PENDAHULUAN
Latar Belakang
Menurut pengertian hukumnya, sebagaimana ditentukan oleh undang-undang tentang ketentuan pokok pengelolaan lingkungan hidup Nomor 4 Tahun. 11Galigo Rusdi Andi Muhammad, “Perlindungan Hukum Masyarakat Terkait Pencemaran Lingkungan Hidup Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” Jurnal: Lex Librum.
Rumusan Masalah
Dalam undang-undang nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, pasal 3 menyebutkan hal itu. 67Pasal 4 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. pasal dalam undang-undang.
Tujuan Penelitian
Batasan Masalah
Kegunaan Penelitian
- Kegunaan Teoritis
- Secara Praktis
Andi Muhammad Rusdi Galigo, “Perlindungan Hukum Masyarakat Terkait Pencemaran Lingkungan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (Studi Kasus Pencemaran Sungai Cikijing Kecamatan Rancaekek Bandung Jawa Barat)”. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (Studi Kasus Kecamatan Biringkanaya dan Kecamatan Tamalanrea Kota Masakassar), tesis: UIN Alauddin Makassar, Agustus 2014.
Metode Penelitian
- Jenis dan Pendekatan Penelitian
- Waktu Dan Lokasi Penelitian
- Sumber dan Teknik Pengumpulan Data
- Teknik Analisis Data
Waktu yang digunakan tidak terbatas pada melakukan penelitian saja, subjek utama penelitian lapangan ini adalah Penambangan Batu dan Pasir oleh PT. Data sekunder adalah data lain yang berkaitan dengan penelitian ini yang berupa dokumen resmi, buku, hasil penelitian berupa laporan, catatan harian atau bahan pustaka lainnya.
KAJIAN TEORI
Pemerintah Daerah
- Pengertian Pemerintah Daerah
- Dasar Hukum
- Hubungan Pemerintah Pusat dan Daerah
- Urusan Pemerintahan
Pemerintahan daerah adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan oleh Pemerintah Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah menurut asas otonomi seluas-luasnya dalam sistem dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Indonesia.20. Bupati sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah yang mengarahkan pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah otonom. Berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Pasal 18 Ayat (2) menyatakan bahwa pemerintahan daerah provinsi, kabupaten, dan kota mengatur dan mengurus urusan pemerintahannya menurut asas otonomi dan tugas pembantuan.
DPRD dan kepala daerah berkedudukan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah yang diberi amanah rakyat untuk melaksanakan urusan pemerintahan yang dilimpahkan kepada daerah. Dalam pengaturan dan penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah, DPRD dan kepala daerah dibantu oleh Perangkat Daerah. Kemudian disebutkan bahwa Pemerintah Daerah berwenang mengatur dan mengurus sendiri urusan Pemerintahan menurut Asas Otonomi dan Tugas Pembantuan serta diberi otonomi yang seluas-luasnya.
Untuk menjamin agar pelaksanaan urusan pemerintahan yang diserahkan kepada daerah selaras dengan kebijakan nasional, Presiden wajib mengarahkan dan mengawasi penyelenggaraan pemerintahan daerah. Sesuai amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, ada urusan pemerintahan yang sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat, yang disebut urusan pemerintahan absolut, dan ada urusan pemerintahan konkuren.
Teori Lingkungan Hidup
- Pengertian Lingkungan Hidup
- Hak dan Kewajiban Masyarakat terhadap Lingkungan Hidup
- Izin Lingkungan
Hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat juga terkait dengan hak atas informasi lingkungan hidup dan peran dalam pengelolaan lingkungan hidup, para. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 17 Tahun 2012 tentang Pedoman Pelibatan Masyarakat dalam Proses Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup dan Perizinan Lingkungan Hidup. 36 Pelayanan Terpadu Satu Pintu: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, “Izin Lingkungan Hidup”, http://www.pelayananterpadu.menlhk.go.id (diakses: 09 Juli 2020).
Izin lingkungan dapat diajukan melalui survei UKL-UPL atau penilaian Amdal sesuai ketentuan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2012 tentang Kegiatan Wajib Amdal.38. 37 Pelayanan Terpadu Satu Pintu: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, “Izin Lingkungan Hidup”, http://www.pelayananterpadu.menlhk.go.id (diakses: 9 Juli 2020). 38 Pelayanan Terpadu Satu Pintu: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, “Izin Lingkungan Hidup”, http://www.pelayananterpadu.menlhk.go.id (diakses: 9 Juli 2020).
39 Pelayanan terpadu satu pintu: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, “Izin Lingkungan Hidup”, http://www.pelayananterpadu.menlhk.go.id (diakses pada: 9 Juli 2020). 40 Pelayanan terpadu dalam satu tempat: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, “Izin Lingkungan Hidup”, http://www.pelayananterpadu.menlhk.go.id (diakses pada: 9 Juli 2020).
