PENDAHULUAN
Latar Belakang
Abdul Ghofur (2019) dalam penelitiannya yang berjudul “Dakwah Islam di Era Milenial” para dakwah di seluruh perguruan tinggi Islam di Indonesia memanfaatkan gerakan dakwah digital dengan memanfaatkan media digital untuk berdakwah di masyarakat. Oleh karena itu, karena latar belakang diatas maka peneliti semakin tertarik untuk mengetahui strategi dakwah digital generasi milenial muhammadiyah desa salaka, sehingga peneliti tertarik untuk meneliti “Gerakan komunikasi dakwah digital muhammadiyah dikalangan milenial”. pemuda di desa Salaka Kecamatan Patallasang Kabupaten Takalar".
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
TINJAUAN PUSTAKA
Penelitian Terdahulu
Tujuan penelitian adalah untuk menemukan model dakwah digital bagi komunitas Virtual AIS Nusantara dalam gerakan dakwah digital. Perbedaan topik penulis adalah pemanfaatan komunitas AIS Nusantara di media sosial oleh mahasiswa sebagai proses gerakan dakwah Islam, yaitu pentingnya semangat mahasiswa untuk melek media teknologi dan dakwah digital. , sementara upaya penelitian para peneliti sedang dalam pengembangan.
Konsep dan Teori
Pengertian komunikasi
Komunikasi Digital
Media yang dapat diproyeksikan dapat berupa gambar diam maupun gambar bergerak. b) media audio. Media audio adalah media yang memuat pesan-pesan dalam bentuk pendengaran (hanya dapat didengar) yang dapat merangsang pikiran, perasaan dan perhatian. c) Media audio visual.
Komunikasi Dakwah
Perintah Dakwah terdapat dalam al-Quran iaitu mengajak ke jalan Allah SWT dengan perkataan dan perbuatan yang baik (ahsanu qaula dan ahsanu amalah). Menurut Suhandang (2014:3), komunikasi dakwah ialah suatu kegiatan yang menyampaikan ajaran-ajaran Tuhan dalam al-Quran dan al-Sunnah agar manusia dapat mengambilnya untuk hidup mereka.
Komunikasi Dakwah Digital
Hal ini bertujuan untuk menciptakan pembelajaran jarak jauh bagi penerima informasi dakwah untuk memperdalam atau mengkaji informasi dakwah Islam yang diterimanya. Untuk menimbulkan rasa cinta dan kasih sayang terhadap orang lain dan berujung pada terbentuknya ikatan persaudaraan yang kuat antara seseorang dengan orang lain.
Dakwah digital
Kehadiran dakwah digital menjadi sebuah konsep yang sangat memudahkan pengguna dalam mengakses informasi tanpa batasan ruang dan waktu. Ini merupakan tantangan sekaligus peluang. Dakwah digital akan membawa manfaat jika kita bisa memanfaatkannya, seperti dalam aspek keagamaan yaitu agama Islam, karena untuk menyebarkan agama tersebut tentunya diperlukan kegiatan dakwah yang artinya kita sedang memasuki era digital. dakwah yang dapat dikatakan sebagai gerakan transformasi informasi.
Media Sosial
- Pemuda Milenial
Pemuda milenial bisa disebut sukses jika mampu mengelola media digital untuk kemajuan dirinya dan orang lain. Generasi milenial sudah sangat melek media digital, sehingga konsumsi dan karya mereka dengan kecanggihannya yang tiada batas tidak pernah jauh. Apalagi generasi milenial dikatakan berpendidikan tinggi. Generasi milenial sangat nyaman dengan media digital untuk mendapatkan informasi berita di media online, sehingga nalar dan akses yang tidak terbatas akan membuat generasi milenial semakin kritis terhadap suatu informasi.
Remaja milenial sulit diatur atau hanya ingin melakukan sesuatu dengan caranya sendiri dan tidak ingin diatur oleh orang lain agar nyaman. Generasi milenial lebih condong pada tren gaya hidup yang kebarat-baratan sehingga menjadikan budaya mereka sendiri ketinggalan jaman. Remaja milenial cenderung memiliki gaya hidup yang berlebihan sehingga tidak luput dari perhatian biaya yang mahal dan sering memikirkan jangka panjang.
Muhammadiyah
Muhammadiyah juga mengembangkan Ijitihad sesuai dengan prinsip-prinsip yang dituangkan dalam Tarjih agar Islam dapat teraktualisasi sejalan dengan perkembangan zaman dan tidak stagnan atau stagnan. a)Muhammadiyah sebagai gerakan Islam. Muhammadiyah dengan gerakan pembaharuan Islam merupakan modernisasi yang dilakukan sesuai keadaan atau pendapat dengan kondisi tantangan zaman dengan kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan yang ada sebagai upaya untuk menyesuaikan pemahaman agama Islam, bukan mengubah ajaran Islam sesuai dengan yang diharapkan. dengan tuntutan zaman. Muhammadiyah sebagai organisasi pergerakan Islam tentunya mempunyai tujuan besar, yaitu mendorong kebaikan dan mencegahnya.
