PROGRAM STUDI DI FAKULTAS KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM USHULUDDIN ADAB DAN INSTITUT NASIONAL AGAMA ISLAM DAKWAH (IAIN) PAREPARE. Segenap dosen program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam yang berbagi ilmu dan mencurahkan waktunya untuk pembinaan penulis selama menempuh studi di IAIN Parepare.
DAFTAR TABEL
DAFTAR LAMPIRAN No Lampiran Judul Lampiran
PENDAHULUAN
- Latar Belakang
- Rumusan Masalah
- Tujuan Penelitian
- Kegunaan Penelitian
Dalam proses membaca daring, banyak mahasiswa IAIN Parepare yang masih mengalami kendala khususnya dalam komunikasi. Seberapa besar hambatan komunikasi psikologis, semantik, teknis, fisik, biogenetik, sosiologis dan ekologis dalam proses membaca online pada mahasiswa IAIN Parepare.
TINJAUAN PUSTAKA
- Tinjauan Penelitian Relevan
- Tinjauan Teori
- Hambatan Komunikasi
- Pola Komunikasi
- Kuliah Daring
- Mahasiswa IAIN Parepare
- Bagan Kerangka Pikir
- Hipotesis Penelitian
19 Ferdinand Tonies (Onong Uchyana Efendi, 1989) tentang klasifikasi interaksi manusia yang dikutip dari buku komunikasi Suryanto, Pengantar Ilmu Komunikasi, hal. 20 Ferdinand Tonies (Onong Uchyana Efendi, 1989) tentang klasifikasi interaksi manusia yang dikutip dari buku komunikasi Suryanto, Pengantar Ilmu Komunikasi, hal.
METODE PENELITIAN
- Jenis dan Paradigma Penelitian 1. Jenis Penelitian
- Lokasi Dan Waktu Penelitian
- Populasi Dan Sampel
- Teknik dan Instrumen Pengumpulan Data
- Prasyarat 1. Uji Validitas
Sampel ialah sebahagian daripada populasi yang mempunyai ciri-ciri atau keadaan tertentu untuk dikaji. 30. Sampel mesti mempunyai sekurang-kurangnya satu sifat yang sama, kedua-dua sifat semula jadi dan ciri pengkhususan. Perkadaran sampel, iaitu keseimbangan antara bilangan sampel dan bilangan populasi, boleh terlalu besar atau terlalu kecil. 31.
Disusul fakultas ekonomi dan bisnis Islam dengan jumlah mahasiswa 2.624 orang, fakultas syariah dan hukum Islam dengan jumlah mahasiswa 1.237 orang, serta fakultas ushuluddin adab dan dakwah dengan jumlah mahasiswa 1.856 orang. teknik angket, dan dokumentasi. Angket atau angket adalah suatu teknik pengumpulan data melalui suatu formulir yang berisi pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada responden secara tertulis untuk memperoleh jawaban atau jawaban dan informasi yang diperlukan oleh peneliti.32.
Dokumentasi merupakan salah satu metode atau teknik pengumpulan data yang digunakan dalam metodologi penelitian sosial. Tinggi rendahnya validitas instrumen menunjukkan sejauh mana data yang dikumpulkan tidak menyimpang dari deskripsi variabel yang ditanyakan.33. Dalam pandangan positivis (kuantitatif), data dikatakan reliabel jika dua atau lebih peneliti pada objek yang sama menghasilkan data yang sama, atau peneliti yang sama menghasilkan data yang sama pada waktu yang berbeda, atau jika sekelompok data dipecah menjadi dua. . tidak ada data lain.34 .
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1. Deskripsi Data
Pengujian Instrumen Penelitian 1. Uji Validitas
Berdasarkan tabel uji validitas di atas dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 22 menunjukkan bahwa hasil pernyataan setiap item hambatan komunikasi diperoleh r hitung (0,190) > r tabel (0,100) dengan nilai signifikansi (0,000) < 0,05.
Uji Realiblitas
Dan berdasarkan tabel uji reliabilitas pada perkuliahan daring diperoleh nilai Cronbach’s Alpha dari 12 butir pernyataan pada perkuliahan daring sebesar 0,898. Nilai Cronbach’s Alpha menunjukkan tingkat konsistensi instrumen penelitian yang digunakan sebesar 78,7% yang berarti jika kuesioner dalam penelitian ini digunakan berulang kali pada populasi maka akan memberikan nilai konsistensi yang tinggi untuk mengukur hambatan komunikasi universitas di bidangnya. IAIN. Jaringan pelajar Parepare.
