• Tidak ada hasil yang ditemukan

JUKNIS SKRINING PEMERIKSAAN GRATIS

N/A
N/A
Puskesmas Bantar Tasikmalaya

Academic year: 2025

Membagikan "JUKNIS SKRINING PEMERIKSAAN GRATIS"

Copied!
40
0
0

Teks penuh

(1)

Pemeriksaan

Kesehatan Gratis

Direktorat Tata Kelola Kesehatan Masyarakat

1

(2)

1. Latar Belakang

2. Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer

3. Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG)

4. Peran Kementerian/Lembaga dalam Mendukung PKG

(3)

3

Capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) tahun 2023 masih rendah target 100%

Tidak ada indikator SPM yang mencapai target 100%

Target SPM akan tercapai jika pelayanan kesehatan primer kuat dengan

kemudahan akses masyarakat akan pelayanan yang berkualitas

3

Capaian (%)

No Indikator SPM 2020 2021 2022

1

Pelayanan kesehatan ibu hamil

1 84,51 82,54 75,83

Pelayanan kesehatan ibu bersalin

2 84,29 83,65 76,29

Pelayanan kesehatan bayi baru lahir

3 87,54 86,33 78,03

Pelayanan kesehatan balita

4 87,54 79,07 71,98

Pelayanan kesehatan usia pendidikan dasar

5 62,26 60,47 72,3

Pelayanan kesehatan usia produktif

6 49,56 52,07 61,38

Pelayanan kesehatan usia lanjut

7 60,20 62,85 68,4

Pelayanan kesehatan penderita hipertensi

8 48,22 49,53 59,69

Pelayanan kesehatan penderita diabetes melitus

9 72,12 71,86 73,56

10 Pelayanan kesehatan ODGJ berat 77,20 76,55 72,94

11 Persentase orang terduga Tuberkulosis 61,52 58,33 68,56 12 Pelayanan kesehatan orang dengan risiko

terinfeksi virus yang melemahkan daya tahan tubuh manusia (HIV)

62,80 63,19 69,26

Menurun Meningkat

83,27

2023

84,38 85,65 82,57 84,12 75,09 80,80 73,89 84,63 83,20 81,14 80,98

Sumber: Sekber SPM, Ditjen Bangda, Kementerian Dalam Negeri, 2024

(4)

Sebagian besar kasus kematian yang terjadi di Indonesia merupakan kasus yang dapat dicegah

Penyebab kematian utama per kelompok usia Dapat dicegah Sebagian dapat dicegah Kecelakaan dan lainnya

96,8% 76,4% 63,9% 72,6%

Neonatal disorder

Congenital birth defects

Sexually transmitted infections exc. HIV

Lower respiratory infections

Diarrheal

Cedera yang tidak disengaja

Tetanus

Neonatal disorder

Congenital birth defects

Sexually transmitted infections exc. HIV Lower respiratory infections

Diarrheal

Cedera yang tidak disengaja

Demam berdarah

Kecelakaan transportasi

Kanker

Tuberkulosis

Cedera yang tidak disengaja

Tifus dan paratifoid

Sirosis dan penyakit hati kronis lainnya Self-harm and inter-

personal violence

Kanker

Penyakit jantung

Stroke

Lower respiratory infections

Diabetes Melitus

Tuberkulosis

Kecelakaan transportasi

Stroke

Penyakit jantung

Kanker

Diabetes Melitus Penyakit paru obstruktif

kronis

Sirosis dan penyakit hati kronis lainnya

Tuberkulosis

73,5%

1 2 3 4 5 6 7

% dari total kematian

Peringkat Bayi Anak-anak Remaja Usia Produktif Lansia

Sumber: Institut Evaluasi Metrik Kesehatan, Kemenkes data tahun 2019

(5)
(6)

1. Latar Belakang

2. Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer

3. Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG)

4. Peran Kementerian/Lembaga dalam Mendukung PKG

(7)

7

Kemenkes berkomitmen untuk mentransformasi sistem kesehatan Indonesia—salah satunya berfokus pada layanan primer

6 Pilar Transformasi Outcome RPJMN bidang kesehatan

Visi

Sejalan dengan visi Presiden untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, mandiri dan berkeadilan Meningkatkan kesehatan

ibu, anak, keluarga berencana dan kesehatan reproduksi

Mempercepat perbaikan

gizi masyarakat Memperbaiki

pengendalian penyakit Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)

Memperkuat sistem kesehatan &

pengendalian obat dan makanan

Edukasi Penduduk Penguatan peran kader, kampanye, dan membangun gerakan, melalui platform digital dan tokoh masyarakat

Pencegahan primer Penambahan imunisasi rutin menjadi 14 antigen dan perluasan

cakupan di seluruh Indonesia

Pencegahan sekunder Screening 14 penyakit penyebab kematian tertinggi di tiap sasaran usia, screening stunting, &

peningkatan ANC untuk kesehatan ibu

& bayi

Meningkatkan akses dan mutu layanan sekunder

& tersier Pengembangan jejaring layanan penyakit prioritas, perbaikan tata kelola RS pemerintah

Memperkuat ketahanan tanggap darurat Tenaga cadangan tanggap darurat, table-top exercise kesiapsiagaan krisis

Regulasi pembiayaan kesehatan dengan 3 tujuan: tersedia, cukup, dan berkelanjutan;

alokasi yang adil; dan pemanfaatan yang efektif dan efisien

Transformasi Sistem Pembiayaan Kesehatan

Penambahan kuota mahasiswa, beasiswa dalam & luar negeri, kemudahan penyetaraan nakes lulusan luar negeri

Transformasi SDM Kesehatan

Pengembangan dan pemanfaatan teknologi, digitalisasi, dan bioteknologi di sektor kesehatan

Transformasi Teknologi Kesehatan

Meningkatkan ketahanan sektor farmasi & alat kesehatan Produksi dalam negeri 14 antigen vaksin imunisasi rutin, top 10 bahan baku obat, top 10 alkes by volume & by value

a b c a b

a Teknologi informasi b Bioteknologi Meningkatkan

kapasitas dan kapabilitas layanan primer Revitalisasi jejaring dan standardisasi layanan Puskesmas, Posyandu,

Labkesmas &

kunjungan rumah d

Transformasi Layanan Primer Transformasi

Layanan Rujukan Transformasi Sistem Ketahanan Kesehatan

1 2 3

4 5 6

Fokus Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer

(8)