Hakikat dakwah adalah seruan dan ajakan yang dilakukan dengan penjelasan dan hikmah. e)Muhammadiyah sebagai gerakan Tajdid. Sifat tajdid atau pembaharuan ada kata Jadda-yajiddu-jidda/jiddatan yang artinya terkenal, agung, bahagia dan baru dalam artian Muhammadiyah untuk pensucian tajdid adalah pensucian Islam dengan tuntunan ajaran Islam sesuai dengan bimbingan dan pensucian tajdidnya melalui pembaharuan merupakan metode dakwah yang harus sesuai dengan perkembangan zaman. f)Muhammadiyah sebagai gerakan nasional. Peran dan kontribusi Muhammadiyah adalah berperan dan memimpin sebagai gerakan Islam dalam mereformasi aspek kehidupan nasional dengan membagi aspek-aspek bidang yang telah dikembangkan seperti pendidikan, pendirian rumah sakit, bidang sosial dan bidang lainnya.
Kerangka Pikir
Penulis memfokuskan pada dua indikator pengukuran dalam implementasinya. Untuk mengetahui: (1) Gerakan komunikasi dakwah digital Muhammadiyah di kalangan pemuda milenial di Kecamatan Salaka Kecamatan Pattalassang Kabupaten Takalar. 2) Apakah gerakan komunikasi dakwah digital Muhammadiyah di kalangan pemuda milenial efektif di Kecamatan Salaka Pattalassang? Kabupaten Takalar. Dalam penelitian ini terdapat beberapa unsur strategi komunikasi dakwah digital, yang pertama adalah bagaimana dakwah yang disampaikan berhasil memberikan pengaruh dan hasil kepada pendengarnya sesuai dengan apa yang ingin disampaikan oleh khatib. Gerakan tersebut tidak hanya harus fokus pada transmisi isi Al-Quran dan Al-Hadits saja, namun juga harus memperhatikan kebutuhan dan perkembangan teknologi seperti penggunaan media massa dan media internet.
Generasi milenial yang sering disebut atau dikenal sangat bergantung pada internet, gemar menghabiskan hidupnya di jaringan media online dan selalu mengikuti perkembangan teknologi informasi dan komunikasi untuk memanfaatkan teknologi terkini untuk memudahkan aktivitas sehari-hari, yaitu. Hadirnya generasi muda milenial Muhammadiyah memberikan solusi terhadap tantangan media. Sekarang.
METODE PENELITIAN
Waktu dan Lokasi Penelitian
Jenis dan Tipe Penelitian
Data yang dapat dideskripsikan dalam bentuk kata-kata dan bahasa dalam konteks alam tertentu. Data tersebut biasanya berbentuk deskripsi seperti data latar belakang gerakan dawat digital Muhammadiyah, program kerja Pemuda Milenial, dan berbagai data lainnya yaitu data kualitatif.
Sumber Data
Berdasarkan kutipan wawancara dengan informan tentang gerakan dakwah di atas, dapat dipahami bahwa kegiatan gerakan dakwah secara langsung melalui ceramah dan konten keislaman melalui media sosial yang digunakan. Berdasarkan kutipan wawancara informan di atas tentang gerakan dakwah, dapat dipahami bahwa gerakan komunikasi dakwah dilakukan dalam bentuk ceramah dan kajian. Berdasarkan kutipan wawancara informan di atas tentang gerakan dakwah, dapat dipahami bahwa generasi milenial yang sudah menguasai media digital patut diberi ruang sebagai reward.
Berdasarkan kutipan wawancara informan di atas tentang gerakan dakwah, dapat dipahami bahwa minat Pemuda Milenial hanya pada kepentingan pribadi, salah satunya adalah game online. Berdasarkan kutipan wawancara informan di atas mengenai gerakan dakwah, dapat dipahami bahwa ada empat jenis kegiatan media sosial yang digunakan. Berdasarkan kutipan wawancara informan di atas mengenai gerakan dakwah, dapat dipahami bahwa aktivitas gerakan dakwah berlangsung secara langsung melalui ceramah dan konten keislaman melalui media sosial yang digunakan.
