• Tidak ada hasil yang ditemukan

KARAKTERISTIK HUTAN MANGROVE

N/A
N/A
Tri Marchela

Academic year: 2025

Membagikan "KARAKTERISTIK HUTAN MANGROVE"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

KARAKTERISTIK HUTAN MANGROVE

Tri Martono L13122295

Arry Purwanto Lembang L13122414 Tri Marchela Mangiri L13122409

(2)

Mangrove adalah pohon tropis yang tumbuh subur dalam kondisi yang tidak dapat ditoleransi  sebagian besar kayunya bersifat asin, perairannya yang pesisir, dan pasang surut  yang tak ada habisnya.

Odum (1983)

Hutan Mangrove berasal dari kata `mangal` yang berarti komunitas suatu tumbuhan. 

Supriharyono (2000)

Kata mangrove mempunyai dua arti yakni pertama

sebagai komunitas tumbuhan ataupun hutan yang tahan akan kadar salinitas/ garam (pasang surutnya air laut), dan kedua sebagai individu spesies.

(3)

Hutan mangrove merupakan hutan yang berada di lingkungan perairan payau. Hutan ini merupakan hutan yang sangat dipengaruhi oleh keberadaan pasang surut air laut.

(4)

Karakteristik Hutan Mangrove

Mampu berada pada keadaan salin dan tawar, tidak terpengaruhi iklim

Memiliki jenis pohon yang relatif sedikit. Mempunyai akar yang tidak beraturan (pneumatofora).

Tumbuhan pada daerah intertidal yang jenis tanahnya berlumpur, berlempung, atau berpasir, daerah atau lahannya tergenang air laut.

Hutan mangrove ditumbuhi oleh pohon mangrove, yang dapat dikenali dengan batang yang berbulu dan daun yang berwarna hijau kehijauan

Hutan mangrove biasanya memiliki lapisan tanah yang lembab dan berlumpur, karena terus menerus terkena air pasang surut.

Tumbuh membentuk jalur sepanjang garis pantai atau sungai dengan substrat anaerob berupa lempung (firm clay soil), gambut (peat), berpasir (sandy soil) dan tanah koral.

Struktur tajuk tegakan hanya memiliki satu lapisan tajuk (berstratum tunggal). Komposisi jenis dapat homogen (hanya satu jenis) atau heterogen (lebih dari satu jenis). Jenis-jenis kayu yang terdapat pada areal yang masih berhutan dapat berbeda antara satu tempat dengan lainnya,

tergantung pada kondisi tanahnya, intensitas genangan pasang surut air laut dan tingkat salinitas.

(5)

Karakteristik Vegetasi Mangrove

Mempunyai biji (propagul) yang bersifat vivipar (dapat berkecambah di pohonnya), utamanya pada Rhizophora.; Memiliki banyak lentisel pada bagian kulit pohon.

Pohon mangrove teradaptasi untuk tumbuh di lingkungan asin dan pasang surut, sehingga

hutan mangrove biasanya ditemukan di daerah dengan air laut yang asin.

Pohon mangrove memiliki sistem radikal yang unik yang memungkinkannya untuk tumbuh di dasar laut yang lembab dan asin.

Hutan mangrove ditumbuhi oleh pohon

mangrove, yang dapat dikenali dengan batang yang berbulu dan daun yang berwarna hijau kehijauan.

Referensi

Dokumen terkait

Pertumbuhan hutan mangrove Pulau Tunda Serang Banten didominasi oleh tegakan kategori pohon, dimana tegakan mangrove Stasiun 1 lebih muda dibandingkan Stasiun 2,

Memiliki umbi semu dengan bentuk bulat memanjang, beralur dengan bentuk batang bulat, keras, berwarna kuning kehijauan dan dengan susunan daun yang berseling

DAUN: Daun berkulit, berwarna hijau pada lapisan atas dan hijau kekuningan pada bagian bawahnya dengan bercak-bercak hitam (ada juga yang tidak).. Bentuk: elips

Kondisi ini menunjukkan bahwa pohon-pohon yang terdapat pada hutan pantai dan hutan mangrove yang hanya tersisa dari pascatsunami pada daerah-daerah yang tanahnya

Bunglon dapat merubah warna tubuh sesuai dengan lingkungannya. Kadang-kadang bunglon berwarna coklat seperti batang pohon atau berwarna hijau seperti daun. Kemampuan

Pohon penghasil buah-buahan di Zona Panoghan dan Zona Sialang Layang Hutan Larangan Adat Kenegerian Rumbio memiliki karakteristik batang berwarna cokelat dan

Identifikasi setiap jenis mangrove berdasarkan bentuk daun, buah, bunga, batang dan akar untuk penentuan jenis mangrove dilakukan dengan buku panduan

Pohon, kayu lunak dan tidak kuat, batang bulat, warna batang putih kotor, daun majemuk, hijau tua yang menarik, bunga berwarna merah menyala, buah polong, keras