• Tidak ada hasil yang ditemukan

INDIVIDU- MEREVIW BUKU SUDHARMONO

N/A
N/A
Ismail

Academic year: 2024

Membagikan "INDIVIDU- MEREVIW BUKU SUDHARMONO"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

NAMA : MOHAMMAD SYAHRIR STAMBUK : A 311 17 120

KELAS : C

TUGAS : INDIVIDU- MEREVIW BUKU SUDHARMONO

PENULIS : Sudharmono

PENERBIT : Penerbit Ombak

GENDRE / KATEGORI : Buku Bacaan

ISBN : 978-602-8335-94-2

TAHUN TERBIT DAN CETAKAN : 2012, 2015, 2017

(2)

PENGANTAR PENULIS

Tulisan ini sebenarnya merupakan rangkaian penulisan sejarah asia tenggara modern yang dimulai pada 1350 yaitu adanya perubahan yang berlangsung di kawasan Asia Tenggara dibidang agama BudhaTheravada di Asia Tenggara daratan (kecuali Malaya) dan agama hindu budha oleh agama Islam di Asia tenggara kepulauan dan malaya, serta masuknya agama Nasrani di filipina di Filipin.

Dalam penulisan ini diakui bahwa sumber-sumber yang digunakan adalah sumber-sumber sekunder, yaitu bahan-bahan literatur yamg digukan segai dasar pemberian kuliah di jurusan sejarah, fakultas ilmu budaya, Universitas Gajha mada.

Tulisan ini mengemukakan sejarah Asia Tenggara sejak proses timbulnya penjajahan sampai dengan tercapainya kemerdekaan oleh bangsa-bangsa Asia Tenggara, yang dibagi dalam 4 bagian yaitu: proses menuju penjajahan pada abad XIX, konsolidasi kekuasaan kolonial, perlawanan menentang kolonialisme, dan perang pasifik sesudahnya.

(3)

BIOGRAFI PENULIS

Drs. Sudharmono Harjhowijhono adalah dosen sejarah Universitas Gadja mada Yogyakarta. Beliau pensiun dari Universitas Gajha mada pada tanggal 29 Desember 1993.

(4)

Serawak

 Semenjak 1686 inggris sangat membutuhkan suatu stasiun angkatan laut di teluk banggali. Semenjak munculnya armada prancis yang kuat diperairan samudra Hindia dan kemudian disusul dengan galangan kapal di mergui barulah terasa oleh inggris akan bahayanya galangan kapal yang demikian itu. Inggrispun mulai mencari sebuah stasiun angkatan laut di seberang timur teluk banggali.

 Dengan timbulnya perang dengan prancis dan belanda pada 1782, maka semakin meningkatkan kesadaran inggris akan perlunya sebuah pangkalan angkatan laut di seberang timur teluk banggali, suatu tempat sebuah armadah dapat berpangkal dan tempat untuk memperbaiki kapal-kapal yang rusak serta untuk memuat bahan makanan sepanjang angin musim barat daya berkuasa.

 Pada 1785 light menerimah surat perjanjian penyerahan pulau penang yang hampir tidak berpenduduk itu dari sultan kedah kepada komponi inggris dengan syarat bahwa pihak komponi akan membantu sultan dengan tentara, mesiu dan pinjaman uang dalam menghadapi serangan setiap musuh dari pedalaman.

 Yang menjadi permasalahan sekarang ialah hubungan antara kedah dan siam (sekarang Thailand) kedah takut kepada kedah, ketakutan kedah terhadap siam tidaklah berlebihan. Pada 1816 kedah diperintahkan untuk menaklukan perak bagi siam.

Serawak

 Pada awal abad XIX mereka berhubungan dengan kepala daerah pantai yang terdiri atas orang-orang melayu dan orang Arab yang tunduk pada kesultanan brunai. Suku dayak iban yang suka perang segeerah bergabung dengan kepala daerah pantai, dan dibawa kepemimpinan mereka suku dayak iban mengisi bisnis perompakan lokal yang sangat menguntungkan dan menggairahkan, dan karena pekerjaan mereka adalah di lautan, maka mereka kemudian mendapat sebutan “Dayak laut”.

