• Tidak ada hasil yang ditemukan

hukum administrasi negara - JDIH KABUPATEN SITUBONDO

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "hukum administrasi negara - JDIH KABUPATEN SITUBONDO"

Copied!
136
0
0

Teks penuh

Sistem hukum pasti akan runtuh jika semua orang tidak menaati hukum dan hukum kehilangan maknanya. Penegak hukum yang hanya bertolak dari hakikat norma hukum formal yang terkandung dalam undang-undang (law on the book), akan cenderung merusak rasa keadilan masyarakat.

Sejarah Administrasi Negara

Ruang Lingkup Administrasi Negara

Upaya untuk mendefinisikan ilmu administrasi publik sebagai ilmu administrasi publik sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, tidak berlangsung lama. Dinamika lingkungan administrasi negara yang sangat tinggi menimbulkan banyak pertanyaan mengenai relevansi keberadaan Ilmu Administrasi Negara sebagai administrasi publik.

Ruang Lingkup Hukum Administrasi Negara

Oppenheim merumuskan hukum administrasi negara (administrative law) sebagai peraturan mengenai negara dan perlengkapannya yang bergerak (state law in motion). Hukum Administrasi Pemerintahan dalam arti luas dapat dibagi menjadi 4 (empat) bidang hukum, yaitu Hukum Administrasi; Justicirecht (hukum peradilan);.

Kedudukan dan Hubungan Hukum Administrasi Negara dengan Ilmu Hukum lainnya

Negara Indonesia dalam UUD 1945 menyatakan bahwa negara kesatuan adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang mempunyai tujuan nasional yang tertuang dalam alinea keempat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai berikut. Gagasan membentuk negara kesatuan yang sah secara hukum tertuang dalam Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang secara tegas menyatakan bahwa “Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk negara”. republik".

Pembidangan Hukum Administrasi Negara

Peraturan undang-undang dalam Undang-undang Pentadbiran Negara mempunyai ciri-ciri berikut: - Proses pengeluaran bukan dalam satu tangan. Kunci untuk mentakrifkan bidang/skop Undang-undang Pentadbiran Negara terletak pada akta undang-undang sebagai akta yang menimbulkan hak dan kewajipan.

Objek dan Subjek Hukum Administrasi Negara

  • Objek Hukum Administrasi Negara
  • Subyek Hukum Administrasi Negara
  • Pegawai Negeri
  • Jabatan
  • Jawatan, Dinas dan Badan Usaha Milik Negara/Daerah
  • Daerah-Daerah Swapraja Dan Daerah Swatantra
  • Negara

Dalam hukum administrasi publik heteronomi, juga dipelajari persoalan tanggung jawab, tanggung jawab, dan akuntabilitas. Berdasarkan uraian di atas dan apabila dilakukan urut-urutan kembali, maka subjek hukumnya berada pada hukum administrasi negara.

Pemerintahan Indonesia

Pasca amandemen UUD 1945 sendiri, MPR memberikan kewenangan penegakan konstitusi dan penafsiran konstitusi kepada lembaga negara lain yang dibentuk berdasarkan UUD 1945 yaitu MK. Dalam menjalankan program dan kebijakan, pelaksanaannya harus sesuai dengan UUD 1945 dan sesuai dengan tujuan negara dalam pembukaan UUD 1945.

Pendahuluan

Dasar kehidupan bersama (common basic) yang dianut oleh pemerintahan demokratis adalah pemerintahan negara, pemerintahan nasional, pemerintahan multinasional, dan pemerintahan dunia. Sedangkan sistem kedaulatan yang dianut oleh pemerintahan berdasarkan sistem demokrasi adalah sistem pemerintahan federal.

Bentuk-Bentuk Pemerintahan

Bentuk Pemerintahan Klasik

Monarki adalah suatu bentuk pemerintahan yang pada dasarnya menegakkan kekuasaan atas nama rakyat dengan cara yang baik dan dapat diandalkan. Jalannya siklus pemerintahan di atas menunjukkan adanya hubungan sebab akibat (sebab-akibat) antara suatu bentuk pemerintahan dengan bentuk pemerintahan lainnya.

Bentuk Pemerintahan Monarki (Kerajaan)

Monarki absolut adalah suatu bentuk pemerintahan dalam suatu negara yang dipimpin oleh seseorang (raja, ratu, syah atau kaisar) yang kekuasaan dan wewenangnya tidak terbatas. Monarki konstitusional adalah suatu bentuk pemerintahan dalam suatu negara yang dipimpin oleh seorang raja yang kekuasaannya dibatasi oleh undang-undang dasar (konstitusi).

