• Tidak ada hasil yang ditemukan

KEBIJAKAN, KONSEP DASAR DAN PENGGUNAAN TKDN DALAM PENGADAAN BARANG DAN JASA

N/A
N/A
Makmur

Academic year: 2024

Membagikan "KEBIJAKAN, KONSEP DASAR DAN PENGGUNAAN TKDN DALAM PENGADAAN BARANG DAN JASA"

Copied!
102
0
0

Teks penuh

(1)

KEBIJAKAN, KONSEP

DASAR DAN PENGGUNAAN TKDN DALAM PENGADAAN BARANG DAN

JASA

Jumail Soba Pembina Industri Ahli Muda – Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Bahan dan Barang Teknik, BSKJI, Kementerian Perdindustrian

(2)

Nama :Jumail Soba

Pekerjaan : Aparatur Sipil Negara Jabatan : Pembina Industri Ahli Muda

Satuan Kerja : Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T)

Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Bahan dan Barang Teknik (BBSPJIBBT)

Email/ HP : [email protected]/ 081355444014

Pengalaman Kerja :

- Technical Support PT Telkom Divre VII, Makassar (2006 – 2007)

- Testing Engineer Lab Elektronika – B4T (2008 –

- Koordinator Lab. Elektronika & EMC – B4T (2016 – 2019, 2021 – 2022)

- Fungsional Peneliti (2018 – 2022)

- Fungsional Pembina Industri (2022 – sekarang) - Assesor KAN Bidang Kelistrikan (2020 – Sekarang) - Trainer & Verifikator TKDN (2022 – Sekarang)

Pendidikan :

- S1 Teknik Elektro – Universitas Hasanuddin - S2 Teknik Elektro – Institut Teknologi Bandung

Kepakaran :

- Home Appliances Safety Testing - SNI ISO/IEC 17025:2017

- ISO 9001 & SNI Auditor

- Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)

(3)

MULTIPLIER EFFECT BELANJA PRODUK DALAM NEGERI

Dengan simulasi model CGE, belanja produk dalam negeri tahun 2021 sebesar Rp72,6 Triliun (data LKPP) memberikan dampak sebesar 0,94%

terhadap PDB Nasional, atau setara Rp159,52 Triliun (ADHB)

Belanja PDN

Rp1 menghasilkan Rp2,2

terhadap perekonomian nasional

Kajian Peneliti Ekonomi dari Indef, September 2022

Hasil simulasi “full substitusi”

menunjukkan dampak output sebesar Rp627,58 Triliun. Di sisi lain, dampak NTB ADHB sebesar Rp307,65 Triliun dan NTB ADHK sebesar Rp190,13 Triliun.

Hasil Simulasi BPS, 18 Februari 2022

Subtitusi Impor Rp400 T

meningkatkan pertumbuhan

ekonomi nasional sebesar 1,71%

(4)

MANFAAT STRATEGIS TKDN MENDORONG COMPARATIVE ADVANTAGE MENUJU COMPETITIVE ADVANTAGE

(5)

AKSI AFIRMATIF AMERIKA SERIKAT MELALUI EXECUTIVE ORDER

“My Administration is making “Buy American” a policy, not just a promise.

We are closing loopholes and strengthening standards to ensure that the future is made in all of America –by all of America’s workers — in every region, of every background, in services, manufacturing, and agriculture.”

https://www.whitehouse.gov/briefing-room/presidential-

actions/2021/07/26/a-proclamation-on-made-in-america-week-2021/

Presiden Joe Biden mengeluarkan“A Proclamation on Made In America Week, 2021”pada 26 juli 2021 sebagai aksi afirmatif untuk membeli produk buatan Amerika.

Dalam mendukung aksi afirmatif tersebut, kebijakanlocal content yang semula sebesar55%, akan ditingkatkan bertahap hingga mencapai 75%. Lalu memperkuat rantai pasok domestik untuk barang- barang penting dengan menerapkan preferensi harga. Dan terakhir, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam kebijakan “Buy American”, dengan menerapkan sistem pelaporan yang lebih lengkap dan akurat akan meningkatkan kepatuhan terhadap aksiBuy American dan meningkatkan data tentang tingkatlocal content sebenarnya dari barang yang dibeli.

https://www.whitehouse.gov/briefing-room/statements-releases/2021/07/28/fact-sheet-biden-harris- administration-issues-proposed-buy-american-rule-advancing-the-presidents-commitment-to-ensuring-the- future-of-america-is-made-in-america-by-all-of-americas/

(6)

ARAHAN PRESIDEN TERKAIT PRODUK DALAM NEGERI

“sangat lucu sekali, APBN yang kita collect, pajak, dari PNBP, dari royalti, masuk ke APBN, kemudian keluar sebagai belanja pemerintah, yang dibeli impor.

