1. Kembal (n) : I. karung yang dianyam dari pandan dan berisikan 24 selup; kembal perkebon, karung seperti itu tetapi berisikan 48 selup; sada baka kembal,
sekarung nasi. II. baka kembal, tingkat keempat dalam pembagian uang mas.
2. Kenah (ajv) : harus, wajib, mesti; kenah merkeleng ate mo ko, anda harus mengasihani; kenah mongkam ko, engkau harus berbicara.
3. Kenca (p) : I. keca, kesa, lewat, selesai, pas, setelah, sesudah, kemudian; kenca ipangan, setelah itu dimakan; kenca nari, semenjak; lihat botong; kenca bagidi, setelah itu, kemudian; muda lot kenca idah kono, setelah engkau lihat itu. II.
hanya, saja.
4. Kepeng (n) : uang dalam arti umum; kepeng penokor, harga pembelian dari sesuatu misalnya barang; perkepengan, keadaan keuangan.
5. Kepit (n) : penjabat, tang, penjepit.
6. Kerende (v) : dari ende, kumerende, berpantun misalnya apa yang dikatakan sebagai memuja seseorang.
7. Kerubung (n) : gula aren yang dibungkus dengan daun pohon aren; ukuran satuan untuk gula aren; duangkerubung, dua dari bungkusan seperti itu.
8. Keruh (n) : pengekruhen, ruangan antara pagar dan selekoh kampung, gerbang kampung.
9. Kerunting (n) : ikan badau.
10. Kesa (p) : I. keca, kanca, pelin, hanya, saja, juga bila; i ngo kesa, hanya itu. II.
sesudah dilakukan itu, sesudah itu, kemudian, lantas.
11. Kesean (adv) : halaman kampung.
12. Ketek (ajv) : kecil, keketeken ni daging, kecilnya tubuh; anak-anak si ketekna, anak panah yang terkecil; peketekken, mengecilkan, menjadikan lebih kecil, atau bertambah kecil (BasPad); kini ketek, hinanya atau rendahnya seseorang yang tidak memegang jabatan, martabat; kinilketek ni naopsona, kerendahan hati pelayan Perempuan.
13. Ketoh (ajv) : ringkasan dari kubetoh, saya tahu; oda ketoh, saya tidak tahu.
14. Kidah (ajv) : ringkasan dari kuidah, saya lihat; mak kidah, saya tidak melihatnya, enpe kidahken, ini pun rupanya.
15. Kidil (n) : I. kidil-kidil = kekidil, kikidil, kelingking. II. memeriksa ayam apakah masih sudah ada telur di dalam; peribahasa: ulang ikidil manuk sabungan, orang jangan memeriksa ayam jantan apa ia bertelur; peribahasa yang sama maknanya ialah: odang kidilen manuk sabungan, ayam jantan tidak diperiksa apakah ia mempunyai telur, orang sudah tahu bahwa ayam jantan tidak bertelur, artinya bahwa orang tidak boleh mencampuri orang-orang atau perkara yang tidak ada urusannya dengan mereka atau perkara itu, jadi tidak boleh mencampuri urusan- urusan orang lain.
16. King (adv) : bunyi yang dibuat rusa.
17. Kirah (num) : kirahken, I. kiraken, perkirakan, perhitungkan, diperkirakan. II. = ahankan, tinggalkan, disisakan; kirahken kene ngo entatenku deba mahan luahku bai jelmangku, tinggalkanlah sebagian untuk saya bawa sebagai pemberian saya kepada isteri saya.
18. Ko (n) : kono, engkau, kamu, anda.
19. Koden (n) : I = kodin, periuk; dalam arti kiasan: rumah tangga, famili termasuk marga;
koden tanoh, periuk dari tanah; koden tembaga, periuk dari loyang; koden balbal/, periuk
loyang tetapi lain modelnya; kodem Teba, periuk dari tanah tetapi menurut model koden tembaga; sitepa koden, tukang periuk. II. tangkep koden, lihat tangkep.
20. Kom (ajv) : mengadi, berhenti, diam, tidak mengatakan sesuatu; enggo kom geraha, pertempuran sudah berakhir; merbekas kom, telah kawin; kom kita Lebeken i kuta ena, tinggallah kita dahulu di kampung (kota) ini; komkom, tidak memihak dalam perang, tidak mencampuri perang, pertempuran; pekom = petadi, pengadi, menyetop, memberhentikan; sipekom, kita perhentikan, kita; perkomkom, orang yang tidak berbuat sesuatu.
