• Tidak ada hasil yang ditemukan

Negara di Tengah Asia Tenggara

N/A
N/A
Andrean insan sejati

Academic year: 2024

Membagikan " Negara di Tengah Asia Tenggara"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

NAMA : MUHAMMAD ALFARIZI SEDYO HUSODO KELAS : VI-B

1. Ibu kota : Vientiane

2. Batas-batas Negara

- Batas Utara : Republik Rakyat Tiongkok

- Batas Timur : Vietnam

- Batas Selatan : Kamboja

- Batas Barat : Myanmar & Thailand

3. Penduduk : Mayoritas: Suku Lao

4. Hasil Sumber Daya Alam : Gipsum, Timah, Emas, Batu Mulai, Kayu, dan Hydropowder.

5. Bentuk Pemerintahan : Perlementer

6. Kepala Negara : Presiden

7. Kepala Pemerintahan : Perdana Menteri

8. Bahasa : Lao

9. Agama : Buddha & Kristen

10. Lagu Kebangsaan : Pheng Xat Lao

11. Mata Uang : Kip Laos

12. Flora dan Fauna Endemik

- Flora : Bambu, rotan, liana, dan telapak tangan.

- Fauna : Owa Jambul Hitam, Lumba-Lumba Irrawaddy, Gajah

Referensi

Dokumen terkait

Para Pihak wajib menerapkan langkah-langkah yang dianggap perlu, termasuk, jika dipandang tepat, perundang-undangan nasional, untuk menjamin bahwa kejahatan-kejahatan yang

perhatian, dan minat dalam berdiskusi pada saat pembelajaran termasuk dalam kategori baik. Dalam melaksanakan diskusi pada saat pembelajaran termasuk kategori

Nama resmi Negara ini adalah The Kingdom of Thailand dengan ibu kota Bangkok dan Negara ini tidak pernah di jajah.. Bahasa yang digunakan yaitu Thai (bahasa

Asia Tenggara terletak di wilayah yang strategis, berada di jalur lalu lintas perdagangan dunia. Hal ini membuat Asia Tenggara memiliki daya tarik luar biasa sebagai

~ Perancangan promosi dan pembangunan untuk Perancangan promosi dan pembangunan untuk tapak tersebut perlu mengambil kira budaya,.. tapak tersebut perlu mengambil

Sikap Pemerintah Tiongkok yang secara serius memperhatikan sektor digital sebagai salah satu kerangka kerja sama dengan negara-negara ASEAN termasuk di era pandemi covid-19 secara tidak

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk ; 1 mengetahui gambaran umum sistem kesehatan elektronik di Indonesia, Singapura, dan RDR Laos, 2 mengetahui kerangka kerja dan kebijakan untuk

Masyarakat lokal Papua (Provinsi Papua dan Papua Barat) telah lama memiliki kearifan-kearifan lokal yang diterapkan sebagai pola-pola spesifik dalam menjaga dan memanfaatkan sumber daya alamnya secara berkelanjutan, termasuk kelompok masyarakat pesisir di Teluk Tanah Merah Kabupaten Jayapura. Ironinya, kearifan yang amat berharga tersebut mulai mengalami pergeseran nilai-nilai adat-istiadatnya, bahkan anak-anak sudah sulit dijumpai memiliki pemahaman dan pengetahuan yang baik dan utuh tentang kearifan tiyaitiki. Kemajuan Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Seni (IPTEKS) merupakan salah satu faktor penyebab minimnya minat anak muda terhadap kearifan lokal, karena lebih cenderung menyukai media sosial dengan tawaran yang lebih canggih dan modern dibandingkan mempelajari pengetahuan-pengetahuan tradisional yang kurang menarik gairah dan cenderung membosankan anak muda. Kondisi dan fakta tersebut adalah ancaman terbesar terhadap hilangnya nilai-nilai budaya dan kearifan-kearifan lokal yang sangat penting. Salah satu upaya strategis sebagai solusi atas kondisi tersebut adalah intervensi melalui dunia pendidikan dan seni. Dengan demikian, penerbitan buku-buku muatan lokal yang berisi konten tradisi adat Suku Tepra (termasuk tiaiiki) dapat dimasukkan, sehingga siswa sekolah dasar dan menengah di Pesisir Teluk Tanah Merah dapat mempelajarinya sebagai ilmu pengetahuan di sekolah namun sekaligus merekalah yang melestarikan budayanya sendiri. Sebagai bentuk dukungan terhadap perlindungan dan pelestarian kearifan tiaitiki, maka paper ini ditulis untuk memberikan gambaran tentang kearifan tiaitiki, sekaligus sebagai pengantar pemahaman terhadap kekayaan intelektual orang kampung dalam mengelola dan memanfaatkan sumberdaya alam laut di sekitarnya dengan arif dan