 3,3% di tahun 2016 dibandingkan 4,5% di tahun sebelumnya.
Rencana, Fokus, dan Strategi 2017
Dengan menggunakan teknologi informasi digabung dengan pengembangan produk terstruktur, CIMB
Tresuri dan Pasar Modal
Total portofolio instrumen pendapatan tetap
Kondisi global yang semakin tidak pasti mengakibatkan fluktuasi nilai tukar sehingga menyulitkan pelaku bisnis untuk mengantisipasi nilai tukar yang wajar.
Strategi dan Kebijakan
Kinerja Tahun 2016
Informasi Produk
Produk-Produk Investasi
Produk-Produk Lindung Nilai
Layanan dan Jaringan
Pemanfaatan Teknologi Informasi
Rencana 2017
Pertumbuhan bisnis Value Chain akan terus
Transaction Banking
51 % yoy
13 % yoy
Strategi dan Kebijakan Transaction Banking
Cash Management
Trade Finance dan Value atau Supply Chain
Securities Services
Financial Institution dan Non-Bank Financial Institution
Layanan dan Promosi
Oleh karena itu, dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada nasabah, CIMB Niaga terus meningkatkan kinerja sistem layanan Trade Finance dengan memperbaharui Bank Trade System ke versi terbaru. Penghargaan Asset Triple A Treasury, Trade & Risk Management 2016 sebagai Best Cash Management Bank in Indonesia.
Rencana Tahun 2017
Versi terbaru ini dapat memenuhi kebutuhan klien akan produk Trade Finance yang semakin kompleks dan mempercepat penyampaian layanan. The Asset Triple A Treasury, Trade & Risk Management Awards 2016 sebagai Best Service Provider E-Solutions Partner Bank.
Perbankan Komersial terus berupaya untuk
Perbankan Komersial
Pada tahun 2016, pertumbuhan kredit bank umum difokuskan pada sektor Properti (Perhotelan dan Real Estate), Barang Manufaktur dan Pertanian. Perbankan Komersial juga melanjutkan aktivitas smart spending yang telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya, serta merealisasikan efisiensi dengan mengutamakan good cost.
Penyaluran Kredit
Commercial Banking bekerja sama dengan tim Cash Management Services dari Transaction Banking melakukan cross-selling terhadap operating account debitur sehingga CASA debitur meningkat sebesar 25,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, untuk terus meningkatkan kinerja, Perbankan Komersial senantiasa mengoptimalkan penggunaan teknologi conference call yang dapat menekan biaya perjalanan bisnis sekaligus meningkatkan fleksibilitas.
Kualitas Kredit
Di sisi pembiayaan, total simpanan nasabah commercial banking juga mengalami penurunan sebesar Rp4,3 triliun atau 18,3% menjadi Rp19,2 triliun dari posisi yang sama tahun lalu sebesar Rp23,5 triliun. Perbankan komersial telah merumuskan strategi dan kebijakan yang akan kami terapkan di tahun 2017 untuk menjawab berbagai tantangan dan memanfaatkan berbagai peluang.
Perbankan UMKM juga akan memperkokoh basis nasabah yang potensial dan berkualitas melalui
Perbankan UMKM
20,9 triliun
- Perbankan UKM (SME Banking)
- Micro Linkage
- Mikro Laju
- Kredit Pensiun
Pada tahun 2016, Perbankan UMKM juga melakukan beberapa inisiatif untuk mendukung implementasi strategi yang telah dicanangkan. Pada tahun 2017, Perbankan UMKM akan menjaga pertumbuhan kredit terutama untuk mendukung pertumbuhan bisnis di sektor UMKM melalui program penyaluran kredit.
