Nama : Silvi Afrianingrum NIM : 192180067
Kelas : 4B
1. Cara mengajarkan demokrasi di sekolah yaitu :
a. Banyak teman yang beraneka ragam asal daerah, dari itu kita bisa mengajarkan bahwa di setiap daerah memiliki kekhasan masing-masing maka kita harus saling menghargai dan menghormati.
b. Mengingatkan kepada anak sekolah dasar bahwa hidup itu harus saling tolong menolong.
c. Mengajarkan kepada anak sekolah dasar bahwa menghargai pendapat dalam berdiskusi di kelas merupakan sesuatu yang wajar, untuk itu sikap yang harus dilakukan yaitu saling menghargai pendapat satu sama lain.
d. Ketika sedang ada permasalahan di kelas misal ada pembagian daftar piket maka diajarkan dengan menyelesaikan dengan ermusyawarah.
e. Ketika ada teman yang sedang berkelahi jangan dihakimi sendiri tetapi mintalah bantuan kepada guru untuk membantu menyelesaikan.
f. Mengajarkan kepada anak untuk bertanggung jawab dalam menjalankan tugas dari guru maupun siapapun.
g. Mengajarkan kepada anak bahwa setiap ada penjelasan dari guru untuk selalu diperhatikan dan didengarkan karena merupakan contoh menghargai orang yang sedang berbicara di depan.
h. Selalu mengajarkan kebaikan kepada siswa dalam berbuat.
i. Menyelesaikan masalah yang ada dengan bermusyawarah.
j. Mengajarkan siswa untuk selalu memberikan kesempatan kepada orang lain untuk menyampaikan pendapatnya. Misalnya ketika pembelajaran guru selalu memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan pendapat atau pertanyaan.
2. Soal pilihan gana 1) Garuda pancasila
Akulah ....
Apa kata yang tepat untuk melengkapi syair lagu diatas?
a. Patriot proklamasi
b. Ayo maju c. Pendukungmu
2) Siapa pencipta lagu Garuda pancasila?
a. Ibu Sud b. Sudharnoto c. A T Mahmud Soal Menjodohkan Padi dan Kapas
Ketuhanan yang Maha Esa
Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia
3) Isian Singkat
a. Bunyi sila ketiga pancasila adalah...
b. Contoh pengamalan sila pancasila kelima adalah...
3. Cara mengajarkan siswa sekolah dasar agar kedepannya mampu menjadi warga negara yang memiliki kemampuan
a. Dalam partisipasi politik yaitu dengan memeri gambaran kepada siswa sekolah dasar tentang sistem pemerintahan di Indonesia itu bagaimana. Kedudukan dan tujuan di setiap tingkatannya. Kemudian memberi ruang untuk siswa sekolah dasar berimajinasi atau membayangkan apa yang akan dilakukan ketika sudah dewasa nanti untuk Inonesia. Nah siswa akan menyebutkan apa yang seharusnya dilakukan kedepannya untuk Indonesia.
b. Dalm partisipasi sosial. Misalnya di lingkungan sekitar untuk menjadi masyarakat yang sesungguhnya pasti memiliki peran dan tanggungjawab masing-masing.
Mengajarkan siswa untuk selalu peduli akan lingkungan sekitar mungkin isa menjadi jalan untuk menanamkan sikap peduli terhadap lingkungan sekitar sejak dini. Bergotong royong dalam mewujudkan desa dengan semestinya.
c. Dalam bidang ekonomi, Sebaiknya didik anak untuk lebih percaya diri dan menghilangkan rasa malu dalam dirinya. Berhenti berpikir tentang rasa malu terhadap orang lain, dan berhentilah untuk hanya berpikir tentang diri sendiri.
Ajak anak untuk mulai berani berinteraksi dengan orang lain, dan tampil lebih percaya diri akan kemampuan mereka. Percaya diri agar berani berbicara, ketika
anak sudah dewasa dengan modal bericara isa memjukan perekonomian karena bisa mempromosikan produk dengan jelas.
d. Dalam bidang budaya misalnya dengan menanamkan sejak dini mencintai budaya lokal. Misalnya di Purworejo ada kesenian daerah yaitu Tari Ndolalak. Maka untuk memperkenalkan dan membuat siswa menyukai tari Ndolalak adalah dengan mempraktikkan setiap seminggu sekali. Pada hari tertentu dilakukan menari bersama atau tarian masal. Kegiatan ini akan menjadi pondasi siswa untuk menguriuri budaya daerah.
4. Contoh Pembelajaran dengan model Portofolio
Dalam pembelajaran berbasis portofolio guru tidak berperan sepenuhnya. Guru hanya memberi instruksi kepada siswa. Contoh pembelajaran pada materi “Mengenal tari Kreasi Daerah” materi kelas VI,
Bentuklah kelompok yang beranggotakan 3-4 orang. Lakukan perintah dan jawab dengan mendiskusiskan dengan kelompok. Susunlah ke dalam paper.
a. Carilah 5 gambar tari khas daerah dan tari kreasi daerah!
b. Carilah informasi mengenai sejarahnya!
c. Apa saja properti yang digunakan ketika menari?
d. Bagaimana cara menarikan tarian tersebut?
e. Adakah makna dari tarian tersebut? Jika ada bolehkah diceritakan?
Kemudian siswa diminta untuk mendiskusikan tugas tersebut.
5. Contoh Pembelajaran tematik PKN SD Tema :
Kelas : V
Waktu : 120 menit
I. Kompetensi dasar dan Indikator
Mata Pelajaran Kompetensi dasar dan Indikator
PKn 1.4 Mensyukuri manfaat
persatuan dan kesatuan sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa.