Bentuk Pemerintahan Republik

Monarki parlementer adalah suatu bentuk pemerintahan dalam suatu negara yang dipimpin oleh seorang raja dengan parlemen (DPR) sebagai pemegang kekuasaan tertinggi. Dalam monarki parlementer, kekuasaan eksekutif dipegang oleh kabinet (perdana menteri) dan bertanggung jawab kepada parlemen. raja hanya sebagai kepala negara (lambang kekuasaan) yang kedudukannya tidak dapat diganggu gugat. Bentuk monarki parlementer masih diterapkan di Inggris, Belanda, dan Malaysia. Dalam sistem republik parlementer, presiden hanya berfungsi sebagai kepala negara, namun presiden tidak dapat diganggu gugat – gutat. Sedangkan kepala pemerintahan berada di tangan perdana menteri yang bertanggung jawab kepada parlemen. Dalam sistem ini, kekuasaan legislatif lebih tinggi dibandingkan kekuasaan eksekutif.

Kewenangan

Kewajiban meliputi kewajiban untuk melakukan atau tidak melakukan tindakan tertentu.Dalam hukum administrasi negara, kewenangan pemerintahan yang berasal dari peraturan perundang-undangan diperoleh melalui cara yaitu atribusi, pendelegasian, dan amanat. Ini adalah kewenangan yang diberikan langsung oleh peraturan perundang-undangan, misalnya: presiden berwenang membuat undang-undang, Perpu, PP.

Unsur-Unsur Pemerintahan

Wilayah Negara a. Wilayah Darat

HAN juga mengatur tentang kurangnya kewenangan petugas, ada 3 penyebab petugas tidak mempunyai kewenangan (onbewegheid), yaitu. Rasionalnya sementara, pejabat pemerintah tidak berwenang karena telah habis masa berlakunya atau melampaui waktu yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Rakyat

Luas laut atau perairan teritorial suatu negara pada umumnya berjarak 3 mil laut (5.555 km) dihitung dari pantai pada saat air surut. Laut di luar wilayah perairannya disebut laut lepas (Mare Liberum). Laut terbuka. laut artinya setiap orang bisa melakukan apa saja di laut lepas. Mula-mula batas laut hanya satu mil menurut jarak tembakan meriam, kemudian berubah menjadi tiga mil. Indonesia yang mempunyai batas laut dengan negara lain dan jaraknya kurang dari 12 mil, maka luas batas wilayahnya adalah ½ (setengah) sebaliknya, kecuali pemerintah suatu negara menentukan lain.

Pemerintahan

Kebebasan berpendapat adalah kebebasan warga negara untuk mengemukakan gagasan, pandangan atau pendapatnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sedangkan kebebasan berserikat adalah kebebasan warga negara untuk menjadi anggota partai politik atau organisasi masyarakat.

Penyelenggaraan Pemerintahan yang Baik

Prinsip profesionalisme adalah prinsip yang mengutamakan keahlian berdasarkan kode etik dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Harus ada sistem yang dapat menjamin penggunaan sumber daya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Upaya ke Pembentukan Penyelenggaraan Pemerintahan yang Baik

Asas penyelenggaraan negara yang teratur, yaitu asas yang menjadi landasan ketertiban, keselarasan, dan keseimbangan dalam pengendalian penyelenggara negara. Asas kepentingan umum, yaitu asas yang mengutamakan kesejahteraan umum secara aspiratif, akomodatif, dan selektif.

Asas- Asas Umum Pemerintahan yang Layak Di Indonesia

  • ASAS KEPASTIAN HUKUM
  • ASAS KESAMAAN DALAM MENGAMBIL KEPUTUSAN
  • ASAS BERTINDAK CERMAT ATAU ASAS KECERMATAN
  • ASAS MOTIVASI UNTUK SETIAP KEPUTUSAN
  • ASAS TIDAK MENCAMPURADUKAN KEWENANGAN
  • ASAS PERMAINAN YANG LAYAK (FAIR PLAY)
  • ASAS KEADILAN DAN KEWAJARAN
  • ASAS KEPERCAYAAN DAN MENANGGAPI PENGHARAPAN YANG WAJAR
  • ASAS MENIADAKAN AKIBAT SUATU KEPUTUSAN YANG BATAL
  • ASAS PERLINDUNGAN ATAS PANDANGAN ATAU CARA HIDUP PRIBADI
  • ASAS KEBIJAKAN
  • PENYELENGGARAAN KEPENTINGAN UMUM

Prinsip ini mensyaratkan bahwa setiap tindakan yang dilakukan pemerintah harus memberikan harapan kepada negara. Prinsip-prinsip tersebut sebenarnya dapat digunakan dalam ilmu hukum Indonesia karena didukung oleh Pasal 14(1) UU No.

