• Tidak ada hasil yang ditemukan

Implementasi dana alokasi desa

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Implementasi dana alokasi desa"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Notulen

Sidang/Rapat : Prodi (Unit Penjaminan Mutu) Hari/Tanggal : Kamis, 19 Maret 2015 Waktu Sidang/Rapat : 08.00 WIB

Tempat : Ruang Unit Perpustakaan Jatinangor Acara : ISO Perpustakaan IPDN Kampus Jatinangor Pimpinan Rapat

Ketua : Prof. Dr. H. Wirman Syafri, M.Si.

Sekretaris : Dra. Gatiningsih, MT.

Anggota : 1. Dr. Ir. Ika Sartika, MT;

2. Eti Sumiati, S.Sos.

Peserta Sidang/Rapat : Pembantu Rektor, IPDN Kampus Daerah, Kepala Unit, Fakultas Manajemen Pemerintahan, Fakultas Politik Pemerintahan, Pejabat Fungsional Teknis, Dosen.

Jumlah Undangan : 30Peserta Undangan.

Jumlah yang hadir : 30Peserta Undangan.

Pelaksanaan Rapat

Pembukaan : Acara pembukaan rapat ISO Perpustakaan IPDN Kampus Jatinangor dibuka oleh Bapak Dr. H. Suhajar Diantoro, M.Si selaku Pembantu Rektor 1 IPDN Kampus Jatinangor.

Pembahasan :

1. Drs. B. MUSTOFA, M.Lib

 Standar Perpustakaan sangat diperlukan karena layanan yang selama ini belum memuaskan pemustaka, banyak kendala yang dihadapi, seperti;

- Kekurangan Sumber Daya Manusia;

- Koleksi Buku;

- Sarana dan Prasarana;

- Kebijakan.

 Dalam Undang-undang NO 43 tahun 2007(pasal 15 ayat(3)) menerangkan bahwa untuk Standar ISO Perpustakaan adalah sebagai berikut;

- Memiliki Koleksi Buku Perpustakaan - Memiliki Tenaga Perpustakaan;

- Memiliki Sarana dan Prasarana;

- Memiliki Sumber Pendanaan;

- Memberitahukan Keadaan.

 Ada 5 Standar yang berlaku, diantaranya;

- SNI (Standar Nasional Indonesia);

- SNP (Satndar Nasional Perpustakaan);

- Standar Teknis;

- Standar Pendukung.

 Untuk ISO Perpustakaan terlebih dahulu fokus pada SOP Perpustakaan, dan adanya target mutu.

2. Drs. NURCAHYONO, SS, M.Si

 Acuan Evaluasi

- SNP yang sesuai dan terkait perpustakaan ybs;

- SNI yang terkait untuk komponen-komponen yang diperlukan namun belum terliput dalam SNP;

- Standar Manajemen Sistem dalam kegiatan Perpustakaan;

- Pedoman Akreditasi perpustakaan terkait versi revisi/updating);

- Pedoman-pedoman lainnya.

 Komponen Akreditasi Sertifikasi dan Nilai Akreditasi - Aspek layanan;

- Kerjasama ( Kerjasama Internal maupun Eksternal);

- Koleksi;

- Pengorganisasian Materi Perpustakaan;

- Sumber Daya Manusia;

- Anggaran;

- Manajemen Perpustakaan;

- Perawatan Koleksi Perpustakaan.

(2)

 Penentuan Nilai Bobot Akreditasi Sertifikasi Nilai Predikat Penilaian 91-100 Terakreditasi A (Amat Baik)

76-90 Terakreditasi B ( Baik) 60-75 Terakreditasi C (Cukup Baik)

<60 Tidak Terakreditasi

 Prosedur Akreditasi

- Pengusulan Akreditasi ke Lembaga;

- Verivikasi (Jika Verivikasi gagal maka dilakukan Pembinaan oleh Pusat Pengembangan dan Pengkajian Minat Baca);

- Pemetaan lapangan oleh tim;

- Presentasi Prodi;

- Survei;

- Presentasi Ulasan Tim Asesor;

- Rapat Tim Asesor;

- Rapat Tim Akreditasi;

- Terakreditasi ( Jika tidak terakreditasi maka LAP mengutuskan surat pemberitahuan);

- Mendapatkan Sertifikat Akreditasi.

Kesimpulan :

1. ISO jika kita ringkas pemahamannya lebih mudah adalah Sesuatu yang akan kita kerjakan kita tulis dan kita kerjakan;

2. Persiapan dokumen-dokumen tertulis adalah sebagai bukti fisik;

3. ISO dan Akreditasi tidak hanya mengacu oleh bukti fisik semata tetapi juga kinerja;

4. Untuk lebih memfokuskan ISO salah satu hal yang harus dikerjakan adalah fokus pada target/sasaran, dan pelayanan mutu.

Kepala Unit Penjaminan Mutu

Dr. Ir. IKA SARTIKA, MT Pembina (IV/a) NIP. 19650301 199903 2 001

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi manajemen perpustakaan, menjelaskan kendala-kendala yang dihadapi serta mendiskripsikan solusi implementasi

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi manajemen perpustakaan, menjelaskan kendala-kendala yang dihadapi serta mendiskripsikan solusi implementasi

Layanan perpustakaan yang masih bersifat manual menimbulkan berbagai kendala dalam pemberian layanan, misalnya : petugas perpustakaan dalam memberikan layanan

Adapun yang menjadi kendala dalam peningkatan kualitas layanan referensi dalam memenuhi kebutuhan pemustaka di perpustakaan Daerah Kabupaten Sinjai yaitu terkendala

Layanan perpustakaan yang masih bersifat manual menimbulkan berbagai kendala dalam pemberian layanan, misalnya : petugas perpustakaan dalam memberikan layanan

Pembahasan hasil penelitian ini dibagi menjadi 3 (tiga) pokok bahasan, yaitu perilaku pencarian informasi pemustaka perpustakaan UKMC, kendala yang dihadapi ketika

Berkaitan dengan hal tersebut, untuk meningkatkan kapasitas Pemerintah Desa, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa perlu mendapatkan perhatian yang lebih

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi manajemen perpustakaan, menjelaskan kendala-kendala yang dihadapi serta mendiskripsikan solusi implementasi