• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kata Kunci : Produktivitas Kerja

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Kata Kunci : Produktivitas Kerja"

Copied!
127
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Menurut Siagian dalam Wijayanti & Zaili (2014), produktivitas kerja adalah hasil kerja yang diperoleh dari kerja yang dilakukan oleh para pegawai. Efektivitas dan efisiensi kinerja dapat mempengaruhi produktivitas kerja pegawai, antara lain: memiliki etos kerja, disiplin dalam bekerja, memiliki motivasi untuk melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tanggung jawabnya. Berdasarkan permasalahan yang terdapat diatas maka peneliti tertarik untuk mengambil judul “Analisis Produktivitas Kerja Pegawai PT PLN Pada Unit Pelayanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Panakkukang”.

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Untuk menganalisis seberapa baik semangat kerja pegawai di PT PLN Unit Pelayanan Transmisi dan Gardu Induk Panakkukang. Untuk menganalisis seberapa baik kualitas pegawai di PT PLN Unit Pelayanan Transmisi dan Gardu Induk Panakkukang. Untuk menganalisis seberapa baik efisiensi karyawan PT PLN pada unit pelayanan transmisi dan Stasiun Panakkukang.

Manfaat Penelitian

Untuk menganalisis sejauh mana perkembangan diri karyawan PT PLN Unit Pelayanan Transmisi dan Gardu Induk Panakkukang.

TINJAUAN PUSTAKA

  • Penelitian Terdahulu
  • Teori Dan Konsep
    • Pengertian Produktivitas Kerja
    • Indikator Produktivitas Kerja
    • Aspek-aspek Produktivitas Kerja
    • Faktor-faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Kerja
    • Manfaat dari Penilaian Produktivitas Kerja
    • Pengukuran Produktivitas Kerja
  • Kerangka Pikir
  • Hipotesis
  • Definisi Operasional

Menurut Mathis dan Jackson dalam Mardhani (2018), produktivitas tenaga kerja merupakan indeks yang mengukur jumlah dan kualitas pekerja yang telah menyelesaikan pekerjaan, dengan mempertimbangkan biaya sumber daya yang digunakan untuk pekerjaan tersebut. Kesimpulan dari pengertian produktivitas tenaga kerja adalah perbandingan kuantitas dan kualitas pekerjaan yang dilakukan sehubungan dengan sumber daya yang digunakan untuk mencapai hasil, efisiensi dan keberhasilan pelaksanaan kerja. Adanya penilaian produktivitas tenaga kerja yang digunakan dalam penyelesaian, misalnya: pemberian bonus dan bentuk kompensasi lainnya.

METODE PENELITIAN

  • Waktu Dan Lokasi
  • Jenis Dan Tipe Penelitian
  • Populasi Dan Sampel
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Teknik Analisis Data
  • Teknik Pengabsahan Data

Pegawai PT PLN di Unit Pelayanan Transmisi dan Gardu Induk Panakkukang sangat baik dalam menjalankan pekerjaannya karena pekerjaannya yang profesional. Pegawai Unit Pelayanan Transmisi PT PLN dan Gardu Induk Panakkukang menunjukkan hasil yang sangat baik dalam pekerjaannya. Pegawai PT PLN Unit Pelayanan Transmisi dan Gardu Induk Panakkukang sangat baik dari segi efisiensi kerja dan output.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Deskripsi Lokus Penelitian

Dalam pelayanan distribusi tenaga listrik, PLN membagi fungsi utamanya menjadi beberapa unit utama sesuai dengan sistem ketenagalistrikannya, yaitu pembangkitan, transmisi, dan distribusi. Unit pelayanan adalah unit yang berada di bawah unit pelaksana pada divisi wilayah unit pelaksana, misalnya terdapat beberapa unit pelayanan dalam satu unit pelaksana. Namun tidak semua unit pelaksana PLN memiliki unit layanan, hal ini tergantung dari jumlah pelanggan dan wilayah layanan unit pelaksana PLN.