Brunai

 menganggap dirinya sebagai konsul Amerika, tiba di brunai dari singapura pada 1865.

Setelah memperoleh penyerahan kawasan utara brunai dari sultan berdasarkan perjanjian yang tak pernah ditepati, ia menuju hong konguntuk menjual hak miliknya yang meragukan itu kepada kedua orang pedagang amerika dengan mengumpulkan aset modal mereka yang amat kecil, yaitu 7.000.00 mereka membentuk The

(5)

Americantrading companyof borneo pada oktober 1865dan mendirikan sebuah pemukiman di tepi sungai kimanis, kira-kira 60 mildi utara labuan, dimana mereka mengibarkan bendera Amerika.

 Pada oktober 1796 kapten hiram cox tiba di Rangoon untuk memangku jabatannya sebagai residen inggris sesuai dengan perjanjian yang dibuat symes.

Infansi prancis di Vietnam

 Pada 1843 dan beberapa kali lagi dalam tahun-tahun berikutnya prancis mengirim beberapa kapal-kapal perangnya ke teluk tourane untuk menuntut pembahasan kaum misionaris yang dipenjarakan dan dijatuhi hukuman mati.

Ekspansi Prancis Ke Kampucea

 Pemerintah prancis di kampuchea sejak permulaan telah dibenci, dan pemeberontakan-pemberontakan yangserius meledak pada 1866 dan sekali lagi pada 1885.

 Kekuasaan prancis menjadi lebih sempurnah ketika Norodom menyetujui “untuk mengundangkan semua perubahan administrasi hukum, finansial, dan komersial, yang dinilai perlu oleh pihak prancis demi kepentingan pro-tektorat”.

Siam tertutup bagi bangsa barat

 Pendiri dinasti raja-raja siam yang memerintah sampai sekarang iniialah jenderal Chakri yang bergelar Rama 1(1782-1809). Masa pemerintahannya ditandai dengan peperangan-peperangan, yaitu melewan Myanmar di barat, dengan luang prabang dan Vientiane di utara , dengan kampuchea di timur, dan dengan negri-negri melayu di malaya.

 pada masa pemerintahan Rama III baik inggris maupun Amerika serikat mengirim masing-masing utusannya ke bangkok.

 Untuk waktu yang lama semasa pemerintahan Rama III dampak barat terhadap kehidupan politik maupu ekonomi kerajaan hanya bersifat tidak langsung. Hal itu tidak berarti bahwa barat tidak penting bagi siam dalam periode itu, melainkan hanya untuk memberi penekanan pada fakta bahwa para penguasa siam, dan mungkin juga para penguasa inggris, menafsirkan perjanjian 1826sebagai suatu penyesuaian, yang dengan penyesuaian itu kedua bela pihak dapat hidup dan tetap bebas untuk menyelesaikan masalah-masalah yang lebih mendesak.

(6)

Perubahan demografis

 Tak ada yang lebih mencolok daripada luasnya peubahan demogrfis yang digerakkan oleh kekuasaan teritorial asing. Diantara kawasan-kawasan di asia. Berabad-abad Asia tengara menunjukan kekurangan penduduk yang mencolok.

 Di Asia Tenggara daratan perubahan demografis secara jelas tampak jelas di daerah pertanian, yang bergerak secara cepat ke arah selatan ke daerah-daerah delta sungai irawaddy, mekong, Chaophraya, dan sungai merah.

 Perubahan-perubahan demografis yang diperbincangkan diatas meliputi yang terjadi terutama di antara penduduk etnis yang bersifat homogen, yaitu bangsa-bangsa jawa, filipina, myanmar, siam, dan vietnam.

