• Tidak ada hasil yang ditemukan

HIMMAH MASYARAKAT DESA ITIS TERHADAP ILMU AGAMA

N/A
N/A
Rahima Raihan Sya'bana

Academic year: 2023

Membagikan "HIMMAH MASYARAKAT DESA ITIS TERHADAP ILMU AGAMA"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

HIMMAH MASYARAKAT DESA ITIS TERHADAP ILMU AGAMA

Ayu Nuriyah, Febryana Agrainy, Muarip, Rahima Raihan Sya’bana, Salamah, Wahyudi, Muhammad Yusuf

Abstrak:

Kehadiran mahasiswa-mahasiswi yang dikirim oleh pihak Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari ke daerah tertentu dalam rangka melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tentulah sesuai dengan salah satu tridharma perguruan tinggi, yaitu pengabdian masyarakat. Orang-orang dewasa yang menjadi bagian dari masyarakat pun tak ayal turut mendapat dampaknya, terutama pada antusiasme mereka untuk lebih belajar/memperdalam pengetahun tentang agama. Kehadiran enam orang mahasiswa dari UIN Antasari yang sedang KKN di Desa It is RT.03 ternyata juga menghasilkan dampak tersebut, yang mana orang-orang tua disana menjadi lebih banyak kegiatan dalam hal mempelajari lebih dalam lagi mengenai pengetahuan agama. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan wadah kepada masyarakat seperti forum diskusi mengenai pengetahuan agama Islam yang lebih mendalam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Participatory Rural Appraisal (PRA) yang dimana menjadi suatu pendekatan dalam proses pemberdayaan masyarakat yang menekankan partisipasi dan keterlibatan aktif masyarakat dalam kegiatannya. Desa Itis RT.03 yang terletak di Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan menjadi lokasi yang dipilih untuk pelaksanaan teknik PRA untuk mengetahui potensi dan permasalahan yang ada di wilayah terebut hingga disediakannya forum diskusi agama untuk memberikan wadah/tempat kepada masyarakat yang ingin lebih memperdalam pengetahuan mengenai agama Islam di daerah tersebut.

Pelaksanaan program ini didasarkan pada hasil kegiatan familiarisasi dan asesment yang dilakukan dengan menggunakan teknik Participatory Rural Appraisal (PRA) bersama masyarakat setempat.

Kata Kunci: Himmah, Mahasiswa KKN, Orang Tua

Abstract:

The presence of students sent by the Antasari State Islamic University (UIN) to certain areas in order to carry out Real Work Lectures (KKN) is certainly in accordance with one of the tridharmas of higher education, namely community service. Adults who are part of the community are no doubt also affected, especially in their enthusiasm to learn more/deepen their knowledge about religion. The presence of six students from UIN Antasari who were doing KKN in It is RT.03 Village apparently also had this impact, in that the older people there became more active in learning more deeply about religious knowledge. The aim of this research is to provide a platform for the community such as a discussion forum regarding deeper knowledge of the Islamic religion. The method used in this research is the Participatory Rural Appraisal (PRA) method, which is an approach in the community empowerment process that emphasizes active participation and involvement of the community in its activities. Itis Village RT.03 which is located in Halong District, Balangan

(2)

Regency, South Kalimantan Province is the location chosen for implementing the PRA technique to find out the potential and problems that exist in the area and provide a religious discussion forum to provide a forum/place for people who want more information. deepen knowledge about the Islamic religion in the area. The implementation of this program is based on the results of familiarization and assessment activities carried out using Participatory Rural Appraisal (PRA) techniques with the local community.

Keywords: Himmah, KKN Students,

Pendahuluan

Perguruan Tinggi mengemban fungsi Tridharma: pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ketiga dharma saling berkaitan antara lain dharma pertama yaitu pendidikan sebagai teoritik, dan kedua yaitu penelitian sebagai inovasi yang harus secara konkrit mendukung dharma ketiga yaitu pengabdian untuk mencapai tranformasi (Lian, 2019). Dalam hal ini kebanyakan perguruan tinggi akan mengadakan program Kuliah Kerja Nyata atau yang biasa juga disebut dengan sebutan KKN dalam rangka membantu masyarakat agar dapat menjalankan dharma ketiga yaitu pengabdian kepada masyarakat selama mereka berada di naungan perguruan tinggi. Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin adalah kegiatan wajib yang memadukan pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi dengan metode memberikan pengalaman belajar dan bekerja di masyarakat dengan konsep pemberdayaan. Beban kredit KKN adalah 4 SKS. KKN merupakan media implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang dilaksanakan dalam jangka waktu dan prosedur tertentu. Dalam pelasanaannya, KKN secara umum ditempatkan di desa-desa yang telah ditentukan, khususnya dalam wilayah Provinsi Kalimantan Selatan (Abidin dkk, 2022).

