KEBIJAKAN KEMARITIMAN UNTUK PERTUMBUHAN
Oleh :
DR. NIMMI ZULBAINARNI
KETUA FOCUS GROUP PENGEMBANGAN EKONOMI MARITIM ISEI WAKIL DEKAN BIDANG SKP SEKOLAH BISNIS IPB
ANGGOTA KOMNASJISKAN KKP
WAKIL KETUA KOMITE TETAP PENGELOLAAN SUMBER DAYA IKAN KADIN INDONESIA SEKJEN MASYARAKAT PERIKANAN NUSANTARA (MPN)
WAKIL KETUA DEWAN PAKAR IKATAN SARJANA PERIKANAN INDONESIA (ISPIKANI)
[email protected]; [email protected] IG : Nimmi Zulbainarni Mimi
Ambon, 31 Oktober 2022
Potensi Indonesia
5,8 juta km2, laut merupakan wilayah yang mendominasi kurang lebih 75 % dari total wilayah NKRI
Panjang pantai Indonesia 104.000 Km (Bakorsurtanal, 2006)
Konteks SDA Hayati Pesisir dan Laut yang Paling Produktif di Dunia Jumlah Pulau Besar dan Kecil sebanyak 17.504 ( The Biggest
Archipelago State )
PERTAMBANGAN DAN ENERGI PERHUBUNGAN LAUT
PARIWISATA BAHARI SUMBERDAYA WILAYAH PULAU KECIL
PERIKANAN -TANGKAP -BUDIDAYA -PENGOLAHAN
COASTAL FORESTRY
SUSTAINABLE OUTPUT
COMPETITIVE PRODUCT PROFIT & WELFARE
ECONOMIC GROWTH ENVIRONMENTAL
FRIENDLY
PENGATURAN KELEMBAGAAN SEKTOR EKONOMI KELAUTAN
1
2
3
INTERVENSI PEMERINTAH INVESTASI
SWASTA
INDUSTRI DAN JASA MARITIM
SDA SDM
INFRASTRUKTUR
IPTEKS NON KONVENSIONAL
RESOURCES
SUMBERDAYA KEMARITIMAN
Transportasi à kapal, pelabuhan.
Sumberdaya air laut à garam (makan, industri, farmasi, aneka pangan), air minum distilasi, energi, mineral, dll
Pariwisata bahari.
Sumberdaya perikanan à multispesies ikan
termasuk lobster, kepiting, udang, cumi-cumi,
sotong, teripang, kerang, rumput laut, ikan hias,
tepung ikan dan sebagainya
WHAT SHOULD WE DO?
TRANSPORTASI à KAPAL, PELABUHAN
• Pelabuhan Indonesia masih setaraf feeder à bandingkan dengan Singapura dan Malaysia.
• Kapal Indonesia kalah kualitas dengan Vietnam, Malaysia, Singapura.
• Kapal perikanan Indonesia hanya setingkat
kapal kecil/menengah à Indonesia belum
punya armada kapal perikanan besar untuk
perairan dalam.
PARIWISATA BAHARI
• Indonesia mempunyai ratusan objek wisata bahari, tapi manajemen yachts dan cruise Indonesia masih sangat kurang
• Indonesia belum mempunyai pelabuhan marina yang memadai à singapura, malaysia dan thailand menjadi hub yacht dan cruise dunia.
• Perlu ada kerjasama Pusat – Daerah – BUMN –
Asosiasi - Swasta – Masyarakat
SUMBERDAYA PERIKANAN TANGKAP
• 75% luas wilayah Indonesia adalah lautan à tapi perikanan tangkap Indonesia masih tertinggal dari negara-negara Asia Tenggara dan Asia.
• Perikanan tangkap Indonesia belum mengcover tata kelola perikanan skala besar à baik sistem penangkapan maupun pemasaran.
• Segmen perikanan skala menengah dan besar harus dikelola secara serius dan terintegrasi à armada kapal, pelabuhan, pemasaran, termasuk handling dan distribusi.
POSISI PRODUKSI PERIKANAN INDONESIA DI DUNIA
5 Perikanan Tangkap
Laut (2016) Perikanan Budidaya (2016)
Rumput Laut/Aquatic Farmed
Plants(2016) Peringkat ke-1 Dunia China
(15,25 juta ton) China
(49,24 juta ton) China
(14,39 juta ton) Peringkat Indonesia
di Dunia Peringkat ke-2
(6,11 juta ton) Peringkat ke-2 (4,95
juta ton) Peringkat ke-2
(11,63 juta ton)
Sumber:
1. The State of Worls Fisheries and Aquaculture, FAO 2018 2. CIA: The World Factbook (2012)
Luas Perairan (km2) China vs Indonesia = 268.715 : 3.257.483
Indonesia memiliki luas perairan yang jauh lebih luas dari China namun produksi perikanan (tangkap dan
budidaya) masih di bawah China
POTENSI DAN PELUANG PASAR
• Potensi sumber daya ikan Indonesia (SDI) ± 12,541 juta ton, asumsi 80% dari JTB memiliki nilai ± Rp. 261,09 Triliun (dalam kondisi segar belum diolah).