CIMB Niaga akan terus melakukan pengembangan atas layanan branchless banking untuk semakin
Perbankan Konsumer
Strategi dan Kebijakan Perbankan Konsumer
Kredit Segmen Perbankan Konsumer
Dana Simpanan Nasabah
Pendapatan Segmen Perbankan Konsumer
Kinerja Operasional Per Segmen Perbankan Konsumer
Kredit Pemilikan Rumah
Tidak hanya itu, di tahun 2016 CIMB Niaga juga melengkapi penawaran produk KPR dengan berbagai pilihan yang menarik dan harga bersaing. Pada tahun 2016, CIMB Niaga menunjukkan pertumbuhan kredit CPR Syariah yang sangat baik dimana portofolio CPR Syariah tumbuh sebesar 135,6%.
Kredit Pemilikan Kendaraan Bermotor
Di tahun 2016, CIMB Niaga menawarkan rangkaian produk yang inovatif dan kompetitif untuk memenuhi segala jenis kebutuhan nasabah. Berbagai promo eksklusif juga telah dilakukan dengan berbagai developer ternama untuk memberikan keuntungan lebih bagi nasabah yang mengambil KPR dari CIMB Niaga.
Personal Loan
Wealth Management & Bancassurance
Pada tahun 2016, CIMB Niaga menjadi salah satu penerbit kartu kredit terbesar di Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 13,0%, naik dari 11,9% pada tahun 2015. Di tahun 2016, produk kartu debit CIMB Niaga tetap menjadi salah satu sarana favorit nasabah dalam melakukan transaksi pembayaran. untuk berbagai kebutuhan sehari-hari.
CIMB Niaga Preferred & Private Banking
Total outstanding saldo kartu kredit meningkat 29,5% menjadi Rp 8,2 triliun dibandingkan tahun 2015 sebesar Rp 6,4 triliun. Sebagai hasil dari program promosi yang dilaksanakan, jumlah kartu Debit CIMB Niaga yang beredar pada akhir tahun 2016 tercatat sebesar 3,4 juta kartu, meningkat 24,3% dibandingkan tahun 2015 sebesar 2,7 juta kartu.
Produk Tabungan
Non Branch Channel
Ke depan, CIMB Niaga berkomitmen untuk terus mengembangkan konsep Non-Branch Channel dalam rangka implementasi program inklusi perbankan yang diusung oleh Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan. Pengembangan layanan Non-Branch Channels juga akan semakin didukung sebagai alternatif untuk mendapatkan nasabah baru dan memperluas basis nasabah.
Jaringan Kantor Cabang
Upaya ini dilakukan untuk mencapai tujuan menjadi yang terdepan dalam penyediaan layanan perbankan digital.
Kualitas Layanan
Pengelolaan Pengaduan Nasabah
Dalam hal pengelolaan pengaduan nasabah, Customer Care CIMB Niaga menangani pengaduan nasabah yang diterima melalui berbagai saluran pengaduan seperti: cabang, telephone banking, media sosial, website CIMB Niaga, media massa dan regulator. Pada periode tahun 2016, Unit Customer Care mencatat 90% pengaduan nasabah telah diselesaikan sesuai Service Level Agreement, meningkat 6% dibandingkan tahun 2015.
Branchless Banking
CIMB Niaga juga akan terus mengembangkan layanan branchless banking untuk menjadi yang terdepan dalam penyediaan layanan perbankan digital. Selain itu, CIMB Niaga akan semakin fokus pada pemasaran produk Syariah untuk menangkap potensi pasar Syariah yang terus berkembang.
Pada tahun 2016, Perbankan Syariah berhasil
Perbankan Syariah
Hal ini juga menjamin pendapatan tetap bagi FIF dari nasabah pembiayaan kendaraan bermotor dengan akad syariah yang umumnya sesuai dengan tenor yang diberikan oleh Bank CIMB Niaga yaitu antara 1 sampai dengan 3 tahun. Kami menjadikan Bank CIMB Niaga sebagai mitra perbankan karena kemampuan Bank CIMB Niaga dalam memberikan one stop solution baik untuk layanan produk perbankan konvensional maupun syariah.
