• Tidak ada hasil yang ditemukan

JAMAN PENJAJAHAN BELANDA JAMAN PENJAJAHAN BELANDA

N/A
N/A
Ayg Andut@

Academic year: 2024

Membagikan "JAMAN PENJAJAHAN BELANDA JAMAN PENJAJAHAN BELANDA"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

JAMAN PENJAJAHAN BELANDA

JAMAN PENJAJAHAN BELANDA

(2)

IDENTITAS

NAMA : DELLA RAMADHANA

TEMPAT TANGGAL LAHIR : BUNGUR,20-10-2006 JENIS KELAMIN : PEREMPUAN

ANAK KE : 1

HOBBY : JALAN - JALAN SEKOLAH : SMK NEGERI 1 :BATUMANDI

ALAMAT : BUNGUR,RT 2

(3)

Belanda dianggap menjajah Indonesia selama 3,5.

Banyak hal mempercayai hal tersebut namun ada sebagian orang yang menyangkal lamanya

penjajahan tersebut. Ucapan Bung Karno “Indonesia dijajah selama 350 tahun” semata – mata hanya

untuk menaikkan semangat patriotisme rakyat Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan

AWAL KEDATANGAN BELANDA

(4)

Belanda pertama kali mendarat di Indonesia yaitu di pelabuhan Banten dengan empat buah kapal yang dipimpin oleh Kapten Pieter Keyzer dan Cornelsi de

Houtman pada 23 Juni 1596.

Belanda pertama kali mendarat di Indonesia yaitu di pelabuhan Banten dengan empat buah kapal yang dipimpin oleh Kapten Pieter Keyzer dan Cornelsi de

Houtman pada 23 Juni 1596.

Awal Kedatangan Belanda ke Indonesia (1596 – 1601)

Kedatangan kapal Cornelis de Houtman dan awak kapalnya semula disambut dengan

baik oleh para pribumi Banten.

(5)

Namun, sambutan baik ini disalah artikan oleh Cornelis de Houtman yang justru bertindak kasar kepada pribumi Banten yang menawarkan keramah

tamahan kepada mereka

.

Tujuan Belanda ke Indonesia semula murni untuk berdagang rempah – rempah, mengambil keuntungan besar

dari penjualan rempah – rempah yang sangat di butuhkan di Eropa. Namun

pada perkembangannya tujuan tersebut berubah dari yang semula

berdagang dan selanjutnya memonopoli perdagangan hingga

menjajah Indonesia.

(6)

Kedatangan Belanda ke Banten bertepatan dengan rencana penyerangan Banten ke Palembang. Banten meminta Belanda meminjamkan kapalnya untuk dipergunakan sebagai

tambahan kapal pengangkut pasukan Banten untuk

penyerangan ke Palembang. Namun rencana tersebut ditolak oleh Belanda dengan alasan mereka datang ke Banten untuk berdagang dan akan kembali ke Belanda setelah selesai

melakukan transaksi perdagangan.

Pada waktu panen, harga lada akan lebih murah.

Hal ini membuat Mangkubumi Jayanegara marah.

Yang lebih parah adalah suatu malam Belanda membawa dua kapal dari Banten yang penuh

dengan lada dan memindahkan ke kapalnya.

Karena kepergok melakukan hal tersebut, Belanda kemudian menembaki kota Banten.

(7)

Atas kejadian ini mengakibatkan rakyat Banten sangat marah. Beberapa dari tentara Banten

menyerbu ke kapal Belanda dan selanjutnya menangkap kapten Houtman beserta delapan anak kapalnya. Houtman baru dilepaskan dengan tebusan 45.000 Gulden serta diusir dari tanah Banten pada 2

Oktober 1596

Dua tahun kemudian tepatnya pada 1 Mei 1598, rombongan pedagang dari Belanda berangkat dipimpin oleh Jacob van Neck dibantu van Waerwijk dan van Heemskerck

tiba di Banten  pada 28 November 1598.

Pribumi Banten menerima dengan baik karena sikap Belanda berbeda dengan pada

saat kedatangan Houtman. 

(8)

bahkan permohonan mereka untuk bertemu dengan Sultan pun dikabulkan. van neck membawakan piala berkaki emas sebagai tanda

persahabatan dengan Sultan Banten, Sultan Abdul Mafakhir.

Mangkubumi Jayanegara kemudian membujuk van Neck untuk membantu melakukan penyerangan ke Palembang atas pembalasan

kematian Sultan Muhammad dengan janji memberikan dua kapal penuh lada. Awalnya van Neck menyetujui tapi dengan syarat satu

kapal diberikan di awal dan satu kapal diberikan setelah perang sedangkan Mangkubumi menghendaki pembayaran dilakukan sekaligus

setelah perang.

Van Neck membawa pulang tiga kapal yang penuh dengan muatan, sementara dua pembantunya yaitu van Waerwijk dan van Heemskerck melakukan pelayaran lagi untuk

mencapai wilayah Maluku dengan lima buah kapal.

(9)

TERIMA

KASIH

Referensi

Dokumen terkait