Teori Pencemaran/Kerusakan Lingkungan
- Pengertian Pencemaran
- Macam-macam Pencemaran Lingkungan
Pencemaran lingkungan hidup adalah masuknya atau terserapnya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup. Pencemaran lingkungan hidup adalah suatu keadaan masuknya suatu bahan, energi, dan/atau informasi ke dalam lingkungan hidup atau masuk ke dalam lingkungan hidup karena kegiatan manusia dan/atau secara alamiah dalam batas-batas atau kerangka dasar tertentu, sehingga mengakibatkan gangguan, kerusakan, dan/atau penurunan kualitas lingkungan hidup. kualitas lingkungan hidup. lingkungan hidup, sehingga lingkungan hidup tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya bagi kesehatan, kesejahteraan dan keselamatan masyarakat. Pencemaran udara diartikan sebagai adanya bahan atau zat asing di udara yang menyebabkan perubahan komposisi udara dari keadaan normalnya.
Adanya bahan atau zat asing di udara dalam jumlah tertentu dan berada di udara dalam jangka waktu yang lama akan mengganggu kehidupan manusia, hewan, dan hewan. Terjadinya kerusakan lingkungan berarti berkurangnya daya dukung alam yang pada akhirnya akan menurunkan kualitas hidup manusia. Jika suatu sumber air yang termasuk golongan B (air yang dapat dijadikan air minum mentah) mengalami pencemaran dari air limbah industri sehingga tidak dapat digunakan lagi untuk air minum, maka kemungkinan besar sumber tersebut telah tercemar.
Sumber utama mikroorganisme patogen tersebut berasal dari kotoran manusia dan hewan yang tidak dikelola dengan baik. Pencemaran tanah biasanya berasal dari sampah yang dikumpulkan di tempat penampungan yang disebut TPA (Tempat Pembuangan Akhir).
Teori Hukum Islam
- Pengertian Hukum Islam (Hukum Syara’)
- Prinsip dan Karakteristik Hukum Islam
Dalam hukum Islam, tidak ada perbedaan yang jelas antara bidang hukum privat dan hukum publik, sebagaimana dipahami dalam yurisprudensi Barat. Hukum Islam merupakan hukum yang mempunyai karakter berbeda dengan ilmu-ilmu hukum lain pada umumnya. Sifat tersebut merupakan ketentuan yang tidak berubah, hukum Islam adalah hukum yang takmul (sempurna), wasatiyah (seimbang, serasi), harakah (bergerak dan berkembang sesuai perkembangan zaman).
Hukum dalam lingkup hukum Islam dapat dibedakan menjadi kategori hukum Islam dan yurisprudensi Islam. Doktrin utama dalam Islam tidak lain adalah ajaran tauhid yang menjadi landasan dalam struktur hukum Islam. Hasbi EshShiddieciy, salah satu ciri hukum Islam adalah takamul, yaitu lengkap, sempurna dan bulat, di dalamnya terhimpun berbagai pandangan hidup.
Dalam hal ini, difahamkan syariat Islam melarang seseorang itu hanya berzikir dengan Allah dan melupakan dunia. Manusia diperintahkan mencari rezeki, tetapi syariat Islam melarang perilaku empayar dan penjajah dalam mencari rezeki.
GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN
Profil PT. Rizki Putra Bersaudara
- Identitas Pemrakarsa
- Jenis Rencana Usaha dan/atau Kegiatan
- Lokasi Rencana Usaha dan/atau Kegiatan
Nama rencana usaha dan/atau kegiatan penambangan batu sungai dengan menggunakan aplikasi rock crusher & AMP (Asphalt Mixing Plant). Lokasi wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) penambangan batuan dengan aplikasi StoneCrusher dan AMP oleh PT. Dari areal pertambangan yang diperbolehkan berstatus lahan peruntukan pertambangan di wilayah sungai, pemrakarsa mengajukan permohonan hak pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) yang dikeluarkan oleh Balai VII Wilayah Sungai Sumatera, Provinsi Bengkulu.
Profil Desa Padang Leban
- Sejarah Desa
- Peta dan Kondisi Desa
- Kelembagaan Desa
- Dinamika Konflik
- Masalah dan Potensi
Berdasarkan isi Pasal 5 Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, maka tahap perencanaan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dilaksanakan melalui tahapan sebagai berikut: 69 Pasal 5 Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. sempat terhenti namun mulai lagi dan akhirnya ditutup kembali pada saat ini. 32 Tahun 2009 tentang Lingkungan Hidup jatuh tempo berdasarkan dokumen-dokumen tersebut. Laporan UKL dan UPL dari PT.
Selain itu, undang-undang no. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup disebutkan bahwa peran masyarakat diatur dalam Pasal 70: Pemeliharaan lingkungan hidup diatur dalam UU No. 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup diatur dalam Pasal 57 yang menyatakan, Ketentuan lebih lanjut mengenai pengelolaan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup dari Pasal 13 sampai dengan Pasal 55 diatur dengan peraturan Pemerintah”.