Profil Perbankan Syariah
PT Federal International Finance (FIF) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pembiayaan sepeda motor Honda dibawah naungan PT Astra International, Tbk. Keberhasilan kinerja FIF tidak terlepas dari dukungan pembiayaan Bank CIMB Niaga, terutama dalam mendukung pesatnya pertumbuhan pembiayaan Syariah FIF, dan selama 3 tahun terakhir, Bank CIMB Niaga melalui Unit Usaha Syariah juga telah memberikan dukungan yang signifikan terhadap perkembangan Bisnis Syariah FIF.
Sasaran, Strategi, dan Kebijakan Pengembangan Perbankan Syariah
Pembiayaan korporasi berbasis syariah dijamin dengan akad murabahah yang memberikan margin keuntungan tetap selama jangka waktu pembiayaan.
Jangka Pendek
Meningkatkan pangsa kontribusi perbankan syariah di setiap segmen bisnis dengan menerapkan KPI yang lebih ketat dan memberikan reward yang menarik. Peningkatan efisiensi melalui sinergi yang lebih baik dengan unit lain di CIMB Niaga termasuk cabang/afiliasi.
Jangka Menengah
Jangka Panjang
Kinerja Perbankan Syariah 2016
Pertumbuhan Aset
Penyaluran Pembiayaan
Jumlah tersebut meningkat 40,14% atau meningkat sebesar Rp3,04 triliun dibandingkan pencapaian tahun 2015 sebesar Rp7,58 triliun. Sedangkan segmen UMKM relatif stabil dengan peningkatan sebesar Rp26 miliar meningkat 1,34% dari posisi tahun lalu sebesar Rp1,91 triliun menjadi Rp1,93 triliun di tahun 2016.
Non Performing Financing dan Perbaikan yang Berkelanjutan
Kontribusi pertumbuhan terbesar dari segi volume berasal dari segmen konsumer yang tumbuh sebesar Rp 2,03 triliun atau meningkat 45,00% dari Rp 4,5 triliun di tahun 2015 menjadi Rp 6,53 triliun di tahun 2016. Segmen lain yang juga tumbuh pesat adalah segmen Korporasi. . mencatatkan pertumbuhan sebesar Rp 540 miliar atau meningkat sebesar 99,39%.
Pendapatan Perbankan Syariah 2016
Dalam membangun dan meningkatkan customer experience agar nasabah tetap setia, CIMB Niaga Syariah terus meningkatkan layanan produk dan kualitas layanan. CIMB Niaga Syariah juga terus meningkatkan nilai tambah yang berkelanjutan sehingga dapat memperkuat dan meningkatkan heart share bagi seluruh nasabah dalam jangka panjang.
Jaringan Kantor dan Distribusi
Unit ini fokus untuk memastikan bahwa risiko bisnis yang melekat pada setiap pelaksanaan kegiatan usaha perbankan syariah telah sesuai dengan ketentuan.
Pengembangan Sumber Daya Manusia
Kepatuhan dan Implementasi Syariah Governance Framework
Selain itu, CIMB Niaga Syariah juga memiliki Kebijakan Umum dan SOP Kepatuhan Syariah sebagai ketentuan internal yang akan memandu aktivitas unit bisnis agar sesuai dengan prinsip Syariah. CIMB Niaga Syariah meraih peringkat Top of 3 Best Islamic Banking in Indonesia dalam IFN Best Bank Pool.
Realisasi dan Metode Perhitungan Distribusi Bagi Hasil/Imbalan
Selain pertumbuhan bisnis yang meningkat, CIMB Niaga Syariah juga akan fokus pada peningkatan kehati-hatian bisnis. Pelaksanaan strategi di atas tidak lepas dari dukungan dan kerjasama semua pihak di CIMB Niaga.
Tinjauan Kinerja Keuangan
Dalam menghadapi kondisi ekonomi yang penuh tantangan, Perusahaan terus berupaya meningkatkan pertumbuhan
Pembahasan Utama
Kondisi Global Mempengaruhi Kinerja Perusahaan
Perluasan Jangkauan Jaringan Elektronik
Strategi 2016
Posisi Keuangan
Kredit
Kredit dalam rupiah tercatat sebesar Rp155,1 triliun, meningkat 1,9% dibandingkan tahun sebelumnya (2015: Rp152,1 triliun). Sebagaimana terlihat pada tabel pinjaman berdasarkan mata uang dan suku bunga rata-rata, suku bunga rata-rata pinjaman rupee pada tahun 2016 tercatat sebesar 11,7%, turun dari 12,6% pada tahun 2015.
