BAB I BAB I
PENDAHULUAN PENDAHULUAN
A.
A. LatLatar Bar Belaelakankang Mag Masasalahlah Pe
Pendidndidikan ikan memmemilikiliki i peraperan n yang sangat yang sangat pentpenting ing bagbagi i manmanususia ia daladalamm keg
kegiataiatan n sehsehari-ari-harihari, , karkarena ena penpendiddidikan ikan sangsangat at besbesar ar penpengargaruhnuhnya ya terhterhadaadapp perkem
perkembangabangan n manusmanusia ia dalam dalam seluruseluruh h aspek aspek kehidukehidupan. pan. ManusManusia ia tumbutumbuh h dandan berkem
berkembang bang melalumelalui i belajar. belajar. Dalam Dalam kegiatakegiatan n belajar belajar mengmengajar ajar banyabanyak k faktor faktor yang menentukan keberhasilan belajar.
yang menentukan keberhasilan belajar. Ke
Kebeberharhasilsilan an bebelajlajar ar tidtidak ak terterleplepas as dadari ri peperan ran guguru ru daldalam am proprosesess pembe
pembelajaran, lajaran, karena karena dalam dalam proseproses s pembepembelajaran lajaran guru guru menjadi menjadi peran peran utamautama dalam menciptak
dalam menciptakan situasi an situasi yang edukatyang edukatif, if, yaitu interaksi antara guru yaitu interaksi antara guru dan siswa,dan siswa, sis
siswa wa dedengangan n sissiswa, wa, dan dan dendengan gan sumsumber ber pempembelbelajaraajaran n daldalam am menmenunjunjangang terc
tercapainapainya ya tujutujuan an pempembelbelajarajaran. an. UntUntuk uk terterwujwujudnudnya ya proproses pembeses pembelajarlajaranan se
sepepertrti i ititu u ssududah ah babararang ng tetentntu u memenununtntuut t adadananya ya uupapayya a ggururu u uuntntuk uk mengaktualisasikan kompetensinya secara profesional, utamanya dalam aspek mengaktualisasikan kompetensinya secara profesional, utamanya dalam aspek metodologis.
metodologis.
Berdasarkan hal semacam itu peneliti menyadari sepenuhnya Berdasarkan hal semacam itu peneliti menyadari sepenuhnya masalah-masalah yang selalu muncul dalam kegiatan pembelajaran. Kadang-kadang guru masalah yang selalu muncul dalam kegiatan pembelajaran. Kadang-kadang guru merasa bingung dalam menentukan model pembelajaran atau
merasa bingung dalam menentukan model pembelajaran atau metode mengajar metode mengajar apa yang
apa yang akan digunakan akan digunakan dalam proses dalam proses pembelajaran. Harapan untuk pembelajaran. Harapan untuk memilikimemiliki siswa yang taqwa, cerdas dan terampil, serta aktif dan kreatif, sehingga hasil siswa yang taqwa, cerdas dan terampil, serta aktif dan kreatif, sehingga hasil ya
yang ng mememumuasaskan kan papada da sesetiatiap p tetes s kakadadang ng tidtidak ak tetercarcapaipai. . KeKenyanyataataan n yanyangg dijum
dijumpai pai malah sebaliknymalah sebaliknya. a. Siswa kurang aktif Siswa kurang aktif dalam pembelajaradalam pembelajaran, n, kurangkurang bersem
bersemangat angat dalam dalam menerimmenerima a pelajaranpelajaran, , serta serta kurang kurang percaya percaya diri diri dalamdalam menjawab pertanyaan dari guru, sehingga mengakibatkan hasil prestasi yang menjawab pertanyaan dari guru, sehingga mengakibatkan hasil prestasi yang re
rendndah ah dadan n memengngececewewakakan. an. Itu Itu memenanandndakakan an babahwhwa a pepembmbelelajaajaran ran dadapatpat dikatakan belum berhasil.
dikatakan belum berhasil. S
Setetiaiap p ggururu u memengnghehendndakaki i agagar ar agagar ar sisisswawanynya a bbererhahasisil l ddalalamam pembe
pembelajaran. lajaran. PenulPenulis is telah telah berusberusaha aha agar agar siswansiswanya ya berhasil berhasil dalamdalam pembe
pembelajaran. lajaran. ApabilApabila a penyapenyampaian mpaian materi materi pembepembelajaran lajaran dari dari guru guru dapatdapat
1 1
▸ Baca selengkapnya: contoh rpp pkn kelas 3 sd
(2)rendah, berarti pembelajaran yang berlangsung dapat dikatakan kurang berhasil. rendah, berarti pembelajaran yang berlangsung dapat dikatakan kurang berhasil. Oleh karena itu guru dituntut tidak hanya menguasai materi pelajaran saja, tetapi Oleh karena itu guru dituntut tidak hanya menguasai materi pelajaran saja, tetapi guru dituntut untuk mampu menilai kinerjanya sendiri.
guru dituntut untuk mampu menilai kinerjanya sendiri.
Demikian halnya kegiatan pembelajaran di tempat kami bertugas yaitu Demikian halnya kegiatan pembelajaran di tempat kami bertugas yaitu di SD
di SD NegeNegeri ri 4 4 LumLumbir, Kecamatan Lumbir Kabupaten Banyumabir, Kecamatan Lumbir Kabupaten Banyumasuntusuntuk k matamata pelajaran
pelajaran PendidPendidikan ikan KewargKewarganegaraaanegaraan n dengdengan an konsekonsep p dasar dasar “Meng“Menghargaihargai nilai-nilai juang dalam proses perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara” pada nilai-nilai juang dalam proses perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara” pada kelas VI, peneliti menemukan nilai hasil ulangan harian yang sangat rendah. kelas VI, peneliti menemukan nilai hasil ulangan harian yang sangat rendah. Dari 18 siswa, hanya ada
Dari 18 siswa, hanya ada 7 ( 7 ( 39% ) siswa 39% ) siswa yang mencapyang mencapai tingkat penguasaaai tingkat penguasaann materi 75% ke atas.
materi 75% ke atas.
Dengan dasar data tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat penguasaan Dengan dasar data tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat penguasaan materi masih sangat rendah sehingga peneliti merasa terpanggil untuk segera materi masih sangat rendah sehingga peneliti merasa terpanggil untuk segera men
mengadgadakaakan n perbperbaikaikan an pempembelbelajaraajaran n padpada a matmata a pelapelajarajaran n terstersebuebut t melmelaluialui Penelitian Tindakan Kelas (PTK).
Penelitian Tindakan Kelas (PTK).
Tidak semua guru menyadari bahwa apabila siswa gagal dalam belajar, Tidak semua guru menyadari bahwa apabila siswa gagal dalam belajar, maka gagal pula guru dalam mengajar. Agar mampu menyadari kekurangannya, maka gagal pula guru dalam mengajar. Agar mampu menyadari kekurangannya, maka seorang guru dituntut untuk jujur pada dirinya sendiri dan menganggap maka seorang guru dituntut untuk jujur pada dirinya sendiri dan menganggap pelajaran
pelajaran yang yang dikeloldikelolanya anya merupakmerupakan an bagian bagian yang yang sangasangat t penting penting duniadunianya.nya. Sehingga seorang guru akan tahu tugas di dalam kelasnya yaitu membantu Sehingga seorang guru akan tahu tugas di dalam kelasnya yaitu membantu membimbing siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran.
membimbing siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran.
Dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaran di kelas VI tentang Dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaran di kelas VI tentang Menghargai nilai-nilai juang dalam proses perumusan Pancasila sebagai Dasar Menghargai nilai-nilai juang dalam proses perumusan Pancasila sebagai Dasar Negar
Negara, peneliti tea, peneliti telah melaklah melaksanakan tsanakan tugas deugas dengan sengan semaksimmaksimal mungal mungkin. Nakin. Namunmun hasil yang diperoleh dari studi awal masih kurang memuaskan. Terlebih dari hasil yang diperoleh dari studi awal masih kurang memuaskan. Terlebih dari jumlah
jumlah siswa siswa yang yang mengmengikuti ikuti tes tes 18 18 siswa siswa namun namun hanya hanya 7 7 siswa siswa yang yang dapatdapat mencapai tingkat pemahaman 75% ke atas.
mencapai tingkat pemahaman 75% ke atas. Sel
Selama ama proproses ses pempembelbelajarajaran an berberlanglangsusung, ng, banbanyak yak sissiswa wa yanyang g masmasihih terlihat bingung dan tidak dapat menerima pelajaran dengan baik. Berulang kali terlihat bingung dan tidak dapat menerima pelajaran dengan baik. Berulang kali
gu
guru ru menmenjelajelaskaskan n namnamun un hanyhanya a ada ada bebbeberaperapa a sissiswa wa yanyang g mau mau menmengajgajukaukann pertany
pertanyaan.aan. 1
1.. IIddeennttiiffiikkaassi i MMaassaallaahh
Sehubungan dengan hal kasus pembelajaran di atas maka penulis Sehubungan dengan hal kasus pembelajaran di atas maka penulis min
minta ta banbantuan tuan kepkepada ada supsupervervisoisor r dan dan temteman an sejasejawat wat untuntuk uk berberdisdiskuskusii mengid
mengidentifikasentifikasi i kekurakekurangan ngan dari dari pembepembelajaran lajaran yang dilaksanakan. Dariyang dilaksanakan. Dari hasil diskusi terungkap beberapa masalah yang terjadi selama pembelajaran, hasil diskusi terungkap beberapa masalah yang terjadi selama pembelajaran, yaitu :
yaitu : 1
1.. RReennddaahhnnyya a mmiinnaat t bbeellaajjaar r siswa.
siswa. 2
2.. ReenR nddaahhnnyya a ttiinnggkkaat t ppeenngguuaassaaaan n mmaatteerri i .. 3
3.. SiisswS wa a kkuurraanng g aakkttiif f bbeerrttaannyyaa.. 4
4.. ReenR nddaahhnnyya a hhaassiil l bbeellaajjaar r ssiisswwaa.. 2.