80H.A.Qadir GassingHT., MS, Fiqh Lingkungan Hidup “Kajian Kritis Penerapan Hukum Taklifi Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup”, (Makassar: UIN Alauddin, 2005), h.Berdasarkan penelitian tentang peran pemerintah daerah dalam kaitannya dengan kebijakan terhadap kerusakan lingkungan akibat penambangan batu dan pasir berdasarkan UU No. Gassing HT., M.S., H.A. Qadir, Fiqih Lingkungan Hidup “Kajian Kritis Penerapan Hukum Taklifi Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup”, Makassar: UIN Alauddin, 2005.
Galigo Rusdi Andi Muhammad, “Perlindungan hukum masyarakat mengenai pencemaran lingkungan hidup berdasarkan undang-undang nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup”, Jurnal: Lex Librum.
HASIL & PEMBAHASAN
Peran Pemerintah Daerah Dalam Penanggulangan Kerusakan Lingkungan
- Perencanaan
- Pengendalian dan Pemanfaatan
- Peran Pemerintah dalam Pencegahan terhadap Kerusakan Lingkungan 74
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Peran Pemerintah Terhadap Kerusakan
- Kajian Fiqih Terhadap Pemanfaatan Lingkungan Hidup
- Urgensi Pelaksanaan Fiqh Lingkungan
- Hukum Ibhahah dalam pengelolaan Lingkungan Hidup
Dalam buku fiqh lingkungan hidup karya H.A.Qadir gassing.HT, beliau mengemukakan bahwa dalam pembentukan kerangka hukum mengenai pemanfaatan lingkungan hidup terdapat dua kata yang saling berkaitan, yaitu ishlah dan ifsad. Kerangka hukum pemanfaatan lingkungan hidup terdiri dari beberapa unsur pendukung kerangka tersebut, yaitu ibahah, awamir dan nawahi yang puas dengan perilaku orang mulatto terhadap lingkungan hidup. Kerangka hukum ini menjelaskan bahwa dalam melaksanakan pengelolaan pemanfaatan lingkungan hidup, terdapat dua kata yang menjadi dasar kerangka utama pelaksanaan pemanfaatan lingkungan hidup bumi.
Dalam kitab fiqih lingkungan hidup yang disahkan oleh H.A.Qadir Gassing.HT.MS dijelaskan keselarasan antara konsep menjaga lingkungan dengan salah satu unsur Maqashid al-Syariah. Peran pemerintah dalam kebijakan penanggulangan kerusakan lingkungan akibat penambangan batu dan pasir di Desa Padang Leban, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Kaur akibat kerusakan lingkungan akibat penambangan batu dan pasir oleh PT. Penilaian hukum yang positif terhadap peran pemerintah dalam kebijakan penanganan kerusakan lingkungan akibat penambangan batu dan pasir yang dilakukan PT.
Sedangkan berdasarkan tinjauan hukum Islam terhadap peran pemerintah dalam menangani kerusakan lingkungan akibat penambangan pasir dan batu, dapat disimpulkan bahwa dalam hukum Islam pembahasan tentang lingkungan hidup tidak dibahas dalam kajian Fiqih siyasah dusturiyah bahwa merupakan pembahasan tersendiri mengenai pengelolaan dan pemanfaatan lingkungan hidup yang dikenal dengan istilah yurisprudensi lingkungan hidup, dimana peran pemerintah sebagai mediator dan pengikut jika terjadi konflik atau permasalahan sangat dianjurkan dalam hukum Islam. Diharapkan pemerintah dapat secara maksimal menjadi pelindung dan mediator serta menjadi advokat bagi masyarakat desa Padang-Lebanon jika timbul konflik atau permasalahan mengenai kerusakan lingkungan akibat penambangan batu dan pasir yang dilakukan oleh perusahaan atau badan hukum swasta.
PENUTUP
Kesimpulan
32 Tahun 2009 (Studi di Desa Padang Leban Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur) yang dilakukan penulis, maka penulis menarik kesimpulan yaitu. Rizki Putra Bersaudara berperan sebagai mediator dan pengikut ketika timbul konflik atau permasalahan, namun masih banyak kendala dan kendala dalam pelaksanaannya. Salah satu bentuk perlindungan hukum yang ditawarkan adalah pemberian dana kompensasi kepada masyarakat Desa Padang Leban.
Saran
Hadjon, Philipus, 1987, Perlindungan rakyat untuk rakyat di Indonesia (kajian tentang asas-asasnya, penanganan oleh pengadilan di lingkungan peradilan umum dan pembentukan peradilan tata usaha negara), Surabaya: PT. Ilham Arfianto, Sigit, “Penegakan hukum lingkungan hidup berdasarkan alternatif penyelesaian sengketa dan fiqh lingkungan hidup (studi kasus pencemaran sungai di desa Ngmplak Kidul, kecamatan. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Kamus versi online/online), https ://kbbi.web.id>lingkungan.