Kas dan Setara Kas Bersih
Kas dan Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain - Bersih
Penempatan pada Bank Indonesia (BI) dan Bank Lain - Bersih
Efek-Efek dan Obligasi Pemerintah – Bersih
Efek-efek
Obligasi Pemerintah
Penyertaan
Aset Tetap
Simpanan dari Nasabah
Simpanan dari Nasabah Berdasarkan Jenis Mata Uang
Simpanan dari Nasabah Berdasarkan Segmentasi
Pertumbuhan simpanan nasabah terjadi hampir di seluruh segmen bisnis, dengan pertumbuhan terbesar pada corporate banking yang tumbuh 9,7% pada tahun 2016 menjadi Rp33,3 triliun (2015: Rp30,3 triliun) dan pada consumer banking sebesar 3,8%.
Giro
Deposito
Simpanan dari Bank Lain
Efek-efek yang Diterbitkan dan Pinjaman Subordinasi
Efek-efek yang Diterbitkan
Pinjaman Subordinasi
Efek-efek yang Dijual Dengan Janji Dibeli Kembali
Pinjaman yang Diterima
Ekuitas
Hasil Usaha
Pendapatan Bunga dan Syariah
Sedangkan pendapatan bunga dari penempatan pada bank lain mengalami penurunan sebesar Rp43 miliar atau turun 16,1% menjadi Rp222 miliar dibandingkan tahun 2016 dibandingkan posisi tahun sebelumnya sebesar Rp265 miliar. Penurunan ini sejalan dengan penurunan penempatan pada bank lain sebesar Rp4,8 triliun dan penurunan suku bunga rata-rata penempatan pada BI sebesar 1,0% menjadi 4,8% di tahun 2016.
Beban Bunga dan Syariah
Penghasilan Bunga Bersih
Pendapatan Selain Bunga
Pendapatan fee dari kerjasama dengan mitra asuransi perusahaan menyebabkan peningkatan pendapatan bancassurance dari Rp 142 miliar menjadi Rp 614 miliar, meningkat 30,1% dibandingkan pendapatan tahun lalu sebesar Rp 472 miliar. Peningkatan ini diikuti dengan peningkatan komisi lainnya dari Rp 92 miliar menjadi Rp 173 miliar, serta jasa administrasi pelanggan menjadi Rp 468 miliar, meningkat sebesar Rp 88 miliar atau 23,0%.
Pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)
Sedangkan pendapatan jasa pembuatan dokumen ekspor-impor dan pendapatan jasa kliring dan transfer pada tahun 2016 mengalami penurunan masing-masing sebesar Rp 21 miliar dan Rp 11 miliar dibandingkan pendapatan tahun sebelumnya. Rasio antara pendapatan non bunga dengan total pendapatan operasional perusahaan (Fee Income Ratio) berhasil mencapai 20,4% di tahun 2016, meningkat 3,3% dibandingkan posisi tahun sebelumnya yang sebesar 17,1%.
Beban Operasional Lainnya
Kontributor utama kenaikan beban umum dan administrasi adalah kenaikan beban lain-lain sebesar Rp 160 miliar yang terutama disebabkan oleh kenaikan biaya penyelesaian perkara terkait kredit macet. Komunikasi dan transportasi lainnya Biaya sewa, penyusutan dan pemeliharaan jasa pihak ketiga Biaya asuransi peralatan kantor.
Program Efisiensi Biaya
Hal ini diikuti dengan kenaikan biaya sewa, penyusutan dan pemeliharaan sebesar Rp 71 miliar sejalan dengan penempatan beberapa gedung baru perusahaan, biaya telepon, teleks dan komputer meningkat sebesar Rp 63 miliar dan biaya pihak ketiga sebesar Rp 51 miliar. Secara total, rasio biaya terhadap pendapatan dapat dicapai di bawah 50%, turun sebesar 8,2% menjadi 48,6% pada tahun 2016 dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 56,8%.
