• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUKUM DI BIDANG PASAR MODAL PDF

N/A
N/A
Luh Putu Indah Lestari

Academic year: 2024

Membagikan "HUKUM DI BIDANG PASAR MODAL PDF"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

HUKUM DI BIDANG PASAR MODAL

05.03.2024 Hakikat Pasar Modal

Pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli. Ada pasar tradisional, pasar modern (mall) dimana da transaksi ada barang. Ada pula pasar valas (valuta asing). valas juga dianggap sebagai pasar dibaawah koordinasi bank indonesia.

Pasar community (bursa berjangka) yang diperdagangkan adalah commudity (kopi, sawit, minyak mentah, emas, dll) artinya berdagang bertransaksi hari ini untuk menyepakati hari ini tapi diekseksui 3 hingga 6 bulan kedepan. Dan saat diekseksui adalah commit dengan perjanjian tidak mengikuti kenaikan harga yang ada.

Pasar karbon (bursa karbon) baru diresmikan September tahun lalu. Masih banyak kelemahan dan belum menetapkan perusahaan mana yang wajib membeli emisi atau karbonnya.

Pasar modal  bursa artinya sekuiritas atau efek yang disederhanakan atau kekayaan perusahaan yang dibentuk dalam pecahan saham yang kecil.

Tempat berkunujungnya orang yang memiliki dana dan orang membutuhkan dana. Orang pemilik ingin menginvestasikan, sedangkan orang yang membutuhkan dana ingin membesarkan dengan modal orang lain.

Pada UU pasar modal pasal 1 angka 13  efek dimana tidak menyebut saham. Karena saham bagian dari efek. Securities atau surat berharga.

UU P2SK pasal 1 angka 12 

UU P2SK pasla 1 angka 5  efek adalah urat berharga atau kontrak investasi baik dalam bentuk konvensional dan digital atau bentuk lain sesuai dengan perkembangan teknologi yang memberikan hak kepada pemiliknya untuk secara langsung maupun tidak langsung memperoleh manfaat ekonomis dari penerbit atau dari pihak tertentu berdasarkan perjanjian dan setiap Derivatif atas Efek, yang dapat dialihkan dan/ atau diperdagangkan di Pasar Modal.

Investasi di pasar modal  Pihak jika P besar bisa ornag perosnagn, badna hukum, kelompoj tertentu dan organisasi.

Jangka pendek  bisa harian (dagang).

Tujuan untuk memperoleh keuntungan.

High risk, high return. Ada pula high return low risk tergantung pada menganalisa.

Emiten  yang melakukan penawaran umum, dan persyaratannya yang lebih dari perusahaan publik.

- OJK seprti BI

- Dahulu bapepam dibawah kementrian keuangan, sekarang sudah melebur dengan dana pensiun, asuransi, perbankan bagian pengawasan dna lembaga keuangan yang lainnya dan melebur dengan OJK.

(2)

- Efek bisa ada dua pengertina. Satu yang by definition artinya surat berharga yang dimana saja. Tetapi efeky by law atau secara hukum adalah portfolio yang sudah disahkan oleh otoritas tertinggi sebagai efek. Di indoneisa disahkan oleh OJK.

- Jadi ada kemungkinan beberapa efek di amerika tidak efek di indonesia, begitupula dengan yang lainnya. Harus ada otoritarisasi dari OJK dulu baru bisa disahkan dan dijual di indonesia. Jika di amerika ada security effection.

- Fairness  jadi para direksi memnafaatkan dimana memperoleh informasi terlebih dahulu dan tidak memberi tahu ke publik

- Likuid  ada yang menjual ada yang membeli. Banyak yang menjual tapi tidak membeli maka tida liquid begitupun juga jika sebaliknya. LI45, saham Syariah JII - Jika barang yang likuid adalah yang gampang dijual dan gampang dibeli (emas). Atau

logam mulia, silver.

- Transparan  mirip dengan fairness jadi harus di web emiten dimana jika ad akejadian penting harus disampaikan. Paling lambat 2x24 jam. Karena berpengaruh terhadap pemilik saham tersebut apakah tetap menahan atau menjual atau merger.

