Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan telah dapat menyelesaikan penyusunan Profil Kesehatan Kota Padangsidimpuan Tahun 2016. Profil Kesehatan Kota Padangsidimpuan merupakan suatu bentuk data dan informasi yang dapat digunakan untuk melaporkan hasil pemantauan terkait dengan pencapaian hasil pembangunan kesehatan, termasuk kinerja pemberian pelayanan minimal di bidang kesehatan. Letaknya sangat strategis, memuat berbagai data/informasi yang menggambarkan situasi dan kondisi kesehatan masyarakat kota Padangsidimpuan.
Profil kesehatan ini tentunya masih jauh dari sempurna karena berbagai kendala yang muncul terutama mengenai ketersediaan data baik di institusi kesehatan itu sendiri, rumah sakit (pemerintah dan swasta) dan instansi terkait lainnya. Guna menyempurnakan penyusunan profil kesehatan di tahun-tahun mendatang, kami sangat mengharapkan kontribusi dari berbagai pihak untuk menyempurnakan profil kesehatan ini. Seluruh jajaran Dinas Kesehatan dan UPT Kota Padangsidimpuan mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan upaya yang terus menerus sehingga kegiatan penyusunan Profil Kesehatan tahun 2016 dapat berjalan dengan lancar.
Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselesaikannya profil kesehatan ini dan semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.
KATA PENGANTAR
INDIKATOR KESAKITAN (MORBIDITAS) 14
STANDAR PELAYANAN KESEHATAN YANG DIINGINKAN 18
DAFTAR LAMPIRAN : TABEL PROFIL
- Padangsidimpuan adalah seluruh komponen yang ada di kota padangsidimpuan berdasarkan UU NO IV tahun 2001
- Cinta adalah sebuah perasaan yang diberikan oleh Tuhan kepada manusia untuk memiliki dan memenuhi sesuatu dengan rela berkorban
- Sehat adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif, secara sosial dan ekonomis,
- Mewujudkan masyarakat mandiri dalam hidup sehat 2. Mewujudkan pelayanan kesehatan yang prima
- Mewujudkan sarana prasarana yang memenuhi standart
- Mewujudkan sumberdaya manusia kesehatan yang profesional 5. Mewujudkan Ketersedian obat yang mencukupi
- Ad 1 maksud misi ini adalah suatu kondisi dimana masyarakat kota padangsidimpuan menyadari, mau, dan mampu untuk mengenali, mencegah
- Ad 2 pelayanan prima adalah pelayanan yang diberikan pada masyarakat dengan mengutamakan norma pelayanan yakni bermutu, murah, mudah,
- Ad 3 tersedianya gedung, peralatan, instrumen kesehatan dan obat sesuai dengan standart yang sudah ditetapkan
- Ad 4 seluruh tenaga kesehatan dijajaran dinas kesehatan dituntut untuk profesional sesuai dengan tugas dan wewenang yang dibebankan kepadanya
- Ad 5 tersedianya obat dan perbekalan kesehatan yang mencukupinya
- Masyarakat yang sadar, mau dan mampu dalam mengenali, mencegah permasalahan kesehatan yang dihadapi sehingga dapat bebas dari gangguan
- Meningkatnya kualitas pelayanan kesehatan perorangan, masyarakat dan kegawat daruratan sesuai dengan prinsip-prinsip pelayanan prima
- Tersedianya sarana prasarana yang sesuai standart dalam pemberian pelayanan kesehatan
- Tersedianya SDM Kesehatan yang cukup, dan berkualitas serta profesional Untuk mencapai tujuan di atas, Dinas Kesehatan mempunyai Strategi yakni
- Mengoptimalkan pelayanan kesehatan perorangan dan masyarakat 4. Optimalisasi pencegahan dan pemberantasan penyakit menular
- Optimalisasi ketersediaan, pemerataan, mutu obat dan keterjangkauan harga obat serta perbekalan kesehatan
- Optimalisasi pengembangan sarana dan prasarana kesehatan
- Mengoptimalkan peningkatan jumlah, mutu dan penyebaran tenaga kesehatan
- Optimalisasi pengembangan sistem informasi kesehatan
- Meningkatkan pemberdayaan individu, keluarga dan masyarakat berprilaku hidup bersih, sehat dan pengembangan upaya kesehatan berbasis
