• Tidak ada hasil yang ditemukan

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) BENGKULU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) BENGKULU "

Copied!
95
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar belakang Masalah

Jual beli hendaknya dilakukan atas dasar kemauan atau kehendak bebas (ridha) antara kedua belah pihak. Seiring berjalannya waktu, praktik jual beli pun semakin meningkat, mulai dari cara pembayarannya melalui sistem penukaran, yaitu dengan tunai dan kredit. Media sosial Instagram juga banyak digunakan sebagai tempat jual beli dan sering terjadi penipuan, dimana setelah transaksi selesai penjual langsung menghilang dan barang tidak terkirim sama sekali.

Rumusan Masalah

Berdasarkan permasalahan yang muncul dalam transaksi jual beli online tersebut di atas, maka penulis berpendapat perlu adanya pengkajian lebih mendalam dari segi modus-modus yang mengandung unsur penipuan dan berbagai cara agar pembeli tidak menjadi korban penipuan lebih lanjut, sehingga bahwa pencegahan dari sudut pandang hukum Islam perlu diteliti lebih lanjut dalam bentuk tesis yang berjudul “Bentuk-bentuk penipuan dalam praktik jual beli online dan cara pencegahannya dari sudut pandang hukum Islam”.

Tujuan Penelitian

Kegunaan Penelitian

Kajian Terhadap Penelitian Terdahulu

Penelitian tesis yang dilakukan oleh Yusuf Karuniawan Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Surakarta dengan judul “Pandangan Hukum Islam Terhadap Praktek Jual Beli Online Dengan Sistem Lelang (Studi Kasus Jual Beli Batu Mulia Di Jejaring Sosial Facebook)” . Penelitian skripsi yang dilakukan oleh Friska Muthi Wulandari, Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga dengan judul “Jual Beli Online Aman dan Syar’i”. Ulasan Hukum Islam Pada Jual Beli Busana Muslim Koleksi Shofiya Online di Media Sosial.

Metode Penelitian

  • Pendekatan dan Jenis Penelitian
  • Sumber Data
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Teknik Analisis Data

Penelitian ini disebut juga penelitian dengan menggunakan penelitian kepustakaan dan biasanya digunakan oleh para peneliti yang menganut paham kualitatif.21 Dalam penelitian ini, sumber data yang digunakan diperoleh melalui data dari berbagai literatur yang berkaitan erat dengan objeknya. Karena sumber data yang digunakan untuk menulis disertasi ini berupa data pustaka, maka dalam pengumpulan datanya penulis menggunakan metode dokumentasi. Metode dokumentasi merupakan suatu cara pengumpulan data yang menghasilkan catatan-catatan penting yang berkaitan dengan masalah yang diteliti sehingga diperoleh data yang lengkap, sahih dan tidak berdasarkan perkiraan.

Sistematika Penulisan

Kesimpulan yang diambil pada tahap awal didukung dengan bukti-bukti yang valid dan konsisten karena peneliti mengumpulkan data kembali untuk sampai pada kesimpulan yang kredibel, karena rumusan masalah dalam penelitian kualitatif masih bersifat sementara dan akan berkembang seiring dengan berlangsungnya penelitian di lapangan.

KAJIAN TEORI

Jual Beli dalam Hukum Islam

  • Pengertian Jual Beli
  • Rukun Jual Beli
  • Syarat Jual Beli
  • Dasar Hukum Jual Beli
  • Etika dalam Jual Beli
  • Macam-macam Jual Beli
  • Akad dalam Transaksi Jual Beli Online
  • Subjek dan Objek Jual beli Online
  • Komponan-komponen Jual Beli Online
  • Tempat Jual Beli Online
  • Jenis Transaksi Jual Beli Online

Hukum jual beli adalah boleh, kecuali jual beli yang diharamkan oleh syarak. 30 Allah SWT berfirman dalam QS. Salah satu sumber rujukan etika dalam jual beli ialah etika yang bersumberkan Rasulullah saw. Ini adalah jual beli yang mana salah satu rukunnya tidak dipenuhi, atau jual beli itu tidak disyariatkan secara asas dan sifatnya.

Misalnya jual beli yang dilakukan oleh anak-anak, orang gila, atau barang-barang yang dilarang syara' (bangkai, darah, daging babi, dan alkohol). Akad jual beli yang dilakukan secara lisan adalah suatu perjanjian yang dilakukan dengan mengucapkan ijab qobul secara lisan. Jual beli dengan akta atau dikenal dengan mu'athah yaitu mengambil dan memberikan barang tanpa izin qabul.

Jual beli dilakukan melalui jaringan yang terhubung dengan menggunakan ponsel, komputer, tablet dan lain-lain. Hukum dasar berbisnis online sama saja dengan akad jual beli dan akad salam, hal ini diperbolehkan dalam islam. Saat ini kartu pintar untuk jual beli online telah tersedia dalam bentuk perangkat lunak atau biasa disebut dengan kartu pintar virtual.

