IMUNISASI DAN PROBLEMATIKANYA
Disampaikan oleh : MURSALIN, SKM
Subkoordinator Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat
MAU DIIMUNISASI
( STRESS ??? )
Langkah terbaik
agar tidak terkena penyakit:
IMUNISASI
Keinginan Semua Orang Tua Keinginan Semua Orang Tua Semua Anak :
• SEHAT, tidak sakit, tidak cacat Tumbuh kembang optimal
– Fisik kuat
– Cerdas, kreatif – Berperilaku baik
(psiko-sosial)
: dr. Soedjatmiko, SpA(K), MSi
• Untuk Kepentingan TERBAIK BAGI ANAK
• Non diskriminatif
• Hak untuk :
• Kelangsungan hidup
• Tumbuh Kembang Optimal
• Perlindungan
• Mengemukakan pendapat
Konvensi Hak-hak Anak 1990 Konvensi Hak-hak Anak 1990 Undang-undang Perlindungan Undang-undang Perlindungan
Anak 2002
Anak 2002
Dasar hukum di Indonesia
• Undang-Undang Kesehatan Nomor 17 tahun
2023
ORANG TUA & PEMERHATI ANAK
ANAK
• TUMBUH KEMBANG OPTIMAL
• GENETIK
• LINGKUNGAN
FISIKOBIOPSIKOSOSIAL
• NUTRISI
• IMUNISASI
• POLA ASUH
• STIMULASI
• DETEKSI
• INTERVENSI
●
IMUNISASI, POLA ASUH, ASIH, ASAH, SDI.D YANG ADEQUAT
TUMBUH KEMBANG OPTIMAL
●
IMUNISASI, POLA ASUH, ASIH, ASAH, SDI.D YANG ADEQUAT
TUMBUH KEMBANG OPTIMAL
0 – 24 BULAN (1000 HPK)
ASI, MP-ASI, IMUNISASI
● 2 - 18 TAHUN
LEBIH KOMPLEK
10 LANGKAH MENUJU TKA OPTIMAL
• “WANTED PREGNANCY & CHILD”
• TIDAK MUNGKIN INSTAN
• ORANG TUA SEBAGAI FIGUR IDOLA
• SINKRONISASI ORANG TUA / PENGASUH
• JANGAN MENGELUH MASALAH ANAK
• JANGAN MENUNDA KEBUTUHAN ANAK
• PENDEKATAN PENUH KASIH SAYANG
• MANAGEMEN BOTTOM-UP
• PENANAMAN AQIDAH & AKHLAK KARIM
• PEMENUHAN GIZI & KESEHATAN ………….. IMUNISASI ………..
Upaya Pencegahan Penyakit Bayi dan Balita Upaya Pencegahan Penyakit Bayi dan Balita
• Pencegahan UMUM, TIDAK SPESIFIK (promotif, preventif)
• ASI, makanan pendamping ASI, perbaikan gizi
• Kebersihan perorangan, sumber air, lingkungan
• Tidak mampu melindungi kalau kuman banyak dan berbahaya
• Bukti : dinegara-negara maju IMUNISASI tetap dilakukan rutin
Upaya Pencegahan Penyakit Upaya Pencegahan Penyakit
Bayi dan Balita Bayi dan Balita
• Pencegahan SPESIFIK : Vaksinasi / IMUNISASI
• Effisien, effektif terhadap penyakit berbahaya
– CA LEHER RAHIM, Tuberkulosis, Difteri, Pertusis, Tetanus, Campak, RUBELLA, Radang Paru, Radang Selaput Otak dll
• Dalam 2 – 4 minggu SUDAH KEBAL terhadap penyakit berbahaya
• Semua negara dgn gizi baik, lingkungan bersih : TETAP MELAKUKAN IMUNISASI sejak tahun 1950-an sampai sekarang
IMUNISASI PROGRAM
• TUBERKULOSIS (SEKUNDER)
• HEPATITIS B
• DIFTERI
• PERTUSIS
• TETANUS
• POLIO
• CAMPAK – CAMPAK RUBELLA
• RADANG SELAPUT OTAK
• CANKER CERVIX / LEHER RAHIM
IMUNISASI NON-PROGRAM
• DIARE (VIRUS)
• ISPA ATAS (INFLUENZA)
• PNEUMONIA
• CAMPAK, GONDONG & RUBELLA
• CACAR AIR
• HEPATITIS A
• TIFES ABDOMINALIS
• CANKER CERVIX ???