8

3 Program Utama Penguatan Upaya Preventif di Layanan Primer

8

Imunisasi rutin:

dari 11 menjadi 14 jenis vaksin BCG, DPT-HB-Hib, Hep B, MR,

Polio (OPV-IPV), DT/td, JE, HPV, PCV, Rotavirus

Kanker Serviks merupakan kanker yang bisa dicegah dengan

imunisasi Human Papillomavirus (HPV)

Pneumonia dan diare merupakan 2 dari 5 penyebab tertinggi

kematian balita di Indonesia* yang dapat dicegah dengan imunisasi (PCV dan Rotavirus)

Screening penyakit penyebab

kematian tertinggi di setiap sasaran usia:

1. Hipotiroid kongenital 2. Thalasemia

3. Anemia 4. Stroke

5. Serangan jantung 6. Hipertensi

7. Penyakit paru obstruksi kronik 8. Tuberkulosis

9. Kanker paru 10. Hepatitis 11. Diabetes

12. Kanker payudara 13. Kanker serviks 14. Kanker usus

Peningkatan kesehatan ibu dan anak

Pemantauan tumbuh kembang anak di Posyandu dengan alat

antropometri terstandar

Pemeriksaan kehamilan (ANC) dari 4 kali menjadi 6 kali, termasuk 2 kali USG dengan dokter pada trimester 1 dan 3

Screening kanker Payudara dengan USG

Screening Penyakit Jantung Bawaan di Puskesmas dengan Pulse Oxymetry Neonatus

14 Screening

Penyakit Prioritas

(9)

9

+270 juta penduduk

Indonesia mendapatkan

Pelayanan Kesehatan Primer berkualitas

100% wilayah dan kondisi

kesehatan penduduk termonitor secara berkala

+300 ribu unit penyedia pelayanan kesehatan rimer dengan fasilitas dan SDM terstandardisasi

Kemenkes telah menetapkan 3 fokus Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer

1. PWS: Pemantauan Wilayah Setempat

1. Siklus hidup sebagai fokus integrasi pelayanan kesehatan sekaligus sebagai fokus penguatan promosi dan pencegahan

3. Memperkuat Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) melalui digitalisasi dan pemantauan dengan dashboard situasi kesehatan per desa, serta

kunjungan keluarga

2. Mendekatkan layanan kesehatan melalui jejaring hingga tingkat desa dan dusun, termasuk untuk

memperkuat promosi dan pencegahan serta

resiliensi terhadap pandemi

(10)

10

Salah satu Penguatan Penting dalam Transformasi Pelayanan Kesehatan Primer adalah Penguatan Struktur yang Menjangkau Masyarakat

KECAMATAN

PUSKESMAS

KELUARGA / MASYARAKAT

DESA/

KELURAHAN

Berbagai jenis UKBM (belum terintegrasi) Posyandu

Posyandu

Remaja Pos Malaria

Posbindu PTM Posyandu

Lansia Pos UKK

Pos TB

DUSUN/

RT/RW

POSKESDES PUSTU

PUSTU PUSKESMAS

PEMBANTU POLINDES

POSKESRI

7,281

83,794

~300,000

~273.5 juta penduduk

PUSKESMAS

Unit Pelayanan Kesehatan di Desa/Kelurahan

(PUSTU)

POSYANDU

KUNJUNGAN RUMAH

Kondisi Eksisting Kondisi yang diharapkan

Masih terfragmentasi

(11)

11 Sasaran Masalah

Kesehatan

Unit Pemberi Pelayanan Puskesmas

(Kecamatan) Pustu (Desa/Kelurahan) Posyandu (Dusun/RT/RW)

Ibu hamil, bersalin, nifas

1. ANC Terpadu (6x + USG oleh dokter) 2. Kelas ibu hamil

3. Pemberian Tambahan Asupan Gizi pada Ibu Hamil Kurang Energi Kronik (KEK)

4. Persalinan normal

5. Pelayanan Pasca Persalinan (nifas)

6. Skirining Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak (KtPA) 7. Pelayanan kesehatan gigi dan mulut

8. Pengobatan

1. ANC Terpadu (K2,K3, K4, K6) 2. Kelas ibu hamil

3. Pemberian Tambahan Asupan Gizi pada Ibu Hamil Kurang Energi Kronik (KEK)

4. Pelayanan Pasca Persalinan ( nifas)

5. Skirining Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak (KtPA)

6. Pengobatan sederhana

1. Kelas ibu hamil

2. Pemberian Tambahan Asupan Gizi pada Ibu Hamil Kurang Energi Kronik (KEK)

Bayi dan anak pra- sekolah

1. Pelayanan Neonatal Esensial 2. Kelas Ibu Balita

3. Pelayanan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) 4. Pengambilan dan pengiriman sampel SHK 5. Pemantauan Pertumbuhan dan Perkembangan 6. Imunisasi Rutin Lengkap

7. Pemberian Vitamin A dan obat cacing

8. Pencegahan, deteksi dini , Tatalaksana dan rujukan balita

weight faltering, underweight, gizi kurang, gizi buruk dan stunting

9. Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS)

10. Skrining kasus TBC 11. Skrining Talasemia

12. Skirining Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak (KtPA) 13. Pelayanan kesehatan gigi dan mulut

14. Pengobatan

1. Pelayanan Neonatal Esensial 2. Kelas Ibu Balita

3. Pemantauan Bayi dengan Berat Lahir Rendah (BBLR)

4. Pemantauan Pertumbuhan dan Perkembangan 5. Imunisasi Rutin Lengkap

6. Pemberian Vitamin A dan obat cacing

7. Pencegahan, deteksi dini, tatalaksana dan rujukan balita weight faltering, underweight, gizi kurang, gizi buruk dan stunting

8. Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) 9. Skrining kasus TBC

10. Skrining Talasemia

11. Skirining Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak (KtPA)

12. Pengobatan sederhana

1. Kelas Ibu Balita 2. Pemantauan

Pertumbuhan dan Perkembangan

3. Imunisasi Rutin Lengkap 4. Pemberian Vitamin A

dan obat cacing 5. Deteksi dini,

Pendampingan serta rujukan balita weight

faltering, underweight,

gizi kurang, gizi buruk dan stunting

6. Skrining kasus TBC

Usia sekolah dan remaja

1. Skrining kesehatan (PTM & PM) 2. Vaksinasi / Imunisasi

3. Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja 4. Fasilitasi UKS

5. Skirining Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak (KtPA) 6. Pelayanan kesehatan gigi dan mulut

7. Pengobatan

1. Skrining kesehatan 2. Vaksinasi / Imunisasi

3. Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja 4. Pencegahan anemia

5. Pengobatan sederhana

1. KIE Kesehatan Remaja 2. Pencegahan anemia

Upaya standarisasi layanan di Puskesmas, Pustu, Posyandu— lintas siklus hidup

Penguatan Struktur disertai Standardisasi Paket Pelayanan Kesehatan

(12)

