• Tidak ada hasil yang ditemukan

K11 ASTRIYANI Studi Kasus

N/A
N/A
Astri Yani

Academic year: 2024

Membagikan "K11 ASTRIYANI Studi Kasus"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

STUDI KASUS

Nama : Astriyani Nim: 16324113

Fakultas : Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) Kelompok : 11

Asisten: Siti Haerunisa

Vadelino Dio Maulana Yani Sawitri

Studi Kasus 1 :

Pembangunan ibukota Nusantara sejak awal pembangunannya mengandung kontroversi, baik dari aspek lokasi, pembiayaan, lingkungan, keamanan dll. Tuliskan pendapat Anda tentang kontroversi tersebut dan apa yang seharusnya dilakukan?

Jawaban :

Dilansir dari Kemenkeu.go.id bahwa pada pertengahan tahun 2019 Presiden Joko Widodo mengumumkan tentang rencana pemindahan ibu kota Indonesia ke Pulau Kalimantan yang meliputi sebagian besar wilayah administrasi Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara di Provinsi Kalimantan Timur. Secara geografis pemilihan wilayah tersebut sangatlah strategis karena terletak di tengah-tengah wilayah Indonesia. Namun, pemindahan ibu kota negara ini menimbulkan pro kontra di kalangan masyarakat.

Pemindahan ibu kota negara perlu dilaksanakan karena mengingat kota Jakarta yang butuh untuk dibenahi. Pembangunan di Kota Jakarta sudah sangat padat dan tidak memungkinkan untuk dilakukan pembangunan secara berkelanjutan. Padatnya wilayah Kota Jakarta menyebabkan meningkatnya produktivitas masyarakat sehingga terjadinya macet, pencemaran lingkungan serta krisisnya ketersediaan air bersih. Tak hanya itu, tidak meratanya pembangunan menjadi permasalahan di Indonesia selama ini. Dengan letak wilayah ibu kota Nusantara (IKN) yang strategis ini diharapkan bisa melakukan pemerataan pembangunan di Indonesia dan juga membuka lapangan kerja yang luas untuk masyarakat sesuai dengan penerapan nilai sila kelima yaitu keadilan.

Pelaksanaan pemindahan ibu kota negara ini terdapat berbagai masalah didalamnya. Dimulai dari pembentukan UU IKN yang tidak menerapkan asas-asas pembentukan peraturan perundang-undangan yang baik dan ideal. Menurut jurnal dari Clara Amanda Musu, Muhammad Alfian Prasetyo, Aryasatya Justicio Adhie, Mochammad Aditia Gustawinata, Muhammad Irsyad Marwandy yang berjudul “Undang-Undang Ibu Kota Negara Baru: Perdebatan Kecacatan Formil dan Materiil Pada Aturannya” pada halaman ke-87 bahwa UU IKN ini dibentuk dalam jangka waktu yang super kilat, yakni hanya dalam 17 hari. Oleh sebab itu, terjadi minimnya keterlibatan ruang publik dalam pembentukan UU IKN terutama masyarakat lokal dan warga adat di wilayah IKN tersebut yang merasa tidak dilibatkan dan tidak sesuai dengan nilai Pancasila keempat.

(2)

Selain itu, pembiayaan pemindahan ibu kota negara-pun menjadi permasalahan. Dilansir dari Kompas.com bahwa proyek pembangunan ibu kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim) membutuhkan anggaran Rp 466 triliun. Pada awalnya, pendanaan IKN 20% berasal dari APBN dan sisanya berasal dari dana investor (cnbcindonesia.com). Namun, setelah berjalannya proyek jumlah dana dari investor tidak mencapai sesuai target perencanaan sehingga pada akhirnya banyak memakan dana APBN. Proyek ini tentunya akan memakan uang negara yang akan berdampak pada pelaksanaan negara di bidang yang lainnya seperti bidang pendidikan, perekonomian, pemerintahan, dan lain sebagainya. Dan juga mengingat hutang negara Indonesia yang terus bertambah banyaknya. Dan yang terakhir adalah lokasi pemilihan pemindahan ibu kota negara ini banyak mendapatkan kritik dari masyarakat. Sangat disayangkan Pulau Kalimantan yang dikenal sebagai salah satu paru paru dunia harus diubah menjadi pembangunan proyek yang besar seperti ini. Hal ini juga akan mengancam satwa didalamnya. Pengubahan lahan hutan menjadi proyek juga akan menambah tingkat polusi di Indonesia.

Dari permasalahan yang dijabarkan diatas seharusnya pemerintah bisa untuk lebih transparan terhadap pelaksanaan proyek tersebut dan juga tidak perlu terlalu ambisius ataupun tergesa-gesa dalam pelaksanaannya. Pemerintah juga seharusnya melibatkan dan membuka ruang publik yang lebih luas dikarenakan publik lah yang nantinya akan banyak menanggung implikasi dari proyek ini. Dalam pelaksanaan pemindahan ibu kota negara ini, satwa yang ada di hutan lokasi ibu kota Nusantara (IKN) harus dijaga dan dilindungi. Oleh sebab itu, dalam pelaksanaan pemindahan ibu kota Nusantara (IKN) diperlukan keterlibatan dari berbagai pihak.

Studi Kasus 2:

Apa dampak dari kasus pemberitaan yang tidak berdasarkan fakta (hoax) bagi masyarakat dan negara? Bagaimana solusi untuk meminimalisasinya?

Jawaban:

Indonesia sekarang berada direvolusi industri 4.0 yang ditandai dengan perkembangan luar biasa dibidang teknologi internet. Perkembangan teknologi internet akan mempercepat jalannya informasi keseluruh belahan dunia termasuk berita yang tidak berdasarkan fakta (hoax).