Karakteristik Responden
Artinya sebagian besar mahasiswa IAIN Parepare setuju dengan pernyataan bahwa pemilihan media dalam proses perkuliahan online sangat penting untuk diterapkan agar komunikasi yang terjadi saat itu efektif. Artinya sebagian besar mahasiswa IAIN Parepare setuju dengan pernyataan bahwa diskusi yang menarik meningkatkan semangat belajar mahasiswa selama proses perkuliahan online. Berdasarkan data pada tabel di atas, sebanyak 29,5% (112 orang) responden menjawab sangat setuju dengan pernyataan tersebut. Umpan balik yang tinggi atau tanggapan yang tinggi diberikan oleh dosen terhadap tugas agar komunikasi dapat berjalan secara efektif, sebesar mereka menyetujuinya. , sebanyak 8,4% (32 orang) menjawab kurang setuju dengan pernyataan tersebut, dan 0,8% (3 orang) menjawab sangat tidak setuju dengan pernyataan tersebut.
Berdasarkan data pada tabel dan diagram 16 di atas, terdapat 23,9% (91 orang) yang menyatakan sangat setuju dengan pernyataan perasaan bahagia, khawatir, cemas, marah, dan kebingungan mempengaruhi proses pembelajaran daring. Masyarakat) menyatakan setuju, sebanyak 9,5% (18 orang) menjawab kurang setuju, dan 0,5% (2 orang) menyatakan tidak setuju sama sekali. Mahasiswa IAIN Parepara setuju dengan pernyataan mengenai perasaan senang, khawatir, cemas, marah dan bingung yang mempengaruhi proses perkuliahan online. Artinya mayoritas mahasiswa IAIN Parepare setuju dengan pernyataan banyaknya kegiatan (organisasi, pekerjaan, dan lain-lain) yang mengganggu fokus selama perkuliahan daring. Berdasarkan 30 tabel dan diagram di atas, 16,3% (62 orang) menjawab sangat setuju dengan pernyataan bahwa keadaan fisik dan mental seseorang (mahasiswa) menghambat komunikasi selama perkuliahan daring, jumlah yang sama) menjawab dengan menyatakan setuju, 8,4% (32 orang) menjawab tidak setuju, dan 1,6% (6 orang) sama sekali tidak setuju dengan pernyataan tersebut.
Artinya sebagian besar mahasiswa IAIN Parepara memilih setuju dengan pernyataan tentang kondisi fisik dan mental seseorang (mahasiswa) yang menghambat komunikasi selama perkuliahan daring. Berdasarkan tabel dan diagram 31 diatas, 14,5% (55 orang) menjawab sangat setuju dengan pernyataan tentang Hambatan komunikasi lebih sering terjadi pada lingkungan eksternal seperti proses perkuliahan online, dibandingkan pada lingkungan pribadi (keluarga), bagaimana banyak orang) setuju dengan pernyataan ini, sebanyak 10,5% (40 orang) menjawab kurang setuju dengan pernyataan ini, dan 1,1% (4 orang) sama sekali tidak setuju dengan pernyataan ini. Artinya mayoritas mahasiswa IAIN Parepare memilih setuju dengan pernyataan tersebut. Hambatan komunikasi lebih sering terjadi di lingkungan eksternal, seperti proses perkuliahan online, dibandingkan di lingkungan personal (keluarga).
Artinya sebagian besar mahasiswa IAIN Parepare memilih setuju dengan pernyataan tersebut.Faktor lingkungan yang kurang mendukung membuat komunikasi selama perkuliahan daring tidak efektif. Artinya sebagian besar mahasiswa IAIN Parepare memilih setuju dengan pernyataan tersebut. Efektivitas perkuliahan online dipengaruhi oleh lingkungan yang padat lalu lintas.
Pembahasan
Berada di lingkungan dengan trafik yang tinggi menjadi salah satu faktor yang menghambat efektivitas perkuliahan daring dapat berjalan dengan baik. Di IAIN Parepare perkuliahan online dimulai pada akhir bulan Maret 2020 sesuai dengan Surat Pemberitahuan Rektor IAIN Parepare No. Teori ini menekankan pentingnya pemilihan media dalam komunikasi, khususnya komunikasi pada saat memberikan kuliah online.Dari hasil survei diketahui bahwa tingkat pemilihan media pada saat memberikan kuliah online berada pada kategori komparatif tinggi yang artinya media tersebut atau alat akses yang digunakan dalam proses perkuliahan online penting untuk meminimalkan risiko hambatan komunikasi dan mengurangi ambiguitas dan ketidakpastian informasi.
