• Tidak ada hasil yang ditemukan

ISRAK MIKRAJ - DALIL AL QURAN

N/A
N/A
MOHD ZAKI BIN SULAMAN Moe

Academic year: 2024

Membagikan " ISRAK MIKRAJ - DALIL AL QURAN"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ISRAK MIKRAJ

{ ُري ِصَب ۡلٱ ُعيِمّسلٱ َوُه ۥُهّنِإ ۚاَنِت َٰياَء ۡنِم ۥُهَي ِرُنِل ۥُهَل ۡوَح اَن ۡكَر َٰب يِذّلٱ اَص ۡقَ ۡلٱ ِدِج ۡسَمۡلٱ ىَلِإ ِماَرَحۡلٱ ِدِج ۡسَمۡلٱ َنّم لل ۡيَل ۦِهِد ۡبَعِب ٰىَر ۡسَأ ٓيِذّلٱ َن َٰح ۡبُس } [Surah Al-Isrâ’: 1]

Maha Suci Allah yang telah menjalankan hambaNya (Muhammad) pada malam hari dari Masjid Al-Haraam (di Makkah) ke Masjid Al-Aqsa (di Palestin), yang Kami berkati sekelilingnya, untuk memperlihatkan kepadanya tanda-tanda (kekuasaan dan kebesaran) Kami. Sesungguhnya Allah jualah yang Maha Mendengar, lagi Maha Melihat.

{ ٰى َر ۡخُأ ًةَل ۡزَن ُهاَءَر ۡدَقَل َو }

[Surah An-Najm: 13]

Dan demi sesungguhnya! (Nabi Muhammad) telah melihat (malaikat Jibril, dalam bentuk rupanya yang asal) sekali lagi,

{ ٰىَهَتنُمۡلٱ ِة َر ۡد ِس َدنِع }

[Surah An-Najm: 14]

Di sisi "Sidratul-Muntaha";

{ ٰٓى َوۡأَمۡلٱ ُةّنَج اَهَدنِع }

[Surah An-Najm: 15]

Yang di sisinya terletak Syurga "Jannatul-Makwa".

{ ٰىَش ۡغَي اَم َة َر ۡدّسلٱ ىَش ۡغَي ۡذِإ }

[Surah An-Najm: 16]

(2)

(Nabi Muhammad melihat jibril dalam bentuk rupanya yang asal pada kali ini ialah) semasa " Sidratul Muntaha" itu diliputi oleh makhluk-makhluk dari alam- alam ghaib, yang tidak terhingga.

{ ٰىَغَط اَم َو ُرَصَب ۡلٱ َغاَز اَم }

[Surah An-Najm: 17]

Penglihatan (Nabi Muhammad) tidak berkisar daripada menyaksikan dengan tepat (akan pemandangan yang indah di situ yang diizinkan melihatnya), dan tidak pula melampaui batas.

{ ٰٓىَر ۡبُكۡلٱ ِهّبَر ِت َٰياَء ۡنِم ٰىَأَر ۡدَقَل }

[Surah An-Najm: 18]

Demi sesungguhnya, ia telah melihat sebahagian dari sebesar-besar tanda-tanda (yang membuktikan luasnya pemerintahan dan kekuasaan) Tuhannya.

Referensi

Dokumen terkait

Pada Ayat 2 & 3 Allah SWT telah melepaskan beban berat yang dihadapi nabi Muhammad saw, yaitu berupa kesusahan dan penderitaan ketika menghadapi kaum

Jibril kepada Nabi Muhammad SAW, tertulis didalam mushhaf, dimulai dari surat al- Fātiḥah dan diakhir dengan surat al-Nās, (3) Alquran merupakan kalam Allah

Ibadah merupakan kewajiban manusia sebagai makhluk sebagai wujud dari cita-cita Tuhan menciptakannya ke muka bumi. Sehingga dengan demikian, semua para nabi

Allah SWT menurunkan Al qur’an dengan perantara malaikat jibril sebagai pengantar wahyu yang disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW di gua hiro pada tanggal 17

masa Nabi Muhammad SAW pemeliharaan Al- Qur’an dilakukan dengan cara takrir, yaitu mengulangi bacaan yang telah diperoleh dengan. diperdengarkan kepada

Menjelaskan orang-orang kafir Mekah yang menghalang-halangi kegiatan agama Islam dan mendurhakai Nabi Muhammad saw oleh karena itu Nabi memohon kepada Allah agar diturunkan

Bukan sahaja wahyu yang turun kepada nabi Muhammad saw itu sebagai bahan pengajaran nabi bahkan ia juga merupakan sumber pendidikan Rasulullah saw kepada keluarga

Maka dari itu Allah SWT menurunkan al-Qur’an ini sebagai petunjuk, yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril, yang kemudian menjadi pedoman hidup bagi umat