BESCHIKKING/KETETAPAN 1. Istilah

Dibuat oleh orang yang berwenang yang berarti keputusan itu harus diambil oleh pejabat negara yang berkuasa/berkompeten menurut hukum dan apabila keputusan itu diambil oleh pejabat yang tidak berwenang maka akibatnya keputusan itu batal demi hukum dan tidak sah menurut hukum. . Tidak boleh ada ketidaksempurnaan hukum, artinya keputusan yang diambil harus sesuai dengan ketentuan hukum.

MACAM-MACAM KETETAPAN

Dalam prakteknya banyak terdapat ketentuan yang isi dan tujuannya tidak sesuai dengan peraturan pokoknya, hal ini merupakan dotournement den pouvois, yaitu ketika pejabat negara menggunakan kewenangannya untuk mewujudkan kepentingan umum lainnya demi kepentingan umum yang dimaksudkan oleh peraturan yang menjadi landasannya. wewenang tersebut atau merupakan penyalahgunaan wewenang. Ini adalah keputusan yang diterapkan dalam lingkungan seseorang, misalnya pemindahan karyawan dari departemen keuangan ke departemen pelatihan.

PERBUATAN PEMERINTAH LAINNYA 1. Dispensasi

  • Izin / Vergunning
  • Konsesi
  • Perintah
  • Panggilan
  • Undangan

Kerenenburg mengatakan: Konsesi berkaitan dengan urusan pemerintahan, yang memberikan bantuan terhadap pekerjaan yang bersifat publik dan bersifat monopoli. Prince mengatakan: Perintah adalah pernyataan kehendak pemerintah yang tugasnya tidak ditentukan oleh siapapun dan bagi masyarakat tersebut menimbulkan kewajiban tertentu yang sebelumnya bukan merupakan kewajiban.

Konsep Dasar Good Governance

Governance diterjemahkan sebagai administrasi, yaitu penggunaan kewenangan ekonomi, politik, dan administratif untuk mengelola urusan negara di semua tingkatan. Tata kelola mencakup seluruh mekanisme, proses dan institusi yang melaluinya warga negara dan kelompok masyarakat mengekspresikan kepentingan mereka, menggunakan hak-hak hukum, memenuhi kewajiban dan menjembatani perbedaan di antara mereka.

Substansi Governance

Meutia Ganie Rachman dalam Joko Widodo menyebutkan good governance sebagai mekanisme pengelolaan sumber daya ekonomi dan sosial yang melibatkan pengaruh sektor negara dan sektor non-pemerintah dalam upaya kolektif. Oleh karena itu, perwujudan tata kelola pemerintahan yang baik akan lebih tepat jika dimulai dengan membangun landasan penyelenggaraan negara yang baik dengan berpedoman pada peraturan perundang-undangan.

Prinsip Good Governance

  • Akuntabilitas,
  • PrinsipPartisipasi Masyarakat
  • Prinsip Transparansi
  • ASOSIASI DPRD KABUPATEN SELURUH INDONESIA (ADKASI), DAN 4. ASOSIASI DPRD KABUPATEN SELURUH INDONESIA (ADKASI)

Peran pemerintah melalui fungsi regulasi ini sangat penting dalam memungkinkan terselenggaranya kehidupan berbangsa secara menyeluruh sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Akuntabilitas juga dapat diartikan sebagai wujud tanggung jawab seseorang atau satuan organisasi dalam mengelola sumber daya yang telah diberikan dan dikuasai guna mencapai tujuan, melalui media laporan akuntabilitas kinerja secara berkala.

Pengertian Pengawasan

Admosudirdjo (dalam Febriani, 2005 hal. 11) mengatakan pada dasarnya pengawasan adalah serangkaian kegiatan yang membandingkan atau mengukur apa yang dilaksanakan atau telah dilaksanakan dengan kriteria, norma, standar atau rencana yang telah ditetapkan sebelumnya. Siagian (1990 hal. 107) menyatakan bahwa yang dimaksud dengan pengawasan adalah proses pengamatan terhadap pelaksanaan seluruh kegiatan organisasi untuk memastikan bahwa seluruh pekerjaan yang dilakukan terlaksana sesuai rencana yang telah ditentukan.

Pengawasan Tata Kelola Pemerintahan

Pengawasan pada dasarnya sepenuhnya ditujukan untuk menghindari kemungkinan terjadinya penyimpangan atau penyimpangan terhadap tujuan yang ingin dicapai. Pada hakikatnya pengawasan menimbulkan suatu kegiatan yang erat kaitannya dengan penentuan atau penilaian sejauh mana pekerjaan telah dilakukan.