12

Sasaran

Masalah Kesehatan

Unit Pemberi Pelayanan Puskesmas

(Kecamatan)

Pustu

(Desa/Kelurahan) Posyandu (Dusun/RT/RW)

Usia Dewasa dan Lansia

1. Skrining Obesitas 2. Skrining Hipertensi 3. Skrining DM

4. Skrining faktor risiko stroke

5. Skrining faktor risiko penyakit jantung

6. Skrining kanker ( Kanker Leher Rahim, Kanker Payudara, Kanker Kolorektal, Kanker Paru)

7. Skrining PPOK 8. Skrining TBC

9. Skrining Indera Penglihatan 10. Skrining Malaria

10. Skrining kebugaran 11. Skrining Talasemia

12. Skrining kasus kekerasan terhadap perempuan 13. Skrining masalah kesehatan jiwa

14. Pelayanan kesehatan reproduksi bagi calon pengantin 15. Skrining layak hamil bagi PUS

16. Pelayanan KB

17. Pelayanan Penyakit Akibat Kerja 18. Skrining Geriatri

19. Pelayanan kesehatan gigi dan mulut 20. Pelayanan Pengobatan

1. Skrining Obesitas 2. Skrining Hipertensi 3. SKrining DM

4. Skrining kanker (Kanker payudara, Kanker Leher Rahim, Kanker Paru) 5. Skrining Talasemia

6. Skrining PPOK 7. Skrining TBC 8. Skrining Malaria

9. Skrining Indera Penglihatan 10. Skrining masalah kesehatan jiwa 11. Skrining layak hamil bagi PUS

12. Skrining kasus kekerasan terhadap perempuan

13. Pelayanan KB 14. Skrining Geriatri

15. Pengobatan sederhana

1. Skrining Obesitas 2. Skrining Hipertensi 3. Skrining DM

4. Skrining TBC 5. Skrining PPOK 6. Skrining Malaria

7. Skrining Indera Penglihatan 8. Skrining masalah kesehatan jiwa 9. Skrining layak hamil bagi PUS 10. Pelayanan KB

11. Skrining Geriatri

Pengendalian Penyakit Menular

1. Pencegahan, Kewaspadaan Dini, Respon 2. Pengawasan Kualitas Lingkungan

Layanan lain

1. Laboratorium 2. Farmasi

3. Kegawatdaruratan 4. Rawat inap

1. Laboratorium dengan RDT 1. Laboratorium dengan RDT

Upaya standarisasi layanan di Puskesmas, Pustu, Posyandu— lintas siklus hidup

(13)

13

Puskesmas

(Kecamatan)

Ilustrasi Pola Kerja Sistem Pelayanan Kesehatan Primer

Untuk meningkatkan cakupan dan jangkauan intervensi

Klaster Manajemen Klaster Ibu - Anak Klaster Usia

Dewasa-Lansia Klaster Penanggulangan Penyakit Menular Laboratorium, Farmasi, Gawat Darurat, Rawat Inap*

Dusun/RT/RW Pemantauan Wilayah

Setempat (PWS) Dashboard hingga tingkat desa

Pustu

1 ANC rendah; Bumil KEK tinggi;

Cakupan imunisasi rendah Puskesmas melakukan evaluasi cakupan berdasar wilayah

2 Puskesmas meneruksan data evaluasi capaian ke unit di Desa

3 Posyandu meneruskan data evaluasi capaian ke Kader di Dusun/RT/RW

5 Kunjungan terjadwal untuk kader melakukan pengecekan catatan home based record (buku KIA) saat kunjungan rumah dan mengidentifikasi missing services

Dusun/RT/RW

Kegiatan Posyandu melayani semua siklus hidup

4 Kader menindaklanjuti

permasalahan evaluasi capaian dan masalah yang ditemukan dari kegiatan Posyandu dengan

melakukan kunjungan rumah

6 Unit di Desa dan Dusun

melakukan evaluasi mingguan

7 Puskesmas dan Unit di Desa melakukan evaluasi bulanan

Tindak lanjut Tindak

lanjut

X

Contoh pola pemantauan wilayah setempat untuk meningkatkan cakupan pelayanan untuk Klaster Ibu - Anak

Unit Kesehatan Desa/Kelurahan

Posyandu

* Pada puskesmas rawat inap

(14)

Integrasi Layanan Primer (ILP)

Timeline Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer - Ditargetkan 4,072 dari ± 10.000 Puskesmas akan menerapkan ILP hingga akhir tahun 2024

2022 Uji coba

pelaksanaan ILP di 9 Lokus

2023 Agustus:

- Launching ILP - Pendampingan pelaksanaan dan monitoring di 9 Lokus

2024 Juni

779 Puskesmas telah menerapkan ILP 2024

Februari

54 Puskesmas telah menerapkan ILP

2024 Desember

Target 4,072 Puskesmas di Indonesia menerapkan

ILP

Sudah dilakukan Rencana / Target Legend:

Pilar 1.

Layanan Primer Pilar 3.

Ketahanan Kesehatan Pilar 2.

Layanan Rujukan Pilar 6.

Teknologi Kesehatan Pilar 5.

SDM Kesehatan Pilar 4.

Pembiayaan Kesehatan

2024

25 November

4.148 Puskesmas telah

menerapkan ILP

(15)

1. Latar Belakang

2. Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer

3. Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG)

4. Peran Kementerian/Lembaga dalam Mendukung PKG

(16)

Pemeriksaan Kesehatan Gratis

1. Pemeriksaan Kesehatan Gratis dilaksanakan melalui paket skrining siklus hidup dalam Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer sejak bayi lahir hingga lanjut usia.

2. Pemeriksaan Kesehatan Gratis sesuai paket skrining siklus hidup dalam ILP dilaksanakan melalui:

a. Skrining saat kunjungan ke Puskesmas;

b. Skrining saat ulang tahun (dengan mengirimkan notifikasi via WA pada saat ulang tahun); dan

c. Skrining saat masuk sekolah atau pemeriksaan berkala di Sekolah.