Misalnya ada demo tuntutan buruh besar2an karena masuk dalam informasi yang material.

- Rumus investasi I = I – C (income kurang konsumsi atau kebutuhan). Jika positif bisa saving maka bisa investasi. Jika hasilnya negatif, maka hutang (debt).

- WPPE  orang perorangan tetapi perantara pedagang efek (badan hukum).

19.03.2024

Bursa Efek dan Pasar

- Bursa efek indonesai adalah merger BEjakarta dan BEsurabaya. Sama seperti mandor pasar yang melaksanakan memebrikan fasilitas kepada para pedagang untuk menyiapkan sarana perdagangan, begitulah tugas bursa efek.

- Istilah pialang atau dalam Bahasa UU (wakil perantara pedagang efek). Perannya sebagai pedagang dan perantara (pihak yang mewakili konsumen). Tetapi jika pedagang bertindak sebagai atas nama dia sendiri. bsia menjual barnag oranh lain dan barang sendiri

- Wakil perataran dagang efek (wakil orang perorang).

- Ada istilahnya yang bergerak dibdiang perantara dagang efek (badan hukum bukan orang perorangan. Misalnya madniri sekuritas itu badan hukum dan salah satu bentuk usahanya sebagai perantara pedagang efek. jadi tidak bsia disamakan, namun disini satyu badan hukum dan satu orang perorangan yang setiapnya memiliki license atau surat tanda terdaftar di OJK.

- Yang menjadi porudknya saham, obligasi, copyright. Jika di pasar adalah barang dagangannya.

- Emiten dan perusahaan publik beda. Dimana emiten yang melakukan pemasok atau produsen barang dagangan. Msialnya mengelaurkans aham, obligasi dan secara kesleuruahn mengelaurkan efek atau protofolio. Dan sudah pasti perusahaan publik, sebaliknya perusahaan publik belum tentu emitan karena tidak memenuhi persyaratan untuk menjadi emiten. Misalnya pemegang sahamnya minilam 500

- OJK sebagai penagwas mandor, dagang, produsen bahkan pialang, perantara, investor individu. Otoritas yang fungsi pengawasannya berjalan.

(3)

Tugas Bursa Efek

- Menyediakan sarana perdagangan. Disebut JATS (Jakarta automatic Trading System).

- Mengupayakan likuiditas intrumen yang mengalirnya dana secara cepat pada efek yang menjual

- Menyebarluaskna informasi

- Memasyarkatakan pasar modal. Misalnya pojok bursa dala univ - Menciptakan istrumen dan jasa baru

Tugas Bursam Efek sebagai SRO

- KRSI untuk penyimpanan. Jika bank biasa akan menyimpan uang, sedangkan ini menyimpan efek

- Kliring KPEI  seteah selesai trasnsaksi diseelsaikan atau kliring atau tidak Terdapat yang menjadi konsultan dari pasar modal.

Jumlah SID (single investor identification).

DISCLOSURE KETERBUKAAN (PRINSIP UTAMA PASAR MODAL)

Pasal 1 angka 7 UU Pasar modal  informasi material adalah informasi atau fakta material dimana fakta penting yang relevan mengenai apakah persitiwanya, atau fakta yang akan dapat mempenagurhi harga efek terhadap kepentingan pihak lain yang bersangkutan.

Infromasi material  ada rencana merger suatu perusahaan dimana wajib disampiakn kepada publik, penggantian direksi, penggantian akuntan

Fakta material  misalnya emiten textile pabriknya terbakar. Atau terjadi kemogokan buruh atau peker. harus disampaikan dalam 2x24jam. Sanksinya dengan denda.

Wajib diumumkan kepada masyarakat dan dialporkan ke OJK.

- Fair disclosure  transparansi yang idmana masih ada hal-hal yang tidak perlu semuanya terliaht namun dengan adanya tersebut tidak akan adakesalahan jika mengambil keputusan. Contoh gaji karyawan, resep makanan dalam perusahaan makanan. Hal yang menyebabkan investor mengambil keputusan terhadap investasi.