2. AnAnalalisisis is MaMasasalalahh
Melalui refleksi diri dan diskusi dengan supervisor dan teman sejawat Melalui refleksi diri dan diskusi dengan supervisor dan teman sejawat dapat diketahui bahwa kemungkinan penyebab rendahnya minat belajar siswa dapat diketahui bahwa kemungkinan penyebab rendahnya minat belajar siswa selama proses
selama proses pembepembelajaran lajaran berlangberlangsung dan sung dan rendahnrendahnya ya tingkatingkat t pengpenguasaanuasaan materi terhadap materi yang diajarkan sehingga mengakibatkan rendahnya hasil materi terhadap materi yang diajarkan sehingga mengakibatkan rendahnya hasil belajar s
belajar siswa adaiswa adalah :lah : 1
1.. PPeennjjeellaassaan n gguurru u ddiirraassa a tteerrllaalluu cepat.
cepat. 2
2.. MMeeddiia a ppeemmbbeellaajjaarraan n kkuurraanngg menarik bagi siswa.
menarik bagi siswa. 3
3.. MMeettoodde e yyaanng g ddiigguunnaakkaann kurang tepat.
kurang tepat. 4
4.. SSiisswwa a ttiiddaak k ddiilliibbaattkkaan n ddaallaamm prose
proses pembs pembelajaran.elajaran.
B.
B. RuRumumusasan Mn Masasalalahah PAKE
PAKEM M atau Pembelajaran Aktif, Kreatif, atau Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Efektif, dan MenyeMenyenangkanangkan,n, pertama
kre
kreatiatif f sesehinhingggga a memenjanjadi di efefekektif tif tetetaptapi i tettetap ap memenynyenenangangkakan. n. MoModedel l iniini dikembangkan untuk menciptakan situasi pembelajaran yang dialami para siswa dikembangkan untuk menciptakan situasi pembelajaran yang dialami para siswa lebih menggairahkan dan memotivasi siswa untuk melakukan kegiatan belajar lebih menggairahkan dan memotivasi siswa untuk melakukan kegiatan belajar se
secacara ra akaktitif f yayang ng papada da akakhihirnrnya ya memencncapapai ai hahasisil l bebelalajajar r yayang ng opoptitimamal.l. Di
Dimamaksksududkakan n babahwhwa a prprososes es pepembmbelelajaajaran ran tertersesebubut. t. PePembmbelelajaajaran ran akaktif tif menuntut siswa dan guru secara aktif melakukan tugas dan fungsinya menuntut siswa dan guru secara aktif melakukan tugas dan fungsinya masing-mas
masinging. . GurGuru u secsecara ara aktiaktif f mermerancaancang ng dan dan menmengkogkondindisiksikan an sissiswanwanya ya untuntuk uk belajar,
belajar, bahkan bahkan berupayberupaya a memfasmemfasilitasi ilitasi kebukebutuhan tuhan siswa siswa dalam dalam melaksmelaksanakananakan kegiatan belajarnya. Sementa
kegiatan belajarnya. Sementara ra siswa aktif siswa aktif melakumelakukan tugasnya sebagai kan tugasnya sebagai pelajar pelajar untuk belajar.
untuk belajar.
Bentuk aktifitas yang dilakukan siswa bukan hanya
Bentuk aktifitas yang dilakukan siswa bukan hanya aktifitas fisik tetapiaktifitas fisik tetapi dan terutama aktifitas mental, karena inti dari kegiatan belajar adalah adanya dan terutama aktifitas mental, karena inti dari kegiatan belajar adalah adanya aktifitas mental. Tanpa keterlibatan mental dalam suatu aktifitas yang dilakukan aktifitas mental. Tanpa keterlibatan mental dalam suatu aktifitas yang dilakukan si
siswswa a mamaka ka titidadak k akakan an pepernrnah ah teterjrjadadi i prprososes es bebelalajajar r di di dadalalam m didiririnynya.a. Pembelajaran aktif ini merupakan respon terhadap pembelajaran yang selama Pembelajaran aktif ini merupakan respon terhadap pembelajaran yang selama ini bersifat pasif, dimana para siswa hanya menerima informasi dari gurunya ini bersifat pasif, dimana para siswa hanya menerima informasi dari gurunya melalui metode ceramah.
melalui metode ceramah. Pembe
Pembelajaran lajaran yang kreatif yang kreatif dimaksdimaksudkan pembelajaudkan pembelajaran ran yang beragam,yang beragam, sehingga mampu mengakomodir gaya belajar dan tingkat kemampuan belajar sehingga mampu mengakomodir gaya belajar dan tingkat kemampuan belajar sis
siswa wa yanyang g berbervarvariasi. iasi. DisDisisi isi lain lain pempembelbelajaraajaran n krekreatif atif jugjuga a dapdapat at diadiartikrtikanan sebagai pembelajaran yang mampu menstimulasi daya imajinasi siswa untuk sebagai pembelajaran yang mampu menstimulasi daya imajinasi siswa untuk menghasilkan sesuatu. Dalam pembelajaran kreatif, peran guru bukan sebagai menghasilkan sesuatu. Dalam pembelajaran kreatif, peran guru bukan sebagai penyam
penyampai informasi/matepai informasi/materi ri yang sudah siap yang sudah siap “dicerna“dicerna” ” oleh siswa, tetapi oleh siswa, tetapi lebihlebih pada
pada sebagsebagai ai stimulastimulator tor ide ide yang yang mendomendorong rong pikiran pikiran dan dan imajinasimajinasi i siswasiswa mun
muncul cul dan dan tereterealisalisasi asi melmelalualui i kegkegiataiatan n belbelajar. ajar. PePembembelajalajaran ran krekreatif atif jugjugaa diartikan sebagai pembelajaran yang mendorong para siswanya menjadi kreatif, diartikan sebagai pembelajaran yang mendorong para siswanya menjadi kreatif, yaitu lancar, luwes, dan orisinil.
yaitu lancar, luwes, dan orisinil. Pem
Pembelabelajarajaran n efeefektif ktif adaladalah ah pempembelabelajarajaran n yanyang g mammampu pu “me“membambawa”wa” para
pembe
pembelajaran. lajaran. KeefekKeefektifan tifan pembepembelajaran lajaran dapat dapat dilihat dilihat dari dari dua dua sisi, sisi, yaitu yaitu daridari sisi guru yang melaksanakan pembelajaran, dan dari sisi siswa yang belajar. sisi guru yang melaksanakan pembelajaran, dan dari sisi siswa yang belajar. Dil
Dilihat ihat dari dari sissisi i gurguru, u, pempembelbelajaraajaran n dikadikataktakan an efekefektif tif apaapabila bila pempembelbelajaraajarann mampu menstimulasi aktifitas siswa secara optimal untuk melakukan kegiatan mampu menstimulasi aktifitas siswa secara optimal untuk melakukan kegiatan belajar
belajar dan dan seluruseluruh h atau atau sebagsebagian ian besar besar aktifitas aktifitas yang yang direncadirencanakan nakan dapatdapat terlaksana. Sementara bila dilihat dari sisi siswa, pembelajaran dikatakan efektif terlaksana. Sementara bila dilihat dari sisi siswa, pembelajaran dikatakan efektif apa
apabibila la pepembmbelaelajarjaran an tertersesebubut t dadapapat t memendndororonong g sissiswa wa ununtutuk k memelaklakukukanan berbag
berbagai ai kegiatakegiatan n belajar belajar secara secara aktif, aktif, dan dan di di akhir akhir pembelpembelajaran ajaran para para siswasiswa ma
mampmpu u memengnguauasasai i seseluluruh ruh ataatau u sesebabagagai i bebesasar r tutujuajuan n pepembmbelaelajarjaran an yayangng ditetapkan, dan penguasaan pengetahuan tersebut dapat bertahan dalam waktu ditetapkan, dan penguasaan pengetahuan tersebut dapat bertahan dalam waktu yang relatif lama.
yang relatif lama.
Sebagai sebuah profesi yang professional, maka semua tindakan yang Sebagai sebuah profesi yang professional, maka semua tindakan yang dilakukan guru harus didasarkan pada kerangka teori dan kerangka pikir yang dilakukan guru harus didasarkan pada kerangka teori dan kerangka pikir yang jelas.
jelas. DemikiaDemikian n juga juga dengadengan n pilihan pilihan untuk untuk memilih memilih dan dan memanmemanfaatkanfaatkan pendek
pendekatan PAKEM, harus didasari pada atan PAKEM, harus didasari pada suatu rasional mengapa kita memilihsuatu rasional mengapa kita memilih da
dan n memengnggugunaknakan an pependndekekataatan n tetersersebubut. t. BeBerkerkenaanaan n dedengngan an hal hal ini ini peperlurlu dikemukakan sejumlah alasan dan dasar teoritik sekaligus landasan filosofis dikemukakan sejumlah alasan dan dasar teoritik sekaligus landasan filosofis dikembangkannya pendekatan PAKEM.
dikembangkannya pendekatan PAKEM. Sa
Salalah h sasatu tu peperkrkemembabangngan an teteorori i pepembmbelelajajararan an yayang ng memendndasasararii munculnya pendekatan PAKEM adalah terjadinya pergeseran paradigma proses munculnya pendekatan PAKEM adalah terjadinya pergeseran paradigma proses belajar
belajar mengamengajar, jar, yaitu yaitu dari dari konsekonsep p pengapengajaran jaran menjadmenjadi i pembpembelajaran elajaran yangyang berimpl
berimplikasi ikasi kepada kepada peran peran yang yang harus harus dilakukdilakukan an guru guru yang yang tadinya tadinya mengmengajar ajar menjadi membelajarkan. Konsep pembelajaran yang merupakan terjemahan dari menjadi membelajarkan. Konsep pembelajaran yang merupakan terjemahan dari kata instructional pada dasarnya telah lama dikenal di Indonesia, yaitu sejak kata instructional pada dasarnya telah lama dikenal di Indonesia, yaitu sejak tahun 1975, yang tergambar dalam rumusan tujuan yang harus dibuat guru, tahun 1975, yang tergambar dalam rumusan tujuan yang harus dibuat guru, yaitu rumusan tujuan instruksional khusus. Namun implementasi dari konsep yaitu rumusan tujuan instruksional khusus. Namun implementasi dari konsep pembe
pembelajaran di lajaran di dalam kdalam kelas beelas belum juglum juga terjada terjadi secara sei secara sesungsungguhnyguhnya.a.