• JAPANIS ENSEFALITIS
• DENGUE ??
Vaksinasi
Prinsip imunisasi :
•Tinggi imunogenitas
•Rendah reaktogenitas
Bagaimana mengedukasi warga
tentang imunisasi???
Perumpamaan
untuk Komunikasi
Imunisasi
Intro -
• Dalam edukasi imunisasi banyak konsep abstrak, yang bila
disampaikan mentah-mentah sesuai juknis akan membingungkan warga.
• Untuk mempermudah warga
memahami konsep-konsep terkait imunisasi, sehingga memudahkan proses persuasi, komunikator perlu menyampaikan konsep obstrak
dalam bentuk perumpamaan.
• Kemampuan berpikir abstrak orang
berbeda. Awam sulit
memahami konsep
atau logika teknis.
Perumpamaan: Pesan Imajinatif
• Bisa dibayangkan
• Lebih mudah dipahami
• Bisa dirasakan
• Lebih memotivasi
• Ada pendekar
• Yang jaga anak kita
• Tuhan sudah bekali
• Pendekar bisa jadi jago tanpa latihan?
• Latihannya…dengan lawan tanding
• Ada dua jenis
• Pilih mana?
IMUNISASI kerja imunisasi
Imunisasi &
Pendekar
RR, kontribusi ide BA
IMUNISA SI
kerja imunisasi
• Setiap tubuh anak dijaga pendekar-pendekar, yang menjaga dari serangan bibit penyakit. Allah tidak meninggalkan anak sendirian menghadapi bibit penyakit dari lingkungannya.
• Yang namanya pendekar, apakah mereka bisa jago tanpa latihan?
• Pendekar pun perlu latihan agar jago dan mampu mengalahkan lawan-lawannya.
• Latihan perlu lawan tanding. Pilihan lawan tandingnya:
– Lawan tanding (virus) yang sudah dilemahkan atau vaksin. Dilemahkan atau dibuntungi di pabrik. Sehingga tidak mungkin mengalahkan pendekar dalam tubuh anak. Lawan tanding dimasukkan ke dalam tubuh anak,
berantem, kalah, sehingga pendekar di tubuh anak menguasai jurusnya.
Nanti kalau ada virus yang sama masuk ke dalam tubuh anak, maka para pendekar sudah paham bagaimana dan mampu mengalahkannya.
– Lawan tanding alamiah. Yang liar dari lingkungan. Kuat karena belum dilemahkan. Kalau pendekar menang, maka jurus lawan sudah dikuasai.
Kalau pendekar kalah, anak sakit. Kalau sakitnya adalah penyakit seperti Polio, maka lumpuhlah anak seumur hidup.
Imunisasi &
Pendekar
RR, kontribusi ide BA
• Seperti anak kita latihan
• Latihan lumayan keras
• Kadang badanya pegel- pegel, anget-anget
• Tapi dua-tiga hari baikan IMUNISASI
Demam
Berlatih
keras
IMUNISASI Demam
• Yang namanya latihan silat, apakah melelahkan?
Setelah setengah jam, suhu tubuh naik, terus keringatan.
• Memang ada anak yang latihannya keras banget, jadi kelelahan. Tapi beberapa hari setelah itu badannya segar kembali. Malah, kalau latihannya lebih keras, jadi lebih jago dan kuat. Pelatih pastinya menakar, latihannya tidak akan melebihi kemampuan anak.
• Imunisasi juga begitu. Pada beberapa, sebagian kecil, anak, muncul demam. Itu tandanya latihan antara bibit penyakit yang sudah dibuntungi dengan para pendekar dalam tubuh anak serius.
Biasanya sekitar 2 hari sudah reda panasnya. Tapi, kalau belum reda, lapor sama tenaga kesehatan supaya ditangani.
Berlatih
keras
• Seperti telur yang keluar dari pantat ayam
• Ada najisnya?
• Apakah ibu bapak makan najisnya?