Ndak! uang APBN uang BUMN, belanja APBN belanja APBD belanja BUMN, harus dan wajib beli produk dalam negeri”

Pengarahan Presiden RI Kepada KADIN Provinsi se-Indonesia, Jakarta Timur, 23 Agustus 2022 Sumber: youtube Sekretariat Presiden https://www.youtube.com/watch?v=A3gkLeCeIvc

(7)

ARAHAN PRESIDEN TERKAIT ALKES DAN FARMASI

sumber: www.presidenri.go.id/siaran-pers/presiden- jokowi-ingin-stop-impor-obat-hingga-alkes

sumber: nasional.kontan.co.id/news/jokowi-minta-

ketergantungan-impor-bahan-baku-obat-cepat-diatasi

(8)

ARAHAN MENKOMARVES

“Terkait loan agreement, untuk

pembiayaan pembangunan infrastruktur perlu dilakukan peninjauan kembali serta audit dari BPKP dan dipastikan agar

bilateral loan agreement selanjutnya

mengutamakan PDN, serta mensyaratkan transfer knowledge atau teknologi tenaga ahli asing ke kita”

Arahan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Pada kegiatan aksi afirmasi bangga buatan dalam negeri di Bali 25 Maret 2022

(9)

POTENSI BELANJA APBN DAN APBD 2022

(10)

MANFAAT P3DN

Meningkatkan penyerapan produk industri dalam negeri

Penyerapan tenaga kerja

Mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan

Penghematan devisa

Mengurangi ketergantungan produk luar negeri melalui pengoptimalan belanja pemerintah

Menciptakan bangsa Indonesia yang mandiri

P3DN atau Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri merupakan upaya Pemerintah untuk mendorong masyarakat agar lebih menggunakan produk dalam negeri dibandingkan produk impor.

(11)

REGULASI TERKAIT P3DN

(12)

DASAR HUKUM KEWAJIBAN PENGGUNAAN PRODUK DALAM NEGERI

(13)

DASAR HUKUM KEWAJIBAN PENGGUNAAN PRODUK DALAM NEGERI

DEFENISI

Produk Dalam Negeri adalah Barang dan Jasa, termasuk rancang bangun dan perekayasaan, yang diproduksi atau dikerjakan oleh perusahaan yang berinvestasi dan berproduksi di Indonesia, menggunakan seluruh atau sebagian tenaga kerja warga negara Indonesia, dan prosesnya menggunakanBahan Baku atau komponen yang seluruh atau sebagian berasaldari dalam negeri

Tingkat Komponen Dalam Negeri yang selanjutnya disebut TKDN adalah besaran kandungan dalam negeri pada Barang, .Iasa, serta gabungan Barang dan Jasa.

Bobot Manfaat Perusahaan adalah nilai penghargaan yang diberikan kepada Perusahaan Industri yang berinvestasi dan berproduksi di Indonesia.

Preferensi Harga adalah nilai penyesuaian harga terhadap harga penawaran dalam proses harga evaluasi akhir dalam pengadaan Barang/Jasa.

(14)

REGULASI TERKAIT P3DN

(15)

REGULASI TERKAIT P3DN

PP 29/2018 : PASAL 57

BAGIAN KEDUA: KEWAJIBAN PENGGUNAAN PRODUK DALAM NEGERI

(16)

REGULASI TERKAIT P3DN

PENJELASAN PASAL 57 PP 29 TAHUN 2018 AYAT (2) ANGKA 3

(17)

REGULASI TERKAIT P3DN

PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 29 TAHUN 2018 TENTANG PEMBERDAYAAN INDUSTRI

(18)

REGULASI TERKAIT P3DN

KETENTUAN PREFERENSI HARGA

Perpres 12/2021 : Pasal 67

PP 29/2018 : Pasal64

(19)