• Nilai potensi perikanan Indonesia mampu memberikan kontribusi ± 9,4% terhadap APBN tahun 2021 yaitu sebesar Rp. 2.750 Triliun.
• SDI dapat sebagai motor penggerak perekonomian nasional dan sumber pendanaan APBN untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Indonesia terlebih ditengah pandemi covid 19.
• Permintaan ikan dunia menunjukkan trend meningkat setiap tahunnya, namun penangkapan ikan cenderung menurun, kebutuhan ikan dunia selalu tidak terpenuhi. Jika potensi sumber daya ikan Indonesia diberdayakan maka kebutuhan ikan dunia baru terpenuhi 4,9%.
• Potensi dan peluang pasar produksi ikan Indonesia sangat besar dengan syarat mutu ikan sesuai kebutuhan pasar.
Nilai produk ikan setelah diolah (value added product) menjadi sebesar Eqv. Rp. 986,79 Triliun atau 717,56% dibandingkan dengan potensi sebelum diolah. Hasil penjualan ikan pasar domestik dengan volume 5,10 juta ton memiliki nilai jual sebesar Rp.151,04 Triliun. Sedangkan pasar ekspor dengan volume 7,66 juta Ton ± sebesar Rp. 835,39 Triliun atau USD. 69,61
miliar/tahun. Nilai ekonomi potensi ikan (setelah diolah) diatas mampu menyumbangkan ± 35,87% terhadap APBN tahun 2021.
% %
% %
PILIHAN-PILIHAN
Melindungi modal pokok ... … atau makan modal dan tidak ada bunganya….
KONSERVASI EKONOMI
KKL
SUMBERDAYA PERIKANAN TANGKAP lanjutan ….
• Indonesia mempunyai pelabuhan perikanan yang representatif berskala internasional di beberapa tempat (barat, tengah, timur).
• Indonesia mempunyai sistem manajemen pengelolaan ikan tangkap skala nasional dan internasional.
• Penangkapan ikan di Indonesia harus benar-
benar diatur dan dijaga dari IUU Fishing à
menjaga sustainability .
SUMBERDAYA PERIKANAN BUDIDAYA
• Konsumsi ikan/kapita/tahun masyarakat Indonesia sekitar 55,37 Kg (2021) à Negara lain (Singapura, Korea, Jepang) mencapai 80 – 100 Kg.
• Perikanan budidaya merupakan salah satu solusi alternatif, tetapi pengembangannya belum optimal.
• Perikanan budidaya baik air tawar maupun air laut perlu dikembangkan secara masif dan nasional.
• Masing-masing daerah dapat mengembangkan budidaya ikan
yang cocok dengan habitat dan ekosistem daerahnya à
kerapu, nila, mujair, sidat, lele, dan sebagainya.
PENGOLAHAN PERIKANAN
• Ayo gemar makan ikan à sudah dilaksanakan di daerah pegunungan atau daerah yang jauh dari perairan à perlu terobosan à dibuat tepung ikan.
• Tepung ikan à nutrisi relatif sama, tapi dapat disebarkan ke seluruh wilayah Indonesia dengan transportasi yang jauh lebih mudah.
• Tepung ikan dapat dibuat berbagai jenis makanan à ikan asap, bakso, mie, siomay, nugget, kue, dll è ayo gemar makan ikan bisa berarti makan makanan apa saja yang terbuat dari bahan ikan à masalah kekurangan gizi ada solusi.
• Pembuatan tepung ikan teknologinya relatif sederhana, bahan baku bisa dari semua jenis ikan, teripang, udang, cumi-cumi, dll.
• Sudah ada beberapa perusahaan pembuatan tepung ikan secara
UMKM
SUMBERDAYA PERIKANAN à IKAN HIAS
• Indonesia adalah penghasil ikan hias terbesar di asia tenggara à tetapi hub ikan hias berada di Singapura à Singapura menikmati nilai tambah perdagangan ikan hias karena menguasai manajemen dan teknologi distribusi ikan hidup.
• Ikan hias Indonesia beraneka ragam à air tawar dan air laut à seharusnya Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri maupun secara internasional.
• Terobosan à create demand /pasar à gerakan kantor pemerintah, sekolah-sekolah, hotel-hotel, perusahaan-perusahaan
“disarankan” memasang akuarium ikan hias à akan tercipta
industri ikan hias, akuarium, aquascape , perawatan akuarium,
distribusi, dll à tercipta lapangan kerja bagi masyarakat.
SUMBERDAYA RUMPUT LAUT
• Indonesia sangat potensial mengembangkan budidaya rumput laut karena wilayah perairannya yang sangat luas dan ideal.
• Pasar rumput laut sangat besar, tetapi manajemen budidaya rumput laut di Indonesia masih belum optimal.
