MIN 1 KOTA TANGSEL
Tahun Pelajaran 2023/2024
AKIDAH AKHLAK
Kelas VI
BAB 8
PETA KONSEP PETA KONSEP
Akhlak yang baik terhadap binatang dan
tumbuhan
Akhlak yang baik terhadap binatang dan
tumbuhan
1. Lingkungan Ciptaan Allah Swt.
2. Kasih Sayang terhadap Binatang 2. Kasih Sayang terhadap Binatang 3. Kasih Sayang
terhadap Tumbuhan
3. Kasih Sayang terhadap
Tumbuhan
1. Lingkungan Ciptaan Allah Swt.
1. Lingkungan Ciptaan Allah Swt.
Islam juga mengajarkan umatnya bagaimana berakhlak kepada alam lingkungannya; hewan, tumbuhan, bahkan benda mati sekalipun.
Islam juga mengajarkan umatnya bagaimana berakhlak kepada alam lingkungannya; hewan, tumbuhan, bahkan benda mati sekalipun.
1. Lingkungan Ciptaan Allah Swt.
1. Lingkungan Ciptaan Allah Swt.
Binatang, tumbuhan, dan benda-benda yang ada di bumi semuanya diciptakan oleh Allah Swt. untuk manusia,.
Manusia harus bisa menjaga, memelihara, dan mengelolanya agar ia dapat memenuhi kebutuhan
hidupnya. Sehingga manusia dapat menjalankan tugasnya sebagai khalifah Allah di muka bumi.
Binatang, tumbuhan, dan benda-benda yang ada di bumi semuanya diciptakan oleh Allah Swt. untuk manusia,.
Manusia harus bisa menjaga, memelihara, dan mengelolanya agar ia dapat memenuhi kebutuhan
hidupnya. Sehingga manusia dapat menjalankan tugasnya sebagai khalifah Allah di muka bumi.
1. Lingkungan Ciptaan Allah Swt.
1. Lingkungan Ciptaan Allah Swt.
Yang patut diyakini setiap muslim. Keyakinan ini akan
menyadarkannya bahwa semua adalah “umat” Allah Swt.
Yang patut diyakini setiap muslim. Keyakinan ini akan
menyadarkannya bahwa semua adalah “umat” Allah Swt.
2. Kasih Sayang terhadap Binatang 2. Kasih Sayang terhadap Binatang
Binatang adalah makhluk Allah Swt. yang memiliki nyawa, mampu berinteraksi dengan manusia selayaknya manusia itu sendiri.
Binatang adalah makhluk Allah Swt. yang memiliki nyawa, mampu berinteraksi dengan manusia selayaknya manusia itu sendiri.
2. Kasih Sayang terhadap Binatang 2. Kasih Sayang terhadap Binatang
a. Tidak membebani mereka dengan sesuatu yang di luar kemampuannya.
a. Tidak membebani mereka dengan sesuatu yang di luar kemampuannya.
2. Kasih Sayang terhadap Binatang 2. Kasih Sayang terhadap Binatang
b. Tidak menempatkan mereka dengan binatang lain yang bisa membahayakan keselamatannya.
b. Tidak menempatkan mereka dengan binatang lain yang bisa membahayakan keselamatannya.
2. Kasih Sayang terhadap Binatang 2. Kasih Sayang terhadap Binatang
c. Menyembelih mereka sesuai dengan panduan yang
diajarkan oleh syariat. Aturan ini khusus bagi hewan-hewan yang boleh dimakan.
c. Menyembelih mereka sesuai dengan panduan yang
diajarkan oleh syariat. Aturan ini khusus bagi hewan-hewan yang boleh dimakan.
2. Kasih Sayang terhadap Binatang 2. Kasih Sayang terhadap Binatang
d. Dilarang menguliti dan mematahkan tulang mereka hingga menjadi dingin dan mati.
d. Dilarang menguliti dan mematahkan tulang mereka hingga menjadi dingin dan mati.
2. Kasih Sayang terhadap Binatang 2. Kasih Sayang terhadap Binatang
e. Tidak boleh menyembelih anak-anaknya di depan
penglihatan induknya sebab binatang juga memiliki rasa iba, takut, dan sayang terhadap anak-anaknya seperti halnya
manusia.
e. Tidak boleh menyembelih anak-anaknya di depan
penglihatan induknya sebab binatang juga memiliki rasa iba, takut, dan sayang terhadap anak-anaknya seperti halnya
manusia.
2. Kasih Sayang terhadap Binatang 2. Kasih Sayang terhadap Binatang
f. Membuatkan mereka tempat yang nyaman dan membersihkan kandangnya.
f. Membuatkan mereka tempat yang nyaman dan membersihkan kandangnya.
2. Kasih Sayang terhadap Binatang 2. Kasih Sayang terhadap Binatang
g. Tidak boleh merampas hasil buruannya.
g. Tidak boleh merampas hasil buruannya.
2. Kasih Sayang terhadap Binatang 2. Kasih Sayang terhadap Binatang
h. Tidak boleh menembak mereka atau cara apapun yang bisa mematahkan tulang binatang tersebut.
h. Tidak boleh menembak mereka atau cara apapun yang bisa mematahkan tulang binatang tersebut.