REGULASI TERKAIT P3DN

SINKRONISASI PASAL 64 PERPRES 16/2018

DENGAN PASAL 86 UU 3/2014 & PASAL 57 PP 29/2018

Perpres 16/2018 UU 3/2014

PP 29/2018

(20)

REGULASI TERKAIT P3DN

PEMENPERIN NOMOR 3 TAHUN 2014

(21)

REGULASI TERKAIT P3DN

PERMEN BUMN NOMOR 8 TAHUN 2019

(22)

REGULASI TERKAIT P3DN

PERMEN BUMN NOMOR 2 TAHUN 2023

(23)

REGULASI TERKAIT P3DN

KEWAJIBAN PENGGUNAAN PRODUK DALAM NEGERI

(24)

REGULASI TERKAIT P3DN

TKDN : 40% TKDN : 25% TKDN : 20%

TKDN : 60% TKDN : 24% IMPOR

(25)

REGULASI TERKAIT P3DN

URUTAN PEMBELIAN PRODUK DALAM NEGERI

PRODUK DALAM

NEGERI

TKDN ≥40%

Nilai TKDN atau TKDN+BMP minimal 40%

TKDN <25%

Memiliki nilai TKDN di bawah 25%

PRODUK IMPOR TKDN 25 - <40%

Memiliki nilai TKDN di bawah 40%

PDN NON-TKDN

PDN yang belum teridentifikasi nilai TKDN

BELUM WAJIB WAJIB

Jika barang dimaksud adalah barang wajib, maka yang boleh dibeli adalah PDN yang memiliki nilai TKDN minimal 25%

Jika barang dimaksud adalah belum wajib, maka diutamakan PDN yang memiliki nilai TKDN, sebelum PDN non-TKDN Impor adalahpilihan terakhirjika benar-benar tidak ada PDN sejenis

(26)

REGULASI TERKAIT P3DN

26

Mulai

Terdapat barang/ jasa TKDN + BMP

≥ 40% ?

Apakah tersedia barang/ jasa TKDN < 25% ?

Apakah tersedia Produk Dalam

Negeri ?

Wajib TKDN

Wajib PDN

Beli Impor*

Selesai

Flow Chart Kewajiban Penggunaan

Produk berTKDN

Sumber informasi TKDN dapat diakses melalui : https://tkdn.kemenperin.go.id

Ya

TKDN ≥25%

Ya

Ya Tidak

Tidak

Tidak

(27)

REGULASI TERKAIT P3DN

PREFERENSI HARGA

SESUAI PP NO 29 TAHUN 2018 DAN PERPRES NO 12 TAHUN 2021

27

HPS ≥ 1 Milyar

(28)

AKSELERASI PENGUNAAN PRODUK

DALAM NEGERI (P2DN)

(29)

SURAT MENTERI PUPR – PENGGUNAAN PDN

(30)

SURAT MENPERIN – PENGGUNAAN PDN

(31)

SURAT MENKOMARVES

(32)

SURAT MENTERI PUPR – PENGGUNAAN PDN (update)

(33)

INPRES 2/2022 PERCEPATAN P3DN DAN UMK-KOP

(34)

INPRES 2/2022 PERCEPATAN P3DN DAN UMK-KOP

(35)

TUGAS MENTERI PERINDUSTRIAN SESUAI INPRES 2/2022

(36)

IMPLEMENTASI INPRES NOMOR 2 TAHUN 2022

(37)

SURAT EDARAN MENTERI BUMN NO. 2 2012

(38)

PANDUAN PENCATATAN PENGGUNAAN PDN DALAM PBJ

A. Belanja Barang

Produk industri, Produk hasil peternakan, Produk hasil pertanian, Produk hasil pertambangan, Produk hasil kelautan dan perikanan, Produk hasil perkebunan, Produk hasil hutan, Produk makanan dan minuman, Produk lainnya, dan

Gabungan barang.

B. Belanja Jasa

Honor dan jasa profesi, Paket Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE), Perjalanan dinas dalam negeri, Perjalanan dinas luar negeri, Konsultan, Jasa Penyelenggara Kegiatan, Sewa, Langganan daya dan jasa, dan Jasa lainnya.