Dalam konsep pengajaran peran yang paling dominan ada pada guru, Dalam konsep pengajaran peran yang paling dominan ada pada guru, yaitu sebagai
yaitu sebagai pengapengajar jar yang melaksanakayang melaksanakan n tugastugasnya nya mengmengajar. ajar. Dalam kegiatanDalam kegiatan pengaja
pengajaran ran komunkomunikasi ikasi sering sering terjadi terjadi hanya hanya satu satu arah, arah, yaitu yaitu dari dari guru guru kepadakepada siswa, sehingga siswa lebih banyak pasif. Pada saat guru menyampaikan materi siswa, sehingga siswa lebih banyak pasif. Pada saat guru menyampaikan materi
mendasar adalah pada saat seorang guru mengajar apakah ada jaminan bahwa mendasar adalah pada saat seorang guru mengajar apakah ada jaminan bahwa para
para siswasiswanya nya belajar? belajar? (Belajar (Belajar dalam dalam pengepengertian rtian sebagsebagaimana aimana dikemdikemukakanukakan ole
oleh h para para pengpenganuanut t aliraaliran n kogkognitivnitivististik, ik, yaityaitu u adaadanya nya aktaktifitaifitas s menmental tal daladalamm berinter
berinteraksi dengaksi dengan lingan lingkungkungannya yannya yang meang menghasilnghasilkan perkan perubahan ubahan perilaku perilaku yangyang relatif konstan.) Jawaban atas pertanyaan tersebut adalah apa yang disampaikan relatif konstan.) Jawaban atas pertanyaan tersebut adalah apa yang disampaikan ole
oleh h MeMel l SilSilberbermanman: : BelBelajar ajar bubukan kan mermerupakupakan an konkonseksekuenuensi si otootomatmatis is dardarii penyam
penyampaian paian informainformasi si ke ke dalam dalam kepala kepala seoranseorang g peserta peserta didik. didik. Belajar Belajar me
mememerlurlukakan n keketeterlirlibabatan tan mementantal l dan dan tintindadakakan n pepelajlajar ar itu itu sesendndiriiri. . (M(Melel Silberman, 1996)
Silberman, 1996)
Berdasarkan masalah-masalah tersebut di atas, maka dapat dirumuskan Berdasarkan masalah-masalah tersebut di atas, maka dapat dirumuskan unt
untuk uk menmenjadi jadi faktfaktor or perbperbaikaaikan n pempembelbelajarajaran an adaadalah lah : : ApaApakah kah penepeneraparapann metode Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif dan Menyenangkan (PAKEM) dapat metode Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif dan Menyenangkan (PAKEM) dapat me
meniningngkakatktkan an hahasisil l bebelalajajar r sisiswswa a teterhrhadadap ap pepembmbelelajajararan an PePendndididikikanan Kew
Kewargarganeganegaraan araan dendengan gan konkonsep sep dasdasar ar MenMenghaghargargai i nilanilai-nii-nilai lai juanjuang g daldalamam prose
proses perums perumusan Pusan Pancasila sancasila sebagaebagai Dasar Ni Dasar Negara?egara?
C.
C. TuTujujuan Pean Penenelitlitiaiann
Tujuan peneliti melakukan perbaikan pembelajaran melalui Penelitian Tujuan peneliti melakukan perbaikan pembelajaran melalui Penelitian Tin
Tindakdakan an KelKelas as adaladalah ah : : DeDengangan n menmenggggunakunakan an metmetode ode PemPembelbelajarajaran an AktAktif if Kreatif Efektif dan Menyenangkan (PAKEM) dapat meningkatkan :
Kreatif Efektif dan Menyenangkan (PAKEM) dapat meningkatkan : 1
1.. KeeaakK kttiiffaan n ssiisswwa a ssiisswwa a tteerrhhaaddaap p ppeemmbbeellaajjaarraann.. 2
2.. PeenP ngguuaassaaaan n mmaatteerri i ssiisswwa a tteerrhhaaddaap p mmaatteerri i aajjaarr.. 3
3.. Haassiil H l bbeellaajjaar r ssiisswwa a ppaadda a mmaatteerri i ppeellaajjaarraan n PPeennddiiddiikkaann Kewarg
Kewarganegaraanegaraan an dengdengan an konsekonsep p dasar Menghargdasar Menghargai ai nilai-nilai juang nilai-nilai juang dalamdalam prose
proses perums perumusan Pusan Pancasila ancasila sebagsebagai Dasar Nai Dasar Negara.egara.
D.
D. MaManfanfaat at PenPenelitelitianian
Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi berbagai pihak, Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi berbagai pihak, antara lain :
1
1.. BBaaggi Gi Guurruu a.
a. SeSebabagagai i babahahan n ununtutuk k PePenenelilititian an TTinindadakakan n KeKelalas s beberirikukutntnya ya dadann sebagai referensi.
sebagai referensi. b.
b. MembMembantu antu rekan rekan guru guru mempememperbaiki rbaiki kinerjankinerjanya ya dandan mengembangkan diri secara professional.
mengembangkan diri secara professional. c.
c. MenMeningingkatkatkan rakan rasa persa percaycaya diri daa diri dalam pelam pembembelajarlajaran.an. 2
2.. BBaaggi Si Siisswwaa a.
a. MeMempmpererbaibaiki cki cara bara belelajaajar sisr siswawa.. b.
b. MeningMeningkatkan katkan hasil behasil belajar siswlajar siswa.a. c.
c. MenMenumbumbuhkuhkan sian sikap kkap kritis ritis terhterhadap adap belbelajarajarnya.nya. 3
3.. BBaaggi Si Seekkoollahah a.
a. MenMeningingkatkatkan mkan mutu utu dan dan kuakualitalitas pens pendiddidikanikan.. b.
b. MeningMeningkatkan katkan hasil kehasil kelulusan lulusan yang byang berkualiterkualitas.as. c.
c. MeMempmperercecepat mepat mengngataatasi masi masasalahlah.. d.
A.
A. KeKerarangngka Teoka Teoriri Se
Sebagbagai ai landlandasaasan n teoteori ri akan akan diudiuraikraikan an menmengegenai nai HakHakekat ekat BelBelajar ajar dandan Proses Pembelajaran.
Proses Pembelajaran. 1
1.. HaakH keekkaat t BBeellaajjaar r a.
a. PePengngerertitian an BeBelalajajar r
Belajar merupakan suatu kegiatan yang tidak dapat dipisahkan Belajar merupakan suatu kegiatan yang tidak dapat dipisahkan da
dari ri kekehidhidupupan an mamanunusiasia. . DaDalam lam memenjanjalanlani i hihidudup p dadan n kekehidhidupupanan,, manusia tidal lepas dari belajar. Banyak pengertian belajar yang telah manusia tidal lepas dari belajar. Banyak pengertian belajar yang telah dikem
dikemukakan oleh para ukakan oleh para ahli terutama ahli terutama Gagne (1985) menyatakGagne (1985) menyatakan an bahwabahwa belajar
belajar adalah adalah suatu suatu perubperubahan ahan dalam dalam kehidukehidupan pan yang yang bertahan bertahan lamalama dan bukan berasal dari proses perubahan.
dan bukan berasal dari proses perubahan.
Gagne dalam Udin S. Winata Putra, dkk (2005 : 25) menjelaskan Gagne dalam Udin S. Winata Putra, dkk (2005 : 25) menjelaskan bahwa
bahwa belajar belajar adalah adalah suatu suatu proses proses dimana dimana suatu suatu organiorganisme sme berubberubahah perilaku
perilakunya nya sebagsebagai ai akibat akibat pengapengalaman. laman. Dari Dari pengepengertian rtian belajar belajar didi tersebut terdapat 3 ciri utama belajar, yaitu :
tersebut terdapat 3 ciri utama belajar, yaitu :
Pengalaman Belajar Pengalaman Belajar
Belajar adalah mengalami, dalam arti belajar terjadi di dalam Belajar adalah mengalami, dalam arti belajar terjadi di dalam interaksi antara individu dengan lingkungan, baik lingkungan fisik interaksi antara individu dengan lingkungan, baik lingkungan fisik mau
maupun pun linglingkunkungan gan sossosial. ial. LinLingkugkungangan n pempembelbelajaraajaran n yanyang g baibaik k adalah lingkung
adalah lingkungan an yang merangsayang merangsang dan ng dan menantmenantang siswa ang siswa belajar.belajar. Gur
Guru u yanyang g menmengajgajar ar tanptanpa a menmenggggunakunakan an alat alat peraperaga, ga, biabiasansanyaya kurang merangsang siswa belajar lebih giat bagi siswa SD terlebih kurang merangsang siswa belajar lebih giat bagi siswa SD terlebih lagi di kelas rendah.
lagi di kelas rendah. Bel
Belajar ajar bisbisa a melmelalualui i penpengalgalamaaman n langlangsunsung g maumaupun pun tidatidak k langs
langsung. Belajar ung. Belajar melalui pengalaman langsung contohnya siswamelalui pengalaman langsung contohnya siswa me
melaklakukukan an sesendndiriiri, , memengngalaalaminminya ya sesendndiriiri. . SeSedandangkgkan an bebelalajar jar melalui pengalaman tidak
melalui pengalaman tidak langsulangsung ng contohcontohnya siswa nya siswa mengemengetahuitahui karena membaca buku atau mendengarkan penjelasan guru. Belajar karena membaca buku atau mendengarkan penjelasan guru. Belajar
8 8
mel
melaui aui penpengalgalamaaman n langlangsunsung g akaakan n leblebih ih baibaik, k, sebsebab ab siswsiswa a leblebihih mengalami dan menguasai materi pembelajar.
mengalami dan menguasai materi pembelajar.
Proses Belajar Proses Belajar Bel
Belajar ajar adaadalah lah proproses ses menmental tal dan dan emoemosiosional nal atau proseatau prosess berpik
berpikir ir dan dan merasamerasakan. kan. SeseoSeseorang rang dikatadikatakan kan belajar belajar bila bila pikiranpikiran da
dan n peperasrasaaaan n akaktiftif. . AkAktitifitfitas as pikpikirairan n dadan n peperasrasaan aan tidtidak ak dadapatpat diamati oleh orang lain tapi dapat dilihat oleh guru. Yang dapat diamati oleh orang lain tapi dapat dilihat oleh guru. Yang dapat di
diamamatati i ololeh eh guguru ru adadalaalah h mamanifnifesestastasininyaya, , yayaitu itu kekegigiataatan n sisiswswaa sebagai akibat adannya aktifitas dan perasaan pada diri siswa.
sebagai akibat adannya aktifitas dan perasaan pada diri siswa.
