• Tidak ada hasil yang ditemukan

IDE KREATIF DALAM BAHASA RUPA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "IDE KREATIF DALAM BAHASA RUPA"

Copied!
33
0
0

Teks penuh

(1)

DALAM

BAHASA RUPA

(2)

KREATIVITAS DALAM SENI

Jakob Sumardjo (2000) menjelaskan kreativitas muncul kalau ada obsesi dalam diri manusia kreatif.

Obsesi muncul kalau yang diinginkan individu tidak sesuai dengan kenyataan di luar dirinya.

Manusia kreatif bukanlah manusia kosong mental.

Manusia kreatif adalah manusia yang memiliki gambaran suatu sikap baru, pandangan baru, konsep baru, sesuatu yang sifatnya esensial

2

(3)

KREATIVITAS DALAM SENI

Semua merupakan gambaran invidual bertabrakan dengan kenyataan yang tidak sesuai. Maka terjadilah kondisi gelisah, tidak nyaman, tidak sesuai, tidak senang.

Ketenangan jiwa akan tercapai apabila ada kesesuaian. Orang yang kreatif menemukan apa yang dicarinya secara intuisi, nalar, dan rasa indrawi.

Kreativitas muncul tidak hanya dorongan perasaan, tetapi juga melibatkan ke-benaran intuitif. Jadi kreativitas selalu dimulai dengan ketidakpuasan batin

(4)

PROSES KREATIF

Proses kreatif dimulai dari dalam diri manusia berupa pikiran, perasaan atau imajinasi kreatif manusia kemudian dituangkan menggunakan media dan teknik tertentu, sehingga melahirkan karya- karya kreatif.

Kreativitas bisa berarti sebagai potensi kreatif, proses kreatif dan produk kreatif. Proses kreativitas melalui kegiatan seni adalah jalan sebaik-baiknya yang dapat dilakukan sebab melakukan kegiatan seni berarti terjadi suatu proses kreatif (Eny Kusumastuti 1990).

4

(5)

3 TAHAPAN PROSES KREASI HERMAN VON HELMHOTZ

1.

Saturation

; pengumpulan fakta, data, sensasi yang digunakan oleh alam pikiran

sebagai bahan landasan untuk melahirkan ide- ide baru. Semakin banyak pengalaman atau informasi yang dimiliki oleh seniman mengenai masalah/tema yang digarapnya, maka

semakin memudahkan dan melancarkan

dirinya dalam proses menciptakan karya seni.

(6)

2. Incubation

; tahap pengendapan.

Semua data informasi serta pengalaman-

pengalaman yang telah terkumpul kemudian diolah dan diperkaya dengan masukan-

masukan dari alam pra-sadar seperti intuisi. Di tahap ini seniman berimajinasi tinggi untuk

mendapatkan karya baru

.

6

3 TAHAPAN PROSES KREASI

HERMAN VON HELMHOTZ

(7)

3. Illumination

; merupakan tahap terakhir dalam kreasi, apabila informasi dan pengalaman sudah lengkap, penyusunan sempurna. Maka tahap ini mengekpresikan wujud karya seni yang diinginkan.

3 TAHAPAN PROSES KREASI

HERMAN VON HELMHOTZ

(8)

Proses kreatifitas dalam melahirkan karya seni tidak selamanya harus melahirkan sesuatu

yang belum ada.

Akan tetapi kreatifitas menuntut seniman menciptakan sesuatu yang berbeda dari sebelumnya.

Pada dasarnya karya seni berangkat dari realitas sosial.

8

(9)

Begitu juga dengan kreatifitas seniman dalam berkarya, mewujudkan karya berangkat dari realita, lingkungan, budaya yang telah dialami akan tetapi dalam kreasi yang baru.

Kreasi yang baru merupakan proses kreatif seniman dalam mencari ide dan mewujudkan karya seni.

(10)

Budaya Sebagai Ide Kreatifitas

Seniman

Berkarya

(11)

Kroeber dan Kluckhohn

(dalam Endaswara, 2006:4) menyebutkan

definisi kebudayaan

dapat digolongkan

menjadi 7 hal yaitu:

(12)

1. Kebudayaan

sebagai keseluruhan hidup manusia yang

kompleks meliputi hukum, seni, moral,

adat istiadat dan segala kecakapan lain

yang diperoleh manusia sebagai anggota masyarakat

12

(13)

2. Menekankan sejarah

kebudayaan yang memandang

kebudayaan sebagai

warisan tradisi

(14)

3. Menekankan kebudayaan yang bersifat normatif yaitu kebudayaan dianggap

sebagai cara dan aturan hidup manusia,

seperti cita-cita, nilai dan tingkah laku

14

(15)

4. Pendekatan kebudayaan dari aspek psikologis.

Kebudayaan sebagai langkah penyesuaian

diri manusia kepada

lingkungan sekitarnya

(16)

5. Kebudayaan dipandang sebagai

struktur yang

membicarakan pola- pola dan organisasi kebudayaan serta

fungsinya

16

(17)

6. Kebudayaan sebagai hasil perbuatan atau

kecerdasan

(18)

7. Definisi kebudayaan yang tidak lengkap dan kurang bersistem

18

(19)

10 Pendorong Seniman

Berkreatifitas

dalam Karya Seni

(20)

10 pendorong kreatifitas

seniman dalam menciptakan

karya seni yaitu :

1. Naluri ; dorongan dari dalam diri

individu untuk

melakukan sesuatu.