21. Kombil (n) : komil, nama semacam rumput.
22. Kono (n) : ko, engkau, anda.
23. Kopi (n) : kopi. kopi-kopi, semacam semak yang menjalar dan mempunyai buah yang rasa dan bentuknya seperti arbei.
24. Kosik (v) : kosip, bisikan, bisik-bisik ikosik-kosiki, membisiki sesuatu kepada seseorang; merkosik-kosik, berbisik-bisik.
25. Kotor (v) : mengkotori, mengotori, membuat kotor; ikotori, dikotori, mengotori sesuatu, membuat kotor sesuatu.
26. Ku idah (n) : kulihat.
27. Kuakap (n)) : kurasa.
28. Kudadiri (n) : nama marga.
29. Kuenget (n) : ku ingat.
30. Kundul (v) : duduk, dalam sikap duduk; kundul kembang sila, duduk dengan melipat dan menyilangkan kaki.
31. Kune (n) : bakune, kenapa, bagaimana, baiklah.
32. Kune kabar (n) : bagaimana kabar.
33. Kupas (v) : mengkupas, mengupas, mengobak.
34. Kupersada (n) : kupersatukan, kusatukan.
35. Kuso (v) : mengkuso, menanya, mengadakan pemeriksaan, menanyai seseorang.
36. Kusoi (v) : tanyakan.
37. Kuta (adv) : desa, kampung.
38. Kutandai (v) : mengenali.
39. Kutanta (adv) : kampung kita.
40. Kutulusi (n) : kucari.
41. Laklak (n) : kulit kayu.
42. Lako (p) : pada, kepada, untuk.
43. Lalap (n) : selalu.
44. Lebe (p) : mula-mula, lebih dulu.
45. Lekket (n) : lengket.
46. Lemo (adv) : keleng, berkenan, suka, sudi; kelemon, perasaan senang, kesukaan.
47. Letih (n) : latih, leja, letih, penat, lemah.
48. Lias ate (n) : terima kasih.
49. Lima (num) : lima.
50. Lingga (n) : nama marga; Linggaraja, nama kampung di daerah Pegagan.
51. Lojang (n) : merlojang, berjalan cepat, lari.
52. Lolo (ajv) : merlolo ni ate, bergembira, bersukaria, bergemar.
53. Lot (n) : ada, hadir, berada, masa ini, memiki.
54. Lupaken (v): lupakan, melupakan.
55. Magan (n) : merbage, berbagai-bagai, bermacam-macam.
56. Maha (n) : nama marga.
57. Mahan (v) : lihat bahan, bekerja, mengerjakan sesuatu, membuat.
58. Mahar (adv) : hari, terbit mengenai hari, menjadi terang mengenai hari.
59. Maholi (ajv) : molek, ganteng.
60. Mahur (n) : terberita, termasyhur, kesohor, kenamaan.
61. Mahut (adv) : ajal, waktu yang tertentu di orang harus mati.
62. Maibang (n) : nama marga.
63. Makkin (n) : tentu saja.
64. Makne (n) : manne, tidak lagi.
65. Makune (v) : bakune, bagaimana.
66. Malim (n) : guru, pendeta.
67. Manasia (adv) : barat laut.
68. Manat (n) : hati-hati.
69. Mandar (n) : sarung.
70. Manga (n) : berita, khabar.
71. Mangan (v) : lihat pamgan; mangan gaji, bekerja untuk mendapat upah, gaji.
72. Mange (adv) : rindu, kepingin.
73. Mangkat (v) : loncat, melompat ke atas atau ke bawah.
74. Mangkellengi kono (v) : menyayangimu.
75. Mangker (n) : sedikit sekali.
76. Mangkota (n) : mahkota.
77. Mango (adv) : gerangan, kiranya, juga.
78. Manik (n): nama marga, kuta Manik, nama sebuah kampung di daerah pegagan.
79. Marga (n) : suku, famili, bangsa dari orang-orang menurut keturunan laki-laki.
80. Marko (v) : mari, datang ke sini.
81. Marsik (adv) : marsak, maroh, kering, tidak ada airnya lagi, misalnya air di rawa- rawa atau Sungai.
82. Marpesta (n) : berpesta.