Perubahan Perilaku dalam Belajar Perubahan Perilaku dalam Belajar
Hasil belajar berupa perubahan pikiran atau tingkah lakunya, Hasil belajar berupa perubahan pikiran atau tingkah lakunya, baik
baik yang yang berupa berupa pengepengetahuan, tahuan, keterampketerampilan ilan motorik motorik atauatau pengu
penguasaan asaan nilai-nilanilai-nilai i (sikap). (sikap). MenuMenurut rut para para ahli ahli psikopsikologi, logi, tidak tidak semua perubahan perilaku dapat digolongkan ke dalam hasil belajar. semua perubahan perilaku dapat digolongkan ke dalam hasil belajar. Pe
Perubrubahaahan n peperilrilakaku u kakarerena na kekematmatangangan an tidtidak ak dadapapat t dikdikataatakakann sebagai hasil belajar. Perubahan perilaku sebagai hasil belajar adalah sebagai hasil belajar. Perubahan perilaku sebagai hasil belajar adalah peruba
perubahan han yang yang dihasildihasilkan kan dari dari pengalapengalaman man dimana dimana proses proses mentalmental dan emosional itu terjadi. Perubahan perilaku sebagai hasil belajar dan emosional itu terjadi. Perubahan perilaku sebagai hasil belajar dap
dapat at dikedikelomlompokpokkan kan ke ke daladalam m ranaranah h PenPengetagetahuahuan n (Ko(Kognignitif),tif), Keterampilam motorik (Psikomotorik), dan Penguasaan nilai-nilai Keterampilam motorik (Psikomotorik), dan Penguasaan nilai-nilai sikap (Afektif)
sikap (Afektif) Pen
Pengertgertian ian belbelajar ajar yanyang g cukcukup up kokomprmpreheehensif nsif dibdiberikerikan an oleolehh Gredler (1986 : 1) yang dikutip oleh Udin S. Winata Putra (2007 : 1.5) Gredler (1986 : 1) yang dikutip oleh Udin S. Winata Putra (2007 : 1.5) yang menyataka
yang menyatakan n bahwa belajar bahwa belajar adalah proses yang adalah proses yang dilakudilakukan manusiakan manusia untuk mendapatkan aneka ragam kemampuan, keterampilan, dan sikap untuk mendapatkan aneka ragam kemampuan, keterampilan, dan sikap yang diperoleh secara bertahap dan berkelanjutan mulai dari masa bayi yang diperoleh secara bertahap dan berkelanjutan mulai dari masa bayi sampai masa tua melalui rangakaian proses belajar sepanjang hayat. sampai masa tua melalui rangakaian proses belajar sepanjang hayat. b.
b. Hasil BHasil Belajar elajar
Istilah hasil belajar
Istilah hasil belajar berbedberbeda a dengan prestasdengan prestasi i belajar. Istilah hasilbelajar. Istilah hasil belajar
belajar digudigunakan nakan apabila apabila skor skor atau atau nilai nilai yang yang diperodiperoleh leh pesertpeserta a didik didik hanya pada satu
hanya pada satu mata pelajaran. Sedangkan perstasi belajar digunakanmata pelajaran. Sedangkan perstasi belajar digunakan
8 8
katagori hasil belajar, yaitu : katagori hasil belajar, yaitu :
Informasi VerbalInformasi Verbal In
Infoformrmasasi i VeVerbrbal al yayaititu u kekemamampmpuauan n memembmbuauat t sisiswswa a ununtutuk k me
membmberierikakan n tatangnggagapan pan khkhususus us terterhadhadap ap ststimimululasi asi yayang ng relrelatiatif f khusus (Dick & Carly, 1990) contohnya : menuliskan nama-nama khusus (Dick & Carly, 1990) contohnya : menuliskan nama-nama lautan
lautan
Strategi Kognitif Strategi Kognitif Me
Menunururut t GaGagngne, e, BrBrigiggsgs, , dadan n WaWageger r (19(199292). ). SiSiswswa a yayang ng tetelahlah menguasi strategi kognitif akan dapat kemudahan dalam konsentrasi menguasi strategi kognitif akan dapat kemudahan dalam konsentrasi belajar, mengin
belajar, mengingat, dan berpikir. Kemampuagat, dan berpikir. Kemampuan ini n ini mengmengatur berpikir atur berpikir dan
dan cara cara belbelajar ajar sesseseoreorangang, , termtermasuasuk k kemkemampampuan uan kemkemampampuanuan memecahkan masalah. Contoh : untuk mengingat nama lautan di memecahkan masalah. Contoh : untuk mengingat nama lautan di gunakan simbol.
gunakan simbol.
Sikap dan NilaiSikap dan Nilai
Kemampuan siswa dalam menentukan pikiran atau bertindak sesuai Kemampuan siswa dalam menentukan pikiran atau bertindak sesuai dengan sistem nilai yang diyakini. Contohnya : siswa dapat bekerja dengan sistem nilai yang diyakini. Contohnya : siswa dapat bekerja sama dalam kelompok, menghormati orang tua dan guru, keinginan sama dalam kelompok, menghormati orang tua dan guru, keinginan untuk terus belajar, dll.
untuk terus belajar, dll.
Keterampilan IntelektualKeterampilan Intelektual
Menurut Dick & Carly (1990) adalah kemampuan yang menurut Menurut Dick & Carly (1990) adalah kemampuan yang menurut siswa untuk melakukan kegiatan kognitif yang unik. Siswa mampu siswa untuk melakukan kegiatan kognitif yang unik. Siswa mampu meme
memecahkan masalah cahkan masalah dengdengan an menemenerapkan informasi yang rapkan informasi yang belumbelum pernah di
pernah dipelajari. Conpelajari. Contohnytohnya : kemampuaa : kemampuan baca tulis dan berhn baca tulis dan berhitung,itung, mengelompokkan jenis tumbuhan, dll.
mengelompokkan jenis tumbuhan, dll.
Keterampilan Motorik Keterampilan Motorik
Menurut Gagne, Briggs, dan Wager (1992). Keterampilan motorik Menurut Gagne, Briggs, dan Wager (1992). Keterampilan motorik mengacu pada kemampuan melakukan gerakan atau tindakan yang mengacu pada kemampuan melakukan gerakan atau tindakan yang berorg
berorganisasi anisasi yang yang direflekdirefleksikan sikan melalui melalui kecepakecepatan, tan, kekukekuatan, atan, dandan kehalu
me
mentantal l atatau au kokogngnitiitif f jujuga ga terterliblibat. at. CoContontoh h : : beberjarjalanlan, , memenulnulisis,, berger
bergerak, memak, memainkan ainkan alat mualat musik daesik daerah, dll.rah, dll. Sec
Secara ara gargaris is besbesar ar klasklasifikifikasi asi hashasil il belbelajar ajar terbterbagi agi menmenjadi jadi 33 ranah (Benyamin S. Bloom yang dikutip oleh Nana Sudjana, 1991 : 22) ranah (Benyamin S. Bloom yang dikutip oleh Nana Sudjana, 1991 : 22) yaitu :
yaitu :
Ranah Kognitif Ranah Kognitif Ran
Ranah ah kogkognitinitif f berberkenkenaan aan dendengan gan hashasil il belbelajar ajar inteintelektlektual ual yanyangg terd
terdiri iri dari dari 6 6 aspaspek, ek, yaityaitu u : : penpengegetahutahuan, an, ingingatanatan, , pempemahaahamanman,, aplikasi, analisis, sintesis, dan evaluasi.
aplikasi, analisis, sintesis, dan evaluasi.
Ranah Psikomotorik Ranah Psikomotorik
Ranah psikomotorik berkenaan dengan hasil belajar keterampilan Ranah psikomotorik berkenaan dengan hasil belajar keterampilan dan kemampuan bertindak.
dan kemampuan bertindak.
Ranah Afektif Ranah Afektif
Ranah afektif berkenaan dengan sikap yang terdiri dari 5 aspek, Ranah afektif berkenaan dengan sikap yang terdiri dari 5 aspek, yait
yaitu u : : penpenerimerimaanaan, , jawjawab ab atau atau reakreaksi, si, penpenilaiailaian, n, orgorganisanisasiasi, , dandan internalisasi.
internalisasi. 2
2.. MeettoM odde e PPeemmbbeellaajjaarraann Metod
Metode e mengmengajar ajar atau metode pembelajaran menurut Tartib (2001 :atau metode pembelajaran menurut Tartib (2001 : 10) adalah cara sistematis yang dapat digunakan guru dalam mengorganisasi 10) adalah cara sistematis yang dapat digunakan guru dalam mengorganisasi penyaj
penyajian ian materi materi pelajaran pelajaran dan dan kegiatakegiatan n belajar belajar siswa, siswa, agar agar siswa siswa dapatdapat mencapai tujuan belajarnya. Peneliti menggunakan metode PAKEM atau mencapai tujuan belajarnya. Peneliti menggunakan metode PAKEM atau met
metode ode PemPembelabelajaran jaran AktAktif if KreaKreatif tif EdEdukaukatif tif dan dan MenMenyenyenangangkan kan padpadaa pembe
pembelajaran Plajaran Pendidikendidikan Kean Kewarganewarganegaraan.garaan.
PAKEM adalah konsep pembelajaran yang telah banyak didengar PAKEM adalah konsep pembelajaran yang telah banyak didengar oleh para guru, tetapi (nampaknya) belum semua guru mempraktekannya. oleh para guru, tetapi (nampaknya) belum semua guru mempraktekannya. Ada guru yang sudah mendengar tetapi belum paham aplikasinya, tidak Ada guru yang sudah mendengar tetapi belum paham aplikasinya, tidak sedikit pula yang masih gagap saat diminta penjelasan mengenai konsep sedikit pula yang masih gagap saat diminta penjelasan mengenai konsep PAKEM (Akhmad Sudrajat dalam Majalah Derap Guru Edisi 117 / th. IX / PAKEM (Akhmad Sudrajat dalam Majalah Derap Guru Edisi 117 / th. IX / Oktober 2009).