(17)

Tujuan

Tujuan Pemeriksaan Kesehatan Gratis adalah:

1. Mengidentifikasi faktor risiko untuk menjaga masyarakat agar tetap sehat dan tidak berlanjut menyebabkan timbulnya penyakit;

2. Mendeteksi kondisi pra penyakit agar tidak menjadi penyakit;

3. Mendeteksi penyakit lebih awal agar dapat mencegah komplikasi dan menurunkan risiko kematian akibat penanganan yang terlambat.

17

JUKNIS Pemeriksaan Gratis

Sasaran

Sasaran Pemeriksaan Kesehatan Gratis saat Ulang Tahun adalah:

Anak Sekolah dan Remaja

Dewasa dan Lansia Bayi, Balita, dan

Anak Usia Pra Sekolah

Tujuan dan Sasaran

(18)

Layanan Pemeriksaan

Tahun

Jenis Pemeriksaan 0 (2 hari) 1 - 6

Hipotiroid Kongenital* Thyroid Stimulating Hormone

Defisiensi Enzim G6PD* G6PD

Hiperplasia Adrenal Kongenital* 17-hydroxyprogesterone

(OHP)

Penyakit Jantung Bawaan Kritis* Saturasi Oksigen

Kelainan saluran empedu Feses

Pertumbuhan Berat Badan, Panjang/Tinggi

Badan, Lingkar Kepala, Lingkar Lengan Atas Perkembangan (motorik, sensorik, kognitif) Kuesioner Perkembangan

Tuberkulosis Kuesioner Gejala TB

Telinga Tes Daya Dengar

Mata Tes Daya Lihat

Gigi Pemeriksaan Karies

Talasemia* Hemoglobin, MCV, MCH,

Jumlah Eritrosit

Diabetes Melitus** Gula Darah Sewaktu

(2 – 6 tahun)

Pemeriksaan Bayi, Balita

dan Anak Usia Pra Sekolah

(2 – 6 tahun)

* Sekali Seumur Hidup

** Pada Kelompok Risiko usia 3 - 6 tahun

Lokasi di Puskesmas

(19)

Pemeriksaan

Anak Usia Sekolah dan Remaja

Layanan Pemeriksaan Tahun

Jenis Pemeriksaan Lokasi di Sekolah saat tahun

ajaran baru SD (7-

12) SMP

(13-15) SMA (16-17)

Telinga Tes Tajam Pendengaran

Mata Tes Tajam Penglihatan

Gigi Pemeriksaan karies

Jiwa Strength and Difficulties

Questionnaire

Gizi Berat Badan, Tinggi Badan,

Indeks massa tubuh

Tekanan Darah Pengukuran Tekanan

Darah

Tuberkulosis Kuesioner Skrining TB

Merokok Kuesioner Perilaku

Merokok

Kebugaran Single Test

Talasemia* Kuesioner Riwayat

Keluarga

Anemia Remaja Putri Hemoglobin

Diabetes Melitus** Pemeriksaan Gula Darah

Sewaktu Lokasi di Puskesmas SD (7-

12) SMP

(13-15) SMA

(16-17) Jenis Pemeriksaan Hati (Hepatitis B dan C)*** Rapid Test HBsAg dan Anti

HCV

(Kelas 5-6)

(Kelas 4-6)

(Kelas 7) (Kelas 10)

* Sekali seumur hidup, bagi usia 7-12 tahun bila memiliki riwayat

keluarga

** Setiap 3 tahun

*** Hepatitis B pada Anak SD dan Hepatitis B + C pada Anak SMP sampai SMA

Lokasi di Sekolah

(20)

Layanan Pemeriksaan

Tahun

Jenis Pemeriksaan 18-29 30-39 40-59 ≥ 60

Telinga Tes Tajam Pendengaran

Mata Tes Tajam Penglihatan

Gigi Pemeriksaan karies

Jiwa Self Reporting Questionnaire-20

Gizi Berat Badan, Tinggi Badan, Lingkar

Perut, Indeks Massa Tubuh

Tekanan Darah Pengukuran Tekanan Darah

Diabetes Melitus Gula Darah Sewaktu

Tiroid Kuesioner

Merokok Kuesioner perilaku merokok

Tuberkulosis Kuesioner Skrining TB

Kebugaran Test Rockport, tes jalan 6 menit

Talasemia* Skrining Riwayat Keluarga

Kanker Payudara Pemeriksaan Fisik, USG

Kanker Leher Rahim HPV DNA

Stroke, Jantung** Profil Lipid, EKG

Ginjal** Ureum, Kreatinin

Kanker Paru Kuesioner risiko kanker paru

Kanker Usus Besar Darah samar

Penyakit Paru Obstruktif Kronis Kuesioner PUMA

Osteoporosis One Minute Osteoporosis Test

Geriatri Kuesioner SKILAS, Activity Daily

Living Hati (Hepatitis B, Hepatitis C, Sirosis,

Kanker Hati)** Rapid HBsAg, Anti HCV dan APRI

Score

45-59 tahun

60-69 tahun

60-69 tahun

Pemeriksaan Dewasa

dan Lansia

45-59 tahun

* Sekali seumur hidup

** Pada Kelompok Risiko

*** Pada Kelompok yang akan menikah dalam 1 tahun ke depan

Lokasi di Puskesmas

45-59 tahun

(21)

Tahapan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Saat Ulang Tahun Persiapan (Sebelum ke Puskesmas)

Masyarakat yang sudah mendaftar akan mendapatkan notifikasi untuk mengikuti program Skrining Gratis Saat Ulang Tahun melalui Broadcast Whatsapp atau media promosi kesehatan lainnya.

(Notifikasi dikirimkan pada H-7, H-1, Hari H Ulang Tahun)

Masyarakat akan mengisi beberapa kuesioner skrining secara mandiri sesuai usia

Saat berkunjung ke Puskesmas harus membawa:

Identitas diri KTP/ Kartu Identitas Anak (KIA) / Kartu Keluarga atau kartu BPJS

Pesan konfirmasi di SSM Masyarakat mengunduh SATUSEHAT

Mobile (SSM).

Masyarakat melakukan pendaftaran dengan mengisi biodata, memilih Puskesmas terdekat domisil, dan memilih tanggal pemeriksaan melalui SSM atau WhatsApp Chatbot Kementerian Kesehatan (0811-1050- 0567)*

Masyarakat yang belum mendaftar atau tidak mendapatkan notifikasi, dapat berkunjung ke Puskesmas dan membawa:

Identitas diri KTP/ Kartu Identitas Anak (KIA) / Kartu Keluarga atau kartu BPJS

Mengunduh SSM dan mengisi biodata, memilih Puskesmas terdekat domisili pada SSM*

Untuk masyarakat yang tidak memiliki Handphone, petugas Puskesmas akan menginput data pasien melalui SSM/ASIK Website.