Berdasarkan kutipan wawancara informan di atas mengenai respon masyarakat terhadap gerakan dakwah digital yang dilakukan Pemuda Milenial, dapat dipahami bahwa dakwah kurang terpublikasi. Berdasarkan kutipan wawancara informan di atas mengenai gerakan dakwah digital yang dilakukan Pemuda Milenial, dapat dipahami bahwa implementasi dakwah harus dilakukan untuk menghasilkan dakwah yang maksimal. Berdasarkan kutipan wawancara informan di atas mengenai gerakan dakwah digital yang dilakukan Pemuda Milenial, maka dapat dipahami bahwa Ortom Muhammadiyah harus mampu menghasilkan dakwah secara maksimal.
Bagaimana pendapat Anda mengenai generasi muda milenial yang menentang gerakan dakwah digital dan kurang menyadarinya?
Teknik Pengumpulan Data
Teknik Analisis Data
Pengabsahan Data
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Deskripsi Lokasi Penelitian
Analisis Hasil Penelitian
Berdasarkan kutipan wawancara informan di atas mengenai gerakan dakwah, maka dapat dipahami bahwa pengguna media digital sangat perlu untuk memperbanyak dan memperluas wilayah dakwah agar seluruh elemen mampu melihat aktivitas yang sedang bergerak. dilakukan walaupun dalam jangka waktu yang tidak terbatas serta sebagai pengingat akan tujuan dakwah yang telah dilakukan oleh generasi muda. Berdasarkan kutipan wawancara informan di atas mengenai gerakan dakwah, maka dapat dipahami bahwa budaya dakwah tempat dilakukannya kajian agama tentunya harus dibuat dalam bentuk pamflet oleh generasi muda milenial untuk disebarluaskan melalui media sosial di guna menambah jumlah jemaah dan survei yang dilakukan haruslah sesuatu yang terkini agar masyarakat bersemangat untuk mengikuti survei tersebut. “Kegiatan Gerakan Dakwah yang dilakukan sebagai kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah yaitu Gerakan Dakwah berupa ceramah agama dan kajian Islam.”
Berdasarkan kutipan wawancara informan mengenai gerakan dakwah, dapat dipahami bahwa konsumsi teknologi di kalangan generasi muda semakin meningkat. sudah menjadi bagian dari keseharian mereka, sehingga sayang jika media teknologi tidak dijadikan sebagai bahan dakwah digital. Berdasarkan kutipan wawancara informan di atas mengenai gerakan dakwah, dapat dipahami bahwa generasi muda milenial kurang begitu paham dengan materi dakwah yang hanya dialihkan melalui game online, sehingga diperlukan peran generasi muda. kegiatan yang mengarah pada kajian keislaman dan komunikasi persuasif dengan generasi muda agar smartphone dapat dijadikan sebagai tempat belajar dan membuat konten keislaman yang lebih bermanfaat. Generasi milenial yang menentang dan kurang paham terhadap gerakan dakwah digital di tengah kemajuan teknologi terdiri dari beberapa anak.
Gerakan Komunikasi Dakwah Digital
Berdasarkan kutipan wawancara informan di atas mengenai gerakan dakwah, dapat dipahami bahwa gerakan dakwah menggunakan metode mempelajari dan meningkatkan bacaan Al-Qur'an melalui pelatihan Tajwid. Berdasarkan kutipan wawancara dengan informan di atas tentang peran Pemuda Milenial dalam dakwah digital, berikut adalah postingan-postingan dengan model postingan kegiatan dakwah yang berbeda-beda menggunakan media digital agar masyarakat selalu ada dan memiliki akses terhadap segala hal. Berdasarkan kutipan wawancara informan di atas merujuk pada menyikapi dakwah digital melalui media sosial berupa konten islami berupa video untuk generasi milenial dengan inovasi yang ditawarkan sesuai dengan keadaan dan kepentingan masyarakat.
Berdasarkan kutipan wawancara informan di atas mengenai gerakan dakwah digital Pemuda Milenial, dapat dipahami bahwa media digital digunakan sebagai sarana dakwah dalam bentuk aplikasi, sehingga sangat perlu adanya pelatihan. atau belajar mandiri. Berdasarkan kutipan wawancara informan di atas mengenai gerakan dakwah digital, dapat dipahami bahwa kurangnya minat generasi milenial terhadap dakwah berarti ini merupakan permasalahan yang perlu kita selesaikan dan perlu cara atau strateginya. sehingga masjid menjadi pusat dakwah dan dapat dipublikasikan pada media digital yang digunakan. Bagaimana peran organisasi Anda dalam implementasi gerakan dakwah digital atau konten dakwah yang dilakukan organisasi Anda?
Apa harapan Anda kepada generasi muda milenial yang tergabung dalam organisasi muhammadiyah dalam melakukan dakwah digital agar bisa menghasilkan dakwah secara maksimal? Apa peran organisasi Anda dalam implementasi gerakan dakwah digital atau konten dakwah yang diterapkan organisasi Anda?
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Saran