Oktober 2009). PAKE
PAKEM M adalah singkataadalah singkatan n dari Pembelajaran Aktif, Kreatif, dari Pembelajaran Aktif, Kreatif, EfektEfektif,if, dan Menyenangkan. Aktif dimaksudkan bahwa dalam proses pembelajaran dan Menyenangkan. Aktif dimaksudkan bahwa dalam proses pembelajaran
me
merurupakpakan an susuatatu u prprososes es akaktif tif dadari ri si si pepembmbelelajaajar r dadalalam m memembmbanangugunn penge
pengetahuanntahuannya, buya, bukan prokan proses passes pasif yang haif yang hanya menya menerima kunerima kucuran cecuran ceramahramah guru tentang pengetahuan. Sehingg
guru tentang pengetahuan. Sehingga, a, jika jika pembepembelajaran tidak lajaran tidak membmemberikanerikan kesempatan kepada siswa untuk berperan aktif, maka pembelajaran tersebut kesempatan kepada siswa untuk berperan aktif, maka pembelajaran tersebut bertent
bertentangan dangan dengan engan hakikahakikat belajar.t belajar.
Peran aktif dari siswa sangat penting dalam rangka pembentukan Peran aktif dari siswa sangat penting dalam rangka pembentukan ge
genenerarasi si yayang ng krkreaeatitif, f, yayang ng mamampmpu u memengnghahasisilklkan an sesesusuatatu u ununtutuk k kepentingan dirinya dan orang lain. Kreatif juga dimaksudkan agar guru kepentingan dirinya dan orang lain. Kreatif juga dimaksudkan agar guru menciptakan kegiatan belajar yang beragam sehingga memenuhi berbagai menciptakan kegiatan belajar yang beragam sehingga memenuhi berbagai ting
tingkat kat kemkemampampuan uan sissiswa. wa. MenMenyenyenangangkan kan adaadalah lah suasuasansana a belbelajar ajar yanyangg menyenangkan sehingga siswa memusatkan perhatiannya secara penuh pada menyenangkan sehingga siswa memusatkan perhatiannya secara penuh pada belajar
belajar sehingsehingga ga waktu curah waktu curah perhatianperhatiannya nya tingi. Menurut tingi. Menurut hasil hasil penelitpenelitian,ian, tingginya waktu curah terbukti meningkatkan hasil belajar. Keadaan aktif tingginya waktu curah terbukti meningkatkan hasil belajar. Keadaan aktif dan menyenangkan tidaklah cukup jika proses pembelajaran tidak efektif, dan menyenangkan tidaklah cukup jika proses pembelajaran tidak efektif, yait
yaitu u tidatidak k menmenghaghasilksilkan an apa apa yang harus yang harus dikdikuasuasai ai sissiswa wa setsetelah elah proprosesses pembe
pembelajaran lajaran berlangberlangsung, sung, sebab sebab pembepembelajaran lajaran memilikmemiliki i sejumlasejumlah h tujuantujuan pembe
pembelajaran lajaran yang yang harus harus dicapadicapai. i. Jika Jika pembepembelajaran lajaran hanya hanya aktif aktif dandan menyenangkan tetapi tidak efektif, maka pembelajaran tersebut tak ubahnya menyenangkan tetapi tidak efektif, maka pembelajaran tersebut tak ubahnya seperti bermain biasa.
seperti bermain biasa. Sec
Secara ara gargaris is besbesar, ar, gamgambarbaran an PAKPAKEM EM adaladalah ah : : PerPertamatama, , sissiswawa terlibat dalam
terlibat dalam berbagberbagai ai kegiatkegiatan an yang mengembyang mengembangkaangkan n pemahapemahaman man dandan kem
kemampampuan uan mermereka eka dendengan gan penpenekaekanan nan belbelajar ajar melmelalualui i berberbuabuat. t. GurGuruu men
menggggunakunakan an berberbagbagai ai alat alat banbantu tu dan dan cara cara memmembanbangkigkitkatkan n semsemangangat,at, te
termrmasasuk uk memengnggugunanakakan n lilingngkukungngan an sesebabagagai i susumbmber er bebelalajajar r ununtutuk k menjadikan pembelajaran menarik, menyenangkan, dan cocok bagi siswa; menjadikan pembelajaran menarik, menyenangkan, dan cocok bagi siswa; Ked
Kedua, ua, guguru ru menmengatgatur ur kelkelas as dendengan gan memmemajanajang g bukbuku-bu-buku uku dan dan bahbahanan belajar
belajar yang yang lebih lebih menarik menarik dan dan menyemenyediakan diakan “Pojok “Pojok baca”; baca”; Ketiga, Ketiga, guruguru menerapkan cara mengajar yang lebih kooperatif dan interaktif, termasuk menerapkan cara mengajar yang lebih kooperatif dan interaktif, termasuk cara belajar kelompok; Keempat, guru mendorong siswa untuk menemukan cara belajar kelompok; Keempat, guru mendorong siswa untuk menemukan
Ide awal
Ide awal Guru belum menggunakanGuru belum menggunakanmetode PAKEM dalammetode PAKEM dalam pembelajaran
pembelajaran PKnPKn
Revisi Revisi
Hasil belajar siswa dalam Hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn masih pembelajaran PKn masih rendah rendah Siklus I Siklus I Penggunaan metode Penggunaan metode PAKEM dilakukan oleh PAKEM dilakukan oleh guru guru Menggunakan metode Menggunakan metode PAKEM dalam PAKEM dalam pembelajaran PKn. pembelajaran PKn. Siklus II Siklus II Penggunaan metode Penggunaan metode PAKEM dilakukan oleh PAKEM dilakukan oleh guru
guru caranya sendiri
caranya sendiri dalam pemecahan suatu dalam pemecahan suatu masalamasalah, h, untuk mengunguntuk mengungkapkankapkan ga
gagagasasannynnya, a, dadan n memeliblibatatkan kan sisiswswa a daldalam am memencinciptaptakakan n linlingkgkunungagann sekolahnya.
sekolahnya.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan guru dalam melaksankan Ada beberapa hal yang harus diperhatikan guru dalam melaksankan PAKEM.
PAKEM. 1
1.. MMeemmaahhaammi i ssiiffaat t yaany ng g ddiimmiilliikkii anak
anak 2
2.. MMeennggeennaal al annaak sk seeccaarraa perorang
peroranganan 3
3.. MMeemmaannffaaaattkkaan n ppeerriillaakku u aannaak k dalam pengorganisasian belajar
dalam pengorganisasian belajar 4
4.. MMeennggeemmbbaannggkkaan n kkeemmaammppuuaann berpikir
berpikir kritis, kkritis, kreatif, dreatif, dan kemaan kemampuan mpuan memecmemecahkan mahkan masalahasalah 5
5.. MMeennggeemmbbaannggkkaan n rruuaanng g kkeellaass sebagai lingkungan belajar yang menarik
sebagai lingkungan belajar yang menarik 6
6.. MMeemmaannffaaaattkkaan ln liinnggkkuunnggaann sebagai sumber belajar
sebagai sumber belajar 7
7.. MMeemmbbeerriikkaan n uummppaan n bbaalliik k yang baik untuk meningkatkan kegiatan belajar
yang baik untuk meningkatkan kegiatan belajar 8
8.. MMeemmbbeeddaakkaan n aannttaarra a aakkiif f ffiissiik k dan aktif mental
dan aktif mental
B.
Gambar 2.1 : Skema Kerangka Berpikir Gambar 2.1 : Skema Kerangka Berpikir
Skema dia atas menggambarkan bahwa pada kondisi awal, guru dalam Skema dia atas menggambarkan bahwa pada kondisi awal, guru dalam mel
melaksaksanakanakan an pempembelbelajaraajaran n di di kelkelas as belbelum um menmenggggunakunakan an metmetode ode PAKPAKEMEM dalm
dalm proproses ses pempembelbelajarajaran an PenPendiddidikan ikan KewKewargaarganegnegaraaaraan n di di kelakelas. s. DeDengangann demikian hasil belajar siswa masih rendah.
demikian hasil belajar siswa masih rendah.
Dengan kondisi awal seperti itu, guru kemudian melakukan tindakan, Dengan kondisi awal seperti itu, guru kemudian melakukan tindakan, yait
yaitu u menmenggggunakunakn n metmetode ode PAKPAKEM EM daldalam am proproses ses pempembelbelajarajaran an PenPendiddidikaikann Kew
Kewargarganeganegaraan araan di di kelkelas. as. TinTindakdakan an gurguru u terstersebuebut t diladilakukkukan an daldalam am benbentuk tuk siklus-siklus.
siklus-siklus.
Pada siklus pertama, guru menggunakan metode PAKEM dalam proses Pada siklus pertama, guru menggunakan metode PAKEM dalam proses pembe
pembelajaran lajaran PendidPendidikan ikan KewarKewarganegarganegaraan aan di di kelas kelas tetapi tetapi tidak tidak melalumelaluii bimbing
bimbingan an guru. Guru guru. Guru hanya sekedar hanya sekedar menjelamenjelaskan saja. skan saja. KemuKemudian pada dian pada siklussiklus k
keedduua, a, mmeettoodde e PPAAKKEEM M daallam d am pprroossees s pepemmbbeelalajajararan n PPeennddididiikkaann Kew
Kewargarganeganegaraan araan diladilakukkukan an oleoleh h sissiswa wa daldalam am kelkelompompok ok dan dan masmasih ih tantanpapa bimbing
bimbingan an guru. guru. Untuk Untuk silkusilkus s ketiga ketiga semua semua siswa siswa aktif aktif dalam dalam mengmengikutiikuti pembe
pembelajaran lajaran dengadengan n metode metode PAKEPAKEM M pada pada mata mata pelajaran pelajaran PendidPendidikanikan Kewarganegaraan dan guru ikut memberikan bimbingan kepada seluruh siswa Kewarganegaraan dan guru ikut memberikan bimbingan kepada seluruh siswa da
dalalam m mamasisingng-m-masasining g kekelolompmpokok. . DeDengngan an alalur ur sisiklklus us tetersrsebebut ut di di atatasas,, di
diharharapapkakan n hashasil il bebelajlajar ar sisiswswa a dadalam lam mamateteri ri pepembmbelelajaajaran ran PePendndidiidikakann Kewarganegaraan dapat meningkat. Inilah kondisi akhir yang diharapkan.
Kewarganegaraan dapat meningkat. Inilah kondisi akhir yang diharapkan.