- Meningkatnya cakupan lingkungan sehat
- Meningkatkan pelayanan kesehatan perorangan dan masyarakat 4. Meningkatkan pengendalian penyakit menular
- Meningkatkan gizi masyarakat
- Meningkatkan ketersediaan, pemerataan mutu obat dan keterjangkauan harga obat serta perbekalan kesehatan
Visi Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan dalam mengemban amanah Pembangunan Kesehatan Kota Padangsidimpuan Tahun 2013-2017 yang digagas adalah “Masyarakat Padangsidimpuan Cinta Sehat”. Artinya : 1. Padangsidimpuan, seluruh komponen yang ada di Kota Padangsidimpuan berdasarkan pada Undang-Undang Nomor IV Padangsidimpuan Tahun 2001, berdasarkan Undang-Undang Nomor IV Tahun 2001 dan 2001. Profil kesehatan Dinas Kesehatan Daerah Kota Padangsidimpuan Tahun 2016 vi pelayanan kesehatan perorangan, pelayanan kesehatan masyarakat dan keadaan darurat kesehatan.
Profesionalisme juga menyangkut empati dalam memberikan pelayanan, yang meliputi kebaikan, kesopanan, dan kepekaan terhadap kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat. Masyarakat yang sadar, mau dan mampu mengenali dan mencegah permasalahan kesehatan yang dihadapinya sehingga dapat terbebas dari permasalahan kesehatan yang dihadapinya sehingga terbebas dari permasalahan kesehatan. Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan perorangan, masyarakat, dan darurat sesuai dengan prinsip kesiapsiagaan prima sesuai dengan prinsip pelayanan prima.
Ketersediaan tenaga kesehatan yang cukup berkualitas dan profesional. Untuk mencapai tujuan diatas maka industri jasa kesehatan mempunyai strategi yaitu: Untuk mencapai tujuan diatas maka industri jasa kesehatan mempunyai strategi yaitu: 1. Sehubungan dengan strategi dan kebijakan tersebut diharapkan kepada pemerintah kota Padangsidimpuan akan memberikan dukungan dan perhatian terhadap bidang kesehatan, karena sektor kesehatan merupakan salah satu indikator penentu dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan pencapaian Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs) pada tahun 2015.
PENDAHULUAN
BAB 1
Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Daerah Kota Padangsidimpuan Tahun 2016 1. Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Daerah Kota Padangsidimpuan Tahun 2016 2 Kebijakan dan Strategi Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan Nasional.
Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Daerah Kota Padangsidimpuan Tahun 2016 2 Kebijakan dan Strategi Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan Nasional.
- Memperoleh data umum dan kesehatan di Kota Padangsidimpuan meliputi data geografi, demografi, sosial, dan ekonomi
- Memperoleh data upaya kesehatan yang meliputi kegiatan rutin baik yang dilakukan didalam maupun di luar gedung
- Sebagai dasar pembuatan rencana, baik rencana jangka panjang maupun jangka pendek
- Sebagai dasar untuk melakukan pengawasan dan evaluasi pelayanan kesehatan Kota Padangsidimpuan
- Sebagai dasar untuk melakukan sosialisasi dan advokasi kepada Instansi terkait dan penentu kebijakan
- Sebagai bahan untuk membuat Sistim Informasi Kesehatan Kota 8. Sebagai dasar untuk menyusun profil kesehatan Provinsi dan Nasional
- SITUASI DERAJAT KESEHATAN
- SITUASI UPAYA KESEHATAN
- KESIMPULAN
Bab ini berisi penjelasan tentang latar belakang dan tujuan Profil Kesehatan serta sistematika penyajiannya. Selain uraian mengenai letak geografis, administrasi dan informasi umum lainnya, bab ini juga mengulas faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan dan faktor-faktor lain seperti jumlah penduduk, perekonomian dan pendidikan. Bab ini berisi uraian tentang indikator mengenai angka kematian, angka kesakitan dan angka status gizi masyarakat.