Misalnya Unit Pelayanan Pelanggan (ULP) adalah unit pelayanan di bawah UP3, atau Unit Pelayanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) adalah unit pelayanan di bawah UPT yang dipimpin oleh seorang Pengelola Unit Pelayanan. PT PLN Unit Pelayanan Transmisi dan Gardu Induk Panakkukang mempunyai tugas pokok merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi dan menyusun laporan kegiatan operasional penyaluran tenaga listrik serta memelihara jaringan transmisi dan gardu induk dengan efisiensi yang baik dan kualitas yang dapat diandalkan, sehingga tidak terjadi permasalahan. proses penyaluran energi listrik dan tidak menimbulkan gangguan pada jaringan. Unit Pelayanan Transmisi dan Gardu Induk PT PLN membawahi 7 unit Gardu Induk seperti: 1) GI Panakkukang;.

Memastikan pelaksanaan booth induksi Thermovision telah selesai, membuat laporan pelaksanaan booth induksi Thermovisi, melakukan pemeliharaan preventif atau WIG mingguan dan memantau indikasi penyimpangan pada peralatan jika ada. Membuat rencana pelaksanaan Thermovision pada jalur transmisi dan menindaklanjuti temuan serta menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan. Menetapkan dan merencanakan serta memantau pelaksanaan pencitraan termal dan pemeliharaan tahunan jalur bilik transmisi dan segera menindaklanjuti temuannya.

Membuat rencana dan mengawasi pelaksanaan kesekretariatan, keamanan dan pelacakan aset di kantor Tragi.

Gambar 4.1 Lokasi PT PLN ULTG Panakkukang  2.  Visi dan Misi
Gambar 4.1 Lokasi PT PLN ULTG Panakkukang 2. Visi dan Misi

Hasil Penelitian

Dari tabel 4.7 diatas mengenai kemampuan dalam melakukan pekerjaan karena keterampilan kerja merupakan salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam produktivitas kerja pegawai, diperoleh 61 responden (72,6%) menjawab sangat setuju, 22 responden (26,2%). menjawab Setuju, dan 1 responden (1,2%) menjawab kurang setuju. Dari tabel 4.8 diatas mengenai kemampuan menyelesaikan pekerjaan karena keterampilan kerja merupakan salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam produktivitas kerja pegawai, diperoleh 57 responden (67,9%) menjawab sangat setuju, 26 responden (31,0%) menjawab setuju. dan 1 responden (1,2%) menjawab kurang setuju. Dari tabel 4.9 diatas mengenai kemampuan dalam melaksanakan pekerjaan, karena profesionalisme kerja merupakan salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam produktivitas kerja pegawai, maka diperoleh 57 responden (67,9%) menjawab sangat setuju , 26 orang yang disurvei (31,0%). menjawab Setuju, dan 1 responden (1,2%) menjawab kurang setuju.

Dari tabel 4.10 diatas mengenai kemampuan menyelesaikan pekerjaan karena profesionalisme kerja merupakan salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam produktivitas kerja pegawai, diperoleh 53 responden (63,1%) menjawab sangat setuju, 30 responden (35,7%). ) menjawab setuju. dan 1 responden (1,2%) menjawab kurang setuju. Dari tabel 4.11 diatas mengenai kemampuan melakukan pekerjaan sesuai SOP yang merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam produktivitas kerja pegawai diketahui bahwa 59 responden (70,2%) menjawab sangat setuju, 24 responden (28,6%) menjawab setuju, dan 1 responden (1,2%) menjawab tidak setuju. Dari tabel 4.12 diatas mengenai kemampuan menyelesaikan pekerjaan sesuai SOP yang merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam produktivitas kerja pegawai diperoleh 56 responden (66,7%) menjawab sangat setuju, 27 responden (32,1%) . menjawab Setuju, dan 1 responden (1,2%) menjawab kurang setuju.

