• Tidak ada hasil yang ditemukan

HAKIM SENDIRI (EIGENRECHTING) SKRIPSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "HAKIM SENDIRI (EIGENRECHTING) SKRIPSI"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA MAIN HAKIM SENDIRI (EIGENRECHTING)

SKRIPSI

OLEH

ERVAN PRASETIYA 15810134

FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO 2020

(2)

ABSTRAK

PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA MAIN HAKIM SENDIRI (EIGENRECHTING),

Hukum dengan mensosialisasikan hakikat perlunya hukum dipatuhi oleh masyarakat dibarengi dengan menindak secara tegas setiap anggota atau kelompok masyarakat yang melakukan cara main hakim dalam menyelesaikan persoalan-persoalan hukum yang mereka hadapi. Selain itu pencegahannya dapat diupayakan baik dari segi masyarakat sendiri, pemerintah, maupun perangkat peraturan hukum pidana yang berlaku. Melihat fakta kasus diatas, bahwa kasus main hakim sendiri banyak yang dihentikan kasusnya padahal korban hilang jiwa dan menghilangkan nyawa seseorang melanggar hak asasi manusia. Sehingga peneliti ingin mengetahui bagaimana persepsi aparat penegak hukum yang menjunjung supremasi hukum. Berdasarkan latar bclakang peneliti tertarik untuk mengangkat judul penelitian yaitu: Penegakan Hukum Terhadap Tindak Pidana Main Hakim Sendiri (Eigenrechting). Terhadap permasalahan yang telah dikemukakan diatas, menarik untuk dibahas sebagai pokok pembahasan adalah : I.

Faktor apakah yang mempengaruhi terjadinya tindakan main hakim sendiri? 2 Bagaimanakah penegakan hukum terhadap tindakan main hakim sendiri? Agar pembahasan tidak menyimpang dari substansi permasalahan diatas, maka rumusan permasalahan akan dibatasi mengenai Faktor yang mempengaruhi terjadinya tindakan main hakim sendiri dan Penegakan hukurn terhadap tindakan main hakim sendiri. Tujuan pokok dari penyusunan skripsi ini adalah: 1. Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi terjadinya tindakan main hakim sendiri. 2.

Untuk mengetahui penegakan hukum terhadap tindakan main hakim sendiri.

Manfaat dari segi teoritis, diharapkan hasil penulisan ini dapat memberikan sumbangan dan manfaat terutama bagi penambahan ilmu pengetahuan yang sekaligus dapat memperkaya bahan-bahan pengembangan keilmuan yang berdimensi hukurn acara pidana khususnya mengenai tindakan main hakim sendiri. Diharapkan juga penelitian ini dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya dalam tindakan main hakim sendiri, dan bagi mahasiswa yang ingin melakukan penelitian hukum pidana khususnya tindakan main hakim sendiri..

Saran-Saran L. Integritas penegak hukum harus ditingkatkan dan diskresi kepolisian khususnya tidak boleh terus dibiarkan karena dapat menimbulkan ruang terjadinya penyalahgunaan wewenang. Disamping itu fungsi penyuluhan hukum sebagai sarana pendidikan klinis hukum harus terus ditingkatkan secara intens dengan melibatkan tokoh-tokoh masyarakat. 2. Dalam penegakan hukum perdamaian dalam tindak pidana tidak dimungkinkan karena hukum pidana sebagai hukum publik memiliki sifat memaksa. Sehingga terhadap pelaku main hakim sendiri tersebut harus dilakukan proses hukum.

Kata Kunci: Penegakan Hukum Terhadap Tindak Pidana Main Hakim Sendiri (Eigenrechting).

Ne(a#'

f

pr

i%

(3)

ABSTRACT

Law Enforcement of the Criminal Act of the Principal Judge (Eigenrechting).