*Untuk yang tidak dapat mendaftar secara mandiri (Bayi, Balita, Anak Usia Pra Sekolah, Usia Sekolah, Remaja, Lansia, penyandang disabilitas, dll) dapat didaftarkan oleh orang tua, wali, dan/atau keluarga.

2

1 3

21

JUKNIS Pemeriksaan Gratis

(22)

2

1 3

Pelaksanaan (Berkunjung ke Puskesmas)

Tahapan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Saat Ulang Tahun

● Petugas Puskesmas melakukan identifikasi skrining yang telah didapatkan dalam 1 tahun terakhir.

● Petugas Puskesmas mengkaji hasil pengisian mandiri kuesioner

● Petugas Puskesmas memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis

Petugas Puskesmas akan mengkonfirmasi

● Notifikasi Pendaftaran Skrining di SSM

● Identitas diri: KTP/ Kartu Identitas Anak (KIA) / Kartu Keluarga atau kartu BPJS

● Puskesmas yang dipilih

● Tanggal kunjungan

● Bila belum terdaftar maka petugas akan

menginput data pasien melalui SSM/ASIK Website.

● Petugas Puskesmas memberikan informasi terkait hasil skrining

● Jika hasil sudah tersedia:

Petugas Puskesmas akan langsung menyampaikan saran dan tindak lanjut hasil skrining

● Jika hasil belum tersedia:

masyarakat akan diinformasikan kapan hasil skrining tersedia

● Keseluruhan hasil pemeriksaan masyarakat dapat diakses pada WhatsApp dan SSM yang telah didaftarkan

Masyarakat dapat berkunjung ke Puskesmas maksimal 30 hari setelah ulang tahun (H+30) untuk mendapat Pemeriksaan Kesehatan Gratis Saat ulang tahun

JUKNIS Pemeriksaan Gratis

22

(23)

Tindak Lanjut Pemeriksaan Kesehatan Gratis Saat Ulang Tahun

Setelah hasil pemeriksaan didapatkan, Petugas Kesehatan menindaklanjuti hasil, sebagai berikut:

Hasil Pemeriksaan Keterangan Tindak Lanjut

NORMAL

Hasil skrining menunjukkan tidak

ada masalah kesehatan

Beri edukasi tentang Pola Hidup Sehat dan

Pencegahan Penyakit

Informasikan untuk

melakukan skrining ulang di tahun depan/sesuai jadwal

ABNORMAL

●Hasil skrining belum dapat disimpulkan

●Memerlukan pemeriksaan konfirmasi lebih lanjut

Lakukan penegakan

diagnosis/ konfirmasi lanjutan dengan pemeriksaan

penunjang lainnya

Diagnosis sudah tegak

Puskesmas dapat memberikan layanan pengobatan

Lakukan Tatalaksana/

Pengobatan sesuai dengan Panduan Praktis Klinis bagi Dokter di FKTP, 2022

●Diagnosis sudah ditegakkan

●Tatalaksana di luar kompetensi Tenaga Medis di

Puskesmas/FKTP

Rujuk ke FKTL

●Membutuhkan skrining lanjutan

di FKTL Rujuk ke FKTL

23

JUKNIS Pemeriksaan Gratis

4

(24)

1. Latar Belakang

2. Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer

3. Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG)

4. Peran Kementerian/Lembaga dalam Mendukung PKG

(25)

Pembagian Peran Penyelenggaraan

PUSAT

PROVINSI

KABUPATEN/KOTA

PUSKESMAS

SEKOLAH

DESA/KELURAHAN

Menyusun petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan

Melakukan sosialisasi dan orientasi

Menerbitkan Surat Edaran terkait pelaksanaan di Tingkat Provinsi, Kab/Kota, Puskesmas, dan Sekolah

Memastikan ketersediaan anggaran agar pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis saat ulang tahun dapat diaplikasikan hingga ke level Provinsi, Kab/Kota, dan Desa/Kelurahan (APBN, APBD, dll)

Menetapkan alur pelaksanaan kegiatan

Membuat sistem informasi pencatatan, pelaporan, notifikasi skrining ulang tahun

Melakukan asistensi dan monitoring

Melakukan evaluasi

Mengkoordinasikan Kabupaten/Kota terkait:

a.Penetapan data sasaran

b.Membuat MOU dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait c.Penanggung jawab kegiatan sesuai tugas, pokok dan fungsi (tupoksi)

OPD yang terlibat

d.Memastikan Ketersediaan alat kesehatan, Bahan Medis Habis Pakai (BMPH), dan Sumber Daya Manusia (SDM)

e.Memastikan Ketersediaan anggaran pelaksanaan kegiatan

Melakukan sosialisasi dan orientasi

Melakukan asistensi dan monitoring

Melakukan evaluasi

Mengoordinasikan Puskesmas terkait:

a.Penetapan data sasaran

b.Penanggung jawab kegiatan sesuai tupoksi OPD yang terlibat c.Memastikan Ketersediaan alat kesehatan, Bahan Medis Habis Pakai

(BMPH), dan Sumber Daya Manusia (SDM)

d.Memastikan Ketersediaan anggaran pelaksanaan kegiatan

Melakukan sosialisasi dan orientasi

Melakukan asistensi dan monitoring

Melakukan evaluasi

Melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota

Melakukan koordinasi dengan Sekolah di wilayahnya

Menetapkan sasaran riil bekerjasama dengan kecamatan dan pemerintah desa /kelurahan serta Sekolah di wilayahnya

Melakukan perencanaan dan persiapan pelaksanaan termasuk pembekalan SDM, ketersediaan BMHP dan Alat Kesehatan

Melakukan pemeriksaan kesehatan gratis di Puskesmas dan Sekolah

Melakukan pencatatan dan pelaporan

Melakukan monitoring dan evaluasi

Melakukan koordinasi dengan Puskesmas dan Desa/Kelurahan

Mendata seluruh sasaran riil di sekolahnya

Melaksanakan kegiatan pemeriksaan bekerja sama dengan Puskesmas

Melakukan monitoring dan evaluasi

Melaksanakan edukasi kesehatan

Melakukan koordinasi dengan Puskesmas dan Sekolah

Melakukan penggerakan sasaran

Mendukung pelaksanaan kegiatan

Melakukan monitoring dan evaluasi

25

JUKNIS Pemeriksaan Gratis

(26)

Perencanaan

& Persiapan Pelaksanaan Pencatatan

& Pelaporan Monitoring

& Evaluasi

Mengkoordinasikan pelaksanaan persiapan pemeriksaan kesehatan gratis saat ulang tahun oleh K/L.