Dari tabel 4.15 diatas mengenai pencapaian hasil kerja menurut beban kerja yang merupakan salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam produktivitas kerja pegawai terlihat bahwa 40 responden (47,6%) menjawab sangat setuju, responden berjumlah 40 orang (47,6%). Dari tabel 4.23 diatas diperoleh 40 responden (47,6%) menjawab Sangat setuju, 43 responden (51,2%) menjawab setuju, dan 1 responden (1,2%) menjawab kurang setuju. Dari tabel 4.24 diatas diketahui bahwa mengenai pengembangan diri yang dilakukan untuk meningkatkan keterampilan kerja yang merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam produktivitas kerja pegawai, sebanyak 51 responden (60,7%) menjawab Sangat Setuju, 31 responden (36,9%) menjawab setuju, dan 2 responden (2,4%) menjawab kurang setuju.

Dari tabel 4.25 diatas mengenai hasil kerja maka kualitas kerja merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam produktivitas pegawai. Diketahui 49 responden (58,3%) menjawab sangat setuju, 34 responden (40,5%) menjawab. Saya setuju, dan 1 responden (1,2%) menjawab kurang setuju.

Tabel  4.6  hasil uji reliabilitas penelitian variabel  produktiviras kerja  menunjukkan  bahwa  variabel  kinerja  pegawai  memiliki  koefisien  Cronbach’s Alpha sebesar 0,940 sehingga dapat dikatakan bahwa semua  indikator  tiap-tiap  pernyataan  dari  k
Tabel 4.6 hasil uji reliabilitas penelitian variabel produktiviras kerja menunjukkan bahwa variabel kinerja pegawai memiliki koefisien Cronbach’s Alpha sebesar 0,940 sehingga dapat dikatakan bahwa semua indikator tiap-tiap pernyataan dari k

Pembahasan

Memiliki nilai rata-rata sebesar 3,71 dan sub indikator ini masuk dalam kategori sangat baik menurut rentang skala pengukurannya. Memiliki nilai rata-rata sebesar 3,66 dan sub indikator ini masuk dalam kategori sangat baik menurut rentang skala pengukurannya. Memiliki nilai rata-rata sebesar 3,42 dan indikator ini masuk dalam kategori sangat baik menurut rentang skala pengukuran.

Ia mempunyai nilai purata 3.51 dan penunjuk ini termasuk dalam kategori sangat baik berdasarkan julat skala pengukuran. Ia mempunyai nilai purata 3.70, dan penunjuk ini termasuk dalam kategori sangat baik berdasarkan julat skala pengukuran. Ia mempunyai nilai purata 3.55, dan penunjuk ini termasuk dalam kategori sangat baik berdasarkan julat skala pengukuran.

Ia mempunyai nilai purata 3.57, dan penunjuk ini termasuk dalam kategori sangat baik berdasarkan julat skala pengukuran. Ia mempunyai nilai purata 3.52 dan penunjuk ini termasuk dalam kategori sangat baik berdasarkan julat skala pengukuran. Ia mempunyai nilai purata 3.48 dan penunjuk ini termasuk dalam kategori sangat baik berdasarkan julat skala pengukuran.

Mempunyai nilai purata 3.44 dan penunjuk ini termasuk dalam kategori sangat baik berdasarkan julat skala pengukuran.

Tabel 4.31  Rentang Skala
Tabel 4.31 Rentang Skala

PENUTUP

Kesimpulan

Berdasarkan kemampuan karyawan PT PLN Unit Pelayanan Transmisi dan Gardu Induk Panakkukang, menurut jawaban responden kemampuan karyawan sangat baik. Yang menunjukkan tanggapan responden dari perhitungan sebesar 91,5% berdasarkan kriteria jawaban responden masuk dalam kategori sangat baik. Yang menunjukkan tanggapan responden dari perhitungan sebesar 80,2% berdasarkan kriteria jawaban responden masuk dalam kategori sangat baik.