The law by socializing the nature of the need for law is obeyed by the community accompanied by taking firm action against each member or group of people who perform vigilantes in solving the legal problems they face. In addition, prevention can be sought both in terms of the community itself, the government, and the applicable criminal law. Looking at the facts of the case above, many of the cases of vigilantism were stopped when the victim lost his life and lost someone's life in violation of human rights. So that researchers want to know how the perception of law enforcement officials who uphold the rule of law. Based on the background, the researcher is interested in raising the title of the study, namely:

Law Enforcement of the Criminal Act of the Principal .Judge (Eigenrechting). Regarding the problems that have been stated above, it is interesting to be discussed as the subject of the discussion: 1. What factors influence the occurrence of vigilantism? 2. How is law enforcement against vigilantism? So that the discussion does not deviate from the substance of the problem above, the formulation of the problem will be limited to factors that influence the occurrence of vigilante actions and law enforcement against vigilante actions. The main objectives of this thesis are: 1. To find out the factors that influence the vigilante action. 2. To find out about law enforcement against vigilante actions. Benefits from a theoretical point of view, it is expected that the results of this writing can contribute and benefit, especially for the addition of knowledge which can enrich the scientific development materials with the dimension of criminal procedural law, especially regarding acts of vigilante itself.

It is also hoped that this research will be of benefit to the public, especially in their own vigilante actions, and for students who wish to conduct criminal law research in particular their own vigilante actions. Recommendations l. The integrity of law enforcement must be increased and police discretion in particular must not be allowed to continue because it can create a space for abuse of authority. Besides that, the function of legal counseling as a means of legal clinical education must continue to be intensified by involving community leaders. 2. ln enforcing the law of peace in criminal acts is not possible because criminal law as a public law has the nature of force. So that the perpetrators of vigilante must be carried out legal process.

Keywords: Law Enforcement of the Criminal Act of the Principal Judge (Eigenrechting).

(4)

PERSETU.JUAN

Skripsi Oleh Ervan Prasetiya ini,

Telah di periksa dan disetujui untuk diuji

Metro, 02 April 2020 Pembimbing

r S.H.. M.H 16405

Metro, 02 April 2020 Pembimbing II,

INTAN PELANGI,S. IL, LL.M NIDN. 0226088602

(5)

PENGESAHAN

Skripsi Oleh Ervan Prasetiya ini,

Telah di pertahankan di depan Tim Penguji Pada tanggal : 09 April 2020

TIM PENGUJI

H.

HADRIAUNAWAR,S.IL.,

M.H

,Keta NIDN. 0204016405

D

BE)4Dls,a,M.

<

,Pengoji tam

NIDN. 0206116501

INTAN

PELANG1,SH.,LL.M

,Sekretaris NIDN, 0207108604

2>

= +ts,

Mk

'

;

't r=f

M.SI OFWAN TAUFIK SHI. MSI NID\ 0203038604

·,

(6)

SURAT PERNYATAAN

Saya yang bertandatangan di bawahini:

Nama :ERVAN PRASETIA

NPM :15810134

Prodi : Hukum

Universitas : UniversitasMuhammadiyah Metro

McnyatakandengansebenarnyabahwaSkripsisaya yang berjudul

PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA MAIN HAKIM SENDIRI (EIGENRIGHTING)

Demikian surat ini saya buat dengan sebenarnya dan dalam keadaan sehat

Metro, februari 2020

T£R/\1 et. ll!

.2

�� '

63AHF 314247783

2oo p

Ervan_prasetia

NPM. 15810134

(7)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah ...coo.ooo. I

B. Rumusan Masalah 7

C. Tujuan Penelitian 8

D. Manfaat Penelitian .. 8

E. Kerangka Teori... 8

BAB II TINJAUAN PUST AKA A. Tindakan Main Hakim Sendiri (Eigenrechting) 1 I. Pcngertian Tindak Pidana... 11