Masuknya berita hoax dikalangan masyarakat akan berdampak bagi kehidupan masyarakat dan bernegara. Adanya berita hoaks akan menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat untuk bisa membedakan antara berita fakta dan fiksi. Berita hoax yang bersifat mengadu domba akan menciptakan opini negatif. Opini negatif yang ditujukan dapat merusak reputasi individu, perusahaan maupun lembaga yang akan merusak hubungan, bisnis, atau karier mereka. Hoax dibidang politik bisa dimanfaatkan untuk memanipulasi opini publik dan memengaruhi pengambilan keputusan politik. Hal inilah yang akan merusak kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Beberapa hoaks yang berfokus kepada penipuan akan menyebabkan kerugian finansial terhadap individu yang terperdaya. Dampak yang dijabarkan diatas akan menyebabkan perpecahan antara individu maupun kelompok. Oleh sebab itu, hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja karena tidak sesuainya dengan nilai Pancasila ketiga.

(3)

Terdapat beberapa solusi yang bisa dilakukan untuk menghindari terjadinya dampak dari berita hoax, yaitu jangan terprovokasi dengan informasi atau judul berita yang diterima, mencari kebenaran terlebih dahulu sebelum menyebarluaskan berita, cermati alamat situs, perhatikan darimana berita berasal dan siapa sumbernya, cek keaslian foto atapun video, dan laporkan informasi palsu menggunakan situs lapor yang disediakan oleh platform tersebut. Untuk Berita yang berasal dari situs media yang terverifikasi Dewan Pers akan mudah diminta pertanggungjawabannya. Keaslian foto juga bisa dicek dengan cara memanfaatkan mesin pencari Google, yakni dengan melakukan drag-and-drop ke kolom pencarian Google Images. Hasil pencarian akan menyajikan gambar-gambar serupa yang terdapat di internet sehingga bisa dibandingkan. Dampak berita hoax juga bisa terjadi karena kurangnya edukasi dan kesadaran dikalangan masyarakat. Oleh sebab itu, diperlukan edukasi kepada masyarakat untuk membantu mereka menghindari jebakan informasi palsu. Edukasi kepada masyarakat bisa disampaikan secara langsung oleh lembaga ataupun organisasi tertentu dan juga bisa memanfaatkan media sosial oleh influencer.

Daftar Pustaka:

- Wan Muhammad Taffy Javier, Sekilas Mengenai Rencana Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kemenkeu,

https://www.djkn.kemenkeu.go.id/artikel/baca/16126/Sekilas-Mengenai-Rencana- Pembangunan-Ibu-Kota-Negara-IKN-Nusantara.html

- Musu, Prasetyo, Adhie, Gustawinata & Marwandy, H 2022, „Undang-Undang Ibu Kota Negara Baru: Perdebatan Kecacatan Formil dan Materiil Pada Aturannya‟, IBLAM Law Review, Vol. 2, No. 02, hh 87

- Dian Erika Nugraheny, KSP: Pembangunan Ibu Kota Baru Perlu Anggaran Rp 466 T, Tak Semua Ditanggung APBN, Kompas,

https://nasional.kompas.com/read/2021/06/29/06162041/ksp-pembangunan-ibu-kota- baru-perlu-anggaran-rp-466-t-tak-semua-ditanggung.

- Arrijal Rachman, Mahfud ke Gibran: Belum Ada Satupun Investor Masuk IKN, CNBC Indonesia, https://www.cnbcindonesia.com/news/20231222202023-4-499762/mahfud-ke- gibran-belum-ada-satupun-investor-masuk-ikn

- Steffani Dina, Cara Cerdas Mencegah Penyebaran Hoaks di Medsos, Kominfo, https://www.kominfo.go.id/content/detail/11347/cara-cerdas-mencegah-penyebaran- hoaks-di-medsos/0/sorotan_media

Referensi

Dokumen terkait

bagi pembaca.. PELAKSANAAN DAN PERMASALAHAN DALAM PELAKSANAAN PROYEK PPKR D I UPP PPKR PRABUMULIH ... ANALISA USAHATANI PETANI PESERTA PROYEK UPP PPKR ....

Dari permasalahan tersebut diatas, akan direncanakan sebuah metoda penjadwalan linier untuk proyek yang berbentuk tipikal namun mempunyai fungsi yang sama dengan MPL untuk

Untuk mengantisipasi dan menangani risiko tersebut perlu dilakukan risk mitigation and control agar keterlambatan waktu pelaksanaan proyek dapat dikurangi sehingga

· Perlu ditingkatkannya peran pemerintah dalam meningkatkan pengembangan kompetensi dari tenaga kerja terampil khususnya dalam proyek konstruksi, pemerintah juga

Untuk pelaporan juga mengalami kesulitan karena semuanya dilakukan secara manual.Untuk mengatasi permasalahan diatas, perlu dibuat sebuah Sistem yang akan membantu

Berdasarkan identifikasi masalah yang telah dijabarkan, permasalahan yang ada masih sangat kompleks sehingga perlu diadakan pembatasan masalah yang terjadi, penelitian

Level 3 terdiri dari penguasaan terhadap karakteristik permasalahan di lokasi proyek, analisis teknis permasalahan, metode pelaksanaan konstruksi, uraian spesifikasi teknis

Untuk mengatasi warga yang kurang paham dengan materi yang disampaikan dengan tergesa-gesa, mahasiswa memberikan print out materi penyuluhan pada perangkat desa