2. Kasih Sayang terhadap Binatang 2. Kasih Sayang terhadap Binatang
Sebuah Hadis Nabi Saw. menjelaskan:
Artinya: Dari Abdullah, bahwasanya Rasulullah Saw. bersabda,
“Seorang wanita disiksa karena seekor kucing yang dia
mengurungnya sampai mati, maka ia masuk neraka karena kucing itu. Ia mengurungnya dan tidak memberinya makan dan minum, dan tidak pula dia melepaskannya sehingga bisa
makan serangga-serangga bumi”. (HR. Muslim) Sebuah Hadis Nabi Saw. menjelaskan:
Artinya: Dari Abdullah, bahwasanya Rasulullah Saw. bersabda,
“Seorang wanita disiksa karena seekor kucing yang dia
mengurungnya sampai mati, maka ia masuk neraka karena kucing itu. Ia mengurungnya dan tidak memberinya makan dan minum, dan tidak pula dia melepaskannya sehingga bisa
makan serangga-serangga bumi”. (HR. Muslim)
3. Kasih Sayang terhadap Tumbuhan
3. Kasih Sayang terhadap Tumbuhan
3. Kasih Sayang terhadap Tumbuhan 3. Kasih Sayang terhadap Tumbuhan
Sudahkah kita menanam pohon?
Sudahkah kita menanam pohon?
3. Kasih Sayang terhadap Tumbuhan 3. Kasih Sayang terhadap Tumbuhan
1. Mengurangi pemanasan global 1. Mengurangi pemanasan global
3. Kasih Sayang terhadap Tumbuhan 3. Kasih Sayang terhadap Tumbuhan
2. Mengurangi Banjir 2. Mengurangi Banjir
3. Kasih Sayang terhadap Tumbuhan 3. Kasih Sayang terhadap Tumbuhan
3. Menurunkan pencemaran lingkungan 3. Menurunkan pencemaran lingkungan
3. Kasih Sayang terhadap Tumbuhan 3. Kasih Sayang terhadap Tumbuhan
4. Meningkatkan kualitas hidup 4. Meningkatkan kualitas hidup
3. Kasih Sayang terhadap Tumbuhan 3. Kasih Sayang terhadap Tumbuhan
5. Membuat anak lebih mudah belajar 5. Membuat anak lebih mudah belajar
3. Kasih Sayang terhadap Tumbuhan 3. Kasih Sayang terhadap Tumbuhan
Allah Swt. berfirman di dalam QS. Ar-Ruum (30): 41-42:
Artinya: Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). Katakanlah (Muhammad),
“Bepergianlah di bumi lalu lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang dahulu. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang
mempersekutukan (Allah).”
Allah Swt. berfirman di dalam QS. Ar-Ruum (30): 41-42:
Artinya: Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). Katakanlah (Muhammad),
“Bepergianlah di bumi lalu lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang dahulu. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang
mempersekutukan (Allah).”
3. Kasih Sayang terhadap Tumbuhan 3. Kasih Sayang terhadap Tumbuhan
ilegal logging adalah kegiatan penebangan, pengangkutan dan penjualan kayu yang yang tidak sah atau tidak memiliki izin dari
penguasa setempat. Peristiwa ini sering terjadi di sekitar perbatasan.
ilegal logging adalah kegiatan penebangan, pengangkutan dan penjualan kayu yang yang tidak sah atau tidak memiliki izin dari
penguasa setempat. Peristiwa ini sering terjadi di sekitar perbatasan.
3. Kasih Sayang terhadap Tumbuhan 3. Kasih Sayang terhadap Tumbuhan
1. Apabila hujan, mudah terjadi tanah longsor karena tanah tidak mampu lagi menahan air seluruhnya tanpa bantuan dari akar pohon.
1. Apabila hujan, mudah terjadi tanah longsor karena tanah tidak mampu lagi menahan air seluruhnya tanpa bantuan dari akar pohon.
3. Kasih Sayang terhadap Tumbuhan 3. Kasih Sayang terhadap Tumbuhan
2. Mudah terjadi musim kemarau, karena tidak ada lagi akar pohon yang bisa menyimpan cadangan air sehingga tanah menjadi tandus.
2. Mudah terjadi musim kemarau, karena tidak ada lagi akar pohon yang bisa menyimpan cadangan air sehingga tanah menjadi tandus.
3. Kasih Sayang terhadap Tumbuhan 3. Kasih Sayang terhadap Tumbuhan
3. Tejadinya pemanasan global (global warming) yang akan
mengakibatkan menipisnya lapisan ozon di bumi kita ini. Hal tersebut sangat berbahaya bagi kehidupan manusia.
3. Tejadinya pemanasan global (global warming) yang akan
mengakibatkan menipisnya lapisan ozon di bumi kita ini. Hal tersebut sangat berbahaya bagi kehidupan manusia.
3. Kasih Sayang terhadap Tumbuhan 3. Kasih Sayang terhadap Tumbuhan
4. Memicu punahnya hewan-hewan yang tinggal di hutan, karena
tempat tinggalnya (hutan) habis ditebang oleh orang-orang yang tidak ber tanggung jawab.
4. Memicu punahnya hewan-hewan yang tinggal di hutan, karena
tempat tinggalnya (hutan) habis ditebang oleh orang-orang yang tidak ber tanggung jawab.