• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hasil Validasi Ahli Musik

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Hasil Validasi Ahli Musik "

Copied!
157
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Identifikasi Masalah

Batasan Masalah

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

LANDASAN TEORI

Pengertian Anak Usia Dini

Sebagai orang tua anak, Anda wajib membimbing dan memberikan perhatian lebih kepada anak Anda selama masa tumbuh kembangnya. Terutama pada aspek sosial, emosional, kognitif, bahasa, dan fisik yang perlu diperhatikan orang tua, agar anak memiliki pengetahuan sejak dini dan dapat bersosialisasi di lingkungannya. Pembelajaran matematika untuk anak usia dini sangat diperlukan untuk perkembangan anak. kecerdasan logis matematis pada anak.

Howard Gardner, seorang profesor pendidikan di Universitas Harvard, mengatakan bahwa kecerdasan matematis-logis merupakan salah satu dari delapan jenis potensi kecerdasan yang dimiliki anak.

Karakteristik Anak Usia Dini

Sebagai pendidik, kita perlu memuaskan rasa ingin tahu anak usia dini, misalnya dengan menyediakan berbagai benda atau mainan yang harganya cukup murah untuk dirakit agar pendidik tidak mengira bahwa anak tersebut telah merusak perangkat kita yang harganya cukup mahal. Dan juga pada usia muda, terutama di bawah dua tahun, merupakan masa dimana anak masih sensitif dan mempunyai potensi untuk mempelajari sesuatu. Ciri-ciri anak usia dini adalah individu yang mempunyai tingkat perkembangan yang relatif, yaitu prinsip menyikapi (menangkap) segala sesuatu dari aspek-aspek perkembangan yang ada.

Pada awal perkembangan anak usia dini, cara berpikir anak mulai terlihat jelas dan lengkap terhadap suatu benda atau peristiwa meskipun semuanya berada di luar jangkauan penglihatan, pendengaran atau jangkauan penglihatannya. Pada tahap berpikir praoperasional, tahap perkembangan anak terbagi menjadi dua sub tahap, yaitu sub tahap fungsi simbolik yang terdiri dari usia 2-4 tahun dan sub tahap berpikir intuitif yang berkembang pada usia 4 tahun. tahun. 7 tahun. Cara berpikir anak bersifat transduksi, yaitu mengambil keputusan dengan mengasosiasikan objek-objek yang baru dipelajari berdasarkan pengalaman berinteraksi dengan objek-objek sebelumnya.

Prinsip-prinsip Perkembangan Anak Usia Dini

Dari beberapa pendapat di atas terlihat jelas bahwa perkembangan anak usia 4-5 tahun mempunyai kemampuan yang berbeda-beda. Salah satu keterampilan kognitif yang harus dikembangkan pada anak untuk menunjang perkembangan keterampilan selanjutnya khususnya matematika adalah kemampuan menyebutkan nama-nama angka satu sampai dua puluh. Berbagai aktivitas penting bagi perkembangan sosial, emosional, dan kognitif anak yang tercermin dalam perkembangan anak yaitu bermain dan bernyanyi.

Melalui bermain dan bernyanyi, anak mempunyai kesempatan untuk tumbuh dan berkembang sehingga anak aktif saat pembelajaran berlangsung. Anak akan berkembang dan belajar dengan baik bila berada dalam lingkungan yang saling menghormati satu sama lain baik secara fisik maupun psikologis, terpenuhi kebutuhan fisiknya, dan aman secara psikologis. Anak akan menunjukkan cara belajarnya dengan caranya sendiri, melihat dan mempelajari sesuatu, kemudian menunjukkan apa yang diketahuinya dengan caranya sendiri, dan anak akan mempunyai kesempatan untuk menerapkan keterampilan yang baru diperolehnya dengan cara mengalami akselerasi.

Model Pembelajaran Pada Anak Usia Dini

Kondisi lingkungan pada hakikatnya juga menarik perhatian anak secara spontan, sehingga anak memperoleh pemahaman dan kekayaan pengetahuan dari lingkungan, serta anak tidak bosan ketika belajar secara alami. Oleh karena itu, pendidikan karakter anak usia dini sangat penting dan mewarnai perkembangan secara keseluruhan. Pembentukan karakter mengenalkan peserta didik pada kejujuran, keterbukaan dan sejenisnya kemudian hendaknya diterapkan sedemikian rupa.