Di dalam diri

seniman melahirkan kreasi-kreasi baru yang merupakan salah satu dari

dorongan nalurinya.

20

(21)

2. Ego: suatu usaha untuk

melakukan suatu kegiatan sebab adanya dorongan dari naluri

Berusaha dengan sekuat tenaga, seorang seniman mewujudkan

karya yang sesuai dengan konsep yang diinginkan merupakan bagian dari dorongan ego terhadap diri

individu

(22)

3. Penguatan ;

suatu pengokohan berupa dorongan yang kuat dari luar maupun dari diri sendiri. Ketika seorang seniman berkarya,

karyanya mendapat

pujian/hadiah.

Pujian/hadiah akan memotivasi

seniman untuk mengulangi

kegiatan. Apabila mendapat kritikan terhadap karya.

seniman akan berusaha untuk lebih baik lagi dalam berkarya.

22

(23)

4. Berpikir tidak biasa: suatu pola pikir di luar

kebiasaan. 3

karateristik cara berpikir tidak biasa fluency, flexibility,

originality

5. Kecerdasan:

kemampuan untuk mengolah pikiran, emosional dan

kecakapan. Seniman yang cerdas akan

berusaha melahirkan ide-ide yang lebih baik dan dapat

diterima oleh orang lain.

(24)

6. Kemampuan

pemecahan masalah dalam segala

kesulitan. Kesulitan yang dihadapi

seniman merupakan proses perwujudan karya. Seniman yang kreatif tidak pernah buntu dengan ide- ide.

7. Bakat:

kemampuan

individu melakukan tugas atas

dorongan dirinya.

Orang yang

berbakat akan lebih mudah mendapat ide untuk

melahirkan suatu karya.

24

(25)

8. Proses berpikir kreatif: usaha

seniman untuk menciptakan suatu ide dan karya yang baru dan belum pernah ada yang serupa dengannya.

9. Pengeraman tidak sadar:

kemampuan yang mendorong

seniman untuk berkarya dalam keadaan di alam bawah sadar.

(26)

KREATIVITAS DALAM SENI

Seniman tidak harus memiliki ke-10 komponen ini. Jika salah satu komponen saja ada pada diri seniman, ia telah dianggap sebagian orang yang kreatif

26

➜ 10.

Pengeraman sadar :

kemampuan yang

mendorong

seniman untuk berkarya dalam keadaan sadar.

(27)

unsur budaya

yang dapat dijadikan

sebagai landasan ide

penciptaan

karya seni.

(28)

1. Kehidupan sosial: Karya seni dalam kontek sosial masa lalu, akan lebih cepat dipahami oleh

penikmat seni. karena penikmat seolah-olah merasakan apa yang wujudkan oleh seniman.

sehingga komunikasi seniman sampai kepada penikmatnya.

28

(29)

2. Religi/kepercayaan: Salah satu bagian

terpenting dari budaya adalah kepercayaan karena dapat mempengaruhi keseluruhan sistem budaya.

Karya seni dalam konteks religi akan

mengingatkan pengkarya dan penikmat seni kepada penciptaNYA

(30)

30

3. Nilai moral: salah satu unsur budaya yang jika dijadikan sebagai ide karya seni akan memberi nasehat dan amanat kepada masyarakat.

(31)

4. Adat istiadat: pada zaman globalisasi ini adat sudah mulai luntur. Masyarakat mengalami

perubahan budaya karena masuknya budaya asing.

Karya seni yang mampu memperbaiki adat istiadat dilahirkan dalam bentuk simbol-simbol.

(32)

32

5. Sistem pemerintahan: sebagai unsur budaya yang selalu mengikuti perkembangan zaman.

Karya seni dalam kontek sistem pemerintahan

akan memberikan keritikan kepada para pemimpin bangsa.

(33)

Thanks!

Referensi

Dokumen terkait

1 Kerangka Penelitian MATERIAL Lempung METODE Pembuatan Larutan Adsorpsi Ion Logam Pb2+ Karakterisasi VARIABEL Variasi massa adsorben 0,1; 0,3 dan 0,5 gram Variasi waktu

Belajar Algoritma Pemograaman di Universitas Muhammadiyah