Dalam proses perkuliahan daring banyak faktor yang mengganggu komunikasi antara dosen dengan mahasiswa dan mahasiswa dengan mahasiswa, salah satunya adalah hambatan komunikasi. Selain hambatan psikologis, terdapat faktor lain yang dapat menghambat komunikasi yaitu hambatan semantik.Berdasarkan hasil survei juga terdapat nilai perbandingan untuk indikator hambatan semantik dalam kategori tinggi, terdapat tabel 22, 23 dan 24, dengan nilai akumulatif berada pada kategori tinggi yang berarti hambatan. Semantik inilah yang menjadi salah satu faktor penghambat komunikasi online mahasiswa IAIN Parepare dalam perkuliahan. Selain itu terdapat pula hambatan fisik, yang setelah dilakukan survey dengan hasil diatas maka dapat diartikan bahwa hambatan fisik juga termasuk dalam kategori faktor penghambat komunikasi online perkuliahan dengan rasio setuju dan tidak setuju yang tinggi yaitu dapat dilihat pada Tabel 25, 26 dan 27, dengan nilai kumulatif termasuk dalam kategori tinggi.
Untuk indikator hambatan teknis ini, hasil yang diperoleh setelah melakukan survei diperoleh hasil atau nilai perbandingan yang tinggi antara keputusan setuju dan tidak setuju, dengan nilai kumulatif dalam kategori tinggi yang berarti hambatan teknis juga termasuk dalam faktor yang mempengaruhi. menghambat komunikasi pengajaran daring dengan rasio yang tinggi pada Tabel 28, 29 dan 30. Setelah meninjau hasil survei indikator hambatan sosiologi, maka dapat dikatakan bahwa hambatan sosiologi termasuk di antara faktor penghambat perkuliahan daring mahasiswa IAIN Parepara dengan rasio yang tinggi pada Tabel 34. Artinya hambatan ekologis menjadi salah satu faktor penghambat komunikasi mahasiswa kursus online IAIN Parepare.
PENUTUP
Saran
Berdasarkan hasil kajian tentang hambatan komunikasi pada perkuliahan online pada mahasiswa IAIN Parepare, diharapkan guru lebih memperhatikan materi atau isi pembelajaran yang disampaikan kepada mahasiswa dan juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memilih media yang ingin digunakan. dalam proses perkuliahan online dan mahasiswa diharapkan lebih memperhatikan kondisi lingkungan tempat tinggalnya, belajar dan lebih mengutamakan lingkungan yang kondusif agar terciptanya perkuliahan online yang efektif dan terhindar dari hambatan atau gangguan komunikasi. Disarankan bagi peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian ini lebih lanjut dengan menambahkan faktor-faktor lain yang mungkin lebih mempengaruhi hambatan komunikasi mahasiswa pada perkuliahan daring. Selain itu, bagi peneliti selanjutnya sebaiknya menggunakan metode lain dalam penelitiannya, seperti metode kualitatif dengan melakukan wawancara, sehingga informasi yang diperoleh bervariasi.
DAFTAR PUSTAKA
KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGARA SIAP FAKULTAS USHULUDDIN ADAB DAN DAKWAH Jl. Bapak/Ibu/Saudara/Saya untuk menyelesaikan karya (disertasi) pada Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare Parepare, I,. Untuk kelancaran penelitian ini, saya mohon kesediaannya untuk mengisi kuesioner penelitian ini.
Terima kasih atas kesediaan Anda untuk menjawab pertanyaan atau pernyataan dalam kuesioner ini.
Kisi-Kisi Instrumen Penelitian
Berbicara terlalu cepat, gagap, dan pengucapan kata yang tidak jelas terkadang bisa membuat komunikasi menjadi tidak efektif. Musik yang keras, angin kencang, dan juga kebisingan kendaraan karena faktor lingkungan menghambat komunikasi sehingga perkuliahan daring tidak berjalan. Faktor lingkungan (jaringan, suara keras, dll) saat melakukan pembacaan online memberikan hasil yang berbeda-beda.
Hambatan komunikasi lebih sering terjadi pada lingkungan eksternal seperti proses perkuliahan online dibandingkan dengan lingkungan. Media pembelajaran yang dapat diakses kapanpun dan dimanapun dapat membuat proses perkuliahan online berjalan dengan baik. Media pembelajaran yang mudah diakses dari perangkat apa pun (komputer/laptop, tablet, ponsel, dll) membuat proses perkuliahan online berjalan efektif.
Konten pembelajaran yang disajikan atau dikemas dalam berbagai cara dengan menggunakan media digital yang berbeda-beda membuat perkuliahan online semakin menarik. Tugas guru yang logis, terstruktur, dan dapat dicapai membuat perkuliahan online semakin menarik. Penjelasan aturan diskusi yang diberikan serta rangsangan interaksi yang baik antara siswa dan guru membuat perkuliahan online semakin menyenangkan.
Tingkat ketanggapan atau responsiveness dosen dalam memfasilitasi diskusi pada saat perkuliahan daring mampu memberikan tingkat pemahaman yang tinggi kepada mahasiswa. Pemilihan media berbasis video (zoom, dll) membuat perkuliahan online lebih efektif dibandingkan media berbasis teks (WA, dll).