• Perilaku masyarakat Indonesia untuk mengonsumsi
rumput laut masih rendah à Korea, Jepang selalu
menggunakan rumput laut sebagai bagian dari
kuliner mereka.
SUMBERDAYA RUMPUT LAUT lanjutan…
• Rumput laut terbukti dapat digunakan sebagai cangkang kapsul pengganti cangkang kapsul dari gelatin babi dan sapi à pasar domestik dan Internasional (India) sangat besar à kebutuhan kapsul nasional sekitar 6 milyar kapsul per tahun à produksi awal sudah dilaksanakan, tinggal dikembangkan secara serius.
• Dengan potensi pasar yang sangat besar (kosmetik dll),
justru produksi rumput laut sebagai bahan baku harus
dipastikan sustainable .
SUMBERDAYA AIR LAUT à GARAM
• Garam adalah produk rakyat sejak zaman belanda à kenyataannya, kualitas dan kuantitas garam rakyat tidak mampu memenuhi kebutuhan garam nasional.
• Seharusnya Indonesia menjadi salah satu negara penghasil garam terbesar di dunia, namun kenyataannya produk garam rakyat hanya sanggup memenuhi separuh kebutuhan garam nasional (secara kuantitas), sedangkan secara kualitas sangat jauh dari standard yang dibutuhkan.
• Pembuatan garam rakyat melibatkan ribuan masyarakat pesisir berpenghasilan rendah à tata kelola garam rakyat selama ini terasa tidak optimal
• Harus ada terobosan khususnya untuk menyejahterakan
masyarakat petambak à meningkatkan kualitas garam rakyat
menjadi kualitas garam industri membutuhkan effort yang besar
dan lama (edukasi, teknologi, kesepakatan, proses).
SUMBERDAYA AIR LAUT à GARAM lanjutan…
• Garam rakyat tidak harus menjadi suplai garam industri à ciptakan pasar untuk produk garam rakyat à garam spa, garam herbal, garam kesehatan, garam mandi, garam souvenir, dan sejenisnya à libatkan Pemerintah Daerah dan PHRI untuk menyerap produk garam rakyat.
• Selain program menyejahterakan masyarakat petambak
garam, Pemerintah juga melakukan tata kelola garam
industri, garam aneka pangan dan garam farmasi yang
mempunyai potensi pasar yang sangat besar, namun
membutuhkan teknologi yang high end.
SUMBERDAYA AIR LAUT à AIR MINUM DISTILASI
• Air minum distilasi dapat dibuat dengan teknologi relatif sederhana dan dapat dilakukan oleh masyarakat pesisir à program menyejahterakan masyarakat.
• Potensi pasar air minum distilasi sangat besar à bahkan pemerintah bisa membuat BUMN atau BUMDES pembuatan air minum distilasi untuk memenuhi kebutuhan air minum masyarakat di derah-daerah kesulitan air bersih pada khususnya, dan seluruh Indonesia pada umumnya.
• Pihak swasta sudah memulai membuat industri air minum distilasi à kualitas setara dengan air mineral kemasan di pasaran à teknologi relatif sederhana.
• Pemerintah belum melihat potensi ini sebagai solusi untuk mengatasi
kekurangan air bersih dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
sekaligus memperkuat ketahanan pangan.
Kebijakan Makro Kemaritiman untuk Pertumbuhan
1. Menetapkan kebijakan fiskal dan moneter yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kemaritiman.
2. Meningkatkan dan memperkuat sumberdaya manusia di bidang
kemaritiman yang didukung oleh pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga mampu mendorong inovasi yang menciptakan pertumbuhan ekonomi
3. Menilai asset kemaritiman dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mendayagunakan serta mempertahankannya untuk sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat.
4. Membangun kemaritiman secara terpadu dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber kekayaan laut secara berkelanjutan à Blue Economy
5. Meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui terwujudnya aktivitas umkm
kelautan sehingga tercipta ekonomi rakyat kepulauan yang adil dan
berkelanjutan
PERAN ISEI
• Peran isei sangat penting untuk memberi saran kepada Pemerintah agar membuat Roadmap Kemaritiman yang holistik, rinci dan terintegrasi dari sektor hulu – tengah – hilir – pasar, secara sustainable .
• Roadmap dimaksud harus melibatkan masyarakat secara langsung sebagai subjek industri, bukan sekadar objek.
• ISEI dapat memastikan kerjasama dan keterlibatan semua elemen bangsa seperti Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota, BUMN/BUMDES, Asosiasi, Swasta, Akademisi, dan masyarakat.
• ISEI dapat memastikan Pemerintah mengawal Roadmap Kemaritiman
secara serius dan berkelanjutan lintas periode Pemerintahan, agar
tujuan utama Indonesia menjadikan sektor kemaritiman sebagai
faktor utama pembangunan nasional terwujud.
Berkelanjutan dan Berdaulat
untuk Kesejahteraan Masyarakat (Nelayan)