Mereka bekerja dengan berbagai bank di seluruh dunia dan pengembang perangkat lunak yang membeli dan menjual secara online. Salah satu tempat berjualan online yang paling banyak digunakan adalah forum yang digunakan sebagai tempat jual beli. Konsumen jual beli online semakin dituntut untuk mengetahui lebih jauh mengenai proses, risiko dan keamanan suatu transaksi online.

AKTIVITAS JUAL BELI ONLINE

Sejarah dan Perkembangan Jual Beli Online

  • Sejarah Jual Beli Online
  • Perkembangan Jual Beli Online di Indonesia

Juga pada tahun ini, Minitel dari Perancis menjadi pionir online pra-WWW. Awalnya sistem belanja online ini diberi nama Keranjang Online, kemudian namanya diubah menjadi Troli Belanja Online. Pada tahun 1980an, belanja online banyak dilakukan di Inggris dan beberapa negara Eropa seperti Perancis dimana Nissan, General Motors dan Peugeot dipasarkan melalui media online.

Server dan Browser World Wide Web pertama dibuat oleh Tim Berners-Lee pada tahun 1990 dan diumumkan serta tersedia untuk umum pada tahun 1991. Juga pada tahun ini, National Science Foundation (NSF) yang membuka jalan bagi pengguna komersial merupakan dorongan besar bagi e - industri - Perdagangan dan perkembangannya di masa depan. Juga pada tahun ini, Netscape memperkenalkan enkripsi SSL pada data yang ditransfer secara online, menyediakan sistem transfer data yang aman dan sistem belanja Intershop.55.

Hanya berselang 1 tahun yaitu pada tahun 1995 muncullah sistem belanja online yang terkenal selama ini yaitu Amazon.com yang kemudian disusul dengan munculnya Ebay. Tidak hanya perkembangan situs belanja online, berbagai sistem yang mendukung belanja online juga bermunculan. Ketiga, Jenis situs belanja online yang ketiga adalah pasar media sosial yang menggunakan media sosial untuk berjualan, seperti menggunakan media sosial Instagram, Facebook, Twitter dan media sosial lainnya.

Karena pesatnya perkembangan media sosial dan belanja online di Indonesia, konsumen Indonesia pun mulai terbiasa berbelanja online.

Pelaksanaan Jual Beli Online

Dalam melakukan transaksi elektronik, dalam hal ini jual beli online, terdapat kelebihan dan kekurangan yang menguntungkan pelaku usaha dan konsumen. Jual beli online merupakan bisnis yang dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja selama ada fasilitas akses internet. Tingkat keamanan yang berbeda-beda membuat setiap situs belanja dan penjualan online memiliki risiko penipuan yang berbeda-beda.

Banyak konsumen setelah menerima barang pesanan yang dibeli di situs belanja dan penjualan online menemukan barang yang diterima tidak sesuai dengan pesanan. Jenis penipuan yang terjadi dalam jual beli online biasanya terjadi berupa penipuan deskripsi barang, penipuan barang tidak sesuai pesanan, dan penipuan dengan berpura-pura menjual barang. Mencegah penipuan deskripsi barang dalam praktek jual beli online dapat dilakukan dengan meminta foto barang asli, sangat penting bagi pembeli untuk mengecek foto barang yang akan dibeli.

Pencegahan terhadap penipuan barang tidak sesuai pesanan dalam praktik jual beli online dapat dilakukan dengan tidak tergiur dengan barang murah, strategi penipu untuk memikat korbannya adalah dengan menetapkan harga barang yang sangat murah dibandingkan dengan barang tersebut. harga di pasar. Pencegahan penipuan dengan berpura-pura menjual barang pada praktek jual beli online dapat dilakukan dengan meminta nomor resi, nomor resi merupakan bukti nomor barang yang akan dikirimkan melalui suatu jasa pengiriman. Maka cara mencegah penipuan dalam praktek jual beli online menurut perspektif hukum Islam dapat dilakukan dengan waspada dan hati-hati dalam bertransaksi.

Jenis penipuan yang ditemukan dalam praktik belanja dan penjualan online (Lazada, Instagram, Facebook dan Shopee) biasanya terjadi dalam bentuk penipuan deskripsi barang, penipuan ketidakcocokan produk dan berpura-pura menjual barang. Menurut perspektif hukum Islam, cara mencegah cara-cara curang dalam praktik jual beli online dapat dilakukan dengan memperhatikan dan berhati-hati dalam bertransaksi. Fitria, Tira Nur, Bisnis Jual Beli Online Hukum Islam dan Hukum Negara, Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, Vol.

