JOB 1
PENGENALAN PLC LG
DISUSUN OLEH :
Nasen Natabaya (062130321081) Partner : Firandi Syahlendra (062130321073) RA Surya Angkasa (062130321082)
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
PROGRAM STUDI DIII TEKNIK ELEKTRONIKA POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA
PALEMBANG
2023
KATA PENGANTAR
Dengan mengucapkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan limpahan rahmat dan karunianyalah Makalah Programmable Logic Control mengenai
”Pengenalan PLC LG” dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang telah di tentukan.
Laporan ini dibuat Untuk Memenuhi Persyaratan Mata Kuliah Praktikum otomasi Industri dalam menyelesaikan tugas Praktik Pengenalan PLC LG Makalah ini dibuat dengan tujuan untuk menumbuhkan dan melatih keterampilan tentang pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan dalam Programmable Logic Control ini.
Selain itu,dalam penulisan laporan ini, penulis mengucapkan terima kasih khususnya kepada Ibu Dewi Permata Sari, S.T., M.Kom. selaku Dosen Mata Kuliah Praktikum Otomasi Industri
Akhir kata, semoga laporan ini dapat memberi manfaat yang lebih besar dan menambah pengetahuan dan wawasan baik bagi penulis maupun bagi orang lain yang membacanya.
Palembang, 30, 03, 2023
Nasen natabaya
Tujuan
1. Mahasiswa mampu memahami dasar-dasar tentang PLC
2. Mahasiswa mampu membuat dan menganalisa suatu program PLC 3. Mahasiswa memahami fungsi-fungsi dasar dalam PLC
4. Mahasiswa mampu membuat dan menganalisa suatu program dan fungsi-fungsi tertentu.
Dasar Teori
Pengenalan Programmable Logic Control (PLC)
Pada awalnya, sistem kontrol industri menggunakan cara konvensional yaitu dengan sistem sambungan menggunakan beberapa komponen seperti timer, relay, counter dan kontaktor.
Generasi selanjutnya, sistem kontrol industri sudah menggunakan mikroprocessor dengan bahasa pemograman assembler.
PLC pertama kali digunakan pada tahun 1960-an, yaitu pada saat tuntutan automatisasi industri semakin besar. Perusahaan yang pertama kali merealisasikan kriteria rancangan PLC adalah General Motors (GM), meskipun hanya berupa sekuensial kontrol, tidak seperti PLC yang dikenal sekarang, mampu menangani pengendalian proses-proses yang kompleks, seperti temperatur, posisi, tekanan. aliran. Bahkan modul – modul dengan kemampuan yang telah dikembangkan lebih lanjut.
Secara definisi, Programmable Logic Controller (PLC) adalah suatu rangkaian
microcontrroller yang terdiri dari beberapa bagian, yaitu CPU, Memory, Data Register, Internal Relay, Infut / Output Counter dan Timer yang terintegrasi dalam satu perangkat.
1.1. Alasan Penggunaan PLC Dalam Industri
- Penghematan komponen seperti timer, relay dan counter - Tidak memerlukan pekerjaan wiring kabel yang rumit - Kecepatan respon yang tinggi dan efisiensi
- Mudah untuk modifikasi sistem
- Dapat digunakan untuk sistem yang kompleks (MMI atau HMI) dan dapat dikomunikasikan antar PLC
1.2. Cara Keja PLC
Untuk dapat menggunakan PLC, cukup dengan menghubungkan sensor pada bagian infut device PLC dan alat – alat yang dikontrol pada bagian output device PLC. Kemudian program yang ada dalam PLC akan memproses data dari masukan input device PLC dan output nya akan bekerja sesuai dengan program yang dibuat dan tersimpan di dalam memory PLC.
Peralatan input dapat berupa sensor photo-elektrik, push button dan panel kontrol, limit switch atau peralatan lainnya dimana dapat menghasilkan suatu sinyal yang dapat diterima PLC. Peralatan output dapat berupa switch yang menggerakkan lampu indikator, relai yang menyalakan motor atau perlatan lain yang dapat digerakkan oleh sinyal output dari PLC.