• Iya, sudah dibersihkan
• Vaksin juga ada yang kandang atau
wadahnya najis, seperti meningitis yang dipakai saudara-saudara kita untuk haji atau umroh
• Tapi yang dimasukkan ke tubuh anak sudah dibersihkan. Tidak ada najisnya
IMUNISASI Halal-Haram
Najis & Kotoran
Ayam
IMUNISASI
Halal-Haram
• Virus pabrik (vaksin) sama dengan virus yang liar. Sama- sama buatan Allah. Virus di pabrik bukan buatan manusia.Seperti ayam, tentu manusia tidak mampu buat. Manusia hanya membantu meneteskan di pabrik ayam. Demikian juga, virus untuk lawan tanding itu hanya diternakkan di pabrik.
• Ada zat yang tidak halal dalam proses memperbanyak virus yang yang tidak dilemahkan itu? Seperti peternakan ayam, kandangnya penuh kotoran ayam yang najis. Telur waktu keluar dari pantat ayam, apakah ada najisnya?
Apakah najisnya kita makan? Tentu tidak dimakan, karena najis itu sudah dicuci bersih.
• Beberapa virus yang dilemahkan memiliki kandang yang terbuat dari bahan Najis, seperti vaksin meningitis yang digunakan oleh saudara atau orang tua kita untuk haji atau umroh tapi najis itu tidak ikut dimasukkan ke dalam tubuh karena sudah dicuci bersih di pabrik. Di dalam vaksin, sudah tidak ada lagi tai ayam/ kotoknya. Bersih.
Najis &
Kotoran Ayam
IMUNISASI Ganda
• Dalam satu kesempatan latihan, adakalanya anak kita dilatih dua atau tiga jurus sekaligus. Bisa?
Bisa saja karena pelatih akan memperhitungan kemampuan fisik anak. Porsinya diatur dengan tepat. Tidak berlebihan.
• Demikian pula dengan imunisasi, ada yang namanya imunisasi ganda di mana dalam satu kesempatan anak diberi 2-3 jenis imunisasi sekaligus. Suntik lengan kiri-kanan, tetas atau suntik paha. Tentu saja, porsinya sudah diatur agar bisa diterima anak.
• Seperti latihan silat, hasil imunisasi ganda adalah anak akan menguasai jurus melawan berbagai penyakit sekaligus.
Latihan 2
jurus
sekaligus
Basra Armu
Ayo lindungi semua adik, anak, ponakan, Ayo lindungi semua adik, anak, ponakan,
cucu, ortu, tetangga kita cucu, ortu, tetangga kita
• Dari penyakit menular yang berbahaya (PD3I)
• Yang bisa menyebabkan cacat atau mati
• Dengan Imunisasi Rutin yang lengkap :
– Hepatitis B, Polio, BCG, DPT, HiB, Campak-MR
• Dan Imunisasi Tambahan
- Booster / penguat (ANAK) - BIAS (HPV), Remaja
- Orang dewasa, Catin, Bumil
Oleh : Gabriela Mistral Oleh : Gabriela Mistral
Diterjemahkan oleh : Taufik Ismail Diterjemahkan oleh : Taufik Ismail
Banyak kekhilafan dan kesalahan yang kita perbuat, Banyak kekhilafan dan kesalahan yang kita perbuat,
namun
namun kejahatan yang paling nista kejahatan yang paling nista adalah kejahatan adalah kejahatan mengabaikan anak-anak
mengabaikan anak-anak kita, kita, melalaikan mata air hayat kita.
melalaikan mata air hayat kita.
Kita bisa tunda berbagai kebutuhan kita Kita bisa tunda berbagai kebutuhan kita Kebutuhan anak kita, t
Kebutuhan anak kita, t ermasuk IMUNISASI ermasuk IMUNISASI tid tid ak bisa ditunda ak bisa ditunda
P P ada saat ini tulang belulangnya sedang dibentuk ada saat ini tulang belulangnya sedang dibentuk
darahnya dibuat dan susunan sarafnya tengah disusun darahnya dibuat dan susunan sarafnya tengah disusun
Kepadanya kita tak bisa berkata
Kepadanya kita tak bisa berkata “ESOK” “ESOK”
Namanya adalah
Namanya adalah “KINI” “KINI”