Pendidikan karakter anak usia dini mempunyai manfaat yang lebih besar dibandingkan pendidikan etika karena tidak hanya membahas masalah benar dan salah, namun juga bagaimana menanamkan kebiasaan pada masyarakat mengenai berbagai perilaku yang baik. 15 Agus Thohir, Implementasi Model Sekolah Alam pada Pendidikan Prasekolah Ar Ridho Semarang dalam Review Pendidikan Islam. Oleh karena itu, pendidikan karakter anak usia dini hendaknya didasarkan pada tindakan nyata dalam pembelajaran dan tidak boleh terlalu membatasi kegiatan pembelajaran, apalagi terbatas pada ruang kelas.

Konsep Dasar PAUD

Pendidikan karakter merupakan suatu sistem penanaman nilai-nilai karakter pada diri peserta didik yang meliputi komponen: kesadaran, pengertian, kepedulian dan komitmen yang tinggi untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut, baik terhadap penciptanya, diri sendiri, sesama lingkungan hidup dan bangsa secara keseluruhan, sehingga mereka menjadi manusia, sempurna secara kodrat. Pada usia ini, anak berusaha mandiri dengan aturan fisik yang memungkinkan kemampuannya berjalan, berlari, dan bepergian tanpa bantuan orang dewasa. Pada usia ini anak mulai belajar bahasa, sehingga orang tua harus berusaha menguasai komunikasi yang baik dengan orang disekitarnya.

Pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan paling dasar dan ditempatkan sebagai masa emas (golden age) dan sangat strategis dalam pengembangan sumber daya manusia. Kesenjangan antara usia anak usia dini sejak lahir hingga usia enam tahun merupakan usia yang kritis sekaligus dalam proses pendidikan dan dapat mempengaruhi proses dan hasil pendidikan seseorang.

Pengembangan Lagu Anak Usia Dini

Pada fase ini lagu-lagu anak usia dini yang mengenalkan konsep matematika diujikan kepada anak. Produk media yang dikembangkan adalah media berupa audio lagu yang berisi konsep matematika untuk anak usia dini.

Konsep Matematika Perlu Diajarkan Untuk Anak Usia Dini

  • Konsep Angka
  • Konsep Pola dan Hubungan
  • Konsep Hubungan Geometri dan Ruang
  • Konsep Memilih dan Mengelompokkan
  • Konsep Pengukuran
  • Konsep Pengumpulan, Pengaturan dan Tampilan Data

Lagu Anak Usia Dini Dalam Mengenalkan Konsep Matematika

Kerangka Pikir

Mengira mesti diajar kepada kanak-kanak kerana mengira merupakan peringkat awal yang menjadi asas dan digunakan dalam konsep matematik. Pembelajaran matematik untuk kanak-kanak pada peringkat awal sangat berguna untuk perkembangan kecerdasan logik matematik dalam kalangan kanak-kanak. Dalam mengajar matematik kepada kanak-kanak di peringkat awal, para pendidik hendaklah menyediakan prinsip persekitaran pembelajaran yang selesa supaya kanak-kanak dapat memahami matematik.

Dengan bernyanyi menirukan suara guru di depan kelas bersama teman-temannya, anak akan lebih senang dan tidak merasa bosan dengan apa yang dipelajarinya terutama di lingkungan sekolah agar dapat memacu anak untuk belajar lebih lagi terutama belajar matematika yang sulit baginya. . anak-anak. Oleh karena itu pendidik hendaknya menciptakan lagu sesuai konsep matematika pada anak usia dini. Dengan demikian, diharapkan anak usia dini bernyanyi sesuai konsep matematika dalam setiap pembelajaran, anak mampu mendorong perkembangannya terutama dalam berbahasa dan interaksi dengan lingkungan sesuai usianya.

Penelitian yang Relevan

Pengembangan lagu islami bertema berbasis video untuk anak usia 5-6 tahun di Tk It Izzuddin.