C. Pekerjaan Konstruksi

D. Belanja Paket Gabungan Barang dan Jasa Nonkonstruksi E. Belanja Pengadaan Lahan

Panduan ini dimaksudkan sebagai acuan dalam pencatatan belanja produk dalam negeri dalam pengadaan barang/jasa

Dalam Panduan ini diatur mengenai panduan ketika melakukan pencatatan atas belanja barang/jasa yang termasuk dalam kategori belanja produk yang memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), Produk Dalam Negeri (PDN), dan/atau produk Impor, dengan ketentuan sebagai berikut:

(39)

PETA JALAN PENGEMBANGAN INDUSTRI KBLBB NASIONAL

PERMENPERIN 6 TAHUN 2020

(40)

BATAS MINIMUM NILAI TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) JASA KONSTRUKSI

KEPMEN PUPR 602 TENTANG BATAS MINIMUM NILAI TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI JASA KONSTRUKSI

(41)

BATAS MINIMUM NILAI TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) JASA KONSTRUKSI

PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN

INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2021

(42)

PENGHITUNGAN TKDN

(43)

KETENTUAN DAN TATA CARA PENGHTIUNGAN TKDN

(44)

KEPUTUSAN MENTERI PERINDUSTRIAN : PENUNJUKAN LVI TKDN & BMP

(45)

PENGHITUNGAN TKDN PERMENPERIN 16/2011

(46)

PENGHITUNGAN TKDN PERMENPERIN 16/2011

(47)

PENGHITUNGAN TKDN PERMENPERIN 16/2011

(48)

PENGHITUNGAN TKDN PERMENPERIN 16/2011

(49)

PENGHITUNGAN TKDN PERMENPERIN 16/2011

TKDN BARANG

(50)

PENGHITUNGAN TKDN PERMENPERIN 16/2011

50

TKDN BARANG

(51)

PENGHITUNGAN TKDN PERMENPERIN 16/2011

TKDN BARANG

(52)

PENGHITUNGAN TKDN PERMENPERIN 16/2011

CONTOH TKDN ALAT KERJA

Mesin Forklift Buatan : China

Pemilik : Perusahaan A dengan

komposisi saham, DN = 55%, LN = 45%

TKDN : 55%

Coffee Roaster Buatan : Indonesia

Pemilik : Perusahaan B dengan

komposisi saham, DN = 80%, LN = 20%

TKDN : 75% + (25% X 80%) = 95%

(53)

PENGHITUNGAN TKDN PERMENPERIN 16/2011

TKDN BARANG

(54)

PENGHITUNGAN TKDN PERMENPERIN 16/2011

TKDN BARANG

(55)

PENGHITUNGAN TKDN PERMENPERIN 16/2011

TKDN GABUNGAN BARANG

(56)

PENGHITUNGAN TKDN PERMENPERIN 16/2011

TKDN JASA

(57)

PENGHITUNGAN TKDN PERMENPERIN 16/2011

TKDN JASA

(58)

PENGHITUNGAN TKDN PERMENPERIN 16/2011

TKDN JASA

(59)

PENGHITUNGAN TKDN PERMENPERIN 16/2011

TKDN JASA

(60)

PENGHITUNGAN TKDN PERMENPERIN 16/2011

TKDN JASA

(61)

PENGHITUNGAN TKDN PERMENPERIN 16/2011

TKDN GABUNGAN BARANG DAN JASA

Material langsung (Bahan baku) Peralatan (Barang

Jadi)

(62)

PENGHITUNGAN TKDN PERMENPERIN 16/2011

(63)

PENGHITUNGAN TKDN PERMENPERIN 16/2011

TKDN GABUNGAN BARANG DAN JASA

PT. DELTADATA SYNERGY :

Nama Penyedia Barang/Jasa

JL. JENDRAL SUDIRMAN NO. 100, JAKARTA :

Alamat

SISTEM JARINGAN KOMUNIKASI DATA :

Nama Gabungan barang dan Jasa

PT BANK RAKYAT INDONESIA :

Pemilik Gabungan barang dan Jasa

12345678990 :

No. Dokumen Gabungan barang dan Jasa

TKDN GABUNGAN

% TKDN Nilai Gabungan Barang

dan Jasa*) ( US$ ) Uraian Pekerjaan

% TOTAL US$

DN

LN US$ % KDN

(8) (7)

(6) (5)

(4) (3)

(2) (1)