Adanya kasus hukum tetap harus diumumkan. Ada yang pantas dan tidak pantas untuk diumumkan.

- Full disclosre  benar-benar terbuka semuanya.

Investor membutuhkan informasi tersebut dalam hal untuk mengambil keputusan. Dengan adanya keterbukaan secara fair biasnaya akan menambah tingkat kepercayaan investor.

PROSPEKTUS

POJK no 9 tahun 2017 tentang bentuk dan isi prospectus.

Prospectus ringkas ditemukan disurat kabar.

Prospectus lengkap lebih banyak dan lengkap.

X.K.1  bab 10 UU pasar modal.  merger.

(4)

- misalnya tambng memperoleh lahan sekitar 500rb hektar dan ditemukan banyak macam yang bisa ditambang. Ternyata tidak sepeerti kenyataannya maka harus diumumkan Istilah full commitment  harus membeli sisa dari saham yang tidak terjual

AKSI KORPORASI

- Keputusan aksi korporasi harus disetujui pemegang saham dalam RUPS.

- RUPS Independent  memperoleh pesetujuan mayoritas pemegang saham independent untuk yang mengandung perbenturan kepentingan

- Pemegang saham independent  tidak mempunyai benturan kepentingan atau pihak yang terafiliasi dengan pemegang saham

26.03.2024

IPO PENAWARAN UMUM

- Perusahaan sekuiritas biasa disebut lembaga keuangan atau bank investasi.

Perusahaan yang membantu dalam proses pelaksanan IPO - Penilai aset perusahaan  pelelang.

(5)

- Auditor  disebut independent untuk memferivikasi dan mengaudit semua administrasi perusahaan. Auditor memastiakn keakuratan, keabsahana, infromasi keuangan yang disampaikan.

- Bursa Efek 

(6)

- Meningkatkan nilai perusahaan  dengan menjadi perusahaan IPO maka informasi mengenai nilai perusahaan dapat diaskes oleh publik setiap peningkatan baik kinjerja operasional akan berdampak pada nilai saham.

- Kemampuan untuk mempertahankan kelangsunagn usaha  pendiri maupun penerusnya memiliki saham masing2 dan dapat melakukan transaski di bursa efek indonesia

- Meingkatkan citra perusahaan  informais perusahaan sudah terbuka, maka akan mudah diakses oleh siapapun dan dapat melakukan exposure

- Menumbuhkan loyalitas karyawan perusahaan  jika memberikan saham kepada karyawan maka akan berimplikasi karyawan memiliki aras akepmilikan

- Insentif pajak  diberikan kepada perusahaan terbuka berupa penurunan tarif pajak penghasilan dengan beberapa syarat.

(7)

Papan utama  untuk perusahan yang menengah utama. Jauh lebih tinggi kualitasnya Papan pengembangan  untuk perusahaan menegah yang diharapkan dapay berkembang.

(8)
(9)

UNDERPRICING

Asimteri informasi  para pembeli saham atau investor pada saat IPO medanaptkan informasi yang lengkap, ketika saham sudah didaftarkan berhari2 setelah IPO maka informasinya akan lengkap

Undwriter  menentukan harga saham saat IPO

EPS  untuk menarik investor akan memberi saham atau tidak dan akan mempengaruihi harga saham

Ukuran perusahaan  ketika perusahana yang lebih besar akan menarik investor karena dianggap perusahaan settle.

OVERPRICING

Terjadi ketika sudah melihat pasar sekunder, kemungkinan profit suatu perusahana menjadi pertimbangan.

(10)

1. konsekeunsi hukum yang akan diterima ketika peruahaan melakukan manipulasi dalam proses IPO ?

Terdapat beberapa hal pelanggaran lain bisa dalam hal persyaratan regulias, informais dan khususnya bagaimana bila pihak dalam peruahsaan yang melakukan manipulasi pasar.