83. Mata kepengen (n) : mata duitan.
84. Mata (n) : mata.
85. Mataniari (n) : nama marga.
86. Mate ncayur ntua (n) : upacara kematian.
87. Mate (v) : mati, meninggal.
88. Mayat (n) : mayat, jenazah, orang mati, peti orang mati.
89. Mbara (n) : merah.
90. Mbelgah (n) : besar.
91. Mbellang : lebar.
92. Mberru (ajv) : cantik.
93. Mbue (ajv) : banyak.
94. Meddem (v) : tidur.
95. Meka (n) : nama marga.
96. Mela (ajv) : malu.
97. Melehe (n) : lapar.
98. Melojang (v) : lari, berlari.
99. Memema (adv) : menunggu.
100. Menanda tahun (v) : upacara menanam padi.
101. Menda (n) : I. ringkasan dari mo enda; pedue menda enggeluh, biarkanlah ini hidup. II. singkatan dari mu enda= mena; bukumenda, bukumu ini.
102. Mendahi (n) : kepada.
103. Mende (ajv) : sudah diatur, sudah dipenuhi, baik.
104. Mendokken (v) : mengatakan.
105. Mengalih (n) : kawin dengan janda.
106. Mengga (ajv) : sedih.
107. Mengget (n) : mabuk.
108. Mengkata utang (n) : pembicaraan untuk menentukan mas kawin dan bentuk pesta.
109. Mengkel (n) : buah yang hamper masak, mengkal.
110. Mengkusoi (v) : bertanya.
111. Menglangkahi (n) : kawin lebih dulu dari kakak atau abang.
112. Menglolo (n) : pembicaraan untuk menemukan bentuk dan jenis upacara perkawinan.
113. Menglua (n) : kawin lari.
114. Mengrampas (n) : kawin dengan wanita bersuami.
115. Mengranto (v) : merantau.
116. Menguda (n) : saudara bapak laki-laki yang lebih muda.
117. Menulusi (v) : mencari.
118. Menum (v) : minum.
119. Menumku (v) : minumku.
120. Menummu (v) : minummu.
121. Menurat (v) : menulis.
122. Meratah (n) : hijau.
123. Merbayo (n) : upacara perkawinan.
124. Merdakan (v) : memasak nasi.
125. Merdalan (v) : berjalan.
126. Merembah (v) : membawa.
127. Mergelar (n) : bernama.
128. Meridi (v) : mandi.
129. Merkottas (n) : upacara untuk memulai sesuatu pekerjaan yang beresiko.
130. Mermeam-meam (v) : bermain-main.
131. Meroha (ajv) : jelek.
132. Mersikekellengen (ajv) : saling sayang.
133. Mersirang (n) : berpisah.
134. Mertanda (n) : kenal.
135. Mertasak (n) : memasak.
136. Merubat (v) : berkelahi, bertengkar.
137. Mi (p) : ke.
138. Mike (p) : kemana.
139. Mike ke (p) : kemana kalian.
140. Mike ko (p) : kemana kau.
141. Mo (n) : lah.
142. Mosar (n) : berubah.
143. Moto (ajv) : bodoh.
144. Motor (n) : mobil.
145. Motorku (n) : mobilku.
146. Mulai (adv) : sejak.
147. Mulak (n) : pulang.
148. Mungkah uruk (n) : kawin dengan marga diluar marga ibu.
149. Nai (p) : dari.
150. Nai (p) : jadi.
151. Naing (n) : mau.
152. Naing mike ke (n) : mau kemana kalian.
153. Naing mike ko (n) : mau kemana kamu.
154. Naing misaddenang (n) : mau kesana.
155. Namberru (n) : saudara perempuan ayah.
156. Name (n) : ami.
157. Nan (n) : kepada, nanti.
158. Ncellket (n) : erat, dekat.
159. Ndak (n) : tidak.
160. Ndaoh (adv) : jauh.
161. Ndatas (ajv) : tinggi.
162. Ndekkah (adv) : lama.
163. Ndersa (n) : siksa.
164. Ndigan (adv) : kapan.
165. Nditak (n) : makanan yang terbuat dari tepung beras.
166. Ndor (ajv) : cepat.
167. Ndorsu (ajv): terlalu cepat.
168. Ndungi (v) : menyelesaikan.