Memfasilitasi persiapan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis saat ulang tahun di tingkat pimpinan K/L.

Memastikan pembagian penanggung jawab anggaran.

Memastikan ketersediaan anggaran

Memastikan ketersediaan data sasaran bekerjasama dgn Dinas Dikduk capil

Memastikan kesiapan sistem informasi pencatatan & pelaporan, pendaftaran dan notifikasi saat ulang tahun. melalui aplikasi Satu Sehat Mobile

Memastikan keterediaan alat kesehatan, BMHP, dan SDM.

Menginstruksikan partisipasi aktif pada OPD di tingkat Provinsi, Kab/Kota, dan Desa/Kelurahan

Memastikan monitoring dan evaluasi berjalan.

Melakukan sosialisasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

Menyampaikan informasi kepada seluruh masyarakat agar mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis saat ulang tahun

Menggerakkan masyarakat yang ulang tahun agar datang ke Puskesmas untuk Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Mengirimkan notifikasi kepada masyarakat yang ulang tahun

Melakukan pemeriksaan kesehatan gratis sesuai dengan paket layanan pemeriksaan

Melakukan pencatatan dan pelaporan di hari yang sama

Menginformasikan hasil pemeriksaan saat hasil pemeriksaan sudah tersedia

Melakukan tindak lanjut berupa edukasi, penegakan diagnosa, pengobatan, dan/atau rujukan ke FKTL

Input data Pemeriksaan Kesehatan Gratis saat ulang tahun ke ASIK Website, antara lain:

- Identitas

- Jenis layanan pemeriksaan - Hasil pemeriksaan - Tindak lanjut

- serta kebutuhan data lainnya

Monitoring pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis di Puskesmas dan Sekolah

Monitoring rutin: harian, mingguan, dan bulanan

Monitoring dan Evaluasi berjenjang: daerah hingga pusat

Langkah-Langkah Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Saat Ulang Tahun

JUKNIS Pemeriksaan Gratis

26

(27)

PERSIAPAN

Kementerian Lembaga

27

No Penanggung Jawab Kegiatan

1 Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan manusia dan Kebudayaan (PMK)

Mengkoordinasikan persiapan pelaksanaan kegiatan dan rencana monitoring di tingkat Kementerian/Lembaga.

2 Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)

Memastikan perencanaan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsi Kementerian/Lembaga.

3 Kementerian Keuangan 1. Mendukung program pemeriksaan kesehatan gratis saat ulang tahun melalui Transfer Ke Daerah (TKD) kepada Pemerintah Daerah yang sesuai ketentuan penggunaan meliputi:

● DAK (DAK Fisik, DAK Non Fisik)

● Dana Desa

● Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) Bidang Kesehatan

1. Melakukan monitoring dan evaluasi atas capaian kegiatan Pemerintah Daerah dan Desa bersama dengan instansi Kementerian/Lembaga terkait atas pemanfaatan TKD tersebut.

4 Kementerian Dalam Negeri 1. Melakukan sosialisasi dan orientasi kegiatan.

2. Menerbitkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis saat ulang tahun.

5 Kementerian Kesehatan 1. Melakukan sosialisasi dan orientasi kegiatan.

2. Menyiapkan petunjuk teknis pelaksanaan kegiatan.

3. Memastikan ketersediaan alat kesehatan, BMHP, dan SDM.

4. Memastikan ketersediaan anggaran, termasuk koordinasi tentang pembiayaan pemeriksaan kesehatan dengan BPJS Kesehatan

5. Memastikan ketersediaan data sasaran

6. Memastikan kesiapan sistem informasi pencatatan & pelaporan, pendaftaran dan notifikasi saat ulang tahun

6 BPJS Kesehatan 1. Melakukan sosialisasi dan orientasi kegiatan.

2. Memastikan pembiayaan semua layanan pemeriksaan kesehatan gratis saat ulang tahun Semua Kementerian/Lembaga berperan dalam penyebaran informasi pemeriksaan kesehatan gratis saat ulang tahun

(28)

PERSIAPAN

Kementerian Lembaga

28

No Penanggung Jawab Kegiatan

6 Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi

1. Melakukan sosialisasi dan orientasi kegiatan.

2. Mendorong Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi dan Kab/Kota, dan pendamping desa untuk memfasilitasi Pemerintah Desa dalam mendukung pelaksanaan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis saat ulang tahun melalui dana desa sesuai kewenangan desa.

7 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

1. Melakukan sosialisasi dan orientasi kegiatan.

2. Menerbitkan Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah terkait Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis di Sekolah

3. Mengkoordinasikan Dinas Pendidikan untuk partisipasi aktif sekolah dan peserta didik dalam Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis di Sekolah

4. Memastikan ketersediaan data sasaran peserta didik

9 Kementerian Komunikasi dan Digital 1. Melakukan sosialisasi dan edukasi melalui media elektronik berupa penayangan Iklan Layanan Masyarakat (ILM), baik berupa audio maupun video.

2. Mengkoordinasikan Dinas Komunikasi dan Informatika di seluruh Indonesia untuk menyebarkan informasi kegiatan.

3. Penyebarluasan informasi kegiatan melalui SMS Broadcast.

4. Penyiapan jaringan internet untuk mendukung pencatatan dan pelaporan 10 TNI 1. Menginstruksikan ke Kodam, Kodim, Koramil, Babinsa untuk aktif mendatangkan

masyarakat ke Puskesmas

2. Pembagian Tugas Di Wilayah Masing-masing.

11 Polri 1. Menginstruksikan ke Polda, Polres, Polsek , dan Babinkamtibmas untuk aktif mendatangkan masyarakat ke Puskesmas

2. Pembagian Tugas Di Wilayah Masing-masing.

Semua Kementerian/Lembaga berperan dalam penyebaran informasi pemeriksaan kesehatan gratis saat ulang tahun

JUKNIS Pemeriksaan Gratis

(29)

PERSIAPAN

Provinsi

29

Penanggung Jawab Kegiatan

Dinas Kesehatan

1.