Maka dalam proses IPO itu pihka yang akan melakukan pelanggaran, dengan konsekeunsi hukum termasuk bisa saja mendapatkan denda, tuntutan perdata atau bisa saja pembatalan izin. Bahkan oenuntuta pidana. Pelangagaran akan merusak reputasi perusahaan dan menggangu hubungan dengan para perusahaan lainnya. Penting untuk memathui semua peraturan serta beroperasi dengan transparansi.

2. yang dibutuhkan adalah prospectus dalam IPO misalnya keuangannya perusahaan. Apakah diharuskan perusahaan harus untung di 5 tahun atau 3 tahun pertama atau aduit saja?

IDX  tidak ada persyaratan harus untung dan minimum aset atau hal lainnya.

pemisahan papan, jika masih mengalami kerugian, perusahan tetap bisa IPO namun pencatatan saham dilakukan ke papan pengembangan. Persyaratan sama hanya saja dipencatatan papannya saja.

3. Papan pencatatan akselesari untuk perusahaan yang mikro. Apakah sekarang masih ada?

Ada tiga dan terdapat dalam peraturna direksi bursa efek. papan akselerasi ditujukan untuk perusahaan yang skalanya masih kecil dan perusahan ini belum bias memenuhi persyaratan untuk dicatatkan di papan lainnya. papan teknologi di tahun 2022 mengeluarkan papan utama ekonomi baru dimana merupakan papan pencatatan untuk perusahana yang menggunakan teknologi, memiliki eprtumbuhan yang cukup tinggi dan masuk bdiang suaha yang ditetapkan oleh bursa efek.

(11)

4. bagaimana jika ada windowdressing dalam laporan keuangan sebelum IPO dilaksanakan maka tindakannya bagaimana?

5. perlindungan hukum yang diatur dalam konteks IPO ? dan Langkah yang diambil untuk transaparansi ?

Dalam hubungan anatar investor dengan perusahan menjadi hal yang penting untuk menajga hubungan sehingga bisa memberikan transaparansi dan dapat percaya pada perusahaan. Kuncinya adalah membangun kepercayaan dan mendukung pertumbuhan jangka panjang perusahaan. Bagaimana perusahaan dapat mengungkapakn informasi secara lengkap ketiak ingin melakukan investasi. Perusahan memebrikan informasi yang lengkap kepada investor harus memberikan data kinerja keuangan, strategi bsinis, reisiko yang mungkin akan terjadi, proyeksi masa depan perusahan yang harus jelas, harus emmbangun komunikasi yang terbuka serta rutin. Dimana perusahan bisa memberikan presentasi bagaimana prospek kedepan ketidak investor ingin melakukan investasi ke perusahaan. Perusahaan juga sebaiknya memberikan laporan tahunan kepada investor utnuk meningkatkan kepercayaan.

Bagaimana perusahaan maupun inevtseor dalam melakukan kepatuhan terahadap regulsai yang berlaku. Kepatuhan tersebut harus memiliki itikad baik bagiaman etiak bsinis dalam melakukan investasi.

Contoh konkrit dengan menerapkan hak investor pasal 52 ayat (1) UU No 40 tahun 2007 tentang perseroan terbatas. Memberikan surat undangan perihal RUPS, deviden. Untuk transparanis yang dapat dibangun perusahaan bisa dengan hal kecil dalam hal pemenuha hak untuk investor dari perusahaan. Laporan diupload dalam website perusahaan dan bahkana da di website bursa efek.

6. Sejauh mana perlindungan terhadap pemegang saham minoritas dalam hal transaksi ketika IPO telah diluncurkan ke publik?

Untuk menjaga kepentingan keuda belah pihak dimana pemegang saham minoritas dan mayoritas. Ada prinsip dimana mayoritas yang ememrintah dalam perseroan, tetapi kekuasaan harus tetap melindungi hak minoritas. Tujuannya untuk melindungi dan menjaga kepercayaan publik. Semakin banyak tuntutan pemegang saham maka semakin banyak juga ifnormasi yang disampaikan. Metode perlindungannnya seprti perlinudngan hukum prefentif dan prepesif. Prefentif dengan adnaya peaturan undang-undang terkait dengan perlindungan konsumen.

