• Tidak ada hasil yang ditemukan

KECAMATAN METRO KIBANG

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "KECAMATAN METRO KIBANG "

Copied!
143
0
0

Teks penuh

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh bimbingan orang tua terhadap akhlak anak di Desa Kibang Kecamatan Metro Kibang, sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bimbingan orang tua terhadap akhlak anak di Desa Kibang, Metro. Kecamatan Kibang. Hipotesis dalam penelitian ini adalah ada pengaruh bimbingan orang tua terhadap moral anak di Desa Kibang Kecamatan Metro Kibang.

Latar Belakang Masalah

Berdasarkan penjelasan di atas, penulis memahami bahwa dalam hal membimbing akhlak anak agar menjadi anak yang berkualitas yang berakhlak baik, orang tualah yang paling besar pengaruhnya terhadap anaknya. Hal tersebut menarik perhatian penulis untuk melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui pengaruh bimbingan orang tua terhadap akhlak anak.

Identifikasi Masalah

Batasan Masalah

Rumusan Masalah

Manfaat Penelitian

Penelitian Relevan

Dalam hal ini penulis menyusun penelitian ini untuk melanjutkan penelitian sebelumnya, agar persamaan dan perbedaan tersebut dijadikan sebagai bahan pembelajaran sehingga penulis dapat mengetahui efektifitas pengaruh bimbingan orang tua terhadap moral anak di Desa Kibang Dusun. VII dan VIII, Kecamatan Kibang Metro.

Akhlak Anak

  • Pengertian Akhlak Anak
  • Macam-macam Akhlak Anak
  • Proses Pembentukan Akhlak Anak
  • Faktor yang Mempengaruhi Akhlak Anak

Berdasarkan kutipan di atas, akhlak anak yang baik merupakan buah dari pembentukan akhlak anak sejak dini, karena orang tua adalah panutan bagi anaknya, maka orang tua harus menghiasi dirinya dengan akhlak yang utama. Yang terpenting bagi orang tua adalah terbentuknya akhlak anak, jiwa anak yang suci siap menerima segalanya.

Bimbingan Orangtua

Pengertian Bimbingan Orangtua

Dengan memiliki akhlak yang baik maka anak juga akan memiliki akhlak yang baik karena anak memandang orang tuanya sebagai panutan dalam kehidupan. Bimbingan dari orang tua yang sangat vital akan sangat mempengaruhi anak yang akan memulai kehidupan.17 Melalui pendapat tersebut dapat dipahami bahwa bimbingan orang tua merupakan cara orang tua untuk membimbing anaknya agar memiliki akhlak atau akhlak yang baik.

Pola Asuh Bimbingan Orangtua

Dalam mewujudkan tuntunan orang tua dalam bidang akhlak anak yang baik, dapat disarankan untuk menerapkan pola asuh kasih sayang, dimana setiap keputusan yang diambil orang tua terhadap anaknya, atau apapun itu, selalu menyangkut perlakuan orang tua terhadap anak harus berjalan dengan iktikad baik. penjelasan yang dapat diterima oleh anak. Berdasarkan uraian di atas mengenai kiat-kiat orang tua dalam membimbing akhlak anak, penulis dapat menjelaskan bahwa untuk memenuhi kebutuhan moral anak, hendaknya orang tua menerapkan kiat-kiat tersebut, agar nilai-nilai dalam diri anak lebih berkembang, sesuai dengan lingkungan sekitarnya. .

Manajemen Waktu dalam Bimbingan Orangtua

Pengaruh Bimbingan Orangtua Terhadap Akhlak Anak

Kerangka Konseptual Penelitian

Hipotesis Penelitian

Rancangan Penelitian

Definisi Operasional Variabel

  • Bimbingan Orangtua (Variabel bebas )
  • Akhlak Anak (Variabel terikat )
  • Sampel
  • Teknik Sampling

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak di Desa Kibang Dusun VII dan VIII Kecamatan Metro Kibang yang berjumlah 60 anak yang berusia 6 sampai 11 tahun. Jika jumlah populasi kurang dari 100 maka dapat diambil semua sehingga penelitian ini merupakan penelitian populasi.

Teknik Pengumpulan Data

Kuesioner (Angket)

Dokumentasi

Instrumen Penelitian

Rancangan Kisi-kisi Instrumen

Pengujian Instrumen

Seperti pengertian “Validitas atau validitas adalah indikasi sejauh mana suatu alat ukur dapat mengukur apa yang ingin diukur”.14 Penulis menggunakan uji validitas product moment Pearson dengan rumus sebagai berikut. Reliabilitas adalah menentukan sejauh mana hasil pengukuran tetap konsisten ketika pengukuran dilakukan dua kali atau lebih untuk gejala yang sama dengan alat ukur yang sama. 14 Syofian Siregar, Statistik deskriptif untuk penelitian dilengkapi dengan perhitungan manual dan aplikasi SPSS versi 17 (Jakarta: Rajawali Press.