Upaya pelayanan kesehatan yang diuraikan dalam bab ini juga memperhatikan indikator kinerja standar pelayanan minimal (SPM) bidang kesehatan dan upaya pelayanan kesehatan lainnya yang diselenggarakan oleh Kota Padangsidimpuan. Bab ini menguraikan fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan, pembiayaan kesehatan dan sumber daya kesehatan lainnya. Bab ini sarat dengan pemaparan hal-hal penting yang perlu diperhatikan dan dikaji lebih lanjut dari profil kota Padangsidimpuan pada tahun yang bersangkutan.
Selain keberhasilan-keberhasilan yang perlu ditonjolkan, bab ini juga memaparkan hal-hal yang dianggap kurang dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan. Lampiran ini berisi tabel indikator kota sehat dan standar pelayanan minimal bidang kesehatan pada 63 tabel profil kesehatan kota Padangsidimpuan.
KOTA PADANGSIDIMPUAN
LETAK DAN GEOGRAFIS
BAB 2
KEPENDUDUKAN
Jumlah Penduduk Menurut Kecamatan Di Kota Padangsidimpuan Tahun 2016
Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin Menurut Puskesmas Di Kota Padangsidimpuan Tahun 2016
NO Puskesmas Laki-Laki % Perempuan %
Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan Tahun 2016 9 Secara grafis dapat dilihat struktur umur penduduk berdasarkan jenis kelamin. Piramida penduduk bagian kiri menunjukkan jumlah penduduk laki-laki dan bagian kanan menunjukkan jumlah penduduk perempuan menurut kelompok umur. Piramida merupakan gambaran struktur penduduk yang terdiri atas struktur penduduk muda, dewasa, dan tua.
Hal ini terlihat dari besarnya jumlah penduduk muda (0-19 tahun), meskipun jumlah kelahiran mengalami penurunan dibandingkan lima tahun lalu, dan angka harapan hidup yang meningkat menunjukkan adanya pertumbuhan penduduk.
Jumlah Rata-Rata Jiwa/Rumah Tangga berdasarkan Kecamatan Di Kota Padangsidimpuan Tahun 2016
PENDUDUK JML RT
RATA- RATA
SOSIAL, EKONOMI 1. PENDIDIKAN
Persentase penduduk laki-laki dan perempuan 10 tahun ke atas dirinci Menurut Tingkat Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan
Di Kota Padangsidimpuan Tahun 2012 PENDIDIKAN TERTINGGI YANG
PEREKONOMIAN
SITUASI DERAJAT KESEHATAN
KEMATIAN
BAB 3
Jumlah Kematian Ibu Maternal Menurut Puskesmas di Kota Padangsidimpuan Tahun 2016
Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan Tahun 2016 14 Tabel 3.2 menunjukkan Angka Kematian Ibu di Kota Padangsidimpuan Tahun 2016 sebanyak 10 orang.