Perlidnungan hukum represif  dengan litigasi dan non litigasi.

7. mekanisme dan langkah2 IPO untuk perusahaan swasta nasional. maka jika yang datang adalah calon klien itu adalah statusnya perusahaan BUMN, karena legal internalnya tidak terlalu paham mengenai IPO. maka apaakah sama dengan perusahaan swasta untuk menjadi PT Tbk?

Mekanisme dari IPO untuk perusahan sawsat dan BUMN memiliki beberapa kesamaan tetapi ada juuga perbedaan tergantung kondisi apsar modal dan peruasahaan.

Proses regulasinya harus sama-sama megikuti regulasi terhadap yang di negaranya.

Perbedaannnya terdapat pada proses persetujuan dalam inetrnalnya dan peraturna yang

(12)

berlaku khsus kepada BUMN. Misalnya keterlibatan pemerintah lebih besar dari pada perusahan swasat, dan proses persetujuan dibuthkan dilakukan sebelum IPO.

Struktur kepemilikan lebih kompleks, dan proses IPO membuthkna persetujuan pemerintah dalam melaksanakan IPO.

IPO BUMN ada dibentuk terlebih dahulu komite privatisasi yang akan membahas dan membunuhkan privatisiasi tersbeut. Ketika BUMN melakukan IPO maka saham akan sebagian dimiliki oleh saham. Untuk regulasinya diatur dalam PP No 33 tahun 2005 tentant tata cara privatisasi perusahaan perseroan.

Menteri BUMN dan Menteri terkait merupakan bagian dari pihak dalam hal pelaksanaan IPO.

CATATAN BAPAK :

- Harus didalam pasar modal bentuk-bentuk pelanggaran dan kejahatan harus agak spesifik didetailakn karena ada istilah penipuan dan manipulasi yang berbeda.

- Pelanggaran ada administrative dan juga yang berujung pidana. Ontohnya belum memiliki izin di bidang konsultan hukum dan mengaku sudah punya dan akhirnya memproses perusahaan, itu tdiak hanya pelanggaran tetapi sudah ada usnur pidana.

Atau mendirikan bursa efek tandingan tanpa izin.

- Di pasar modal ada 3 (penipuan, manipulasi dan inside of trading). Ada tambahan penggelapan, tetapi di UU 98 tahun 1995 penggelapan versi setara tuntutnan dalam pasar modal. maka penggelapan di pasar modal lari ke KUHP tetapi pemberlakuan sanksi tidak seberat pasar modal.

- Melihat pada table, bsia juga membandingkan. Pengertian perusahan publik lebih ringan dibandingkan dengan persyaratan papan utama..

- Windowdresing adalah mempercantik laporan keuangan. Terdapat rambu-rambu, jika sudah mempercantik maka jatuhnya ke pidana. Melakukan polesan yang misalya laporan keuangannya perusahaan sepeerti organisasi dimana memisahkan NPL kepada anak perusahaan atau kepada SPV dan diperbolehkan jadi tampilan idnuknya lebih sehat. Windowdressing tidakboleh dilakukan jika ada miss leading, misalnya perusahaan diclaimer tetapi dikatakan WTP. Apakah kesalahan bersumber dari calon emiten atau dari akuntan publiknya dilihat dari siapa yang melakukan kesalahannya.

Bahwa OJK tidak meniali benar atau salah prospectus tetapi pihak yang menyatakan salah atau benar itu lah yang bertanggung jawab.

- Konteks perlidnungan hukum, prospectus Sudha bagian dari menampakan perlindungan terhadap investor. Walaupun secara keseluruhan ada beberapa informais yang masih tersimpan ebnartidak disampaikan terlebih dahulu tetapi juga tidak disampaikan kepada sebagin orang. Harus ada sifatnya yang harus sama disampaikan kepada investor yang lain. Istilah di OJK menjadi konsuemn (investor, nasabah pemegang polis, dana pensiun).

