IMPLEMENTASI ADMINISTRASI SARANA DAN PRASARANA, ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN, ARSIP, DAN TATA PERSURATAN
SMA MUHAMMADIYAH 25 SETIABUDI PAMULANG
(Laporan ini disusun untuk memenuhi penilaian Ujian Akhir Semester (UAS) pada mata kuliah Manajemen Perkantoran)
Dosen Pengampu: Zahrotul Munawaroh M.Pd
‘ Disusun oleh:
Ahmad Djakwan Hilmy (11200182000066)
Nurul Hibatillah (11200182000079)
Sofia Anggraini (11200182000086)
Salma Rahmatunnisa (11200182000083) Amelia Putri Dewita. S (11200182000090)
Hanifah Maharani (11200182000096)
PROGRAM STUDI MANAJEMEN PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH
JAKARTA 2022
DAFTAR ISI
A. Latar Belakang
Pegawai merupakan salah satu sumber daya dalam organisasi dan meruoakan sumber daya yang penting. Pegawai akan mengelola seluruh sumber daya yang ada dalam organisasi. Sempurnanya semua sumber daya dalam organisasi tetapi jika tidak dikelola dengan baik oleh pegawai atau manusia yang ada maka organisasi tidak akan berhasil. Sehingga diperlukan pengelolaan yang baik terhadap orang yang ada dalam organisasi atau administrasi kepegawaian
Dalam dunia pendidikan, terdapat beberapa komponen pendidikan yang sangatlah berperan sebagai penunjang kegiatan pembelajaran baik secara langsung maupun tidak langsung. Salah satu komponen terpenting adalah sarana dan prasarana pendidikan.
Administrasi sarana dan prasarana pendidikan merupakan hal yang sangat menunjang bagi tercapainya tujuan dari pendidikan. Proses belajar mengajar akan semakin sukses bila sarana dan prasarana pendidikan memadai. Untuk itu sarana dan prasarana pendidikan di sekolah harus lengkap dan terawat dengan baik.
Selain administrasi sarana dan prasarana, lembaga pendidikan juga dituntut untuk dapat mengelola tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, karena keduanya memegang peranan yang sangat penting dalam melaksanakan pendidikan dan pelayanan di sekolah.
Dalam pemberian layanan administrasi, staf tata usaha sekolah harus dapat melaksanakan dan mempertanggungjawabkan setiap pekerjaan yang dilimpahkan kepadanya.
Sekolah sebagai suatu sistem terdiri dari berbagai komponen yang saling berhubungan dan saling mempengaruhi antara satu dengan yang lainnya. Bila ada satu komponen saja yang terganggu maka bukan tidak mungkin sistem tersebut juga akan turut terganggu. Dalam realitanya memang tidak jarang sistem sebuah sekolah menjadi bermasalah karena faktor mutu dan kinerja pegawai tata usaha yang masih rendah.
Dari hal di atas penulis tertarik melakukan penelitian langsung ke lapangan.
Penulis melakukan observasi berupa wawancara ke salah satu sekolah yaitu SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang, untuk mengetahui bagaimana proses administrasi sarana dan prasarana, administrasi kepegawaian, kearsipan, hingga tata persuratan di SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi.
Hasil wawancara tersebut lah yang menjadi bahan acuan penulis dalam membuat laporan ini.
A. Batasan Masalah
Agar pembahasan tidak terlalu melebar, maka penulis memberikan batasan Informasi, diantaranya mencakup:
1. Proses administrasi sarana dan prasarama di SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang.
2. Proses administrasi kepegawaian di SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang.
3. Proses arsip di SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang.
4. Proses tata persuratan di SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang.
C. Rumusan Masalah
Berdasarkan pembatasan masalah di atas, maka masalah yang akan dikaji dalam laporan ini dirumuskan sebagai berikut:
1. Bagaimana proses administrasi sarana dan prasarana di SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang?
2. Bagaimana proses administrasi kepegawaian di SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang?
3. Bagaiamana proses arsip di SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang?
4. Bagaimana proses tata persuratan di SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang?
D. Tujuan Penulisan
1. Mengetahui proses administrasi sarana dan prasarana di SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang?
2. Mengetahui proses administrasi kepegawaian di SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang?
3. Mengetahui proses arsip di SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang?
4. Mengetahui proses tata persuratan di SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang?
E. Manfaat Laporan
Dengan adanya hasil dari penelitian ini, diharapkan dapat bermanfaat bagi :
1. Bagi kepala sekolah, penelitian ini akan bermanfaat bagi upaya peningkatan proses administrasi sarana dan prasarana, administrasi kepegawaian, arsip, dan tata
persuratan bagi sekolah dalam rangka mendukung keberhasilan organisasi pendidikan untuk tujuan pendidikan.
2. Bagi tim penulis, dapat memperluas pengetahuan dan pengalaman dalam
melakukan penelitian, terutama dengan meningkatkan pemahaman penulis tentang proses administrasi sarana dan prasarana, administrasi kepegawaian, arsip, dan tata persuratan.
3. Bagi Pembaca, menjadi sumber baca dalam proes administrasi sarana dan prasarana, administrasi kepegawaian, arsip, dan tata persuratan di lembaga pendidikan.
F. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian
Penelitian ini dilakukan di SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang yang beralamat di Jl. Surya Kencana No. 29 Pamulang Barat, Kec. Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Prov. Banten 15417.
2. Waktu Penelitian
Penelitian ini dilakukan oleh tim penulis pada hari Jumat 11 November 2022 pukul 08.20-10.00 WIB.
G. Teknik Pengumpulan Data
Untuk mendapatkan data yang sebenarnya, tim penulis menggunakan teknik wawancara. Wawancara adalah percakapan dengan tujuan tertentu. Percakapan itu dilakukan oleh dua belah pihak, yaitu pewancara (yang mengajukan pertanyaan) dan diwawancarai (yang memberikan jawaban atas pertanyaan itu). Dalam metode ini peneliti dan responden berhadapan langsung (tatap muka) untuk mendapatkan informasi secara lisan dengan mendapatkan data tujuan yang dapat menjelaskan masalah penelitian.1 Tim penulis telah menggunakan teknik ini untuk memperoleh data mengenai proses administrasi sarana dan prasarana, administrasi kepegawaian, arsip, dan tata persuratan.
1 Siti Nurhasanah, Mulyawan Safwandy Nugraha dan Imam Subhi, Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif (Teori, Aplikasi dan Contoh Kasus, (Tengerang: Media Edu Pustaka, 2022), h. 92.