INDIKATOR KESAKITAN (MORBIDITAS) Tabel 3.3
Jumlah Kesakitan TB Paru Menurut Puskesmas di Kota Padangsidimpuan Tahun 2015
Suspek (+) Sembuh % Sembuh Meninggal
RSUD
Padangsdimpuan 56
Jumlah Kasus Baru HIV Menurut Jenis Kelamin dan Puskesmas di Kota Padangsidimpuan Tahun 2016
NO KELOMPOK UMUR
KELOMPOK UMUR
Jumlah Kunjungan Neonatus Menurut Puskesmas di Kota Padangsidimpuan Tahun 2016
Cakupan Pelayanan Kesehatan Bayi Menurut Puskesmas di Kota Padangsidimpuan Tahun 2016
Jumlah Mendapat
Pelayanan %
Jumlah Bayi BBLR Menurut Jenis Kelamin dan Puskesmas di Kota Padangsidimpuan Tahun 2016
NO PUSKESMAS
Bayi Baru Lahir
Ditimbang Bayi Baru Lahir Rendah Laki-
SITUASI UPAYA KESEHATAN
DINAS KESEHATAN DAERAH KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2016
Standar Pelayanan Minimal 1. Pelayanan kesehatan dasar
BAB 4
Pelayanan Kesehatan rujukan
Penyelidikan epidemiologi dan penanggulangan KLB
Promosi Kesehatan dan pemberdayaan masyarakat
SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN
SARANA KESEHATAN
Sarana Pelayanan Kesehatan Kota Padangsidimpuan Tahun 2016
Praktek Dokter
BAB 5
Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat (UKBM) Kota Padangsidimpuan Tahun 2016
No Kecamatan
Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat (UKBM)
Desa/Kel Desa
Siaga Poskesdes Posyandu 1 P.Sidimpuan
Indikator Pelayanan Rumah Sakit Kota Padangsidimpuan Tahun 2016
Persebaran Tenaga Kesehatan menurut Unit Kerja
No Unit Kerja
PEMBIYAAN KESEHATAN
Anggaran Kesehatan Kota Padangsidimpuan Tahun 2016
No SUMBER BIAYA
ALOKASI ANGGARAN KESEHATAN
KESIMPULAN DAN SARAN
KESIMPULAN
SARAN
BAB 6
- Padangsidimpuan
NO KECAMATAN
DESA KELURAHAN DESA + KELURAHAN
LUAS WILAYAH, JUMLAH DESA/KELURAHAN, JUMLAH PENDUDUK, JUMLAH RUMAH TANGGA, DAN KEPADATAN PENDUDUK MENURUT KECAMATAN
KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2016
JUMLAH PENDUDUK
PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS YANG
PERSENTASE PENDIDIKAN TERTINGGI YANG DITAMATKAN
Jumlah kematian ibu = jumlah kematian ibu hamil + jumlah kematian ibu nifas + jumlah kematian ibu nifas - Angka kematian ibu (yang dilaporkan) di atas belum dapat menggambarkan MMR sebenarnya pada penduduk NOMOR (KOTA). KASUS BARU TBC BTA+, SEMUA KASUS TBC, KASUS TBC PADA ANAK, DAN TINGKAT NOTIFIKASI (CNR) PER 100.000 PENDUDUK BERDASARKAN GENDER, KABUPATEN DAN PUSKESMAS. JUMLAH KASUS DAN TINGKAT PENEMUAN KASUS TB PARU BTA+ MENURUT GENDER, KABUPATEN DAN PUSKESMAS.
PENGOBATAN DAN PENGOBATAN KOMPREHENSIF TBC PARU BTA+ SERTA KEBERHASILAN PENGOBATAN MENURUT GENDER, KABUPATEN DAN PUSKESMAS. Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja orang yang berlibur, termasuk kasus yang ditemukan di rumah sakit tempat orang tersebut berlibur. Catatan: Jumlah kasus adalah seluruh kasus baru di wilayah kerja Puskesmas, termasuk kasus yang terdiagnosis di Rumah Sakit.
Catatan: Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas, termasuk kasus yang ditemukan di rumah sakit. JUMLAH KASUS DAN KEJADIAN KULIT BERDASARKAN JENIS, JENIS KELAMIN, KABUPATEN DAN PUSKESMAS. PERSENTASE PASIEN LEPROSI YANG SELESAI BEROBATAN (RESOLUSI PENGOBATAN/RFT) MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN DAN PUSKESMAS.
Sumber : Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan Keterangan: a = Penderita kusta PB/MB adalah penderita dalam kohort yang sama. Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang berada di wilayah kerja puskesmas, termasuk kasus yang ditemukan di RS. JUMLAH KASUS AFP (NON POLIO) MENURUT KABUPATEN DAN PUSKESMAS. JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DIcegah DENGAN IMUNISASI (PDB) MENURUT GENDER, KABUPATEN DAN RUMAH PERAWATAN.