Berdasarkan semangat kerja pegawai di PT PLN Unit Pelayanan Transmisi dan Gardu Induk Panakkukang menurut jawaban responden semangat kerja pegawai sangat baik. Dimana jawaban responden terlihat dari perhitungan sebesar 89% berdasarkan kriteria, bahwa jawaban responden berada pada kategori sangat baik. Berdasarkan pengembangan diri karyawan pada Unit Pelayanan Transmisi PT PLN dan Transmisi Induk Panakkukang sesuai dengan jawaban responden maka pengembangan diri karyawan sangat baik.

Berdasarkan kualitas pegawai PT PLN Unit Pelayanan Transmisi dan Gardu Induk Panakkukang, menurut jawaban responden, kualitas pegawai sangat baik. Yang menunjukkan tanggapan responden dari perhitungan sebesar 88% berdasarkan kriteria jawaban responden masuk dalam kategori sangat baik. Dilihat dari efisiensi pekerja di Unit Pelayanan Transmisi PT PLN dan Gardu Induk Panakkukang, jawaban responden menunjukkan efisiensi pekerja sangat baik.

Dimana jawaban responden dilihat dari perhitungan sebesar 87,2% berdasarkan kriteria jawaban responden berada pada kategori sangat efisien.

Saran

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepuasan Kerja Karyawan (Survei Pada Karyawan Bagian Marketing PT. Indosat, Tbk Semarang. Pengaruh Penilaian Kinerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan (Studi Kasus Pada Agen Call Center PT. Infomedia Nusantara Makassar) Hubungan Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Program Sistem Manajemen Kerja (SMK3) dengan produktivitas kerja bagi karyawan bagian produksi IV PT.

1 Kemampuan Anda dalam melakukan pekerjaan Anda merupakan hasil dari keterampilan kerja yang Anda miliki. 2 Kemampuan Anda dalam menyelesaikannya. 3 Kemampuan Anda dalam melakukan pekerjaan Anda adalah hasil profesionalisme pekerjaan Anda. 4 Kemampuan Anda dalam menyelesaikannya. 12 Semangat kerja Anda dalam melaksanakan pekerjaan terlihat dari hasil kerja yang dicapai 13 Semangat kerja Anda dalam melaksanakan pekerjaan.

14 Antusiasme Anda terhadap pekerjaan terlihat dari keputusan Anda ketika menghadapi masalah di tempat kerja. 16 Perkembangan Pribadi untuk Menghadapi Tantangan Pekerjaan di Masa Depan 17 Perkembangan Pribadi yang Harus Dihadapi. Penulis memulai pendidikan dasar pada tahun 2005 di SD Limbung Putri dan tamat pada tahun 2011.

Pada tahun 2011, penulis melanjutkan pendidikannya pada jenjang SMP di SMP Negeri 1 Bajeng dan tamat pada tahun 2014. Setelah menyelesaikan pendidikannya di SMA Negeri 1 Bajeng pada tahun 2017, penulis melanjutkan pendidikannya di Universitas Muhammadiyah Makassar (UNISMUH) jurusan Ilmu Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Negeri dan selesai pada tahun 2022 dengan gelar Sarjana (S.Ap).

Gambar

Gambar 3.1. Kerangka Pikir ...............................................................................20  Gambar 4.1
Gambar 4.1 Lokasi PT PLN ULTG Panakkukang  2.  Visi dan Misi
Tabel  4.6  hasil uji reliabilitas penelitian variabel  produktiviras kerja  menunjukkan  bahwa  variabel  kinerja  pegawai  memiliki  koefisien  Cronbach’s Alpha sebesar 0,940 sehingga dapat dikatakan bahwa semua  indikator  tiap-tiap  pernyataan  dari  k
Tabel 4.31  Rentang Skala

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil pra survei beban kerja kerja yang dapat dilihat dari Tabel 1.4 dapat disimpulkan bahwa tingginya beban kerja karyawan dilihat dari banyaknya karyawan

Interestingly, the location of an SSR locus in the genome has an influence on its level of OIL PALM SSR RESOURCE INTERFACE OPSRI – WEB-BASED BIOINFORMATIC ANALYSIS PIPELINE FOR SSR