Peran yang dimaikan oleh imigran

 Perubahan-perubahan kuantitatif dalam polakependudukan yang disebabkan oleh penguasaan barat dibidang militer, pemerintahan, ekonomi membawa perubahan- perubahan kualitatif secara besar-besaran dalam struktur-struktur sosial dan politik dari sebagian besar rakyat Asia Tenggara.

 Betapapun berkuasanya bengsa-bangsa liberia dan belanda di bidang-bidang ekonomi dan politik, namun selama berabad-abad mereka hanya mendirikan wilayah-wilayah eropa yang sempit, yang dikelilingi negara-negara Asia yang dimaksudkan untuk dikuasainya, bukan untuk diubahnya.

 Pola kolonial yang baru berkembang itu bukan hanya beranggotakan sejumlah besar orang-orang barat pada umumnya, melainkan orang-orang barat jenis yang agag lain, yaitu pegawai-pegawai kolonial yang terlatih dan profesional, pengusaha-pengusaha modern, dan staf pipmpinan industri.

 Lebih penting lagi daripada persebaran geografis dan jabatan mereka ialah kenyataan bahwa dalam dasawarsa-dasawarsa awal abad XIX, masyarakat itu tumbuh menjadi kelompok-kelompok rasial yang kompak secara sadar terpisah dari rumah mereka.

Seperti halnya dengan orang-orang eropa, orang-orang Cina dan India sekarang cenderung untuk memperkecil jumlah perkawinan mereka dengan penduduk pribumi, biaya perjalanan melalui laut yang murah memberikan fasilitas untuk mengimpor wanita-wanita dari india dan cina.

Perubahan Sosial-Ekonomi

(7)

 Pemerintah kolonial seakan- akan menjadikan penduduk pribumi sebagai orang-orang asing di tanah mereka sendiri. Kalau pada masa prakolonial orang-orang asing, baik orang-orang eropa maupun orang-orang asia, mendapat izin untuk berdagang dan memperoleh keuntungan atas kehendak raja-raja Asia tenggara, maka dalam masyarakat majemuk kolonial peran itu telah berubah.

 Hal itu khususnya memang benar mengenai kau bangsawan di kerajaan-kerajaan yang paling dalam terpengaruh kebudayaan India; status mereka tergantung pada kebaikan raja, buka pada kekayaan yang dimiliki secara bebas, baik yang berupa tanah ataupun yang lain.di daerah-daerah itupula seluruh kebudayaan dan sistem-sistem nilainya mungkin paling sukar untuk di sesuaikan dengan perubahan-perubahan dalam bidang ekonomi dan bidang teknologi.

 Demikian pula dengan halnya di filipina, diman moderenisasi dibidang ekonomi telah sejak berlangsungnya pemerintah spanyol, dan dimana untuk hal itu nilai-nilai budaya tidak menghalang-halangijalanya perubahan.sehingga dengan demikian kemakmuran yang baru dibagi antara pemilik-pemilik tanah bangsa barat, penduduk pribumi, dan golongan mestizo (kebanyakan mestizo sino filipino).

Dampak Penetrasi Barat Terhadap Struktur Politik Asia Tenggara

 Efek yang lambat da kumulatif sebagai akibatpenetrasi barat terhadap aspek-aspek demografis san sosial lainnya dari kehidupan asia tenggara sangatlah bertentanngan dengan konsenkuensi politik yang dramatis dan dapat dilihat dengan jelas.

 Negara jajahan berbeda dengan kerajaan-kerajaan Asia Tenggara dari jaman yang lampau bukan hanya dalam ukuran yang luasnya melulu, melainkan juga dengan hal- hal yang lain praktis.seperti sudah ditunjukan sejak awal, kerajaan-kerajaan itu lebih merupakan kerajaan dinasti merupakan kerajaan wilayah, yang menonjolkan kegemilangan istana yang terlalu sering bertentangan dengan efesiensi pemerintahan.