Unsure Jual Beli Online

Ruang Lingkup Transaksi Online

Bisnis online atau e-commerce erat kaitannya dengan transaksi bisnis yang dilakukan dengan menggunakan media elektronik atau biasa disebut transaksi elektronik (e-transactions). Pada model bisnis online B-to-B, hubungan bisnis yang terjadi dilakukan antara perusahaan dengan perusahaan atau antar pengusaha lain yang melakukan bisnis online. Disebut business to business karena keduanya merupakan perusahaan yang memproduksi barang dan jasa secara terpisah.

Pertukaran informasi hanya dilakukan dengan mitra bisnis saja, karena sudah mengetahui mitra komunikasinya maka jenis informasi yang dikirimkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan keyakinan para pihak. Purnomo dan Iswi Hariyani, Buku Pintar Bisnis Online dan Transaksi Elektronik, (Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2013), h. 33. Dalam memasarkan produknya secara online melalui e-commerce, pedagang idealnya tetap memberikan kesempatan kepada konsumen untuk melakukan penawaran, namun selama ini kontrak online pada umumnya masih berbentuk kontrak standar yang disebut dengan take it or let it contracts.

Internet digunakan sebagai sarana untuk bertukar informasi tentang properti, kualitas dan layanan suatu produk atau layanan yang sifatnya lebih spesifik.

Kelebihan dan Kekurangan Jual Beli Online

Pelaku usaha melakukan jual beli ini hanya beberapa jam setiap harinya berdasarkan kebutuhan. e) Akses pasar yang lebih luas. Kegiatan jual beli online ini menjadi bahan penelitian karena saat ini belanja online dengan sistem online banyak digunakan oleh masyarakat dan juga banyak memakan korban penipuan didalamnya, sehingga peneliti tertarik untuk meneliti kegiatan jual beli online. Hasil penelitian yang penulis lakukan berkaitan dengan bentuk-bentuk metode penipuan yang terjadi pada situs jual beli online, penulis mengambil dari kasus yang dialami korban dan mengkaji empat situs jual beli online yang terkait dengan permasalahan tersebut, yaitu empat situs lazada, instagram, facebook, dan shopee.

Keempat situs jual beli online tersebut mempunyai beberapa perbedaan, perbedaan tersebut mempengaruhi tingkat keamanan masing-masing situs jual beli online. Penulis menemukan tiga kasus penipuan mengaku menjual barang yang dialami konsumen. Meski jual beli online banyak memberikan dampak positif, namun ternyata di baliknya terdapat dampak negatif yang perlu diwaspadai.

Diharapkan penjual dapat meningkatkan efektivitas kinerja dan selalu menerapkan prinsip jual beli. Pembeli diharapkan lebih berhati-hati dalam memilih barang dan selalu menerapkan prinsip jual beli. Agustin, Aulia Nur, Tinjauan Hukum Islam Terhadap Jual Beli Busana Muslim Online Pada Koleksi Shofiya di Media Sosial, Skripsi Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta 2018.

Kurniawan, Yusuf, Pandangan Hukum Islam terhadap Praktek Jual Beli Online dengan Sistem Lelang (Studi Kasus Jual Beli Batu Mulia di Jejaring Sosial Facebook), Skripsi, Jurusan Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Surakarta, 2017. Noviantri, Nurmia, Tinjauan Hukum Islam Terhadap Jual Beli Shopee Online Dan Perlindungan Konsumen Di Shopee Menurut Mahasiswa UIN Syahid Jakarta, Skripsi Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, 2019. Wulandari, Friska Muthi, Perdagangan Online Aman dan Syar'i, Skripsi, Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, 2015.

MODUS PENIPUAN DAN CARA PENCEGAHAN DALAM

Penipuan Yang Terdapat Dalam Praktek Jual Beli Online

  • Penipuan Dalam Hal Penjelasan (Deskripsi) Barang
  • Penipuan Barang Tidak Sesuai Pesanan
  • Penipuan Dengan Cara Berpura-Pura Menjual Barang

Pencegahan Penipuan Dalam Praktek Jual Beli Online Menurut Prespektif

PENUTUP

Simpulan

Sikap waspada dan hati-hati ini bisa dilakukan dengan cara mencari foto barang aslinya, meminta rekomendasi teman, jangan mengandalkan testimoni, jangan tergiur dengan barang murah, simpan semua bukti dan transaksi dengan baik, minta pengiriman. nomor invoice, selalu utamakan transaksi dengan penggunaan sistem COD (Cash On Delivery) dan penggunaan jasa pihak ketiga (rekening bersama).

Saran

Jafar, Wahyu Abdul, Electronic Commerce (Jual Beli di Internet) di Review oleh Sisi Maslahah, Jurnal Ilmiah Intaj, Vol.

Referensi

Dokumen terkait

Stage 2 is the selection of articles according to the eligibility of specific criteria, namely: (1) research on maladaptive behavior that is overcome by behavior modification