2.4 Menampilkan sikap jujur pada penerapan nilai-nilai persatuan dan kesatuan
untuk membangun
kerukunan di bidang sosial budaya.
3.4 Menggali manfaat persatuan dan kesatuan untuk membangun kerukunan hidup.
4.4 Menyajikan hasil penggalian tentang manfaat persatuan dan kesatuan untuk membangun kerukunan.
IPA 3.9 Mengelompokkan
materi dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan komponen penyusunnya (zat tunggal dan
campuran).
4.9 Melaporkan hasil pengamatan sifat-sifat campuran dan komponen penyusunnya dalam kehidupan sehari-hari.
IPS 3.1 Mengidentifikasi
karakteristik geografis Indonesia sebagai negara kepulauan/maritim dan agraris serta pengaruhnya terhadap kehidupan ekonomi, sosial, budaya, komunikasi, serta
transportasi.
4.1 Menyajikan hasil
identifikasi karakteristik geografis Indonesia sebagai negara kepulauan/
maritim dan agraris serta pengaruhnya terhadap kehidupan ekonomi, sosial, budaya, komunikasi, serta transportasi.
SBDP 3.2 Memahami tangga nada.
4.2 Menyanyikan lagu-lagu dalam berbagai tangga nada dengan iringan musik.
Bahasa Indonesia 3.3 Meringkas teks penjelasan (eksplanasi) dari media cetak atau elektronik.
4.3 Menyajikan ringkasan teks penjelasan (eksplanasi)
dari media cetak atau elektronik dengan menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif secara lisan,
II. Materi Pembelajaran 1. PKN
a. Manfaat persatuan dan kesatuan
b. Sikap jujur pada nilai persatuan dan kesatuan, 2. IPA
a. Zat tunggal dan zat campuran
b. Sifat-sifat zat campura dan zat tunggal, 3. IPS
a. Karakteristik eografis Indonesia
b. Identifikasi karakteristik geografi Indonesia,
4. SBDP
a. Memahami tangga nada, b. Menyampaikan lagu-lagu, 5. Bahasa Indonesia
a. Teks penjelasan atau eksplanasi
b. Menyajikan ringkasan teks eksplanasi, III. Kegiatan pembelajaran
1. Kegiatan persiapan
Mempersiapkan media atau alat bantu belajar yang mendukung 2. Kegiatan pembukaan
Presensi dan memberikan gambaran materi yang akan dibahas.
3. Kegiatan inti Diskusi
4. Kegiatan penutup
Presentasi dan amil kesimpulan IV. Penilaian
Test tertulis atau bisa dengan penyampaian kesimpulan secara individu maupun kelompok atau bisa juga portofolio.
EKSPRESI MOMENTUM
Pada saat belajar PKN di semester 4 ini saya merasa bahwa akan ada hal baru yang saya dapatkan selama perkulihan berlangsung. Dari belum paham menjadi paham, dari belum tahu menjadi tahu, saya bersyukur bisa mengikuti perkuliahan di semester 4. Perkuliahan yang tidak membosankan pasti sangat dirindukan mahasiswa. Kuliah secara tatap muka akan leih efektif dan lebih cocok untuk perkuliahan PKN. Karena akan lebih adil dalam penilaian.
Mata kuliah pembelajaran PKN di SD saya pikir akan banyak materi tentang bagaimana menjadi guru yang baik dan benar pada kurikulum yang sekarang, tetapi ternyata menjadi guru yang baik pada kurikulum lalu. Beda zaman beda cara belajar. Banyak kendala yang dihadapi ketika belajar daring. Mulai dari sinyal, fasilitas, badan yang sehat dan benar-benar niat untuk kuliah. Belajar daring di depan laptop dan di depan HP ternyata tidak menyenangkan ketika bertemu dengan tean-teman dan dosen secara langsung.
EKSPRESI IDE
Setelah saya belajar model pembelajaran PKn di SD dari modul karya Udin S. Winataputra saya menyimpulkan salah satu materi yang saya pahami yaitu tentang
Konsep Hak Asasi Manusia dalam Undang-Undang Dasar 1945
Semua ketentuan perundang-undangan yang berkaitan dengan penegakan HAM dibentuk untuk memberikan jaminan dalam upaya penegakan HAM dalam negara hukum Indonesia.
Agar upaya penegakan HAM di Indonesia dapat berjalan secara efisien dan efektif maka diperlukan adanya semangat para penyelenggara negara, para pemimpin pemerintahan dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama, dan saling bahu membahu dalam penegakan HAM.
HAM dalam masyarakat mutlak harus ditegakkan, karena setiap orang dilahirkan bebas dengan harkat dan martabat manusia yang sama dengan derajat serta dikaruniai akal dan hati nurani untuk hidup bermayarakat, berbangsa dan bernegara dalam semangat persaudaraan.
Selain itu juga setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan dan perlakuan hukum yang adil serta mendapatkan kepastian hukum dan diperlakukan sama di depan hukum.
HAM di Indonesia ternyata belum ditegakkan secara adil. Dalam ksus yang baru ini tentang
“Pinangki yang memperoleh diskon hukuman”. Hukuman saja bisa didiskon untuk seorang Pinangki dengan alasan memiliki anak yang harus minum ASI. Lalu bagaimana dengan yang lain?
Terimakasih bapak sudah menjadi Dosen Pembelajaran PKN diSD pada smester 4 ini.
Sehat selalu Bapak.