Desa Itis merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia. Menurut masyarakat setempat nama Itis sendiri hanyalah sebuah julukan bagi kawasan RT. 01-03. Sebenarnya Itis adalah bagian dari desa Hauwai yang memiliki cakupan 11 RT dengan kepala desa yang bernama Bapak Darmawi.

RT.01-03 desa Itis atau yang lebih dikenal dengan sebutan desa Hauwai ini merupakan sebuah komunitas masyarakat yang tergolong besar. Hal tersebut dikarenakan penduduk yang berada di desa Itis RT.02 saja sudah terdiri dari 122 Kepala Keluarga, belum lagi di RT.01 dan 03 nya. Wilayah yang dicakup oleh Desa Hauwai ini memiliki ruang lingkup kurang lebih sekitar….. m2. Untuk mata pencaharian dari warga di sini kebanyakan adalah petani pohon karet, padi, cabai, dan sayur-sayuran lainnya. Adapun agama yang dianut oleh penduduk desa Hauwai ini mayoritas Islam, namun juga ada minoritas agama lain, seperti Hindu, Buddha, dan lain-lain. Dikarenakan jumlah penduduk yang banyak ini maka ada beberapa tempat ibadah yang terdapat di desa ini, seperti Mesjid ada dua, dan ada beberapa musholla.

Di desa Itis ini juga ada kegiatan belajar mengajar membaca Al-Qur’an layaknya sebuah Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA). Kegiatan belajar mengajar di TPA yang ada di desa Itis RT.01-03 ini terdapat dua TPA, yang pertama yaitu TPA Nurul Iman yang berada di RT.03 berlangsung dari ba’da ashar dari hari selasa-jum’at. Yang kedua yaitu TPA Al-

(3)

Muhajirin yang terletak di RT.02 dan berlangsung dari jam 15.00-17.00 dimulai dari hari kamis-minggu. Dalam seminggu kegiatan belajar mengajar di TPA ini berlangsung selama enam hari, dan hari senin sebagai hari liburnya.

Adapun fokus pengabdian yang diangkat kali ini adalah himmah masyarakat desa Itis terhadap ilmu agama. Karena kurangnya tempat atau forum diskusi tentang ilmu agama di desa ini, diharapkan dengan kehadiran mahasiswa-mahasiswi KKN dari UIN Antasari Banjarmasin ini dapat memberikan wadah atau forum diskusi mengenai ilmu agama kepada masyarakat di desa Itis.

Metode

Metode yang digunakan selama proses pengabdian masyarakat ini adalah metode Participatory Rural Appraisal (PRA). Yang mana para penulis turut terjun langsung bersama masyarakat dan berpartisipasi dalam proses pembangunan dan pengembangan sebuah kegiatan. Subjek pada penelitian ini adalah para orang tua atau orang yang sudah dewasa yang membutuhkan tempat atau forum diskusi mengenai ilmu agama.

Tahapan riset yang dilakukan selama sebulan diawali dengan observasi yang berlangsung sejak kedatangan para penulis di desa Itis. Dan disusul hari-hari berikutnya hingga berakhirnya masa KKN adalah penyediaan forum diskusi secara langsung terhadap subjek yang ada. Secara formal para penulis juga meminta izin untuk menyediakan forum tersebut kapada masyarakat yang ada disana.

Adapun pihak yang terlibat dalam riset ini adalah penulis sebagai peneliti, sekaligus pelaksana dan masyarakat desa Itis. Adapaun tempat pelaksanaan kegiatan dilaksanakan di Musholla Al-Muhajirin yang terletak di RT.03. pelaksanaannya dilakukan pada tanggal ……

2023.