Pendapatan/(Beban) Bukan Operasional – Bersih
Beberapa inisiatif untuk mencapai efisiensi biaya operasional di tahun 2016 adalah kebijakan terkait biaya lembur, kebijakan penggunaan ruang kantor oleh eksekutif, media promosi digital, memaksimalkan penyelenggaraan rapat melalui media conference call, memaksimalkan penggunaan fasilitas gedung sendiri sebagai tempat pelatihan , selektif dalam aktivitas karyawan, kebijakan terkait cetakan, dan memperkirakan biaya karyawan kontrak.
Pendapatan Sebelum Pajak dan Pajak Penghasilan
Pendapatan Bersih dan Laba Per saham
Pendapatan Komprehensif Lainnya
Rincian Pendapatan Komprehensif
Analisa Du Pont
Arus Kas
Arus Kas Bersih (untuk)/dari Kegiatan Operasi
Arus Kas Bersih (untuk)/dari Kegiatan Investasi
Rincian Arus Kas
Rasio-Rasio
Rasio pinjaman terhadap dana pihak ketiga (Pinjaman terhadap simpanan) - % Rasio pinjaman terhadap dana pihak ketiga. Hal ini disebabkan oleh kenaikan pinjaman yang disalurkan Perseroan sebesar 1,5%, dimana kontribusi terbesar adalah pinjaman bank korporasi yang meningkat sebesar 7,1%.
Komitmen dan Kontinjensi yang Memiliki Risiko Kredit
Jumlah liabilitas komitmen dan kontinjensi dengan risiko kredit per 31 Desember 2016 meningkat sebesar Rp6,5 triliun atau 10,5% menjadi Rp68,1 triliun dibandingkan posisi tahun lalu sebesar Rp61,6 triliun.
Kinerja Anak Perusahaan
Perjanjian-Perjanjian Signifikan
Perseroan berhasil memanfaatkan peluang tersebut dengan baik dan menutup tahun 2016 dengan pencapaian bisnis utama sebagai berikut: 1. Hal ini merupakan hasil dari persaingan yang ketat antar bank untuk mendapatkan simpanan nasabah, yang dipicu oleh persaingan suku bunga dalam menghadapi penurunan acuan suku bunga.
Pencapaian Target 2016
Secara keseluruhan, tahun 2016 merupakan tahun pembaharuan pertumbuhan bagi Perseroan setelah mengalami penurunan kinerja di tahun sebelumnya.
Target 2017
Suku Bunga Dasar Kredit
Corporate loan yang merupakan pinjaman yang diberikan kepada nasabah corporate banking dan high-end commercial banking. Pinjaman ritel yang meliputi pinjaman kepada usaha kecil-menengah layanan perbankan komersial dan pinjaman khusus (special loan);
ATM dan SST
Transaksi Jaringan Elektronik
Pertumbuhan jumlah dan volume transaksi mesin CDM ini disebabkan oleh pertumbuhan transaksi setoran uang.
CIMB Clicks
CIMB Clicks (exclude IBCC)
Go Mobile
Rekening Ponsel
BizChannel@CIMB
Kemampuan Membayar Utang Perusahaan
Informasi Keuangan Material Lainnya
Perusahaan telah melakukan beberapa uji coba sesuai pedoman dalam Contingency Funding Plan, dimana FCMT mensimulasikan penanganan kondisi krisis serta implementasi keputusan dari FCMT untuk penanganan krisis di unit kerja terkait. Uji coba ini dilakukan untuk menguji kesiapan seluruh entitas terkait jika perseroan benar-benar memasuki mode krisis, termasuk jajaran direksi.
Tingkat Kolektibilitas Kredit yang Diberikan
Pada tahun 2016, Perseroan mencatat rasio kecukupan modal minimum (Capital Adequacy Ratio atau CAR) meningkat menjadi 17,96% dibandingkan tahun 2015 sebesar 16,28%. Perseroan selalu menjaga tingkat kecukupan modal agar selalu berada di atas tingkat minimum CAR yang dipersyaratkan oleh regulator.