Teknik Analisis Data

Berdasarkan analisis data menggunakan product moment Pearson, langkah selanjutnya adalah menguji hipotesis dengan membandingkan nilai r hitung dengan nilai r tabel pada taraf signifikansi 5% untuk mengetahui pengaruh variabel x terhadap variabel y.

Hasil Penelitian

Deskripsi Lokasi Penelitian

Kabupaten Lampung Timur dan jabatan kepala desa Kibang dijabat oleh Sarman hingga Desember 2013. Tanggal 11 Desember 2013 kembali diadakan pemilihan kepala desa dan saudara Iswondo terpilih sebagai kepala desa Kibang. pemimpin periode 2020-2025. Berdirinya SMA Ilmu Komunikasi Pembangunan Medan sebagai pusat pendidikan dan pengembangan studi ilmu komunikasi di Indonesia bagian barat.

Melakukan kegiatan penelitian di bidang ilmu komunikasi dan melakukan penelitian untuk pengembangan ilmu komunikasi. Desa Kibang memiliki 10 dusun yang terdiri dari 28 RT, dan Desa Kibang memiliki beberapa balai pertemuan dan administrasi desa, serta kebutuhan lainnya, dengan rincian sebagai berikut.

Deskripsi Data Hasil Penelitian

Berdasarkan rekapitulasi hasil kuesioner yang penulis ujikan kepada 20 responden di luar sampel, maka dapat kita tandai 10 item untuk setiap variabel sebagai valid, oleh karena itu masuk akal untuk menggunakan kuesioner yang disusun oleh penulis sebagai instrumen penelitian. . Berikutnya. Kemudian penulis menyebarkan kuesioner kepada 60 orang responden di Desa Kibang Kecamatan Metro Kibang yang penulis mulai pada tanggal 28 Oktober 2020 maka penulis isikan dalam bentuk angka dengan ketentuan sebagai berikut. Untuk mengkategorikan hasil angket di atas, sebelumnya penulis akan mencari jumlah interval kelas dengan menggunakan rumus berikut.

Dari data tersebut dapat dipahami bahwa pembinaan orang tua di Desa Kibang Kecamatan Metro Kibang sudah Cukup. Selanjutnya data akhlak anak di Desa Kibang Kecamatan Metro Kibang adalah sebagai berikut. Berdasarkan tabel distribusi frekuensi di atas terlihat bahwa dari 60 responden yang menjadi anggota sampel penelitian, 18 responden atau 16,6% termasuk dalam kategori mendapat nilai baik, 30 responden atau 58,3% masuk dalam kategori jatuh. . derajat cukup dan 12 responden atau 25% yang tergolong kategori mendapat nilai kurang.

Dari data tersebut dapat dipahami bahwa semangat anak-anak di Desa Kibang Kecamatan Metro Kibang sudah cukup.

Pengujian Hipotesis

Selanjutnya dasar pengambilan keputusan, jika nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 maka data berdistribusi normal. Sebaliknya jika nilai signifikansi kurang dari 0,05 maka data tidak berdistribusi normal Berdasarkan hasil uji normalitas diketahui nilai signifikansi 0,916 > 0,05 Dapat disimpulkan bahwa data tentang bimbingan orang tua berhubungan dengan moral anak-anak terdistribusi secara normal. Dasar pengambilan keputusan uji linieritas adalah dengan melihat nilai signifikansi pada keluaran SPSS (Statistical Product and Service Solutions), jika nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 maka kesimpulannya adalah terdapat hubungan linier yang signifikan antar variabel . X dan variabel Y.

Sebaliknya, jika nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 maka kesimpulannya adalah tidak terdapat hubungan linier antara variabel X dan variabel Y. Berdasarkan hasil uji linieritas diketahui bahwa nilai signifikansi simpangan terhadap linieritas sebesar 0,383 > 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang linier antara variabel X dan variabel Y. Berdasarkan hasil product moment pearson di atas terlihat bahwa nilai signifikansi 0,006 < 0,05, sehingga dapat diketahui adanya pengaruh bimbingan orang tua terhadap moral anak.

Hal ini membuktikan bahwa ada pengaruh antara kepemimpinan orang tua terhadap semangat kerja anak di Desa Kibang Kecamatan Metro Kibang dengan tingkat korelasi yang rendah.

Pembahasan

51,6% termasuk dalam kategori cukup dan 8 responden atau 13,3% termasuk dalam kategori kurang mendapat poin. Oleh karena itu dapat dipahami bahwa bimbingan orang tua dapat dikatakan cukup, karena 31 responden atau 51,6% bimbingan orang tua termasuk dalam kategori cukup. Sedangkan hasil angket moral anak diketahui bahwa dari 60 responden yang menjadi anggota sampel penelitian, 18 responden atau 16,6% termasuk dalam kategori mendapat nilai baik, 30 responden atau 58,3% termasuk dalam kategori mendapat nilai cukup dan 12 responden. atau 25% yang termasuk kategori mendapat nilai lebih rendah.