Menuju Kemerdekaan

 Antara desember 1941 dan april 1942dalam rentetan kemenangan angkatan perang jepang, Nampo (sebutan untuk daerah-daerah selatan oleh jepang) ditempatkan dibawa satu pusat kekuasaan politik untuk pertama kalinya dalam sejarah. Pemerintahan sementara jepang sendiri tidak berumur panjang, yaitu diakhiri dengan menyerahnya kepada sekutu pada agustus 1945.

(8)

 Tuntutan masa perang yang sangat keras dari piha penakluk terhadap sumber daya alam dan manusia daerah taklukannya, dan usaha-usaha yang gila untuk melibatkan bangsa-bangsa Asia tenggara secara langsung dalam perang yang diikuti oleh kekalahannya semua faktor itu membantu menggerakan proses dekolonisasi yang mempunyai banyak segi.

(9)

Kesimpulan

Yang dapat ditarik kesimpulan dari reverensi ini adalah Histografi modern baru berkembang di Asia Tenggara pada pertengahan di abad ke-19, setelah ilmu pengetahuan dan kebudayaan barat mulai masuk di kawasan asia tenggara. Di kawasan Asia Tenggara khususnya di Indonesia, Burma, Malaysia, dan Filipina, Vietnam, kampuchea, dan dainnya. historiografi modern sedang dikonfrontasikan dengan nasioalisme,

Buku ini tidak terfokus hanya pada sejarah-sejarah yang ada di Indonesia dari zaman dimulainya awal penjajahan hingga kemerdekaan, melainkan negara-negara yang tergabung dalam wilayah Asia Tenggara turut dikisahkan dengan lantang dan lugas, mulai dari konflik internal maupun eksternal hingga masuknya modernisasi di wilayah Asia Tenggara.

Saran

Dengan buku ini, kita belajar bahwa sejarah adalah hal terpenting dalam hidup manusia, bagaimana sesuatu itu bermula dan dapat terjadi tidak terlepas dari peran sejarah. Dengan sejarah, kita dapat mengambil sikap dengan bijaksana bahwa segala sesuatunya ada manfaat dan kerugian masing-masing. Dan buku ini dapat menjadi alternatif untuk memahami sejarah secara ringan dan mudah. Sudah sepantasnya jika buku ini anda baca disaat waktu luang maupun dijadikan rujukan untuk literatur perkuliahan.

(10)

Daftar Pustaka

Sudarmono, sejarah Asia Tenggara Modern,( penerbit ombak, 2017), yogyakarta syahril aril <[email protected]>

Referensi

Dokumen terkait

Dari ratusan karya sejarah Indonesia, ternyata historiografi Indonesia telah mengalami banyak distorsi. Studi historiografi sebagai bagian dari langkah metode sejarah dan

Novel Indonesia Awal) Dalam buku Sastra Indonesia Modern

Dalam perkembangannya, kehidupan manusia modern ini dapat dikelompokkan dalam tiga tahap, yaitu (i) kehidupan manusia modern awal yang kehadirannya hingga akhir zaman es

Yunani Kuno adalah peradaban dalam sejarah Yunani yang dimulai dari periode Yunani Arkais pada abad ke-8 sampai ke-6 SM, hingga berahirnya Zaman Kuno dan dimulainya Abad

Karakteristik hukum Islam di Indonesia pada zaman penjajahan Belanda adalah para ahli sejarah hukum membaginya menjadi dua periode: pertama, periode penerimaan hukum Islam

Seni lukis modern Indonesia dimulai dengan masuknya penjajahan Belanda di Indonesia. Kecenderungan seni rupa Eropa Barat pada zaman itu ke aliran romantisme membuat

Zaman prasejarah adalah zaman dimana belum dikenalnya tulisan. Berakhirnya zaman prasejarah atau dimulainya zaman sejarah untuk setiap bangsa di dunia tidak

Historiografi Indonesia modern seringkali juga menampilkan mitos yang kembali dihadirkan dan berfungsi sebagai bumbu-bumbu penyedap penulisan sejarah seperti halnya muncul anggapan