Struktur Modal
Bahasan Mengenai Ikatan yang Material untuk Investasi Barang Modal
Informasi dan Fakta Material setelah Tanggal Laporan Akuntan
Informasi Dividen
Program Kepemilikan Saham oleh Karyawan dan/atau Manajemen
Opsi Saham
Program Opsi Manajemen (MOP)
Program Kepemilikan Saham (EOP)
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
Informasi Material mengenai Investasi, Ekspansi, Divestasi,
Akuisisi atau Restrukturisasi Utang/
Modal
Informasi Transaksi Material yang Mengandung Benturan Kepentingan
Transaksi-Transaksi Penting dalam Jumlah yang Signifikan
Informasi Keuangan yang Telah Dilaporkan yang Mengandung
Penerapan Foreign Account Tax Compliance Act (FACTA)
25/POJK.03/2015, tanggal 11 Desember 2015 tentang penyampaian informasi klien asing terkait perpajakan kepada negara mitra atau yurisdiksi mitra, CIMB Niaga juga berkomitmen untuk turut serta memenuhi ketentuan FACTA yang terdaftar di IRS sebagai lembaga keuangan yang akan menerapkan ketentuan FACTA. Saat ini, kepatuhan terhadap FACTA merupakan bagian dari proses Customer Due Diligence di CIMB Niaga.
Langkah Perusahaan
Perusahaan sebagai lembaga keuangan wajib melaporkan segala bentuk aliran dana yang berasal dari warga negara Amerika Serikat.
Perubahan Peraturan Perundang-undangan yang Berpengaruh Signifikan dan Dampaknya terhadap Laporan Keuangan
Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 18/40/PBI/2016 tanggal 8 November 2016 tentang Pelaksanaan Surat Edaran Pemrosesan Transaksi Pembayaran Bank Indonesia (SEBI) No. 18/41/DKSP tanggal 30 Desember 2016 tentang Pelaksanaan Pemrosesan Transaksi Pembayaran. Peraturan Bank Indonesia No. 18/17/PBI/2016 tanggal 17 Oktober 2016 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Bank Indonesia No. 11/12/Pbi/2009 tentang uang elektronik.
Perubahan Kebijakan Akuntansi yang Diterapkan Tahun 2016
Hal ini mensyaratkan entitas untuk menyediakan pengungkapan yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk menilai perubahan liabilitas yang timbul dari aktivitas pendanaan, termasuk perubahan yang timbul dari arus kas dan perubahan non kas. Jika pengguna laporan keuangan tidak dapat mengakses informasi yang terdapat dalam referensi silang dalam kondisi dan waktu yang sama, laporan keuangan interim entitas ekonomi dianggap tidak lengkap.
Ketaatan sebagai Wajib Pajak
Informasi Kelangsungan Usaha
Perkembangan Makro Ekonomi 2017 dan Fokus Pertumbuhan CIMB Niaga
Prospek Usaha
Uraian Langkah Strategis Perusahaan
Penjagaan Modal dan Keseimbangan Budaya Risiko
Pemanfaatan Informasi Teknologi
Langkah Strategis Perusahaan
Pertumbuhan Dana Murah (CASA)
Pengembangan fitur dan kapabilitas branchless banking sebagai channel untuk mendukung pertumbuhan CASA akan terus dilakukan, salah satunya adalah penggunaan branchless banking untuk implementasi cross-selling digital, yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah, kemudahan dan user yang lebih baik. pengalaman bagi penggunanya. Fokus perusahaan pada CASA tercermin dari kinerja perusahaan di tahun 2016, dimana giro tumbuh sebesar 10,3% year-on-year dan tabungan sebesar 9,5% year-on-year.
Peningkatan Efisiensi dan Disiplin dalam Pengelolaan Biaya
Menyeimbangkan antara Risiko, Budaya Kepatuhan dan Kecukupan Modal