Oleh karena itu, dapat kita pahami bahwa akhlak anak cukup, sebanyak 30 responden atau 58,3% akhlak anak masuk kategori cukup. Berdasarkan hasil uji normalitas diketahui nilai signifikansi 0,916, kemudian dibandingkan dengan nilai 0,05 yaitu 0,916 > 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa data bimbingan orang tua terhadap akhlak anak berdistribusi normal. Berdasarkan hasil product moment Pearson diatas dapat diketahui nilai signifikansi 0,006 < 0,05 maka dapat diketahui ada pengaruh bimbingan orang tua terhadap moral anak di Desa Kibang Kecamatan Metro Kibang.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh antara bimbingan orang tua terhadap akhlak anak di Desa Kibang Kecamatan Metro Kibang dengan derajat korelasi yang rendah.

Simpulan

Saran

Pengaruh Bimbingan Orang Tua Terhadap Moral Remaja Di Desa Sumber Sari, Bantul, Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro. Pengaruh Bimbingan Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas VII SMA Ma'arif 01 Seputih Raman Lam-Teng TP.

SURAT-SURAT

ALAT PENGUMPULAN DATA (APD)

INPUT DAN PROCESS SPSS UJI VALIDITAS DAN

RELIABILITAS

Untuk menguji validitas variabel X, langkah pertama klik variabel view kemudian tuliskan X1 sampai X10 pada bagian nama karena ada 10 soal. Selanjutnya akan muncul kotak dialog Bivariate Correlations, setelah itu penulis memasukkan semua item pertanyaan ke dalam kotak variabel. Pada bagian koefisien korelasi, pilih Pearson dan pada bagian uji signifikansi, pilih two-tailed, lalu penulis menandai bagian korelasi yang signifikan.

Untuk menguji validitas variabel Y, langkah pertama klik variabel view, kemudian pada bagian nama tertulis Y1 sampai Y10 karena ada 10 soal. Diketahui nilai r hitung (nilai korelasi Pearson Y1 dengan skor total) adalah 0,872 dibandingkan dengan nilai r tabel untuk N = 20 pada taraf signifikansi 5%. Berdasarkan output tabel statistik reliabilitas di atas diketahui terdapat 10 item dengan nilai cronbach alpha 0,845 > 0,60, sebagai dasar pengambilan keputusan dalam uji reliabilitas dapat disimpulkan bahwa semua item dalam kuesioner untuk variabel X (kontrol orang tua) adalah reliabel atau konsisten.

Berdasarkan output tabel Reliability Statistics di atas diketahui terdapat 10 item dengan nilai cronbach alpha 0,861 > 0,60, sebagai dasar pengambilan keputusan dalam uji reliabilitas maka dapat disimpulkan bahwa semua item dalam kuesioner untuk variabel Y (moralitas anak) adalah reliabel atau konsisten.

INPUT DAN PROCESS SPSS UJI NORMALITAS DAN

LINEARITAS

Kemudian muncul kotak dialog regresi linier, setelah itu penulis memasukkan variabel bimbingan (x) pada kotak bebas dan variabel moral (y) pada kotak terikat. Untuk menjalankan uji normalitas Kolmogorov Smirnov, pilih menu Analyze, lalu pilih non-parametric test, lalu klik submenu 1-sample k-s. Berdasarkan hasil uji single-sample Kolmogorov Smirnov diketahui nilai signifikansi Asiymp.Sig (two-tailed) sebesar 0,916 > 0,05.

Kemudian klik tampilan data kemudian penulis memasukkan data Kuesioner Bimbingan Orang Tua dan Pendidikan Akhlak Anak. Kotak dialog muncul dengan nama yang berarti saya kemudian memasukkan variabel arah (x) di kotak daftar independen dan variabel moral (y) di kotak daftar dependen, lalu klik opsi. Di bagian statistik pada lapisan pertama, pilih uji linieritas, klik Lanjutkan, dan klik OK.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan linier antara variabel bimbingan (x) dengan variabel moral (y).

INPUT DAN PROCESS SPSS KORELASI PEARSON

PRODUCT MOMENT

Untuk melakukan Uji Korelasi Pearson Product Moment, langkah pertama klik variabel view, kemudian isikan X dan Y pada kolom Name, lalu isikan Guidance and Morals pada kolom Label. Kemudian muncul kotak dialog bernama korelasi bivariat, kemudian pada kolom variabel masukkan variabel kepemimpinan penulis (x) dan moral (y), lalu pilih Pearson pada koefisien korelasi, dan klik dua sisi pada uji signifikansi. Berdasarkan output korelasi di atas, penulis dapat menginterpretasikan bahwa korelasi Pearson diketahui memiliki nilai r-hitung sebesar 0,350 kemudian membandingkannya dengan nilai r-tabel dengan N = 60 pada taraf signifikansi 5% yaitu sebesar 0,254 .

DOKUMENTASI PENELITIAN

Referensi

Dokumen terkait

Summary of 2-way ANOVA of microbial growth affected by culture type with 50% moisture content during 72 hour fermentation ... Summary of 2-way ANOVA of microbial growth affected

Although the number of the host that generates background traffic is same, the more number of switches connected to the host increased the value of delay because using the