Tabel 2.2 Penelitian Relevan
Tabel 2.2 Penelitian Relevan

METODOLOGI PENELITIAN

Prosedur Pengembangan

Harus mengidentifikasi produk yang sesuai dengan tujuan pembelajar dan tujuan pembelajaran, mengidentifikasi isi/materi pembelajaran, mengidentifikasi lingkungan belajar dan strategi penyampaian dalam pembelajaran. Selama proses pembelajaran anak, melalui lembar observasi peneliti akan menilai dan mengamati perilaku anak terhadap penggunaan lagu pengenalan konsep matematika pada anak usia dini selama proses pembelajaran. Hasil observasi terhadap anak akan dijadikan tolak ukur untuk menentukan apakah produk tersebut cocok untuk anak usia dini.

Pada tahap ini peneliti menganalisis dan menilai bagaimana hasil angket validasi yang divalidasi baik oleh ahli materi, ahli media, dan ahli musik. Serta penilaian kepraktisan media angket yang diisi oleh guru PAUD dan penilaian lembar formulir anak.

Tabel 3.1 Rangkuman Aktivitas Model ADDIE 21 Tahap
Tabel 3.1 Rangkuman Aktivitas Model ADDIE 21 Tahap

Validasi dan Uji Coba Lapangan

Subjek Uji Coba

Instrument, Sumber Data/Subyek Penelitian

Lembar Formulir Anak merupakan alat yang digunakan peneliti untuk mengetahui bagaimana perilaku anak terhadap lagu konsep matematika. Dengan menggunakan lagu-lagu yang mengenalkan konsep matematika, peneliti kemudian mengamati perilaku dan sikap anak-anak ketika lagu tersebut dicobakan. Lembar format berisi kriteria aspek yang ingin dinilai oleh peneliti anak usia dini ketika menyanyikan lagu konsep matematika, yaitu bernilai 5 (Sangat Baik), 4 (Baik), 3 (Cukup), 2 (Kurang), 1 (Sangat Buruk) . ).

Tabel 3.2  Kisi-kisi Instrumen Penilaian untuk Ahli Materi  Kriteria  Indikator  Jumlah
Tabel 3.2 Kisi-kisi Instrumen Penilaian untuk Ahli Materi Kriteria Indikator Jumlah

Teknik Pengumpulan Data

Selain itu wawancara juga digunakan untuk mengetahui respon guru ketika menggunakan produk media audio berupa lagu konsep matematika anak usia dini. Penelitian ini menggunakan studi dokumentasi dengan tahapan pengembangan produk, validasi ahli dan uji coba produk.

Teknik Analisis Data

Hasil penelitian pengembangan media lagu konsep matematika untuk anak usia dini akan diuraikan berdasarkan langkah-langkah pengembangan model ADDIE. Tahap desain merupakan tahap dimana peneliti merancang dan menulis lirik lagu yang akan dikembangkan sesuai dengan konsep matematika dan karakteristik anak usia dini. Dengan terlebih dahulu memahami konsep matematika anak usia dini, ciri-ciri anak usia dini dan lirik lagu yang sesuai dengan jenjang anak usia dini.

Lagu anak usia dini lebih fokus pada lirik yang berhubungan langsung dengan tujuan lagu tersebut. Validasi ahli dilakukan agar produk audio lagu yang dikembangkan mempunyai jaminan bahwa produk tersebut layak untuk diuji coba pada anak usia dini. Setelah dinyatakan layak oleh validator, maka lagu konsep matematika tersebut diterapkan/diujikan untuk anak usia dini.

Berdasarkan hasil evaluasi materi puisi konseptual matematika anak usia dini sudah sesuai dengan karakteristik dan prinsip anak usia dini. Penggunaan dan pengembangan lagu anak dalam pembelajaran tematik di PAUD/TK.