Bentuk Pengawasan

Sedangkan pengawasan represif adalah “pengawasan yang dilakukan terhadap suatu kegiatan setelah kegiatan tersebut dilakukan”. Pengawasan model ini biasanya dilakukan pada akhir tahun anggaran, dimana anggaran yang ditetapkan kemudian disampaikan dalam bentuk laporan. Pengawasan jarak dekat (aktif) dilakukan sebagai bentuk “pengawasan yang dilakukan pada tempat kegiatan yang bersangkutan”. Berbeda dengan pengawasan jarak jauh (pasif) yang melakukan pengawasan melalui “penelitian dan pemeriksaan surat pertanggungjawaban disertai bukti penerimaan dan pengeluaran”. Sedangkan pengawasan didasarkan pada pembuktian hak secara formal menurut hak (legitimasi) untuk “memeriksa apakah pengeluaran sudah sesuai dengan peraturan, belum habis masa berlakunya, dan apakah hak telah terbukti kebenarannya”. Sedangkan undang-undang didasarkan pada pemeriksaan kebenaran materiil mengenai tujuan pengeluaran (efisiensi).

Hak dan Kewajiban Pegawai Pemerintahan

Hak dan kewajiban PNS dalam Undang-Undang Ngera Pegawai Negeri Sipil (ASN) diatur dalam Pasal 21 dan 23. Melindungi rahasia jabatan dan hanya boleh mengungkapkan rahasia jabatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pencapaian Fungsi Pemerintahan Melalui Penataan Kepegawaian

Sehubungan dengan itu, pengelolaan dan administrasi pegawai negeri sipil harus dilakukan secara terpusat, meskipun fungsi pemerintahan lainnya telah diserahkan kepada pemerintah kota dan pemerintah kabupaten dalam otonomi daerah yang berlaku saat ini. Kedua, sejauh mana sistem kepegawaian mampu menerjemahkan setiap peraturan hukum yang dikeluarkan pemerintah tanpa meninggalkan prinsip netralitas dan perannya sebagai perekat persatuan.

Problematika Kepegawaian di Indonesia

Hal ini antara lain terlihat dari berbagai permasalahan terkait sistem penggajian di Indonesia. Secara eksternal, kisruhnya sistem pelayanan sipil di Indonesia juga ditandai dengan adanya kooptasi PNS oleh partai politik.

Pengertian Tata Usaha Negara

Keberadaan Peradilan Tata Usaha Negara

Peradilan Tata Usaha Negara |115 Lahirnya Peradilan Tata Usaha Negara (PERATUN) sebagai lingkungan hukum di Indonesia ditandai dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara yang mengatur tentang departemen-departemen baru pada Peradilan Tata Usaha Negara yang sebelumnya tidak ada. diatur dengan UU No.

Peraturan dan Pelaksanaan Peradilan Tata Usaha Negara

Hukum Tata Usaha Negara |117 Lahirnya Peradilan Tata Usaha Negara (PERATUN) sebagai lingkungan peradilan di Indonesia ditandai dengan disahkannya UU No. Perselisihan antara perseorangan atau badan hukum perdata dengan badan atau pejabat tata usaha negara baik di pusat maupun daerah.

UNIVERSITAS ISLAM RIAU

Referensi

Dokumen terkait

arbitrer (sewenang-wenang), tetapi harus sejalan dengan peraturan.. perundang-undangan yang menjadi dasar dari perizinan tersebut. Dengan. kata lain, pemerintah tidak boleh

c) Adanya suatu kekuasaan hukum yang dapat dilaksanakan OI itu tidak saja dalam hubungannya dengan sistem hukum nasional dari satu negara atau lebih negara,

Mengingat sifat keras hukum pidana tersebut maka dalam hal ini kekuasaan diskresi yang dimiliki polisi justru akan menjadi suatu permasalahan baru apabila polisi mengambil

Berdasarkan sifatnya keputusan pemerintah dibedakan menjadi, pertama, keputusan pemerintah dalam arti eksekutif merupakan keputusan yang bersifat umum, prinsipil,

92 Menguntungkan pelaku bukan berarti memberi kesempatan padanya untuk berbuat penganiayaan kembali di waktu yang akan datang, akan tetapi proses pemaafan bisa menjadi

Sebaiknya pihak puskesmas dan pemerintah selalu memberikan pekerjaan kepada semua aparatur kesehatan sesuai dengan latar belakang pendidikan atau kompetensi yang dimiliki

Berdasarkan sifatnya keputusan pemerintah dibedakan menjadi, pertama, keputusan pemerintah dalam arti eksekutif merupakan keputusan yang bersifat umum, prinsipil,

Seseorang disebut bukan non warga negara jika berdasarkan hukum ia merupakan anggota dari wilayah negara yang bersangkutan, tetapi tunduk pada kekuasaan pemerintah negara lain..