Berdasarkan kajian teori skema dan uraian kerangka berpikir tersebut, Berdasarkan kajian teori skema dan uraian kerangka berpikir tersebut, di
diduduga ga memelallalui ui memetotode de PAPAKEKEM M dadalam lam prprososes es pepembmbelaelajarjaran an PePendndidiidikakann K
Keewwaargrgaaneneggararaaan an ddaappaat t mmeenniingngkkatatan an hahassil il bbeellajajaar r PPeennddididikikaann Kew
Kewargarganeganegaraan araan dendengan gan konkonsep sep dasdasar ar MenMenghaghargargai i nilanilai-nii-nilai lai juanjuang g daldalamam prose
proses perums perumusan Pusan Pancasila sancasila sebagaebagai Dasar Ni Dasar Negara.egara. P
Peenngggguunnaaaaaan n mmeettoodede PA
PAKEKEM M ddililakakukukan an oolelehh guru
guru Hasil belajar meningkat
Hasil belajar meningkat Simpulan
C.
C. HipHipototesis esis TinTindakdakanan 1
1.. HiipH pootteessiiss
Berdasarkan penjelasan kerangka teori dan kerangka berpikir di atas, Berdasarkan penjelasan kerangka teori dan kerangka berpikir di atas, maka disusun hipotesis tindakan sebagai berikut :
maka disusun hipotesis tindakan sebagai berikut : a.
a. PenPeneraperapan metoan metode PAKde PAKEM dalEM dalam materam materi i pokpokok Menok Menghaghargargai nilai-ni nilai-nilaiilai juang
juang dalam dalam proseproses s perumuperumusan san PancasilPancasila a sebagsebagai ai Dasar Dasar Negara Negara akanakan meningkatkan hasil belajar siswa.
meningkatkan hasil belajar siswa. b.
b. PenerapPenerapan an metode metode PAKEPAKEM M dapat dapat menarik menarik minat minat siswa siswa dandan menimbulkan rasa ingin tahu.
menimbulkan rasa ingin tahu. c.
c. SiSiswswa a akakan an memeresrespopon n popositsitif if teterharhadadap p imimpleplemementantasi si memetotode de PAPAKEKEMM pada
pada materi materi pokopokok k MengMenghargai hargai nilai-nilanilai-nilai i juang juang dalam dalam prosesproses perumu
perumusan Pasan Pancasila sncasila sebagaebagai Dasar Nei Dasar Negara.gara. 2
2.. AAnnaalliissiis s KKeellaayyaakkaan n hhiippootteessiiss Untuk dapat mengetahui apakah mungkin rencana tindakan tersebut Untuk dapat mengetahui apakah mungkin rencana tindakan tersebut dilaksanakan, peneliti mencoba melakukan analisis kelayakan hipotesis, dilaksanakan, peneliti mencoba melakukan analisis kelayakan hipotesis, hal-hal yang menjadi dasar pertimbangan adalah :
hal yang menjadi dasar pertimbangan adalah : a.
a. KemKemapuapuan dan koan dan komitmmitmen peneen peneliti seliti sebagbagai faktoai faktor pelakr pelaksanasana.. b.
b. KemamKemampuan dpuan dan konan kondisi fisdisi fisik siswik siswa dalam a dalam mengikmengikuti tinduti tindakan teakan tersebut.rsebut. c.
c. KetKeterseersediaadiaan sarn sarana/ana/fasfasilitailitas yang s yang dipediperlurlukankan.. d.
d. AloAlokaskasi dan i dan estestimasimasi waki waktu ytu yang ang terstersediaedia.. e.
e. IkliIklim bm belajelajar daar dan ikn iklim lim bekbekerja erja di sdi sekoekolah.lah.
Setelah melalui pertimbangan dan konsultasi dengan kepala sekolah, Setelah melalui pertimbangan dan konsultasi dengan kepala sekolah, penelitia
penelitian pengn pengambilaambilan kepun keputusan htusan hipotesipotesius yanius yang diajug diajukan laykan layak ditelak diteliti.iti.
D.
D. KriKriterteria Kebia Keberherhasasilanilan In
Indikdikatoator r yanyang g didigugunanakakan n pepenenelitliti i ununtutuk k memengngukukur ur pepeninningkgkataatann kea
keaktifaktifan n belbelajar ajar siswsiswa a adaadalah lah ketketerlierlibatabatan n siswsiswa a secsecara ara aktaktif if daldalam am proprosesses pembe
pembelajaran lajaran dan dan penempenemuan uan informinformasi. asi. IndikaIndikator tor yang yang digundigunakan akan untuk untuk men
mengugukur kur penpeningingkatakatan n pengpenguasuasaan aan sissiswa wa padpada a matemateri ri pempembelabelajarajaran n adaladalahah ketuntasan siswa dalam mempelajari materi. Kriteria siswa dinyatakan tuntas ketuntasan siswa dalam mempelajari materi. Kriteria siswa dinyatakan tuntas belajar
a.
a. PrPrososes es peperbarbaikikan an pepembmbelelajaajara ra (pe(peninningkgkataatan n rerespspon on sisiswswa) a) didinynyatatakakanan berhas
berhasil il jika jika 85% 85% lebih lebih dari dari jumlah jumlah siswa siswa terlibat terlibat aktif aktif selama selama prosesproses pembe
pembelajaran belajaran berlangsrlangsung.ung. b.
b. ProseProses s perbaikperbaikan an pembepembelajaran lajaran (pening(peningkatan katan pengupenguasaan asaan materi materi pelajaranpelajaran pada siswa
pada siswa) dinayatakan berhas) dinayatakan berhasil jika sekurang-kuil jika sekurang-kurangnyrangnya 85% dari jumlaha 85% dari jumlah siswa tuntas dalam belajar.
BAB III BAB III
PELAKSANAAN PERBAIKAN PELAKSANAAN PERBAIKAN
A.
A. SubyeSubyek Penk Penelitianelitian Pen
Penelitelitian ian TinTindakdakan an KelKelas as ini ini dildilaksaksanakanakan an di di kelkelas as VI VI SD SD NegNegeri eri 44 Lumbir Kecamatan Lumbir Kabupaten Banyumas dengan jumlah siswa terdiri Lumbir Kecamatan Lumbir Kabupaten Banyumas dengan jumlah siswa terdiri dari 10
dari 10 siswa putra dan 8 siswa putra dan 8 siswa putri. Keterangsiswa putri. Keterangan lain an lain tentang identitatentang identitas s subysubyek ek penelitia
penelitian ini adn ini adalah :alah : 1
1.. Maatta M a PPeellaajjaarraann : : PPeennddiiddiikkaan n KKeewwaarrggeenneeggaarraaaann 2
2.. SttaanS nddaar r KKoommppeetteennssii : M: Meenngghhaarrggaai i nniillaaii--nniillaai i jjuuaanngg dalam proses
dalam proses
perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara 3
3.. WaakW kttu u PPeellaakkaassaannaaaann : : SSeemmeesstteer r I I TTaahhuun n PPeellaajjaarraann 2010/2011
2010/2011 4
4.. PeellaakP kssaannaaaa : : aa. . SSiikklluus s ppeerrttaammaa : : 0055 dan 07 Oktober 2010
dan 07 Oktober 2010 b
b. . SSiikklluus s kkeedduuaa : : 112 2 ddan an 114 4 OOkkttoobbeer r 20201100 c. Siklus
c. Siklus ketiga ketiga : : 19 19 dan dan 21 21 Oktober Oktober 20102010
B.
B. ProsProsedur Peneledur Penelitian Tindakitian Tindakan Kelasan Kelas
Menurut Wardani dkk (2004 : 2.3-2.4) menyebutkan bahwa Menurut Wardani dkk (2004 : 2.3-2.4) menyebutkan bahwa langkah-la
langngkakah h PePenenelilititian an TiTindndakakan an KeKelalas s (P(PTKTK) ) teterdrdiriri i dadari ri 4 4 tatahahap, p, yayaitituu merencanakan, melakukan tindakan, mengamati dan melakukan refleksi seperti merencanakan, melakukan tindakan, mengamati dan melakukan refleksi seperti tampak pada gambar di bawah ini
tampak pada gambar di bawah ini
Merencanakan Merencanakan Refleksi Refleksi Observasi Observasi Melakukan Tindakan Melakukan Tindakan
Gambar 3.1 Gambar 3.1
Tahap-tahap dalam PTK Tahap-tahap dalam PTK
Merencanakan merupakan langkah pertama dalam setiap kegiatan, tanpa Merencanakan merupakan langkah pertama dalam setiap kegiatan, tanpa renc
rencanaana, , kegkegiatan iatan yanyang g dildilakuakukan kan tidatidak k munmungkgkin in berberjalajalan n dendengan gan baik baik atauatau terarah.
terarah.
Melakukan tindakan merupakan realisasi dari rencana yang dibuat yang Melakukan tindakan merupakan realisasi dari rencana yang dibuat yang berupa
berupa kegiatakegiatan n belajar belajar mengmengajar. ajar. TindakTindakan an pembepembelajaran lajaran ini ini perlu perlu adanyaadanya pengam
pengamatan agatan agar dapat dar dapat diketahuiketahui kualitai kualitasnya.snya.
Berdasarkan pengamatan tersebut maka akan dapat ditentukan apakah Berdasarkan pengamatan tersebut maka akan dapat ditentukan apakah ada hal-hal yang perlu diperbaiki agar tindakan dapat mencapai tujuan yang ada hal-hal yang perlu diperbaiki agar tindakan dapat mencapai tujuan yang diin
diinginginkankan. . SetSetelah pengelah pengamaamatan dilaktan dilakukaukan n selselama ama proproses pembses pembelajelajaranaran berlang
berlangsung, sung, maka maka hasil hasil pengampengamatan atan tersebutersebut t didiskdidiskusikan usikan dengadengan n temanteman sejawat untuk mendapatkan refleksi.
sejawat untuk mendapatkan refleksi.