Selain itu, PLC juga menggunakan memori yang dapat diprogram untuk menyimpan instruksi – instruksi yang melaksanakan fungsi – fungsi khusus seperti : logika, pewaktuan, sekuensial dan aritmatika yang dapat mengendalikan suatu mesin atau melalui modul – modul I/O baik analog maupun digital.
1.3 Cara Memprogram PLC
PLC dapat diprogram dengan dua cara yaitu dengan menggunakan Handy Programmer (Consule) atau dengan Personal Computer melalui software khusus. Metoda program menggunakan program yang berbentuk Ladder atau Statement List.
1.4 Perangkat Keras PLC
Sebagai perangkat pengendali proses, PLC mempunyai bagian-bagian penting yang mendukung unjuk kerja sistemnya. Bagian – bagian yaitu adalah :
a. Central Processing Unit (CPU) b. Memory
c. I / O
d. Power Supply
a. Central Processing Unit (CPU)
CPU berfungsi untuk mengontrol dan mengawasi semua pengoperasian dalam PLC, melaksanakan program yang disimpan dalam memori
b. Memory
Memory yang terdapat pada PLC berfungsi untuk menyimpan program dan memberikan lokasi-lokasi dimana hasil - hasil perhitungan dapat disimpan didalamnya.
c. Input / Output
Setiap input / output memiliki alamat dan nomor urutan khusus yang digunakan selama membuat program untuk memonitor satu persatu aktivitas input dan output didalam program d. Power Supply
PLC tidak akan beroperasi apabila tidak ada supply daya listrik. Power supply merubah tegangan input menjadi tegangan listrik yang dibutuhkan oleh PLC. Dengan kata lain, sebuah supply daya listrik mengkonversikan supply daya PLN (220 V) ke daya yang dibutuhkan CPU atau modul input / output
Contoh System Dengan Control PLC
Contoh Aplikasi Pada PLC :
Manufaktur otomotif
Pabrik semen
Pengendali lift/elevator
Pengairan/irigasi
Pengendali pembangkit listrik
Penggilingan (mesin giling)
Pengontrol lampu lalu lintas
Dll
Contoh Aplikasi Pada PLC:
Hal yang dapat dikerjakan PLC : Sequence Control :
pengganti relay control logic
timers/counters
pengganti pengendali yang berupa papan rangkaian elektronik
pengendali mesin dan proses Sophisticated Control :
arithmatic operations (+,-,x,:)
information handling
analog control (suhu, tekanan,dll)
PID controller
servo-motor control
stepper-motor control Supervisory Control :
process monitoring & alarm
fault diagnostic & monitoring
interfacing with computer (RS232)
printer/ASCII interfacing
factory automation networking
LAN
Alat yang digunakan pada PLC
PLC (Programable Logic Controler):
CPU : Microprocesor yang memproses data dari input/output.
Memori : Daerah penyimpanan sistem operasi dan data pemakai.
1. ROM (Read Only Memory) Dapat diprogram sekali dan bersifat permanen.
2. EPROM (Erasable Programable Read Only Memory) Isinya dapat dihapus dengan cara menyinari sinar ultra violet.
3. PROM (Programable Read Only Memory) Untuk memrogram ulang.
Inter Face :Untuk menyesuaikan sinyal pada peralatan luar.
Interface Terbagi 2 yaitu :
1. Interface inputMenyesuaikan sinyal INPUT dengan sinyal yang dibutuhkan untuk operasi sistem.
2. Interface OutputMenyesuaikan sinyal dari PLC untuk mengendalikan peralatan OUTPUT.
Peralatan Input :Alat pemberi sinyal kepada PLC.
Contoh nya :
Berbagai jenis saklarTombol, Saklar togel, Saklar batas, Saklar level, Saklar tekan, Saklar proximity, DLL
Berbagai jenis sensorSensor cahaya, Sensor suhu, Sensor level, DLL Rotary encoderBerbentuk putaran.
Peralatan Output :Alat yang dikendalikan.
Contoh nya : Kontaktor, Motor listrik, Lampu, Buzer, DLL
Peralatan Penunjang :Peralatan yang digunakan dalam sistem kendali tetapi tidak berkait dengan aktivitas pengendali.