- Hak 1/10 dari pemegang saham mempunyai hak untuk melakukan penuntutan apkah secara perdata atau pidana, dan itu bagian dari dalam pendekatan penyelesaian.

Investor tidak dapat dibela jika masuk dalam pengambil resiko yang terlalu berani.

Jika rugi karena kesalahan pihak lain atau tempat saham yang dia beli ada kejahatan

(13)

dan ikut kebawa, ada proses IPF atau skema dalam ganti rugi terhadap korban dalma pasar modal.

- Kelebihan permintaan  alodman (penjatahan) artinya proporsional. Misalnya ada yang memesan saham yang IPO meminta 1000 lot, namun karena PT calon emiten oversubscibenya 2 kali lipat maka hanya dapat 500 lott. Sisa 500 lott maka akan dikembalikan sejumlah dana yang pembelian separuhnya diberikan ke rekening dalm bentuk uang.

- Kelanjutannya adalah greensueopstion  bagian dari oversubscribe. Ini mencapai 5-7 kali lipat. Dimungkinkan calon emiten ini Kembali menambahkan saham portepenya, cukup misalnya tadinya mengeluarkan 1 Milyar lembar saham untuk IPO perdana, dimungkinkan mengeluarkan 350jt lembar lagi (30%).

- Calon emiten akan berkontrak kepada perusahaan sekuiritas. Dalam proses IPO jenis kontrak yang dipakai dimana ada kemungkinan tidak laku semua dalam sahamnya, maka digunakan jenis kontraknya ada 4 macam

1. full komitmen  sisanya akan dibeli oleh penjamin emisi efek

2. best effort komitemn  memberikan jaminan akan memberikan kesanggupan terbaik, menjual 95% dan 5% tidak wajib membeli dan diserhakan Kembali ke

3. standby komitmen  sisanya tidak wajib, biasanya penjamin emisi efek dimungkin dia yang membeli tapi dengan harga yang diskon.

4. semua atau tidak samas ekali  jika terjual 95% maka IPOnya batal atau tidak jadi.

Tapi karena perjanjiannya begitu. Jenis keempat ini dalam praktek belum ada. Pesan darikontrak ini adalah lebih kepada maslaah planning atau perencanaan. Misalnya IPO buth 500M ternayta hanya 90% berati 50M. Maka akan menggangu planning jika tidak berjalan.

DPR dilibatkan dalam pelaksaaan IPO BUMN karena berdampak pada keuangan negara.

Referensi

Dokumen terkait

1) Investor walaupun tidak memiliki dana yang cukup besar dapat melakukan diversifikasi investasi dalam Efek, sehingga dapat memperkecil risiko. Sebagai contoh, seorang

1. Pengertian:Penjamin Emisi Efek adalah pihak yang membuat kontrak Emiten untuk melakukan penawaran umum bagi kepentingan Emiten dengan atau tanpa kewajiban

1) Efek Syariah mencakup Saham Syariah, Obligasi Syariah, Reksa Dana Syariah, Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIKEBA) Syariah dan surat berharga

Bentuk produk keuangan lain termasuk kontrak investasi yang sedang beredar di masyarakat yang tidak terdaftar dalam bursa efek, tidak tersebutkan dalam

1) Semua efek harus berbasis pada harta atau transaksi riil.. 3) Dana atau hasil penjualan efek akan diterima oleh perusahaan. 4) Hasil investasi akan diterima pemodal ( shahibul

Dalam Peraturan Bapepam Nomor IX.K.1 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam Nomor Kep-28/PM/2003 tanggal 21 Juli 2003 mengenai Pedoman Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset

Dalam hal Aset yang membentuk portofolio Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset diperoleh dari Kreditur Awal dengan jual beli atau tukar menukar putus/lepas dengan Efek

Perusahaan Efek yang telah memperoleh izin usaha sebagaimana dimaksud dalam angka 1 huruf a peraturan ini dapat melakukan kegiatan usaha sebagai Penjamin Emisi Efek, Perantara Pedagang