Catatan: Jumlah kasus mencakup seluruh kasus di wilayah kerja Puskesmas, termasuk kasus yang terdapat di RS KOTA PADANGSIDIMPUAN. CAKUPAN Deteksi DINI kanker serviks dengan metode IVA dan kanker payudara dengan pemeriksaan klinis (CBE) menurut KABUPATEN DAN PUSKESMAS. Sumber: Bidang Pengawasan Kesehatan, Dinas Kesehatan Daerah Kota Padangsidimpuan. Catatan: IVA: Inspeksi visual dengan asam asetat.
JUMLAH IBU HAMIL YANG MENDAPATKAN TABLET FE1 DAN FE3 MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
Padangsidimpuan
Padangsidimpuan
Padangsidimpuan
IBU HAMIL
BULAN
CAKUPAN IMUNISASI HEPATITIS B < 7 HARI DAN BCG PADA BAYI MENURUT GENDER, KABUPATEN DAN PUSKESMAS. CAKUPAN IMUNISASI DPT-HB/DPT-HB-Hib, POLIO, CAMPAK DAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI MENURUT GENDER, KABUPATEN DAN PUSKESMAS. Catatan: Pelaporan pemberian vitamin A dilakukan pada bulan Februari dan Agustus, sehingga penghitungan jumlah bayi usia 6 hingga 11 bulan yang mendapat vitamin A dalam setahun dihitung dengan menjumlahkan bayi usia 6 hingga 11 bulan yang mendapat vitamin A pada bulan Februari. dan jumlah bayi yang mendapat vitamin A pada bulan Februari. vitamin A pada bulan Agustus.
BULAN (BADUTA)
PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN LISAN BAGI ANAK SD DAN TINGKAT MENURUT GENDER, KABUPATEN DAN PUSAT KESEHATAN.
CAKUPAN JAMINAN KESEHATAN PENDUDUK MENURUT JENIS JAMINAN DAN JENIS KELAMIN KOTA PADANGSIDIMPUAN
TAHUN 2016
PESERTA JAMINAN KESEHATAN JUMLAH
NO SARANA PELAYANAN KESEHATAN
JUMLAH KUNJUNGAN RAWAT JALAN, RAWAT INAP, DAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA DI SARANA PELAYANAN KESEHATAN
RSUD
INDIKATOR KINERJA PELAYANAN DI RUMAH SAKIT
RS Inanta
RS TNI-AD
JUMLAH (KOTA)
Padangsidimpuan
Padangsidimpuan
PERSENTASE KUALITAS AIR MINUM DI PENYELENGGARA AIR MINUM YANG MEMENUHI SYARAT KESEHATAN
JUMLAH SAMPEL DIPERIKSA
MEMENUHI SYARAT (FISIK, BAKTERIOLOGI, DAN KIMIA)
JUMLAH PENYELENGGARA
AIR MINUMPUSKESMAS
JUMLAH FASILITAS JUMLAH POPULASI PENGGUNA % POPULASI PENGGUNA JUMLAH FASILITAS JUMLAH POPULASI PENGGUNA % POPULASI PENGGUNA JUMLAH FASILITAS JUMLAH POPULASI PENGGUNA % POPULASI PENGGUNA. % POPULASI PENGGUNA. SEKOLAH DASAR SEKOLAH MENENGAH RUMAH SAKIT RUMAH SAKIT UMUM BINTANG NO BINTANG JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH. TPM MEMENUHI PERSYARATAN HIGIEN SANITARY TPM TIDAK MEMENUHI PERSYARATAN HIGIEN SANITARY TEMPAT PENGELOLAAN MAKANAN (TPM) TERKAIT STATUS HIGIEN SANITARY.
MEMPUNYAI KEMAMPUAN YAN. GADAR LEVEL I
PERSENTASE SARANA KESEHATAN (RUMAH SAKIT) DENGAN KEMAMPUAN PELAYANAN GAWAT DARURAT (GADAR ) LEVEL I
Sumber: Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Kesehatan, Informasi Dinas Kesehatan Daerah Kota Padangsidimpuan: meliputi perawat anestesi dan perawat spesialis.
JUMLAH TENAGA KEPERAWATAN DI FASILITAS KESEHATAN