Melakukan sosialisasi dan orientasi kegiatan.

2.

Memfasilitasi dan melakukan koordinasi pelaksanaan kegiatan di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota.

3.

Meneruskan informasi terkait pelaksanaan kegiatan.

4.

Memastikan pembagian penanggung jawab anggaran untuk:

-

Sosialisasi dan orientasi kegiatan.

-

Penyediaan Alat Kesehatan dan BMHP

-

Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis.

-

Pelaksanaan rapat koordinasi rutin.

-

Penyediaan bantuan pendukung lainnya.

JUKNIS Pemeriksaan Gratis

(30)

PERSIAPAN

Kabupaten/Kota

30

No Penanggung Jawab Kegiatan

1 Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda)

Mengkoordinasikan pembagian penanggung jawab anggaran untuk:

a. Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Saat Ulang Tahun.

b. Pelaksanaan Rapat Koordinasi Rutin.

c. Penyediaan Bantuan Pendukung Lainnya.

2 Sekretariat Daerah (Sekda) 1. Menyelenggarakan rapat koordinasi menindaklanjuti instruksi Mendagri.

2. Mengkoordinasi penyiapan kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis saat ulang tahun

3. Mengoordinasikan dan Memastikan Data Sasaran.

3 Dinas Kesehatan 1. Melakukan sosialisasi dan orientasi kegiatan.

2. Melakukan koordinasi dengan Puskesmas

3. Memastikan ketersediaan alat kesehatan, BMHP, dan SDM di Puskesmas

4. Menyiapkan media edukasi.

5. Meneruskan informasi terkait pelaksanaan kegiatan

4 Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) 1. Memfasilitasi Pemerintah Desa dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis saat ulang tahun

2. Memantau tersedianya alokasi APBDes untuk kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis saat ulang tahun

5 Dinas Pendidikan 1. Mengkoordinasikan partisipasi aktif sekolah dan peserta didik dalam Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis di Sekolah

2. Melakukan pendataan sasaran

6 Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) 1. Melakukan sosialisasi dan penyebaran informasi pemeriksaan kesehatan gratis

2. Pemetaan Puskesmas yang tidak memiliki internet JUKNIS Pemeriksaan Gratis

(31)

PERSIAPAN

Puskesmas

31

Penanggung Jawab Kegiatan

Puskesmas

1.

Melakukan sosialisasi dan orientasi kegiatan.

2.

Melakukan pendataan sasaran

3.

Memastikan kesiapan fasilitas kesehatan termasuk ruangan pelayanan, ketersediaan alat kesehatan dan SDM

4.

Merencanakan kebutuhan dan pengadaan BMHP untuk pemeriksaan kesehatan gratis saat ulang tahun

5.

Menyiapkan kebutuhan tindak lanjut dari hasil pemeriksaan kesehatan

JUKNIS Pemeriksaan Gratis

(32)

PERSIAPAN

Tingkat Desa/Kelurahan

32

Penanggung Jawab Kegiatan

Pemerintah Desa/ Kelurahan 1. Melakukan sosialisasi dan penyebaran informasi terkait pemeriksaan kesehatan gratis saat ulang tahun

2. Melakukan koordinasi dengan Puskesmas terkait dengan data sasaran

3. Mengidentifikasi masyarakat yang memiliki akses yang sulit untuk berkunjung ke Puskesmas Kader Kesehatan 1. Melakukan sosialisasi dan penyebaran informasi terkait pemeriksaan kesehatan gratis saat

ulang tahun

2. Melakukan koordinasi dengan Puskesmas, Pustu, dan Pemerintah Desa/Kelurahan

JUKNIS Pemeriksaan Gratis

(33)

PERSIAPAN

Tingkat Sekolah

33

Penanggung Jawab Kegiatan

Sekolah

1.

Melakukan sosialisasi dan penyebaran informasi

2.

Melakukan koordinasi dengan Puskesmas dan Desa/Kelurahan

3.

Mendata seluruh sasaran riil di sekolahnya

4.

Melaporkan data sasaran ke Puskesmas

JUKNIS Pemeriksaan Gratis

(34)

PELAKSANAAN

Kementerian Lembaga

34

No Penanggung Jawab Kegiatan

1

Kementerian Koordinator Bidang

Pembangunan manusia dan Kebudayaan (PMK)

Bersama Kementerian dan Lembaga memonitor pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis

2 Badan Perencanaan Pembangunan

Nasional (Bappenas) Melakukan pemantauan rencana kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsi Kementerian/Lembaga.

3 Kementerian Keuangan Memonitor dan mengevaluasi anggaran dan realisasi Transfer ke Daerah(TKD) dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis

4 Kementerian Dalam Negeri Memonitor pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis 5 Kementerian Kesehatan

Memonitor pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis dengan fokus pada pencatatan pelaporan yang masuk, cakupan pemeriksaan kesehatan gratis saat ulang tahun, masalah kesehatan dari hasil

pemeriksaan kesehatan, serta tindak lanjut dari hasil pemeriksaan.

6 BPJS Kesehatan Memonitor pelaksanaan dan pembiayaan pemeriksaan kesehatan gratis 6 Kementerian Desa, Pembangunan Daerah

Tertinggal dan Transmigrasi

Memonitor penggunaan dana desa untuk mendukung kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis saat ulang tahun

7 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Memonitor laporan kemajuan jumlah peserta didik yang mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis di Sekolah

8 Kementerian Komunikasi dan Digital Memonitor penyebarluasan informasi pemeriksaan kesehatan gratis

9 TNI dan Polri

1. Menggerakkan dan memfasilitasi masyarakat dengan akses yang sulit untuk berkunjung ke Puskesmas melakukan pemeriksaan kesehatan gratis

2. Memonitor kemajuan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis dengan fokus pada capaian target masyarakat yang melakukan pemeriksaan kesehatan gratis saat ulang tahun

(35)

PELAKSANAAN

Provinsi dan Kabupaten/Kota

35

No Penanggung Jawab Kegiatan

1 Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Memonitor penggunaan anggaran lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam pelaksanaan kegiatan.

2 Sekretaris Daerah (Sekda) 1. Memonitor kemajuan capaian jumlah masyarakat yang melakukan pemeriksaan kesehatan gratis saat ulang tahun

2. Memfasilitasi bila masih ditemukan masalah dalam pelaksanaan kegiatan sesuai kewenangan.

3 Dinas Kesehatan 1. Memastikan pendataan seluruh masyarakat di wilayah kerjanya untuk

menjadi sasaran.