Barang Barang

0,58%

3.000 0,64%

57,83%

5.188 3.000

2.188 I. Material Langsung ( Bahan Baku )

0,00%

- 0,00%

0,00%

461.000 -

461.000 II. Produk Jadi ( Barang Jadi )

0,58%

3.000 0,64%

0,64%

466.188 3.000

463.188 A. Sub Total Barang

Jasa Jasa

1,41%

7.300 14,59%

100,00%

7.300 7.300

- III. Manajemen Proyek dan Perekayasaan

0,12%

638 1,28%

69,35%

920 638

282 IV Alat Kerja / Fasilitas`Kerja

3,25%

16.800 33,59%

100,00%

16.800 16.800

- V. Konstruksi dan Fabrikasi

4,84%

25.000 49,98%

100,00%

25.000 25.000

- VI. Jasa Umum

9,64%

49.738 99,44%

99,44%

50.020 49.738

282 B. Sub Total Jasa

10,22%

52.738 10,22%

10,22%

516.208 52.738

463.470 C. TOTAL Biaya ( A + B )

(64)

PERMENPERIN 31/2022

Pasal 16 Ayat (1) Pasal 6 Ayat (1)

Pasal 4 Ayat (2)

Aspek Pengembangan (20%) Aspek Manufaktur (80%)

Biaya Bahan (Material)

Langsung (80%) Tenaga Kerja (40%)

Biaya Tenaga Kerja Langsung (10%)

Biaya Tidak Langsung Pabrik (10%)

Alat Kerja (30%)

Bahan dan Purwarupa (20%) Legalitas (10%)

TKDN PRODUK ALKES DAN ALKES DIAGNOSTIK IN VITRO

(65)

PROSES SERTIFIKASI TKDN

(66)

PROSES PENERBITAN SERTIFIKAT TKDN DAN BMP MELALUI SIINAS

PERKAPUS P3DN NO 230 TAHUN 2022

(67)

PROSES SERTIFIKASI TKDN UNTUK INDUSTRI KECIL

DAFTAR/REGISTRASI AKUN SIINAS

https://siinas.kemenperin.go.id Perusahaan harus sudah memiliki NIB/IUI

1. Mengisi data umum

2. Mengisi alamat kantor pusat 3. Mengisi alamat pabrik

4. Bidang Usaha

5. Perizinan (NPWP, IUI, dll)

INPUT DATA PERUSAHAAN SELF ASSESMENT

VERIFIKASI

a. bahan/material utama (bobot 24%) b. tenaga kerja (bobot 10%)

c. factory overhead (bobot 4%) d. Pengembangan (bobot 2%)

SERTIFIKAT TERBIT

Kelompok Kerja Verifikasi

Cetak sertifikat secara mandiri Kelompok Kerja Verifikasi

ditetapkan oleh Menteri

5 (lima) hari kerja

1

Agar dapatdihitung nilai TKDN

2

menggunakan Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan TKDN

untuk Industri Kecil, produk Alkes dan Farmasi harus memiliki Sertifikat Izin Edar

terlebih dahulu

(68)

TANDA SAH CAPAIAN TKDN BARANG

(69)

BOBOT MANFAAT PERUSAHAAN (BMP)

Bobot Manfaat Perusahaan/ BMP = nilai penghargaan yang diberikan kepada perusahaan industri yang berinvestasi dan berproduksi di

(70)

TKDN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA

(71)

TKDN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA

KEWAJIBAN PENGGUNAAN PRODUK DALAM NEGERI, PP 29 tahun 2018

(72)

TKDN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA

(73)

TKDN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA

Penerapan/ Implementasi TKDN Pada Tahapan PBJ

Perencanaan Persiapan Tender Pelaksanaan

Pekerjaan Serah Terima

(74)

TKDN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA

(75)

TKDN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA

(76)

TKDN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA

ILUSTRASI IMPLEMENTASI AUDIT TEKNOLOGI

KEBUTUHAN: LAPTOP

RENCANA PENGADAAN:

LAPTOP SPEK GAMING HASIL AUDIT:

LAPTOP SPEK KERJA FUNGSI:

ADMINISTRASI LAPORAN PRESENTASI

DILAKUKAN AUDIT TEKNOLOGI

APA IYA BUTUH LAPTOP DENGAN SPEK SANGAT TINGGI?