Refleksi dilakukan dengan cara merenungkan kembali proses tindakan Refleksi dilakukan dengan cara merenungkan kembali proses tindakan pembe
pembelajaran baik lajaran baik mengemengenai nai kekurkekurangannyangannya a maupumaupun n keberkeberhasilannyhasilannya. Dengana. Dengan dem
demikiaikian n akan akan dapdapat at dikdiketahetahui ui kelekelemahamahan n dardari i tindtindakaakan n pempembelbelajarajaran an yanyangg perlu d
perlu diperbaikiperbaiki pada di pada daur ulanaur ulang berikg berikutnya.utnya. Menuru
Menurut t Rusna Ristata dan Rusna Ristata dan PrayitnPrayitno o (2006 : (2006 : 45-46) menyat45-46) menyatakan bahwaakan bahwa perbaik
perbaikan an pembepembelajaran lajaran dilakudilakukan kan melalui melalui proseproses s pengkapengkajian jian berdauberdaur, r, yangyang terd
terdiri iri dardari i 4 4 tahatahap, p, yaityaitu u : : mermerencencanakanakanan (Planning)(Planning), , melmelakuakukan kan tindtindakaakann (Acting)
(Acting), , menmengamgamatiati (Observing)(Observing), , dan dan refreflekleksisi (Reflecting)(Reflecting). . HaHasisil l rereflefleksksii terh
terhadap adap tindtindakaakan n yang yang diladilakukkukan an akan akan digdigunakunakan an kemkembali bali untuntuk uk meremerevisvisii renc
rencana ana jika jika ternternyata yata tindtindakan akan yanyang g dildilakuakukan kan belbelum um berberhasihasil l memmemecaecahkahkann masalah, seperti tampak pada gambar di bawah ini :
masalah, seperti tampak pada gambar di bawah ini : 17
Gambar 3.2 Daur Penelitian Tindakan Kelas Gambar 3.2 Daur Penelitian Tindakan Kelas
Setelah perbaikan pembelajaran berlangsung tiga siklus, hasil perbaikan Setelah perbaikan pembelajaran berlangsung tiga siklus, hasil perbaikan yang diinginkan sudah terlaksana. Maka daur PTK dengan tujuan perbaikan yang diinginkan sudah terlaksana. Maka daur PTK dengan tujuan perbaikan pembe
pembelajaran lajaran sudah berakhir, sudah berakhir, namun apabila namun apabila muncumuncul l yang baru, yang baru, akan kembaliakan kembali dipecahkan melalui daur PTK berikutnya.
dipecahkan melalui daur PTK berikutnya. Re planning Re planning Re planning Re planning Planning Planning Observing Observing Re observing Re observing Re observing Re observing R R e e r r e e f f l l e e c c t t i i n n g g R R e e r r e e f f l l e e c c t t i i n n g g R R e e f f l l e e c c t t i i n n g g A A c c t t i i n n g g R R e e a a c c t t i i n n g g R R e e a a c c t t i i n n g g C C o o n n c c l l u u t t i i o o n n 18 18
Berikut ini tahapan perbaikan pembelajaran secara rinci : Berikut ini tahapan perbaikan pembelajaran secara rinci :
Gambar 3.3 Alur PTK tiga siklus perbaikan pembelajaran Gambar 3.3 Alur PTK tiga siklus perbaikan pembelajaran
(Dimodifikasi dari Rusna Ristata, 2006: 46) (Dimodifikasi dari Rusna Ristata, 2006: 46)
Prosedur umum perbaikan pembelajaran Prosedur umum perbaikan pembelajaran
Prosedur umum perbaikan pembelajaran yang peneliti gunakan untuk Prosedur umum perbaikan pembelajaran yang peneliti gunakan untuk mengadopsi dari prosedur yang ditulis oleh Rusna Ristata dan Prayitno (2006 : mengadopsi dari prosedur yang ditulis oleh Rusna Ristata dan Prayitno (2006 : 48) meliputi langkah-langkah berikut ini :
48) meliputi langkah-langkah berikut ini : 1
1.. MeenM nggiiddeennttiiffiikkaassi i mmaassaallaahh, , mmeennggaannaalliissiis s ddaann merumuskan masalah dan merumuskan hipotesis.
merumuskan masalah dan merumuskan hipotesis. 2
2.. MeenM neemmuukkaan n ccaarra a ppeemmeeccaahhaan n mmaassaallaah h aattaau u ttiinnddaakkaann perbaik
perbaikan.an.
Studi Pendahuluan Studi Pendahuluan 1.
1. WawancarWawancara dengan siswaa dengan siswa 2.
2. TeTes s diadiagnognosik sik (p(pereroleoleh h datdataa awal)
awal) 3.
3. Analisis Analisis dokumendokumen 4.
4. Diskusi denDiskusi dengan supervisor gan supervisor
Persiapa
Persiapan n PenelitianPenelitian
(Studi Literatur dan Diskusi) (Studi Literatur dan Diskusi) 1.
1.PemahamPemahaman an konsep, metode,konsep, metode, co
contntoh oh dadan n lalatitihahan n anantatarara peneliti dan pengam
peneliti dan pengamatat 2.
2. Menyusun lemMenyusun lembar observasibar observasi 3.
3. Menyusun formMenyusun format wawancaraat wawancara 4.
4. PePenn usuusunanan tes/n tes/evaevalualuasisi Tindakan Siklus I
Tindakan Siklus I 1.
1.Perencana perbaikanPerencana perbaikan 2.
2. PelaksanaaPelaksanaan perbaikann perbaikan 3.
3. ObsObservaservasii 4.
4.Diskusi dengan Diskusi dengan pengamapengamatt 5.
5. ReflRefleksi siklus Ieksi siklus I
Tindakan Siklus III Tindakan Siklus III 1.
1.Perencana perbaikanPerencana perbaikan 2.
2. PelaksanaaPelaksanaan perbaikann perbaikan 3.
3. ObsObservaservasii 4.
4.Diskusi dengan Diskusi dengan pengamapengamatt 5.
5. Refleksi siRefleksi siklus IIIklus III Tindakan Siklus II Tindakan Siklus II Perencana perbaikan Perencana perbaikan Pelaksanaan perbaikan Pelaksanaan perbaikan Observasi Observasi Diskusi dengan
Diskusi dengan pengamatpengamat Refleksi siklus II
Refleksi siklus II IDE AWAL IDE AWAL
B
Beerrhhaassiill SSiimmppuullaann
Belum Belum berhasil berhasil Revisi Revisi Belum Belum berhasil berhasil Revisi Revisi
3
3.. MeerraanM nccaanng g sskkeennaarriio o ttiinnddaakkaan n ppeerrbbaaiikkaan n yyaanngg dikemas dalam Rencana Perbaikan Pembelajaran (RPP).
dikemas dalam Rencana Perbaikan Pembelajaran (RPP). 4
4.. MeenM nddiisskkuussiikkaan an assppeekk--aassppeek yk yaanng dg diiaammaatti di deennggaann teman sejawat yang ditugaskan sebagai pengamat.
teman sejawat yang ditugaskan sebagai pengamat. 5
5.. MeellaakM kaassaannaakkaan n ppeemmbbeellaajjaarraan n sseessuuaai i ddeennggaan n sskkeennaarriioo yang telah dirancang dan diamati oleh teman sejawat (pengamat).
yang telah dirancang dan diamati oleh teman sejawat (pengamat). 6
6.. MMeennddiisskkuussiikkaan hn haassiil pl peennggaammaattaan dn deennggaan tn teemmaann sejawat.
sejawat. 7
7.. MeellaakM kuukkaan n rreefflleekkssi i tteerrhhaaddaap p kkeeggiiaattaan n ppeemmbbeellaajjaarraann yang telah dilaksanakan.
yang telah dilaksanakan. 8
8.. KoKonnssuullttaassi i ddeennggaan n ppeemmbbiimmbbiinngg.. 9
9.. MeerraanM nccaanng g ttiinnddaak k llaannjjuutt..
C.
C. Data, Teknik PengData, Teknik Pengumpulan Data dan umpulan Data dan Analisis DataAnalisis Data
Jenis data yang ada dalam penelitian ini adalah jenis data kualitatif dan Jenis data yang ada dalam penelitian ini adalah jenis data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif berupa proses pembelajaran dan rekaman aktifitas kuantitatif. Data kualitatif berupa proses pembelajaran dan rekaman aktifitas siswa, sedangkan data kuantitatif berupa hasil-hasil pembelajaran yang berupa siswa, sedangkan data kuantitatif berupa hasil-hasil pembelajaran yang berupa nila
nilai i ulaulangangan n hariharian an dan dan obsobservervasi asi kemkemuncunculaulan n indindikatikator or keakeaktifktifan an belbelajar ajar siswa.
siswa.
Pengu
Pengumpulan data-data tersebut mpulan data-data tersebut dilakudilakukan melalui kan melalui alat alat pengupengumpul datampul data yang berupa ulangan harian dan check list, ulangan harian untuk mengetahui yang berupa ulangan harian dan check list, ulangan harian untuk mengetahui tingkat penguasaan siswa terhadap konsep pembelajaran, sedangkan chek list tingkat penguasaan siswa terhadap konsep pembelajaran, sedangkan chek list untuk mengamati aktifitas siswa selama proses pembelajaran. Aktifitas siswa untuk mengamati aktifitas siswa selama proses pembelajaran. Aktifitas siswa di
ditutunjnjukukkakan n dedengngan an kekemumuncncululan an inindidikakatotor r kekeakaktitifafan n bebelalajajar. r. UnUntutuk k pengu
pengumpulampulan data-datn data-data tersebua tersebut penelitt peneliti dibantu oi dibantu oleh temleh teman sejawaan sejawat dan sebt dan sebagaiagai observer.
observer.
Analisa data dilakukan berdasarkan data ulangan harian dari studi awal Analisa data dilakukan berdasarkan data ulangan harian dari studi awal sa
sampmpai ai tigtiga a sisiklklus us peperbrbaikaikan an pepembmbelelajaajaran ran dadan n kekemumudidian an diodiolah lah sesecarcaraa deskriptif,
deskriptif, kuantitatif, kuantitatif, dan dan deskriptif deskriptif kualitatif.kualitatif. Informasi tentang observator (Penagamat) Informasi tentang observator (Penagamat)
Nama
Nama : TEG: TEGUH YUUH YUWONOWONO, S.Pd, S.Pd.SD.SD NIP
NIP : 1961: 19611217 1217 1980198012 1 012 1 00202 Pek
Pekerjaaerjaann : Gur: Guru Kelu Kelas V SD as V SD NegNegeri 4 Leri 4 Lumbumbir ir Tu
Tugagass : Men: Mengogobsbserervavasi pesi pelalaksksananaaaan pern perbabaikikan pean pembmbelelajajararan paan pada sida siklklusus kesatu, siklus kedua dan siklus ketiga.
kesatu, siklus kedua dan siklus ketiga.
D.