2. Memastikan kehadiran masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan gratis saat ulang tahun di Puskesmas

3. Memastikan ketersediaan alat kesehatan, BMHP, Alat Kesehatan dan SDM.

4. Memonitor data pencatatan dan pelaporan pemeriksaan kesehatan gratis 5. Memonitor data masalah kesehatan dari hasil pemeriksaan serta mendapat

tatalaksana yang sesuai

6. Memonitor kemajuan status kesehatan masyarakat di wilayahnya

7. Memfasilitasi bila masih ditemukan masalah dalam pelaksanaan intervensi sesuai kewenangan.

4 Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) 1. Memonitor pengalokasian APBDes untuk mendukung pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis saat ulang tahun

2. Memastikan kehadiran masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan gratis saat ulang tahun di Puskesmas

3. Memonitor komitmen Pemerintah Desa dan Pelaku di Desa lainnya dalam mendukung pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis saat ulang tahun 4. Memfasilitasi bila masih ditemukan masalah dalam pelaksanaan intervensi

sesuai kewenangan.

5 Dinas Pendidikan Memonitor laporan kemajuan jumlah sekolah dan peserta didik yang melakukan pemeriksaan kesehatan gratis di Sekolah

6 Dinas Kependudukan dan catatn sipil memberikan data tentang penduduk sasaran dgn tanggal lahirnya

6 Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Memonitor kemajuan capaian pemeriksaan kesehatan gratis saat ulang tahun Memonitor capaian penyebarluasan informasi pemeriksaan kesehatan gratis saat ulang tahun

(36)

PELAKSANAAN

Puskesmas

36

Penanggung Jawab Kegiatan

Puskesmas 1. Melakukan verifikasi data dari sasaran/masyarakat yang mendapatkan notifikasi pemeriksaan kesehatan gratis saat ulang tahun

2. Memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis saat ulang tahun sesuai dengan paket yang sudah ditentukan

3. Menindaklanjuti hasil pemeriksaan kesehatan gratis (edukasi, penegakan diagnosis, pengobatan, dan rujukan ke FKTL)

4. Melakukan pencatatan dan pelaporan lengkap pada sistem informasi di hari yang sama 5. Memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis di Sekolah pada awal tahun ajaran

baru

6. Melakukan koordinasi rutin dgn OPD di tingkat kecamatan dan melaporkan capaian PGK kepada Camat dan lintas sektor terkait dalam mini lokakarya 3 bulanan

JUKNIS Pemeriksaan Gratis

(37)

PELAKSANAAN

Tingkat Desa/Kelurahan

37

No Penanggung Jawab Kegiatan

1 Pemerintah Desa/ Kelurahan 1. Melakukan Penggerakan masyarakat untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis saat ulang tahun

2. Memastikan masyarakat datang ke Puskesmas termasuk mencari solusi untuk masyarakat dengan akses yang sulit untuk berkunjung ke Puskesmas

3. Menyediakan bantuan dukungan lainnya sesuai dengan sesuai dengan tugas dan fungsi

2 Kader Kesehatan 1. Melakukan edukasi pentingnya mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis saat ulang tahun

2. Kader melakukan pemantauan melalui kunjungan rumah terhadap sasaran/masyarakat yang telah atau belum melakukan skrining k

JUKNIS Pemeriksaan Gratis

(38)

PELAKSANAAN

Tingkat Sekolah

38

Penanggung Jawab Kegiatan

Sekolah 1. Melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan di Sekolah bekerja sama dengan Puskesmas

2. Melaksanakan edukasi kesehatan

JUKNIS Pemeriksaan Gratis

(39)

Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer memfokuskan pelayanan pada

pendekatan berbasis siklus hidup, bukan berbasis program dengan penerapan integrasi layanan guna mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif, responsif, dan terjangkau

Perluasan jangkauan pelayanan kesehatan primer untuk

mendekatkan akses pelayanan dilakukan dengan

mendayagunakan Pustu sebagai unit kesehatan di

desa/keluraha dan Lembaga

Kemasyarakatan Desa Posyandu di tingkat dusun/RT/RW

Melalui integrasi

pelayanan kesehatan primer, peran

Puskesmas sebagai penanggung jawab wilayah dalam

kesehatan di wilayah kerjanya akan semakin diperkuat dengan

aktifnya PWS tingkat desa/kelurahan oleh petugas kesehatan bersama kader

Pemerintah Pusat, Daerah,

Desa/Kelurahan serta seluruh mitra potensial di bidang kesehatan memiliki peran yang menentukan untuk keberlangsungan integrasi pelayanan kesehatan primer

1 2 3 4

Kesimpulan

(40)

Referensi

Dokumen terkait

Analisis Perbandingan Pelaksanaan Jaminan Persalinan (Jampersal) pada Bidan Praktik Swasta (BPS) di Wilayah Puskesmas Kota Semarang dengan Petunjuk Teknis (Juknis) Jampersal

Menyusun Petunjuk Teknis (Juknis) Pengembangan Tanaman Kapas Tahun 2015 dengan mengacu kepada Juklak yang dibuat oleh Dinas Provinsi yang membidangi perkebunan

Menyusun Petunjuk Teknis (Juknis) Pelaksa- naan Penanaman Tembakau Tahun 2015 yang ada di daerahnya dengan mengacu Juklak yang dibuat oleh Dinas Provinsi yang

Menyusun Petunjuk Teknis (Juknis) Pengembangan Tanaman Kapas Tahun 2015 dengan mengacu kepada Juklak yang dibuat oleh Dinas Provinsi yang membidangi perkebunan

Menyusun Petunjuk Teknis (Juknis) Penanaman Tanaman Nilam Tahun 2013 di daerahnya. Melakukan bimbingan, pengendalian dan pemantauan ke lokasi. Membantu kelompok tani

Menyusun Petunjuk Teknis (Juknis) Pelaksa- naan Penanaman Tembakau Tahun 2015 yang ada di daerahnya dengan mengacu Juklak yang dibuat oleh Dinas Provinsi yang

Menyusun Petunjuk Teknis (Juknis) Penanaman Tanaman Nilam Tahun 2013 di daerahnya. Melakukan bimbingan, pengendalian dan pemantauan ke lokasi. Membantu kelompok tani

Maksud dari Petunjuk Teknis (Juknis) ini adalah memberikan acuan bagi penyelenggara DAK Bidang Sanitasi (Pemerintah Pusat, Pemerintah.. JDIH Kementerian PUPR Provinsi,