Kartu Grafis: GeForce RTX™ 3080 Prosesor: 12thGen Intel® Core™ i9- 12900H

Layar: 17.3” FHD (1920 x 1080) 16:9 Storage: 2TB PCIe® 4.0 NVMe™

Memory: 32GB DDR5-4800 Nilai TKDN+BMP: -

Kartu Grafis: intel Iris Xe Graphics Prosesor: 11thGen intel® Core™ i7- 1195G7

Layar: 14” FHD IPS (1920 x 1080) 16:9 Storage: 512 GB SSD NVMe™

Memory: 8 GB DDR4 Nilai TKDN+BMP: 50,70%

(77)

TKDN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA PERENCANAAN PENGADAAN

Menyusun perencanaan, menetapkan estimasi target TKDN dan besaran Preferensi harga, menetukan wajib/ tidak PDN, dituangkan dalam KAK - RUP

Reviu dokumen perencanaan (memastikan target PDN, target TKDN dan Preferensi), TKDN Mengacu ke daftar inventarisasi produk Dalam negeri : tkdn.kemenperin.go.id

Memastikan persyaratan P3DN pada dokumen pemilihan

(78)

TKDN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA

DAFTAR INVENTARISASI B/J PRODUKSI DALAM NEGERI

(79)

TKDN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA

SERTIFIKAT

(80)

TKDN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA

CONTOH PENCARIAN “MASKER”

Tanggal terbit

masker

(81)

TKDN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA

REKAPITULASI

(82)

TKDN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA

REFERENSI PRODUK DALAM NEGERI

(83)

TKDN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA

(84)

TKDN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA

(85)

TKDN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA PELAKSANAAN PENGADAAN

Memeriksa Data Dukung TKDN, konfirmasi di Daftar Inventaris PDN, Periksa perhitungan TKDN B&J, Melakukan perhitungan berdasarkan preferensi harga (HEA)

Menuangkan terkait PDN dan denda dalam perjanjian

Monitoring Pelaksanaan pekerjaan, mencatat setiap

ketidaksesuaian, mengumpulkan bukti untuk menghitung capaian TKDN

Evaluasi Capaian TKDN vs Penawaran TKDN, Menetapkan sanksi bila terdapat ketidaksesuaian/ Pelanggaran

(86)

TKDN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA

PENGHITUNGAN HARGA EVALUASI AKHIR (HEA)

(87)

TKDN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA

HEA TKDN KONSTRUKSI

(88)

TKDN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA

HEA TKDN KONSTRUKSI

HEA gabungan barang dan Jasa : HEAgabungan = HEAbarang + HEAjasa

(89)

TKDN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA

HEA TKDN KONSTRUKSI

(90)

TKDN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA

HEA TKDN KONSTRUKSI

(91)

TKDN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA

PRIORITAS PENGGUNAAN PDN PADA PROSES E-PURCHASING

(92)

TKDN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA PENGAWASAN DAN SANKSI

(93)

TKDN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA PENGAWASAN DAN SANKSI

(94)

TKDN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA

Peraturan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pedoman Pengawasan Intern Atas Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Lampiran III, BAB IV Angka 4 Huruh I

Titik Kritis (Red Flag) pada Aspek

Penggunaan Produk Dalam Negeri dan TKDN Preferensi harga tidak

diberlakukan untuk pengadaan barang/jasa dengan nilai paling sedikit di

atas Rp.1 miliar

Tidak menggunakan produk dalam negeri terhadap pengadaan

barang/jasa yang diikuti oleh peserta dengan nilai TKDN dan

BMP paling rendah 40%

(95)

TKDN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA

Peraturan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pedoman Pengawasan Intern Atas Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Lampiran III.5.7

Tujuan Audit Pengadaan Barang/Jasa Aspek Pencapaian TKDN ➔meyakinkan pengadaan barang/jasa telah memaksimalkan penggunaan komponen dalam negeri.

Materi audit :

Pelajari persyaratan yang diperjanjikan dalam Dokumen perencanaan barang/jasa, dokumen pemilihan dan kontrak terkait penggunaan komponen dalam negeri.

Pelajari spesifikasi teknis/KAK mengenai penggunaan produk dalam negeri.

Teliti dan pastikan apakah pasokan (supply) memaksimalkan TKDN.

Untuk pekerjaan konstruksi, teliti penggunaan komponen dalam negeri pada keseluruhan pekerjaan.

Teliti perhitungan preferensi harga barang/jasa dengan nilai di atas Rp.1 miliar.