D. DeskrDeskripsi peipsi per Siklusr Siklus M
Maatta Pa Peellaajjaarraann : P: Peennddiiddiikkaan Kn Keewwaarrggaanneeggaarraaaann P
Pookkook Bk Baahahassaann : M: Meengnghhararggai nai nililaai-i-nnililaai jui juaanng dg daalalam pm prorosseess perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara K
Keellaass : : VVI I SSD D NNeeggeerri i 4 4 LLuummbbiir r H
Haarrii//TTaannggggaall : : SSiikklluus s II : : PPeerrtteemmuuaan n 11 : : SSeellaassaa, 0, 05 5 OOkkttoobbeer 2r 2001100 Pertemuan 2
Pertemuan 2 : Kamis, : Kamis, 07 O07 Oktober 2010ktober 2010 Si
Siklklus Ius III : Pe: Pertertemumuan 1an 1 : Se: Selalasa, 1sa, 12 Ok2 Oktotobeber 20r 201010 Pertemuan 2
Pertemuan 2 : Kamis, : Kamis, 14 O14 Oktober 2010ktober 2010 Sik
Siklus lus IIIIII : Per: Pertemutemuan 1an 1 : Sel: Selasaasa, 19 O, 19 Oktoktober 2ber 2010100 Pertemuan 2
Pertemuan 2 : Kamis, : Kamis, 22 O22 Oktober 2010ktober 2010 Tujuan Perbaikan
Tujuan Perbaikan 1.
1. MenMeningingkatkatkan haskan hasil belajail belajar siswa pada mater siswa pada materi pemberi pembelajalajaran PKn pokran PKn pokok ok bahasa Mengha
bahasa Menghargai nilai-nilai juang rgai nilai-nilai juang dalam proses perumusdalam proses perumusan Pancasilaan Pancasila sebagai Dasar Negara.
sebagai Dasar Negara. 2.
2. MeningMeningkatkan katkan kemankemandirian dirian dan dan kerja skerja sama sama siswa iswa dalam dalam belajar.belajar. 3.
3. SisSiswa dapawa dapat menjat menjawab pewab pertanrtanyaayaan soal matn soal materi pemeri pembelbelajaraajaran.n. 1
1.. SSiikklluus s II
Pertemuan 1 : Selasa , 05 Oktober 2010 Pertemuan 1 : Selasa , 05 Oktober 2010 a.
a. TaTahahap p PePererencncananaaaan n (( Planning Planning )) Berdas
Berdasarkan rumusan hipotesis yang arkan rumusan hipotesis yang telah telah ditetapkditetapkan an penelitpenelitii menyiapkan Rencana Perbaikan Pembelajaran (RPP) beserta skenario menyiapkan Rencana Perbaikan Pembelajaran (RPP) beserta skenario tind
tindakan perbaikan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pokok tindakan perbaikan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pokok bahasa
bahasan Mengn Menghargai nilahargai nilai-nilai juang i-nilai juang dalam prodalam proses perumses perumusan Pausan Pancasilancasila sebagai Dasar Negara yang dilakukan guru dan siswa. Disamping itu sebagai Dasar Negara yang dilakukan guru dan siswa. Disamping itu penelit
peneliti i juga juga telah telah menyiapmenyiapkan kan lembar kerja, lembar kerja, materi materi pembepembelajaran, lajaran, alatalat peraga b
peraga berupa beerupa berbagai jerbagai jenis ganis gambar tokmbar tokoh peruoh perumus Pmus Pancasilaancasila.. Sel
Selanjuanjutnya tnya berbersamsama a temateman n sejsejawat awat yanyang g menmenjadi jadi obsobserverver er menyepakati hal-hal yang berkaitan dengan kelancaran observasi dan menyepakati hal-hal yang berkaitan dengan kelancaran observasi dan pengu
pengumpulampulan n data, data, kriteria kriteria obserobservasi vasi dan dan fokus fokus obserobservasi. vasi. Setelah Setelah adaada kesepakatan dilakukan simulasi perbaikan pembelajaran.
kesepakatan dilakukan simulasi perbaikan pembelajaran. b.
b. Tahap Tahap PelaksPelaksanaan (anaan ( Acting Acting )) 1
1.. KKeeggiiaattaan n aawwaall Seb
Sebeluelum m tindtindakan akan perbperbaikaaikan n berberlanglangsunsung, g, penpeneliteliti i telatelahh menyiapkan lembar kerja siswa yang berisi pertanyaan yang dapat menyiapkan lembar kerja siswa yang berisi pertanyaan yang dapat men
mengakgaktifktifkan an sissiswa wa untuntuk uk berberpikpikir ir loglogis, is, sissistemtematis atis dan dan kritkritis.is. Selanju
Selanjutnya peneliti tnya peneliti menyiamenyiapkan dan pkan dan mempememperlihatkan alat rlihatkan alat peragaperaga berupa
berupa berbagberbagai ai jenis jenis gambagambar r tokoh tokoh perumperumus us PancasPancasila ila sebagsebagaiai Dasar Negara
Dasar Negara sebagsebagai ai media untuk media untuk mengmengadakan mengerjakadakan mengerjakan an testes fo
formrmatiatif. f. PePenelneliti iti jujuga ga memembmbererikaikan n pepenjenjelaslasan an sisingngkakat t tetentntangang pemb
pembelajaran yaelajaran yang akang akan dilaksn dilaksanakan.anakan. 2
2.. KKeeggiiaattaan n IInnttii P
Paadda a pprorossees s ppeemmbbeellajajaararan n ssisiswwa a sseecacarra a ininddivivididuu mengerjakan tugas yang dituliskan pada lembar kerja yang telah mengerjakan tugas yang dituliskan pada lembar kerja yang telah dib
dibagiagikan kan oleoleh h penpeneliteliti. i. DalDalam am menmengegerjakrjakan an tes tes formformatifatif, , sissiswawa dib
dibantantu u dendengagan n alat alat peraperaga ga berberupa upa berberbagbagai ai jenijenis s gamgambar bar toktokohoh perum
perumus us PancasPancasila. ila. Dalam hal Dalam hal ini ini siswa diajak siswa diajak menunmenunjukkan manajukkan mana tokoh yang merumuska
tokoh yang merumuskan n PancasPancasila ila sebagsebagai ai Dasar Negara. Dasar Negara. SetelahSetelah selesai, tugas dikumpulkan dan diperiksa, hasilnya dibahas bersama selesai, tugas dikumpulkan dan diperiksa, hasilnya dibahas bersama oleh peneliti dan siswa.
oleh peneliti dan siswa. 3
3.. KKeeggiiaattaan n AAkkhhiir r Si
Siswswa a memengngererjajakakan n sosoal al tetes s foformrmatatifif, , sesetetelalah h seselelesasaii dikumpulkan dan dinilai oleh peneliti. Hasil dari tes formatif inilah dikumpulkan dan dinilai oleh peneliti. Hasil dari tes formatif inilah
pekerja
pekerjaan rumaan rumah (PR).h (PR).
Pertemuan 2 : Kamis, 07 Oktober 2010 Pertemuan 2 : Kamis, 07 Oktober 2010
1
1.. KKeeggiiaattaan n aawwaall Seb
Sebeluelum m tindtindakan akan perbperbaikaaikan n berberlanglangsunsung, g, penpeneliteliti i telatelahh menyiapkan lembar kerja siswa yang berisi pertanyaan yang dapat menyiapkan lembar kerja siswa yang berisi pertanyaan yang dapat men
mengakgaktifktifkan an sissiswa wa untuntuk uk berberpikpikir ir loglogis, is, sissistemtematis atis dan dan kritkritis,is, na
namumun n sesebebelulumnmnya ya pepeneneliliti ti bebersrsamama a sisiswswa a memembmbahahas as PRPR.. Selanju
Selanjutnya peneliti tnya peneliti menyiamenyiapkan dan pkan dan mempememperlihatkan alat rlihatkan alat peragaperaga berupa
berupa berbagberbagai ai jenis jenis gambagambar r tokoh tokoh perumperumus us PancasPancasila ila sebagsebagaiai Dasar Negara
Dasar Negara sebagsebagai ai media untuk media untuk mengmengadakan mengerjakadakan mengerjakan an testes for
formatimatif. f. PenPeneliteliti i jugjuga a memmemberberikaikan n penpenjelajelasan san singsingkat kat tententangtang pemb
pembelajaran yaelajaran yang akan ng akan dilaksadilaksanakan.nakan. 2
2.. KKeeggiiaattaan n IInnttii P
Paadda a pprorossees s ppeemmbbeellajajaararan n ssisiswwa a sseecacarra a ininddivivididuu mengerjakan tugas yang dituliskan pada lembar kerja yang telah mengerjakan tugas yang dituliskan pada lembar kerja yang telah dib
dibagiagikan kan oleoleh h penpeneliteliti. i. DalDalam am menmengegerjakrjakan an tes tes formformatifatif, , sissiswawa dib
dibantantu u dendengagan n alat alat peraperaga ga berberupa upa berberbagbagai ai jenijenis s gamgambar bar toktokohoh perum
perumus Pancus Pancasila sebasila sebagai Dasagai Dasar Negaar Negara. Dalam hal ra. Dalam hal ini siswini siswa diajak a diajak men
menunjunjukkukkan an manmana a toktokoh oh yang yang mermerumuumuskaskan n PanPancasicasila. la. SetSetelahelah selesai, tugas dikumpulkan dan diperiksa, hasilnya dibahas bersama selesai, tugas dikumpulkan dan diperiksa, hasilnya dibahas bersama oleh peneliti dan siswa.
oleh peneliti dan siswa. 3
3.. KKeeggiiaattaan n AAkkhhiir r Si
Siswswa a memengngererjajakakan n sosoal al tetes s foformrmatatifif, , sesetetelalah h seselelesasaii dikumpulkan dan dinilai oleh peneliti. Hasil dari tes formatif inilah dikumpulkan dan dinilai oleh peneliti. Hasil dari tes formatif inilah ya
yang ng didiggununakakan an pepeneneliliti ti ununtutuk k memelalaksksananakakan an titindndak ak lalanjnjutut pemb
pembelajaran berikutnya. Kegiatan ini elajaran berikutnya. Kegiatan ini diakhdiakhiri iri dengadengan n membememberikanrikan pekerja
pekerjaan rumaan rumah (PR).h (PR). c.