Contoh nya : 1. Komputer
2. Software Ladder : SSS, LSS, Syswin, dan CX Programmer.
3. Memori Luar : Disket, CD, Flashdisk.
4. Alat Pencetak : Printer, Pllotter.
Peralatan yang digunakan
1. Perangkat Komputer 1 Buah 2. Software GM WIN 1 Buah 3. PLC LG 1 Buah 4. Kabel Banana Merah 4 Buah 5. Kabel Banana Biru 4 Buah
Langkah Percobaan
1.Nyalakan mesin plc dari sebelah kanan secara berurutan ke sebelah kiri,dan saat mematikan dari sebelah kiri ke sebelah kanan
2.Hubungkan com input dan com output ke power DC24V
3.Pastikan lampu pada GM6-CPUA sudah hijau
4.Hidupkan Komputer
5.Buka aplikas Gmwin 4.0 di layar dekstop dan akan muncul menu new project,lalu masukan name project file sesuai yang diinginkan kemudian pilih GM6 yang sesuai dengan CPUA
6.Setelah dinext akan muncul difine program,tulis program instance name sesuai yang diinginkan dan pilih scan program lalu next
7.Kemudian akan muncul add program lalu pilih LD dan tekana next
8.Lalu gambarlah rangkaian normaly open
9.Klik 2x pada gambar normaly open dan akan muncul variables,ketik pada name %IX0.0.3 kemudian klik enter
10.Klik 2x pada gambar coil dan akan muncul variables juga,lalu ketik pada name
%QX0.2.12 kemudian klik enter
11.Pilih compile pada bar diatas
12.Setelah dicompile,lalu pilih connect + write + run + monitor on
13.Kemudian akan muncul tampilan seperti ini dan klik ok
14.Dan lampu akan menyala pada output 12,dan ketika tombol input 3 ditekan maka lampu akan mati,begitulah sistem kerja dari normaly open
15.untuk program pada normaly close,cukup diganti saja normaly open nya dengan normaly close seperti gambar dibawah dan variabelnya di juga diganti.Langkahnya sama saja seperti normaly open.
HASIL KERJA
Analisa dan Kesimpulan Analisa
Berdasarkan analisa yang kami dapat ialah :
- Ketika mengaktifkan perangkat plc LG pasti kan computer dan plc terhubung dengan caara melihat lampu pada plc jika lampu menyala maka plc menyala dan terhubung - Hubungkan kabel power ke switch input yang benar / tidak rusak
- Ketika kita mengaktifkan NC atau menekan input NC maka NC akan terbuka atau tidak aktif yang dimana Output nya tidak terhubung atau mati dikarena kan NC/
Normally close. Begitupun juga dengan normally open/ NO ketika kita mengaktifkan / menekan NO Maka NO akan terhubung atau aktif yang dimana arus terhubung dan outputnya terbuka atau menyala.
Kesimpulan
- PLC (Programmable Logic Controller) adalah sebuah peralatan elektronik yang dapat diprogram agar bisa mengontrol atau mengoperasikan mesin.
- Pada saat praktikum kami berhasil menjalankan PLC LG dengan menggunakan aplikasi GM WIN yang dimana kami mebuat skema rangkaian Normaly open dengan Input %IX0.0.3
Dan output menggunakan %QX0.2.12. yang dimana ketika switch ditekan makan output terhubung
Daftar Pustaka
http://readoneysah.blogspot.com/2010/06/dasar-plc-lg.html https://sinaupedia.com/pengertian-plc/
https://id.images.search.yahoo.com/search/images;_ylt=AwrKByZz1iZk9eAMhrzLQwx.;_yl u=Y29sbwNzZzMEcG9zAzEEdnRpZAMEc2VjA3BpdnM-?p=plc+lg&fr2=piv-
web&type=E210ID91215G0&fr=mcafee#id=5&iurl=https%3A%2F%2F3.imimg.com
%2Fdata3%2FHV%2FQH%2FMY-5048575%2Flg-master-k300-plc- 500x500.jpg&action=click