Teliti dokumen pendukung, untuk mengetahui apakah penggunaan komponen dalam negeri telah dibuat dan diproses sesuai ketentuan.

Konfirmasi kepada unit atau pihak pemakai barang/jasa.

(96)

TKDN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA

Peraturan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pedoman Pengawasan Intern Atas Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Lampiran III.5.8

Tujuan Audit Pengadaan Barang/Jasa Aspek Penggunaan Produk Dalam Negeri ➔ meyakinkan pengadaan barang/jasa telah memaksimalkan penggunaan produk dalam negeri.

Materi audit :

Persyaratan yang diperjanjikan dalam dokumen perencanaan barang/jasa, dokumen pemilihan dan kontrak terkait penggunaan produk dalam negeri.

Pastikan K/L/D memperbanyak pencantuman produk dalam negeri dalam e-katalog.

Spesifikasi teknis/KAK mengenai penggunaan produk dalam negeri.

Pastikan pada pengadaan barang, apakah memaksimalkan penggunaan produk Dalam Negeri dan bersertifikat SNI.

Untuk pekerjaan konstruksi, pastikan dan teliti penggunaan produk dalam negeri pada keseluruhan pekerjaan. Penggunaan barang impor dilakukan dalam hal:

Barang tersebut belum dapat diproduksi di dalam negeri;

Volume produksi dalam negeri tidak mampu memenuhi kebutuhan.

Teliti dokumen pendukung, untuk mengetahui apakah penggunaan produk dalam negeri telah dibuat dan diproses sesuai ketentuan.

Konfirmasi kepada unit atau pihak pemakai barang/jasa.

(97)

TKDN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA

CONTOH KEMAMPUAN INDUSTRI DALAM NEGERI

(98)

TKDN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA

CONTOH KEMAMPUAN INDUSTRI DALAM NEGERI

(99)

TKDN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA

CONTOH KEMAMPUAN INDUSTRI DALAM NEGERI

(100)

TKDN PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA

CONTOH KEMAMPUAN INDUSTRI DALAM NEGERI

(101)

“…kewajiban APBN, APBD, dan BUMN untuk membeli produk dalam negeri juga akan terus didisiplinkan.”

ARAHAN PRESIDEN TERKAIT PRODUK DALAM NEGERI

Pidato Kenegaraan Presiden RI Pada Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI - DPD RI, 16 Agustus 2022 Sumber: youtube DPR RI https://www.youtube.com/watch?v=iTNFo8bCm0Y

(102)

TERIMA KASIH

Jumail Soba S.T., M.T.

Pembina Industri Ahli Muda – BBSPJIBBT, Kementerian Perindustrian [email protected], 081355444024

Gambar

ILUSTRASI IMPLEMENTASI AUDIT TEKNOLOGI

Referensi

Dokumen terkait

Pada Pengadaan Barang/Jasa dalam rangka penanganan keadaan darurat melalui Penyedia, Penyedia bekerja terlebih dahulu untuk mempercepat tersedianya barang/jasa,

Dalam rangka pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa melalui Swakelola sebagaimana diatur Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

Peta Proses Bisnis tersebut mengacu pada Rencana Strategis LKPP 2015 – 2019 serta Organisasi dan Tata Kerja LKPP berdasarkan Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa

dIlaksanakan sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam Peraturan LKPP tentang Pedoman Perencanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah..

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang selanjutnya disebut LKPP adalah lembaga Pemerintah yang bertugas mengembangkan dan merumuskan kebijakan

Pengadaan untuk barang/jasa yang diatur dengan ketentuan dalam peraturan perundang-undangan lainnya meliputi Pengadaan Barang/Jasa yang telah diatur ketentuannya dalam

DOKUMEN SPESIFIKASI TEKNIS PENGADAAN BARANG/JASA PERSIAPAN PENGADAAN BARANG/JASA MELALUI PENYEDIA DENGAN METODE PENGADAAN LANGSUNG 2 Berdasarkan hal tersebut diatas, diperlukan

DOKUMEN SPESIFIKASI TEKNIS PENGADAAN BARANG/JASA PERSIAPAN PENGADAAN BARANG/JASA MELALUI PENYEDIA DENGAN METODE PENGADAAN LANGSUNG 2 Berdasarkan hal tersebut diatas, diperlukan