Hasil

Selama proses pelaksanaan kegiatan yang sudah berlangsung selama sebulan penuh, para peneliti berhasil menemukan bagaimana himmah masyarakat desa Itis terhadap ilmu agama, serta faktor apa saja yang mempengaruhi himmah masyarakat dalam memperdalam ilmu agama. Berikut ini adalah dampak kehadiran mahasiswa-mahasiswi KKN terhadap himmah masyarakat desa Itis mengenai ilmu agama:

 Selama adanya mahasiswa KKN UIN Antasari, tekad masyarakat yang kuat terhadap ilmu agama menjadi meningkat.

 Para orang tua atau orang dewasa yang mengikuti forum diskusi terlihat banyak bertanya dan bersemangat.

Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi himmah masyarakat terhadap ilmu agama selama adanya mahasiswa KKN UIN Antasari adalah sebagai berikut:

 Mereka kekurangan tempat atau forum diskusi

 Selama mahasiswa KKN ada disana tempat atau forum tersebut tersedia sementara

 Tekad yang tinggi mereka dalam mempelajari lebih dalam mengenai ilmu agama

(4)

Pembahasan

Selama sebulan pelaksanaan kegiatan pengabdian yang terhitung sejak kedatangan peneliti dari tanggal 13 Oktober 2023 hingga selesainya penelitian pada 13 November 2023, peneliti telah menjalankan pengabdian dan sekaligus penelitian dengan lancar. Penggunaan metode Participatory Rural Appraisal (PRA) untuk penelitian pun sesuai dengan kondisi lapangan yang ada, sehingga hasil dari penelitian pun berhasil didapatkan. Yang mana penggunaan metode PRA ini harus menggaris bahawi dua hal penting, yaitu “apa kasus atau masalah yang sedang dihadapi?” dan “apa penyelesaian maalahnya?” yang dipandang berguna oleh orang lain pada situasi problematis.

Sejak awal penelitian berlangsung perubahan yang terjadi pada subjek terbilang cepat, terlihatnya himmah atau tekad yang tinggi masayarakat terhadap ilmu agama.

Kesimpulan

Berdasarkan penelitian yang dilakukan peneliti yaitu tentang himmah masyarakat desa Itis terhadap ilmu agama dengan menggunakan metode Participatory Rural Appraisal (PRA), maka peneliti melakukan penelitian terhadap subjek secara langsung dengan turut bergabung dalam forum diskusi yang dilakukan bersama masyarakat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kehadiran mahasiswa KKN UIN Antasari di desa Itis berpengaruh terhadap tersedia nya forum diskusi ilmu agama. Yang mana hal tersebut dapat terlihat dari tinggi nya tekad masyarakat untuk hadir pada forum diskusi tersebut, dan beberapa kali menanyakan kembali kapan forum diskusi itu dibuka lagi, selain hal tersebut juga terlihat di mana ada salah satu orang dewasa/masyarakat disana yang meminta untuk bertahan atau berkunjung sebentar kerumah beliau karena ada beberapa hal yang ingin beliau tanyakan lebih lanjut.

Daftar Pustaka

Abidin, M. Zainal, Nuryadin, Emroni, Anshari, A., Noorlaila, Nurani, M. Fahmi, Syaifullah, A. “Pedoman Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Antasari Banjarmasin”. 2023

Referensi

Dokumen terkait

Hasil yang diperoleh berdasarkan tabel frekuensi dapat diketahui bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan memilih Gudang Garam Surya pada mahasiswa Program Studi

Hasil yang diperoleh berdasarkan tabel frekuensi dapat diketahui bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan memilih Gudang Garam Surya pada mahasiswa Program Studi

Bahwa skripsi yang berjudul Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Mahasiswa dalam Memilih Jurusan Pendidikan IPS Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN

Seluruh Tenaga Pengajar Fakultas Syariah UIN Antasari Banjarmasin yang telah memberikan bekal ilmu yang bermanfaat bagi penulis, baik selama perkuliahan maupun

1. Faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat di Desa Bonder Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah melakukan perceraian tidak melalui Pengadilan Agama, antara

Dengan ungkapan lain, psikologi agama adalah ilmu jiwa agama yakni ilmu yang meneliti pengaruh agama terhadap sikap dan tingkah laku seseorang atau mekanisme

Faktor yang mempengaruhi kepuasan pemustaka terhadap layanan sirkulasi di Perpustakaan UIN Antasari Banjarmasin adalah sumber daya manusia yang memberikan pelayanan dengan

Sedangkan diantara faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya konversi agama jelang Nikah adalah sebagai berikut: 1) Faktor keluarga: Keretakan keluarga, Ketidak