2. Pengertian Tindakan Main Hakim Sendiri... 15

3. Unsur-Unsur Tindakan Main Hakim Sendiri... 16

4. Jenis-jenis Tindakan Main Hakim Sendiri...oooo... 18

B. Penegakan llukum 19 I. Pengertian Penegakan Hukum... l9 2. Unsur-unsur Penegakan Hukum... 2l 3. Tujuan dan Fungsi Penegakan Hukum. •.. 23

BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Pendekatan...so...o 24 B. Data dan Sumber data... 24

C. Teknik Pengumpulan Data...0...00000.0....000..00...00... 25

D. Teknik Pengolahan dan Analisis... 25

DAFTAR PUSTAKA BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAH 4.1. Tindakan Main Hakim Sendiri Sebagai Tindakan Mclawan 1-lukum... 28

a. Sifat melawan hukum dari tindakan main hakim sendiri... 28

b. Pertanggungjawaban pidana dalam tindakan main hakim sendiri... 29 4.2. tindakan main Hakim Sendiri Dan Penegakan Hukum 39

BAB V PENUTUP

A. Kesimpula .

B. Sara .

DAFTAR PUSTAKA

48 49

(8)

UNIT PUBLIKASI ILMIAH

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Alamat

JM. Ki Hajar Dewantar No.'1 ringmulyo, Kec. Metro Tie f Metro, Lampung. Indones Website: www.Jr,non

SURAT KETERANGAN

UJI KESAMAAN (SIMILARITY CHECK)

Nomor: 1036/1l.3.AU/F/UPI-UK/2020

Unit Publikasi IImiah Universitas Muhammadiyah Metro dengan ini menerangkan bahwa:

Nama : ERV AN PRASETY A

NPM :15810134

Jenls Dokumen : SKRIP SI

Judul:

PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA MAIN HAKIM SENDIRI (EIGENRECHTING)

Telah dilakukan validasi berupa Uji Kesamaan (Similarity Check) dengan menggunakan aplikasi Turitin. Dokumen yang telah diperiksa dinyatakan telah memenuhi syarat bebas ujj kesamaan (similarity check) dengan persentase kesamaan

<

20%. Hasil pemeriksaan uj kesamaan terlampir.

Demikian kami sampaikan untuk digunakan sebagaimana mestinya.

Metro, 15 April 2020 Kepala Unit,

Swaditya Rizki, S.Si., M.Sc.

NIDN. 0224018703

Referensi

Dokumen terkait

Akan tetapi, bukan berarti KUHP tidak dapat diterapkan sama sekali jika terjadi perbuatan main hakim sendiri, dengan dasar hukum Kitab Undang-Undang Hukum

sedangkan Faktor penghambat terhadap pertanggungjawaban Pidana terhadap pelaku massa yang melakukan tindakan main hakim sendiri (Eigenrichting) terhadap pelaku tindak

Adanya kepastian hukum yang memenuhi rasa keadilan masyarakat Perilaku menyimpang dalam masyarakat seperti perbuatan main hakim sendiri terhadap pelaku tindak pidana sebagai

Penelitian ini berjudul penegakan hukum pidana terhadap tindakan main hakim sendiri (eigenrechting), latar belakang dari penelitian ini adalah Hukum pada hakekatnya bertujuan

Rumusan masalah Penegakan Hukum oleh Hakim Terhadap Barang Bukti Tindak Pidana Narkotika pada Putusan Hakim Pengadilan Negeri Balige, Bagaimana Pelaksanaan Eksekusi Barang

Kaitannya dengan masalah penegakan hukum terhadap praktik tindakan main hakim sendiri yang dilakukan oleh masyarakat, seperti apa yang terjadi di Kelurahan

Kaitannya dengan masalah penegakan hukum terhadap praktik tindakan main hakim sendiri yang dilakukan oleh masyarakat, seperti apa yang terjadi di Kelurahan

Akan tetapi, bukan berarti KUHP tidak dapat diterapkan sama sekali jika terjadi perbuatan main hakim sendiri, dengan dasar hukum Kitab Undang-Undang Hukum