Tabel 3.6 Pedoman Penilaian Angka Angket Validasi  dalam Skala Likert
Tabel 3.6 Pedoman Penilaian Angka Angket Validasi dalam Skala Likert

HASIL DAN PEMBAHASAN

Pembahasan Hasil Pengembangan Lagu Konsep Matematika

Dan memenuhi kriteria lagu anak usia dini 4-5 tahun menurut Maria Eva25, dimana melodinya dibuat sederhana agar anak kecil mudah mengikuti saat bernyanyi dan diulang-ulang sedemikian rupa agar anak dapat memahami lagu secara utuh. . sedang dimainkan. Media lagu yang dikembangkan menawarkan keceriaan dan disesuaikan dengan karakteristik anak usia dini serta kriteria lagu menurut Maria Eva dimana iramanya menggunakan penekanan irama yang ringan sehingga dapat membantu mengembangkan kepekaan anak usia dini dalam mendengarkan. ritme lagu. Dengan demikian, lagu pengenalan konsep matematika pada anak usia dini dinyatakan valid dan tidak perlu direvisi serta tidak memerlukan revisi yang berarti serta layak digunakan sebagai bahan ajar aritmatika/matematika pada Pendidikan Anak Usia Dini di PAUD.

Berdasarkan hal tersebut maka dapat dikatakan bahwa lagu anak usia dini yang mengenalkan konsep matematika praktis digunakan sebagai salah satu bahan ajar matematika di PAUD. Analisis keefektifan dinilai dari sikap dan perilaku anak usia dini pada saat lagu dinyanyikan pada tahap evaluasi. Ketuntasan meningkat Berdasarkan tabel di atas, rerata penilaian anak usia dini saat bernyanyi dari pertemuan 1 mendapat skor 3,52, pertemuan 2 mendapat skor 3,80 hingga pertemuan 3 mendapat skor 4,07 dengan kriteria meningkat.

Berdasarkan analisis terdapat hasil penilaian anak usia dini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika menggunakan media lagu efektif sebagai salah satu bahan ajar anak usia dini. Berdasarkan hasil ketiga analisis di atas dapat disimpulkan bahwa media lagu pengenalan konsep matematika pada anak usia dini layak digunakan sebagai bahan ajar yang mempunyai kualitas valid, praktis dan efektif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pengembangan media lagu pengenalan konsep matematika kepada anak usia dini telah berhasil menghasilkan satu set album bertajuk “Konsep Matematika”.

Tes Kegunaan Lagu (Respon Guru) yang dengan kriteria setuju mendapat skor 3,80 dan dinyatakan bermanfaat, serta Tes Praktek Sikap dan Perilaku Anak Usia Dini dalam Bernyanyi mendapat skor 3,52 untuk pertemuan 1 dan 3,52 untuk pertemuan 2. 3,80 pada pertemuan ke 3 mendapat 4,07 dengan kriteria meningkat. Pengembangan Lagu Anak Matematika Anak Usia 4-5 Tahun di TK Kartika Ii-I Palembang. Perkembangan Lagu Anak Usia Dini Bernuansa Matematika untuk Anak Kelompok B TK Negeri Tanjung Batu Pembina Palembang : Universitas Sriwijaya.

Implementasi Model Sekolah Alam pada Pendidikan Prasekolah Ar Ridho Semarang dalam Kajian Pendidikan Islam.

Tabel 4.6   Data Penilaian Keseluruhan  pada  Setiap Kriteria dari  Validator
Tabel 4.6 Data Penilaian Keseluruhan pada Setiap Kriteria dari Validator

KESIMPULAN

Saran

Bagi guru PAUD hendaknya dapat menggunakan konsep lagu matematika ini sebagai media pada saat pembelajaran berlangsung.

Gambar

Tabel 2.2 Penelitian Relevan
Tabel 3.1 Rangkuman Aktivitas Model ADDIE 21 Tahap
Tabel 3.4 Kisi-kisi Instrumen Penilaian untuk Ahli Musik  Kriteria   Indikator  Jumlah
Tabel 3.5  Kisi-kisi Instrumen Penilaian untuk Guru  Kriteria   Aspek yang Dinilai
+7

Referensi

Dokumen terkait

From the data analysis, the researcher could explain that, the third grade students in secretary class SMK Negeri 3 Padang, they were in seldom relevant criteria to some categories of